
"dek, pakci na pesan ayam percik 6,lemang 6 ya dek zahra,nanti anak pakci ambil ke sana"
"baik pakci,terimaksih banyak pakci,akan kami siap kan sekarang" sanum langsung membalas pesan pelangan nya itu
"mak ada yang pesan lemang 6,ayam percik 6" ucap sanum ke jenab
"Alhamdulilah,ya sudah mak siap kan dulu lemang nya" jawab jenab
"iya ma,zahra juga mau menyiap kan pesanan ayam percik dan roti canai pesanan yang lain," jenab mengangguk
kedua nya kembali di sibukan dengan pesanan pelangan pelangan yang memesan makanan di kedai zahra..
jenab begitu bersyukur toko yang sanum buka sebulan yang lalu berubah menjadi kedai yang di mana samping rumah jenab di sulap menjadi saung saugan tempat orang bersantai makan dan minum,.kedai itu juga di berinama KEDAI AZAHRA
nama azahra yang di buat di nama kedai itu menjadi kan sebuah rezeki,sebuah nama yang indah dan cocok
sanum juga membuka dagangan nya secara jualan onlen menjual makanan cirihas negeri jiran yang di buat jenab.,
di mana jenab dan sanum juga memperkerjakan saudara dari jenab untuk mengantar setiap pesanan para pelangan yang memesan di kedai Azahra
"pakci johan ini roti canai kirim ke alamat yang sudah di tulis ya pakci,terus lemang ini juga di antar ke tempat alamat tidak jauh dari alamat yang ini," ucap sanum memberikan 2 alamat untuk mengantar kan pesanan pelangan
"siap nak zahra,kalau yang itu tidak sekalian nak,"tanya johan melihat tiga bungkus makanan
"itu nanti akan di ambil sendiri pakci sama orang nya,"
"oh ya sudah,pakci berangkat ya,Asalamuallaikum,"
"Waallaikumsalam pakci hati hati,"senyum sanum setelah johan menaiki motor nya,johan mengangguk tersenyum
sanum dikit sedikit mulai mempelajari bahasa negeri jiran itu,meskipun belum terlalu lancar dan fasih,untung nya para tetangga jenab paham dengan bahasa indo,jadi sanum tidak kesulitan saat bercakap dengan mereka semua....
" zahra, paman pesan lemang 3 ya dengan ayam percik nya juga tiga,ada sambal tempoyak tidak Zahra"
" iya paman,tunggu di saung paman ya nanti zahra antar kan,sambal tempoyak nya juga ada paman"
"ya sudah pakai sambal tempoyak juga.,terimaksih ya zahra"
__ADS_1
"sama sama paman,"senyum zahra,
"siap kan ayam percik nya saja nak,sambal tempoyak sama lemang biar emak yang menyiap kan"
"terimakasih mak,"
sanum dan jenab dengan cekatan menyiap kan semua nya,di mana pelangan nya juga sudah menunggu di kedai samping rumah jenab
"sanib,emak fikir siapa "jenab membawa nampan lemang dan ayam percik beserta sambal tempoyak nya
"iya makci,sanib ketagihan makan di sini,makanan nya enak makci membuat sanib selalu ingin makan di sini,kenal kan makci ini teman kantor sanib" ucap sanib memperkenal kan teman nya ke jenab begitu pun dengan sanum
"Alhamdulilah kalau paman suka,semoga rizki paman makin banyak dan sehat selalu ya paman,"senyum sanum meletak kan air minum yang di bawa nya
"Aamiinnn,terimaksih zahra"
"sama sama paman,kami tinggal dulu paman,kalau ada yang kurang panggil saja zahra ya paman,"
"iya zahra,terimaksih ya,"sanum mengangguk tersenyum,kembali ke dapur menyiap kan kembali pesanan pelangan...
"mak,istirahat saja mak,biar zahra yang menyiap kan semua nya,emak jangan terlalu lelah nanti mak sakit," sanum membimbing jenab duduk di bangku
"tidak mak,sudah mak duduk ya,dari pagi emak sibuk membantu zahra,sekarang istirahat jangan membantah apa yang di katakan putri emak ini,"
jenab mengangguk,kalau begitu jenab tidak akan bisa menolak hanya menurut dan pasrah..
sanum tidak mau emak angkat nya sampai kelelahan apa lagi sakit,sanum begitu sangat menyayangi emak angkat nya itu,entah apa jadi nya apa bila sanum tidak bertemu dengan jenab...
hari semakin sore tapi kedai zahra masih berdatangan pelangan,ada yang memesan untuk makan malam ada yang memesan untuk makan sore...
"mak apa tidak sebaik nya kita memakai karyawan mak,kita minta tolong dengan makci mila, istri pakci johan, makin hari kita makin kualahan dengan semua pesanan mak,"usul sanum ke jenab
"zahra tidak mau emak sampai kelelahan mak, makci mila juga mau pasti mak bekerja dengan kita,gimana emak setuju tidak"
"ya sudah mak setuju nak,sekalian kita membantu keluarga mila dan johan,nanti kita ke rumah johan menemui mila,"senyum jenab ke sanum
johan juga sudah kembali mengantar kan pesanan dari kedai sanum,"ini nak zahra uang nya"
__ADS_1
johan menyerah kan uang dari para pelangan,seperti biasa sanum akan memberikan uang bensin dan bonus untuk johan..
di mana kedai mereka juga makin hari makin pesat berkembang nya,kalau bukan bantuan dari johan tidak akan berjalan dengan lancar,itu yang selalu sanum fikir kan,tidak akan rugi bagi sanum dan jenab berbagi ke sesama apa lagi johan masih saudara jenab
"terimakasih pakci,ini buat pakci" sanum memberikan uang tif ke johan
"terimakasih nak,"senyum johan
"sama sama pakci,pakci kita makan dulu ya,makanan sudah siap" ajak sanum,johan mengangguk
di mana johan juga mendapat kan makan saat siang dan sore selama bekerja di kedai Azahra.,
jenab dan sanum juga memberi tahu johan di mana mereka berdua punya rencana mengajak istri johan bekerja dengan sanum dan jenab
johan yang mendengar begitu sangat senang,di mana memang istri nya juga sudah lama ingin ikut bekerja dengan sanum dan jenab di kedai milih sanum...
johan yang tadi nya hanya buruh di petani orang orang di kampung nya begitu sangat bersyukur mendapat kan tawaran bekerja di kedai Azahra
johan tidak henti henti nya mengucap syukur dan terimaksih,perekonomian keluarga nya makin hari makin berubah membaik tidak kesulitan lagi
johan dan mila bukan sekali dua kali menagis haru atas kebaikan sanum dan jenab terhadap keluarga nya...
di mana sanum juga tidak pernah lupa selalu membekali makanan buat istri dan anak johan di rumah.,
jenab yang melihat kebaikan sanum begitu terharu,kadang jenab berfikir ke mana fikiran bagas dan rahma begitu bodoh nya tidak melihat ketulusan hati dari sanum yang lembut,ramah,baik dan santun terhadap siapa pun itu...
"mak,zahra mau bertanya,tau kah emak alamat ini mak,zahra baru ingat mak,zahra mau mengembalikan paspor,atm,uang dan kartu pengenal ini mak,pasti yang punya saat ini sedang mencari"
ucap zahra memberikan kartu nama yang zahra temukan satu bulan yang lalu,di mana ada mata uang malaysia dan indonesia berjumlah 10 juta di dalam tas mini itu beserta paspor,kartu atm,kartu pengenal juga
"coba mak lihat nak,"jenab mengambil kartu pengenal itu dari sanum
"ini kan putri dari pengusaha batu bara itu,Berliana 23 tahun" batin jenab
jenab menatap wajah sanum dengan teliti di mana wajah sanum dan Berliana begitu mirip seperti saudara,kakak dan adik
sanum melihat jenab yang menatap nya dengan teliti begitu aneh,terkadang jenab menatap kartu pengenal itu terkadang menatap wajah sanum secara bergantian...
__ADS_1
bersambung.....
jangan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰☺️