
"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Alex Ramiro Darmawan bin Adrian Ramiro Darmawan dengan anak saya yang bernama Azahra Athalea wirawan, dengan mas kawin seperangkat alat sholat,cincin berlian 0,935 karat,seberat 1,683 gram dan uang 7 miliar dibayar tunai."
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Azahra Atalea wirawan binti Agam wirawan dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai." ucap alex dengan tegas dengan sekali tarikan nafas.
"SAH," penghulu langsung mengucap kan kata sah, tanpa alex sadari,alex menitikan air mata bahagia dan haru nya...
"Alhamdulilah,"ucap semua yang hadir mengucap syukur dan mengucap kan selamat ke alex dengan penuh rasa haru...
sedangkan di dalam kamar salah satu hotel milik agam saat ini sanum menitikan air mata haru nya di pelukan jenab dan almira...
sanum tidak menyangka diri nya akan begitu cepat melepas setatus janda nya,sekarang sudah sah menjadi istri dari alex,pengusaha termuda dari indo..
"alhamdulilah,selamat ya nak,ahir nya putri mommy sah menjadi istri" almira mengecupi wajah sanum dengan linangan air mata nya
"selamat ya nak,doa mak akan selalu menyertai kalian berdua" sama hal nya jenab juga memeluk dan mengecupi wajah sanum
begitu pun dengan berliana,hati berliana serasa plong melihat sanum ahir nya sah menjadi istri dari alex...
sanum turun ke bawah di mana di samping kiri kanan nya ada jenab dan almira,sedangkan berliana ada di samping almira...
alex melihat sanum tidak henti henti nya mengucap masyaallah,senyum alex terpancar sangat bahagia melihat begitu cantik nya bidadari nya...
sanum duduk di samping alex mencium tangan alex, begitu pun dengan alex mengecup kening sanum membacakan doa doa untuk istri nya...
"masyaallah,sunguh sangat cantik nya bidadari abang, abang sangat beruntung memilikimu sayang,abang sunguh sangat mencintaimu" alex kembali mengecup kening sanum
sanum yang mendapat kan pujian dari alex menunduk malu,
"terimakasih abang,abang juga tampan"ucap pelan sanum yang masih biasa di dengar oleh alex
doa doa pun kembali di lanjut kan di mana kedua sepasang pengantin baru itu juga mendapat kan nasehat nasehat pernikahan dari pak ustadz
pujian dari kalangan para pembisnis pun terus terdengar melihat sepasang pengantin yang satu bagai kan bidadari dan yang satu lagi bagaikan pangeran...
di mana kedua nya begitu serasi,yang satu cantik jelita dan yang satu sangat tampan...
senyum kedua nya tidak pernah lepas setiap menerima ucapan selamat dari keluarga rekan bisnis dan semua nya...
di mana malam pun telah tiba,acara pun telah usai,para tamu dan undangan juga telah kembali ke kediaman masing masing...
para awak media hanya bisa mengambil gambaran dari pernikahan sanum dan alex dari luar atas permintaan dari sanum...
jadi para awak media hanya mendengar jumlah mahar pernikhan dan setiap tamu yang datang, para awak media masih bisa bersyukur karna acara di indo mereka masih bisa langsung meliputi nanti nya...
berbagai setasiun televisi juga akan di undang untuk meliputi pesta di indo,berhubung sekarang pernikahan yang sakral jadi tidak sembarangan orang bisa masuk...
Agam beserta anak istri nya kembali lagi ke kediaman nya yang di ikuti mika dan adrian,begitu pun dengan jenab ikut serta ke rumah agam...
di mana keluarga itu akan berkumpul semua di kediaman agam dan akan melanjut kan pembahasan masalah pesta selanjut nya yang akan di laksana kan di indo...
sanum sedari tadi jantung nya tidak tenang dak dik duk tidak karuan saat berada di kamar hotel bersama alex...
"sayang mau mandi duluan atau abang duluan yang mandi," ucap alex bertanya dengan lembut
"ara duluan ya bang,tidak apa apa kan" jawab pelan sanum masih menundukan kepala nya
__ADS_1
"ya sudah,apakah butuh bantuan sayang,jagan menunduk begitu sayang,abang tidak akan memakan mu" alex mengangkat dagu sanum dan tersenyum
alex tau saat ini sanum sedang malu bercampur gugup,buratan merah terpancar di wajah ayu milik sanum yang masih terbungkus hijab pengantin itu...
"abang,ara malu" cicit sanum
"jagan malu sayang,sekarang ara sudah menjadi istri abang, nanti juga ara pasti terbiasa jadi mulai sekarang ara harus membiasa kan nya ya sayang"
"baik abang,maaf kan ara"
"tidak apa apa sayang,sana mandi atau mau mandi barang dengan abang" alex mengedip kan mata nya
"abaaaannnggg,tidak mau" sanum langsung masuk ke kamar mandi hotel menutup pintu itu dengan buru buru
alex tertawa mengelengkan kepala nya melihat tingkah sanum yang mengemas kan karna masih malu malau...
"ya allah kenapa jantung qu berdetak begitu cepat" sanum memegang dada nya yang dak dik duk
"aku malu,tapi aku tidak boleh begini,mau gimana pun bang alex sudah sah menjadi suamiku,aku juga harus melayani nya,
"bang alex begitu baik dengan ku,bang alex juga tidak mempermasalah kan setatus janda ku, bang alex menerimaku dengan penuh kasih sayang,"
"aku harus banyak banyak bersyukur memiliki suami dan mertua yang begitu sangat baik, jadi aku tidak mau membuat bang alex kecewa,aku harus bisa" ucap pelan sanum meyakin kan diri nya...
sanum melepas baju pengantin nya,di mana sanum juga tidak nyaman memakai baju itu...
air shower membasahi sanum,segar itu lah yang sanum rasa kan,setelah di rasa cukup sanum mencari handuk nya tapi tidak ada..
"ya allah,aku lupa tidak membawa handuk,mana baju dan hijab itu juga sudah basah" lirih pelan sanum...
sanum mondar mandir di dalam kamar mandi hotel itu dengan binggung,mau tidak mau ahir nya sanum harus meminta bantuan dari alex...
"abang,ara lupa membawa handuk"cicit ara menyembunyikan diri nya di balik pintu kamar mandi...
"ya sudah sayang,ambil saja itu handuk nya" goda alex menunjukan handuk di tempat tidur.
"Abaaannggg, ya sudah ara tidur di dalam kamar mandi saja" sanum langsung mengunci kembali kamar mandi itu
"eh,eh,sayang jagan dong,nanti ara sakit sayang kalau tidur di kamar mandi,ini handuk nya sayang,abang bawa kan,buka sayang" ucap alex dengan suara lembut nya
berlahan lahan sanum mengeluar kan tangan nya dari balik pintu kamar mandi itu..
"mana bang handuk nya" pinta sanum,alex tersenyum melihat tangan dari sanum
"Abaaaaannngggg" teriak panik sanum terkejut saat alex memegang tangan sanum
"abang ara malu" cicit sanum yang sudah tegang dan masih bersembunyi di balik pintu itu,tapi tangan sanum masih di tahan alex
"ini handuk nya sayang" ucap alex tiba tiba begitu tegang saat merasakan tangan mulus sanum, sanum buru buru mengambil handuk dari alex , kembali menutup pintu kamar mandi itu...
"harus kah aku keluar seperti ini," lagi lagi sanum sangat tegang,melihat diri nya hanya terbalut sehelai handuk,rambut indah nya juga tergerai indah yang panjang dan lurus..
"bismillah,aku tidak boleh begini," sanum meyakin kan diri dan memberanikan diri keluar kamar mandi hanya terbalut dengan handuk...
sanum menunduk malu berjalan pelan menuju tempat baju nya,sanum tidak berani melihat alex
__ADS_1
alex melihat sanum langsung tegang kembali badan nya panas dingin dan merinding,"Masyaallah,sangat cantik"
puji alex berjalan pelan menuju sanum,tubuh sanum langsung lemas melihat alex berjalan mendekati nya,sanum masih menundukan kepala..
"masyaallah sayang,sunguh sangat beruntung abang memiliki bidadari secantik dirimu sayang,sunguh sangat sempurna" alex mengelus wajah cantik sanum mengangkat dagu sanum
"abang"ucap sanum dengan suara pelan nya,sanum tau saat ini alex sudah sangat bergairah melihat tatapan mata nya yang begitu jelas terpancar...
"kita sholat dulu ya,pakai lah baju mu dulu sayang,abang mandi dulu,setelah itu ambilah wudhu kita sholat barang"
"baik bang" jawab sanum tersenyum,alex berjalan memasuki kamar mandi ingin menguyur badan nya akibat melihat pemandangan yang sangat luar biasa sempurna...
"masyaallah,sunguh imam yang sholeh,meskipun bang alex dalam ke adaan bergairah saat tadi,tapi bang alex tidak lupa mengajak diriku untuk sholat bersama dulu"
"terimakasih ya allah atas anugrah yang telah engkau berikan kepada hamba mu ini,terimakasih telah mengirim kan imam yang sholeh dan penyayang,sabar taat dengan agama,"
sanum duduk di tempat tidur kamar hotel menunggu alex keluar...
"ambilah wudhu dulu sayang,abang akan memakai baju dulu,nanti abang siap kan sejadah dan mukena nya untuk ara"
"terimakasih abang,"
"sama sama sayang"senyum teduh alex ke sanum..
alex bergegas memakai sarung dan koko milik nya tidak lupa memakai peci nya,alex juga mengambil seperangkat alat sholat yang menjadi mahar pernikahan nya untuk sanum
alex tersenyum mengecupi mukena milik sanum penuh dengan kebahagiaan,sejadah pun telah alex siap kan tinggal menunggu sanum
"masyaallah,beruntung nya diriku memilikimu bang, hatimu begitu sangat baik dan tulus" batin sanum tersenyum menerima mukena dari alex...
kedua nya melakukan sholat dengan husyhu.,lantunan zikir setelah selesai sholat begitu merdu terdengar dari telinga sanum berasal dari alex...
sanum menitikan air mata nya mengikuti setiap lantunan zikir yang alex baca kan dengan husyhu...
sanum mencium tangan alex,begitu pun alex mengecup kening sanum dan kedua pipi sanum...
"abang tidak akan memaksa mu sayang,abang akan menunggu ara sampai ara siap"Alex memegang ke dua tangan sanum mengecupi tangan sanum dengan sayang
lagi lagi sanum menitikan air mata haru nya mendengar ucapan alex yang sangat menghargai nya,dan menghormati diri nya...
"ara siap bang,lakukan kan lah sekarang,ara mencintai abang alex,"senyum teduh sanum langsung berhambur memeluk alex
"terimakasih sayang,abang juga mencintai ara cup" alex mengecup sanum dan mengendong sanum merebah kan di tempat tidur kamar hotel itu...
Bersambung
Untuk selanjut nya Author tidak tau,bayangkan sendiri ya BESTie BESTie qu tersayang apa yang di lakukan alex dan sanum😂😂😂
jangan lupa like komen vote rating 5 nya dan jangan lupa follow juga ya sayang🙏🥰
mohon dukungan nya juga jagan lupa ikuti cerita novel aku yang lain nya
**Terjerat cinta sang duda presdir
Pak kyai restui fatimah**
__ADS_1