SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
pinangan


__ADS_3

setelah tamu datang semua dan di persilahkan duduk,Rendi meminta istrinya untuk memanggil Airin untuk keluar kamar...


"nak apa kah sudah siap" tanya Jamilah ke Airin


"iya bu siap,bu sebenar nya ini acara lamaran atau seserahan untuk akad nikah.,"


"lihat itu semua yang di bawakan keluarga mas bagas, kita juga kan tidak meminta apa apa ya bu"


binggung airin padahal Jamilah pun sama hal nya di buat binggung dengan itu semua...


"ibu juga tidak tau nak.ibu juga sama sepertimu sebenar nya ini acara lamaran atau seserahan akad"


"nanti kita dengar kan saja semua penjelasan dari pihak nak bagas apa maksud ke datangan keluarga nak bagas selain lamaran dan membawa itu semua" jawab jamilah


"Alhamdulilah bersyukur saja rin.itu sudah menjadi rizkimu tinggal kita mendengar kan semua penjelasan nya nanti" timpal dokter Zaira yang di angguki Jamilah dan Airin


Airin berjalan keluar dari kamar nya yang di dampingi dokter Zaira dan Jamilah...


setelah semua nya berkumpul termasuk Airin. kyai ahmad memulai memimpin doa pembukaan acara lamaran yang akan di mulai...


kyai ahmad juga memberikan sedikit ceramah hukum dalil tentang Khitbah(Pinangan)


"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam kyai ahmad


"Waallaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab mereka semua


Alhamdulillahi rabbil alamin wassholatuwassalamu ala asrafil anbiyai walmursalin waala alihi wa ashabii ajmain,,


Allahummasholli ala syaidina Muhammad wa ala alihi syaidina Muhammad.


"Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT.Puji syukur hanya kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat kepada kita sekalian sehingga kita dapat bertemu, berkumpul dan saling silaturahmi pada hari yang berbahagia ini dalam keadaan sehat wal’afiat."


Sholawat serta salam, senantiasa kita sanjung agungkan kepada Nabi besar kita, Muhammad SAW, yang dengan perjuangannya membawa kita dari zaman jahiliyah ke dunia yang penuh dengan cahaya. Semoga kita semua adalah orang-orang yang terpilih dalam mendapatkan syafaatnya di yaumul akhir nanti."


"Khitbah (pinangan) merupakan salah satu proses yang dilakukan sebelum pernikahan dalam Islam. Khitbah bukan menandakan kehalalan bagi laki-laki dan perempuan,"


" melainkan menjadi pintu pembuka diterimanya permintaan calon suami atau istri. Maka dari itu, mereka yang telah melakukan prosesi khitbah tetap tidak diperkenankan berduaan."


" khitbah merupakan proses permintaan persetujuan dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan untuk dijadikan istri."


" Prosesi ini biasanya dilakukan dengan cara yang berlaku di masyarakat tempat tinggal kita yang saat ini dan tidak melanggar syariat agama." jelas kyai ahmad yang di angguki semua nya


"Khitbah dalam Islam dilakukan atas dasar firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 235 berikut."


وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُم بِهِۦ مِنْ خِطْبَةِ ٱلنِّسَآءِ أَوْ أَكْنَنتُمْ فِىٓ أَنفُسِكُمْ ۚ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ سَتَذْكُرُونَهُنَّ وَلَٰكِن لَّا تُوَاعِدُوهُنَّ سِرًّا إِلَّآ أَن تَقُولُوا۟ قَوْلًا مَّعْرُوفًا ۚ وَلَا تَعْزِمُوا۟ عُقْدَةَ ٱلنِّكَاحِ حَتَّىٰ يَبْلُغَ ٱلْكِتَٰبُ أَجَلَهُۥ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ فَٱحْذَرُوهُ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ


“Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang ma'ruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis 'iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.”


"Sebelum melakukan khitbah, seseorang dianjurkan membaca doa agar mendapatkan pasangan yang baik menurut sudut pandang Allah SWT. Berikut salah satu bacaan doa khitbah "


"Allahummaj’al haadzihil khitbah khitbatan mubaarokatan mushlihatan daaimatan abadan zhoohiran wa baathinan awwalan wa aakhiron bi rohmatika yaa arhamar roohimiin. Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim wa tub ‘alainaa innaka antat tawwaabur rohiim. Da’waahum fiihaa subhaanakalloohumma wa tahiyyatuhum fiihaa salaam wa aakhiru da’waahum anil hamdu lillaahi robbil ‘aalamiin."


“Ya Allah, jadikanlah peminangan ini sebagai peminangan yang bermanfaat, yang diberkahi, yang membawa kebaikan dan yang langgeng (berlangsung baik) selama-lamanya, secara lahir dan batin, di permulaan dan di akhir, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan paling penyayang di antara para penyayang. Wahai Allah, terimalah doa kami, sungguh Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah tobat kami, sungguh Engkau Maha Menerima tobat lagi Maha Penyayang. Doa mereka di surga adalah sub-haanakalloohumma (Mahasuci Engkau, wahai Tuhan kami), salam penghormatan mereka ialah salam (sejahtera dari segala bencana), dan penutup doa mereka adalah alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam).”


" harus kita ketahuai antaranya tradisi tukar cincin, pada asalnya, merupakan warisan dari orang nasrani. Merekalah yang pertama kali membuat tradisi ini. Ketika melakukan pernikahan, sang lelaki meletakkan cincin di jempol tangan kiri perempuan, dengan mengatakan, “Dengan nama tuhan bapa,” kemudian dipindah ke telunjuk, sambil mengatakan, “Tuhan anak,” lalu dipindah ke jari tengah, dengan mengatakan, “Ruh kudus,” selanjutnya dipindah ke jari manis, sambil mengatakan, “Amin.” Kisah tentang tradisi ini disebutkan oleh Syekh Al-Albani dalam Adab Az-Zifaf.


"Sementara itu kita sebagai kaum muslimin dilarang mengikuti kebiasaan dan tradisi orang kafir. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang meniru kebiasaan satu kaum maka dia adalah bagian dari kaum tersebut.” (HR. Abu Daud, Baihaqi, dan Ibnu Abi Syaibah"jelas kyai ahmad kembali


"pantas saja abah melarangku untuk menyiap kan cincin tunangan"batin bagas masih serius mendengar kan setiap penyampaian kyai ahmad begitu pun yang lain nya

__ADS_1


" Tradisi ini akan membuka pintu maksiat, yaitu banyaknya lelaki yang memakai cincin dari emas. Padahal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam secara tegas melarang hal ini. Di antara dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah:"


"Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang (kaum lelaki) memakai cincin emas."


"Dari Ibnu Abbas, “Suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat cincin emas pada jari seorang sahabat. Kemudian beliau melepasnya dan membuangnya, sambil bersabda, ‘Kalian sengaja mengambil bara api neraka lalu kalian letakkan di tangan kalian?’ Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi, ada orang yang berkata kepada pemakai cincin tadi, ‘Ambil cincinmu dan manfaatkan untuk hal yang lain.’ Sahabat ini mengatakan, ‘Tidak! Demi Allah, aku tidak akan mengambilnya selamanya karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membuangnya.'”


". Dari Abdullah bin Amr, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat seorang sahabat memakai cincin emas, kemudian beliau berpaling darinya (tidak mau menyapanya). Kemudian, orang ini melepas cincin emasnya dan diganti dengan cincin besi. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihatkan, “Ini lebih jelek. Ini perhiasan penghuni neraka.” Kemudian, dia melepasnya, dan digantinya dengan cincin perak, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendiamkannya,"


"Keterangan yang abah jelaskan tadi berlaku jika tidak diyakini bahwa tukar cincin bisa melanggengkan hubungan suami-istri.Akan tetapi, jika diyakini bahwa tukar cincin bisa melanggengkan hubungan suami-istri, sehingga masing-masing berusaha mempertahankan cincinnya, jangan sampai hilang, sekalipun masuk ke sumur harus diambil, meskipun bisa merenggut nyawa, jika cincin ini sampai hilang bisa mengancam keutuhan hubungan keduanya, dan seterusnya, maka keadaannya semakin parah dan dosanya lebih besar. Dengan menambahkan keyakinan seperti itu, berarti seseorang telah mengambil sebuah sebab yang pada asalnya bukanlah sebab. Tidak terdapat satu pun dalil yang menunjukkan bahwa tukar cincin bisa menjadi sebab keutuhan rumah tangga. Ini, tidak lain, hanya sebatas mitos yang tersebar di masyarakat."


"Allahu a’lam di sini dari pihak keluarga nak bagas telah menyiap kan 2 cincin untuk pernikahan yang pertama mas murni untuk nak Airin"


"yang kedua bukan terbuat dari mas,cincin ini bisa di pakai di saat hari H akad nanti bukan di pakai sekarang untuk pengikat"


"kedua nya sama tapi berbeda satu mas murni yang satu bukan terbuat dari mas meskipun ukiran nya sama" kyai ahmad memperlihat kan 2 cincin kawin untuk Airin dan bagas


dari pihak keluarga Airin mengangguk paham dengan penjelasan dari kyai Ahmad...


selain itu juga kyai ahmad menjelas kan semua seserahan yang di bawa kluarga Bagas...


di antara nya selain lamaran sekaligus membawakan seserahan untuk Airin,dimana setelah acara lamaran/seserahan di langsungkan hari itu...


dua minggu kemudian akan di langsung kan acara pernikahan lebih tepat nya acara akad...


lebih cepat lebih baik itu lah penjelasan dari kyai ahmad supaya nanti nya tidak menimbul kan dosa /zinah atau hal lain nya yang tidak di ingin kan meskipun kedua nya tidak melakukan hal di luar batas ..


"Adab Setelah Khitbah.,"kyai ahmad melanjut kan nasehat nasehat nya untuk kedua calon pengantin itu..


"Setelah khitbah dilaksanakan, laki-laki dan perempuan belum resmi halal. Maka dari itu, keduanya perlu memerhatikan adab setelah khitbah yang sesuai syariat Islam supaya senantiasa terlindung dari godaan setan. Berikut adab setelah khitbah disadur dari buku SAH Sudahi atau Halalkan."


"Tidak berdua-duaan (berkhalwat), kecuali ditemani mahram"


"Tidak boleh menyentuh perempuan yang sudah dikhitbah, walau hanya bersalaman, maka dari itu abah melarang bertukar cincin sebelum acara akad nanti setelah di nyatan sah" kyai ahmad menatap bagas yang di angguki bagas


"Aisyah pernah berkata, “Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan perempuan (asing), sama sekali.”


"Menghindari godaan setan, seperti senda gurau dan komunikasi yang terlalu intens"


“Tidaklah salah satu di antara kalian berduaan (khalwat) dengan perempuan, sesungguhnya setan ketiganya.”


"dan perlu di ingat untuk nak bagas sebagai imam keluarga nanti nya" tegas kyai ahmad lagi lagi bagas hanya mengangguk


"penting bagi pasangan pengantin baru untuk mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan pernikahan demi terwujudnya rumah tangga yang harmonis, sakinah mawaddah warahmah serta diridai oleh Allah SWT."


"Tiada keberanian terindah dalam diri seorang laki-laki, kecuali keberanian meminang seorang wanita."


"Berumah tanggalah dengan agama, ilmu, dan sifat saling percaya sebagai pilarnya. Jauhilah kecemburuan dan saling curiga karena akan menjadi rayap bagi bangunan yang kukuh sekalipun."


"Menikah adalah sebuah proses menerima kekurangan pasangan yang tidak engkau temui ketika ta'aruf dengannya." 


"Menikah adalah solusi terbaik seorang pemuda karena dengannya sempurnalah separuh agama dan perjalanan hidup."


"Tiada satu pun cara yang dapat menyatukan dua manusia yang sedang jatuh cinta kecuali menikah."


"Sesungguhnya menikah memerlukan perjuangan panjang dan lama, akan tetapi terasa indah."


"Lelaki yang menyia-nyiakan istri dan anaknya, merupakan lelaki yang buruk hidupnya."


"Seorang suami dapat menjadi pintu surga bagi istrinya sebagaimana ia dapat pula menjadi pintu neraka untuk istrinya."

__ADS_1


"Tiada komunikasi terindah kecuali komunikasi dan saling menyapa antara suami dan istri."


"Seorang wanita dapat mengubah rumah tangga menjadi surga sebagaimana ia dapat pula mengubahnya menjadi neraka yang tak terbayangkan."


"Menikah adalah separuh perjalanan ketakwaan kepada Allah dan bagian dari sunnah Rasulullah." 


"Istri adalah tulang rusukmu, ia bukanlah wanita yang bisa engkau suruh-suruh. Perlakukanlah ia dengan kelembutan, maka ia akan lebih lembut dari perlakuanmu."


"Tiada janji terindah yang didengar oleh wanita dari lisan laki-laki, kecuali janji akad pernikahan."


"Menikah adalah ibadah terpanjang dalam mengarungi perjalanan hidup seseorang. Jangan sia-siakan suami atau istri yang Allah titipkan kepadamu."


"Berperilaku baiklah terhadap istri dan jangan pernah lelah dalam menasihatinya dengan kelembutan karena ia tercipta dari tulang rusuk yang bengkok." 


"Jagalah rahasia istri, maka ia akan menjaga semua rahasiamu. begitupun dengan nak Airin jagalah rahasia suami, maka ia akan memuliakanmu."


"Apakah nak bagas paham maksud abah" kyai ahmad menatap bagas kembali


"insyaallah bagas paham abah,insyaallah bagas akan menginggat pesan pesan dari abah" jawab bagas sunguh sunguh


"kalau kau tak paham bearti kau bodoh bagas kalau masih melakukan kesalahan untuk ke dua kali nya"


"semoga sifat iblis mu itu benar benar telah menghilang dan berubah dan tidak bodoh lagi.,"batin tian


"Alhamdulilah dari abah hanya segitu dulu dan untuk selanjut nya silah kan Aryan Wassalamuallaikum Wr. Wb."


"Waallaikumsalam Wr.Wb. baik bah" jawab Aryan putra dari kyai ahmad


"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucapa salam Aryan yang di jawab mereka semua..


"Alhamdulilah puji syukur hanya kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat kepada kita sekalian sehingga kita dapat bertemu, berkumpul dan saling silaturahmi pada hari yang berbahagia ini dalam keadaan sehat wal’afiat."


"Selamat malam Bapak/ Ibu dan segenap keluarga yang kami hormati. Terimakasih kami ucapkan telah berkenan menerima kami sekeluarga dengan baik."


"Perkenankanlah saya untuk menyampaikan tutur kata mewakili orang tua Bagas ya itu Bapak Wanto dan ibu rahma untuk secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami ini."


"Pada malam ini, kami hadir di tengah-tengah keluarga Bapak/Ibu, tiada lain dalam rangka bersilaturahmi agar saling mengenal lebih dekat antara satu dengan lainya."


"Selanjutnya, kami juga ingin menyampaikan hajat dari adik kami yaitu bagas,"


"Bagas juga sudah cukup lama mengenal putri Bapak / Ibu yang bernama Airin"


"Singkat cerita, izinkan saya mewakili bagas putra pertama dari bapak wanto/ibu rahma, menyampaikan niat tulus untuk melamar sekaligus membawakan seserahan untuk putri Bapak/ Ibu."


"Untuk itulah maksud dan tujuan kedatangan kami pada malam ini"


"Mudah-mudahan Bapak dan Ibu berkenan untuk meridho’i niat bagas, dengan menerima lamaran ini."


"Hanya inilah yang dapat kami utarakan kepada Bapak dan Ibu yang dimana abah juga telah menjelaskan semuanya,"


"sambil menanti sambutan dari Bpk/Ibu apakah lamaran kami ini diterima atau mungkin ditolak,"


"tak lupa kami sekeluarga mohon maaf apabila dalam menyampaikan maksud dan tujuan ini ada tutur kata yang kurang berkenan di hati. Begitu pula hantaran hari ini yang ala kadarnya sebagai wujud keseriusan hati Bagas."senyum Aryan


pada dasar nya semua hantaran itu sebenar nya bukan hanya ala kadar nya tapi Aryan tidak mungkin menyebutkan hantaran mewah...


semua itu hanya sekedar bentuk bosa basi dari pihak keluarga laki laki....


bersambung jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏🥰😘🌹

__ADS_1


__ADS_2