
sanum menatap jijik ke erin apa lagi melihat penampilan erin dari atas sampai bawah...
dalaman erin juga terpampang jelas saat mbok ira menarik erin,membuat rok erin tersingkap ke atas...
"astagfirullahaladzim,astagfirullahaladzim,astagfirullahaladzim"sanum mengucap istigfar berkali kali..
"qo masih ada saja wanita sepertinya,sangat di sayangkan padahal erin masih muda dan cantik tapi perbuatan nya sangat tidak terpuji"
"malah menjadi wanita murahan padahal gaji dari yayasan sangat besar tapi dirinya malah menyalah gunakan kecantikan nya untuk berbuat hal zina" sanum mengusap dadanya mengelengkan kepala
"maaf kan abang ya sayang,seharus nya abang langsung turun tangan mencari baby sister untuk kembar bukan malah memerintahkan anton.?"sesal alex menatap sanum
"ambil hikma nya bang untuk pelajaran ke depan nya jangan sampai ada ulat bulu lagi yang akan datang merusak rumah tangga kita"
"cukup yang pertama sena dan sekarang erin untuk ke depan nya ara berharap tidak ada ulat bulu lagi seperti mereka berdua" ucap sanum
"sekarang kita makan ya bang,pasti abang lapar saat ini.biar kan mbok ira yang mengurus nya" ajak sanum ke alex
"terimakasih sayang,sekali lagi maaf kan abang ya" mohon alex
"sama sama bang,abang tidak salah"senyum sanum ke alex
sedangkan erin terus meronta menjerit minta di lepaskan dari cekalan pengawal alex
"Ambil ini dasar sampah" bentak mbok ira murka melemparkan uang 1 juta ke wajah erin
"dari pertama kamu datang juga saya tidak suka melihat kamu yang memang terlihat jelas murahan,"
"sebelum mengoda suami orang ngaca dulu,ulat bulu gatal sepertimu bukan tipe dari den alex"
"tipe tuan alex itu wanita sholeha seperti non zahra bukan ulat nangka sepertimu,tuan alex tidak akan tergoda dengan wanita murahan seperti dirimu ini" jijik mbok ira
erin mengepalkan tangan nya penuh amarah ingin menempar mulut mbok ira tapi sayang tangan nya di cekal para pengawal...
"Apa mau marah,jangan kau berbuat macam macam lintah,sebelum kau berbuat macam macam cari tahu dulu siapa den alex"
"jagan sampai nasipmu sama seperti belatung yang sudah sudah yang berani mengusik keluarga tuan alex yang berahir di liang lahat,camkan itu" tunjuk mbok ira tidak memberi erin kesempatan untuk bicara...
"ingat kata kata qu sebelum lebih jauh kau berbuat macam macam cari tahu dulu siapa bos mu itu,kalau tidak ingin bernasif sama seperti di sini"
"tidak semua laki laki itu dengan mudah tergoda dengan wanita murahan sepertimu contoh nya den alex"
"lempar lintah ini ke luar mansion,kalau sifat sampah tetap akan menjadi sampah,"tegas mbok ira menatap tajam erin
"siap mbok" jawab para pengawal langsung melempar erin dengan kasar keluar gerbang mansion..
mbok ira berjalan masuk kembali ke dalam mansion tidak menghiraukan erin yang mencaci maki nya habis habisan...
erin baru bisa membalas ucapan mbok ira setelah dirinya di lempar dari mansion,sedari tadi erin tidak bisa menjawab kata kata mbok ira yang tidak ada rem nya terus nyerocos bagaikan radio soak..
"kalau mbok punya seribu jempol akan mbok acungkan semua ke aden tapi sayang nya mbok cuma punya dua jempol tangan"
"aden sangat luar biasa mbok kasih dua jempol saja ya" cengir mbok ira mengacungkan ke dua jempol nya untuk alex yang tiba tiba bersuara saat melihat alex dan sanum ada di ruang utama mansion setelah selesai makan sore...
__ADS_1
"mbok ada ada saja,terimakasih mbok maaf tadi marah marah dengan mbok" ucap terimakasih alex ke asisten mansion nya
"sama sama den,mbok bangga punya majikan seperti aden yang tidak tergoda dengan ulat bulu gatal seperti sena dan erin" senyum tulus mbok ira
"alex juga bangga punya mbok yang selalu setia bersama keluarga Darmawan sedari alex belum lahir sampai sekarang,mbok bagian dari keluarga kita juga mbok" alex membalas senyum mbok ira
"terimakasih aden yang telah mengaggap mbok bagian dari keluarga tuan Darmawan dan terimakasih juga buat nona sholeha" jawab mbok ira
"sama sama mbok,zahra juga berterimakasih ya mbok selalu ada saat zahra butuh bantuan mbok" sanum berjalan menghampiri mbok ira..
sanum tidak segan segan memeluk mbok ira mengajak nya duduk dengan nya juga bersama alex...
"Abang ara punya permintaan dengan abang" mohon sanum menatap alex
"kata kan sayang apa itu" alex berucap sangat lembut ke sanum
"Ara minta bang untuk tidak memperkerjakan baby sister lagi untuk membantu ara menjaga kembar"
"meskipun abang sedang di kantor atau tidak ada mamih ara bisa menjaga kembar bang di sini juga ada mbok yang selalu ada membantu ara"
"ara tidak mau kembar di jaga orang luaran selain keluarga kita dan mbok ira,"melas sanum manatap alex penuh permohonan
"mbok juga sependapat dengan non zahra den, biar kan mbok yang ikut mambantu manjaga kembar "
"selain itu juga supaya mbok ada kegiatan yang lain, kerjaan mbok juga hanya mengawasi yang kerja setelah itu mbok tidak ada kerjaan yang lain"
"di usia mbok yang sudah tua begini kadang mbok juga ada jenuh dan bosan nya den"
"setidak nya kalau mbok ikut menjaga kembar.hati mbok juga ikut senang dan tidak bosan lagi den"
"mbok juga berharap aden mempertimbang kan keputusan non zahra dan mbok,"
"mbok tidak mau ada ulat bulu gatal lagi untuk ke sekian kali nya yang ikut menjaga kembar,mau gimana pun kembar juga telah mbok anggap seperti cucu kandung bagi mbok"
mohon mbok ira berkata panjang lebar dengan alex tanpa ada yang menjeda...
apa lagi setatus mbok ira seorang janda yang di tinggal suami nya menikah lagi karna mbok ira mandul...
hati mbok ira akan merasa damai saat bersama kembar dan akan melupakan kepahitan hidup nya yang sudah tua itu..
mbok ira juga telah lama mengabdi dengan keluarga Darmawan sedari mika dan adrian menjadi pengantin baru dan dirinya di cerai sang suami...
mbok ira sangat bersyukur di pertemukan dengan keluarga Darmawan yang begitu baik sebaik nama keluarga itu yang sangat Darmawan...
dari sana mbok ira memutuskan tetap menjanda sampai usia nya tidak muda lagi....
sanum tersenyum mengelengkan kepalanya mendengar kata kata dari mbok ira menyebut ulat bulu gatal
"baik lah sayang bidadari abang yang cantik,abang tidak akan memaksa kan diri lagi untuk memperkerjakan baby sister untuk membantu bidadari abang ini"
"terimakasih banyak ya mbok.alex akan tenang apa lagi setelah mendengar ucapan mbok" senyum alex memeluk sanum
"sama sama den mbok juga berterimakasih., ya sudah mbok mau memandikan kembar dulu ya den,non"
__ADS_1
"nona dan aden lanjutin saja romantis romantisan nya ya,mbok tidak mau menjadi obat nyamuk,nanti mbok jadi baper" cengir mbok ira langsung pergi dari hadapan sanum dan alex
sanum dan alex saling bertatapan mendengar ucapan terahir dari mbok ira,kedua nya mengelengkan kepala ke mbok ira yang telah pergi dari hadapan nya...
"ada ada saja mbok ira,terimakasih ya bang" sanum menyandar kan kepalanya di dada bidang alex memeluk tubuh kekar alex
"sama sama sayang bidadari sholeha nya abang, abang sangat bangga memilikimu sayang" alex membalas pelukan sanum
"Ara juga bangga dengan abang,terimakasih telah menjaga cinta suci pernikahan kita ya bang,ara berharap pernikahan kita selalu langeng sampai kita menua dan ajal menjemput kita nanti"
"Amiiinnn Allahuma Amiiinn,abang juga berharap dan memohon ke pada yang maha kuasa semoga pernikahan kita langgeng sampai ajal menjemput kita nanti dan menua bersama" jawab alex tidak bosan bosan mengecupi seluruh wajah sanum dengan sayang
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
"Robbanna hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrota a'yun, waajalnaa lilmuttaqiina imaama"
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al Furqan: 74)
Arab: اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا
Robbanaa aatinaa milladunka rohmatan wahayyi' lanaa min 'amrinaa rosyada.
Wahai Tuhan kami, karuniakan lah kami rahmat dari sisi-Mu, dan beri lah kemudahan-kemudahan serta pimpinan kepada kami untuk keselamatan agama kami.
وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
: Robbanna hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrota a'yun, waajalnaa lilmuttaqiina imaama.
: Ya Tuhan kami, anugerahkan lah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan kami sebagai kebahagiaan hati (kami) dan jadikan lah kami imam bagi orang-orang (anggota keluarga) yang bertaqwa.
: مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ خَيْرٌ مِّنْهَاۚ وَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَى الَّذِيْنَ عَمِلُوا السَّيِّاٰتِ اِلَّا مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
: Man'jaa'a bil hasanati falahuu khoirumminha wa man'jaa'a bissay'aatii fala yuj'zaallaziina 'amilussayi'aati illa maa kaanu ya'malun
: Sesiapa yang datang membawa amal baik (pada hari akhirat) maka baginya balasan yang lebih baik daripadanya. Dan sesiapa yang datang membawa amal jahat, maka mereka yang melakukan kejahatan tidak dibalas melainkan dengan apa yang mereka kerjakan
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina 'adzabannar"
"Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab api neraka." (QS. Al Baqarah: 201
alex dan sanum tersenyum berpelukan membacakan setiap bait doa secara bersama,
para pekerja dan pembantu yang kebetulan mendengar doa doa dari sanum dan alex ikut membacakan dalam hati turut merasakan kedamaian di hati masing masing...
sebuah mansion yang selalu disinari dengan setiap bait bait ayat suci alqur'an dan di sejukan dengan sepasang suami istri yang sholeh dan sholeha...
hati siapa pun akan merasa damai berada di sekitaran mansion dan akan merasa nyaman di dekat sepasang suami istri itu yang akan selalu mendapatkan pencerahan dari kedua nya...
Bersambung....
jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏🥰😘☺️🌹
__ADS_1