SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
masih menyesal


__ADS_3

"bik tunggu itu ada buah,kita beli dulu ya bik" ajak rahma


"oh ya sudah,yuk bu"


"mas,buah anggur nya dua kilo tapi di buat sekilo sekilo ya mas,trus apel nya 2 kilo sama pir nya 2 kilo,palastik nya di buat seperti anggur ya mas" ucap rahma


"baik bu,Anggur sekilo nya 40rb,pir 15rbu perkilo sama apel juga perkilo 15rb" jelas mas pedagang


"bik tidak salah harga nya segitu" rahma langsung terkejut mendengar harga buah itu


"ini sudah kita kasih murah bu,karna ibu belanja nya banyak,kalau di lain lebih mahal, gimana jadi tidak" jelas mas pedagang melihat rahma terkejut di kira mas itu karna harga nya kemahalan


bik holis tersenyum mendengar penjelasan mas pedagang dan keterkejutan dari rahma


"bukan begitu maksud dari bu rahma mas tian,bu rahma terkejut buah di sini lebih murah tapi segar segar, beda yang biasa bu rahma beli,harga nya sangat mahal saat akan membeli buah segar seperti ini" jawab bik holis ke mas pedagang yang bik holis memang kenal


"maaf mas,maksud saya begitu,kalau di kota harga anggur segar begini di supermarket 130 perkilo, apel 35rbu pir juga begitu,jadi saya kaget mas dengan harga segitu murah nya" ucap rahma


"owalah tak kirain karna ke mahalan,bearti jadi ya bu,mbak holis"


"jadi mas,sekalian sama jeruk nya 2 kilo ya mas"


"iya bu,jeruk 6rb ya bu perkilo nya" lagi lagi rahma melohok di mana biasa nya jeruk biasa dia beli harga 25rb


"mereka beli nya langsung di perkebunan bu rahma, maka nya murah" bisik bik holis


"pantas saja" jawab rahma


"banyak banget bu beli buah nya,"


"yang satu pelastik untuk bu lurah,yang satu plastik lagi untuk kita bik, kita kan sudah numpang parkir, jadi tidak enak lah bik"


"owalah tak kirain ibu buat apa beli buah banyak sekali" jawab bik holis


mereka berdua kembali lagi berjalan menuju mobil rahma yang ada di depan rumah lurah, di mana bu lurah dan pak lurah juga sedang bersantai di teras rumah


"assalamuallaikum bu lurah,pak lurah" ucap salam rahma dan bik holis


"waalaikumsalam bu rahma,mbak holis" jawab suami istri itu


"bu pak,numpang cuci kaki ya" bik holis meminta ijin


"ya silah kan mbak,bu rahma,sebentar saya ambil kan sabun" jawab bu lurah langsung masuk ke dalam


sama hal nya bu lurah juga begitu perihatin melihat kaki rahma yang begitu kotor,bu lurah juga tadi nya sempat tidak yakin melihat rahma akan belanja ke pasar di desa nya...


di mana bu lurah dan pak lurah juga tau siapa rahma, warga baru nya yang berasal dari kota yang membeli rumah baru di desa nya


bu lurah membantu rahma dengan ramah nya membersih kan celana yang di pakai rahma yang begitu kotor...


rahma tadi nya sempat menolak tapi melihat kebaikan istri lurah itu rahma begitu terenyuh..


bik holis juga tidak memikir kan kaki nya yang kotor yang penting rahma dulu,di mana rahma juga sempat menitikan air mata kembali melihat lumpur pasar yang sudah mengering susah di bersih kan..


untung bu lurah membawa sabun jadi kaki rahma kembali bersih,meskipun air mata nya sekali sekali mengalir,,rahma tidak menyangka orang orang di kampung tempat tinggal nya begitu baik baik


apa lagi lurah setempat,tidak segan segan membantu rahma,sedangkan orang yang sudah rahma buat enak seperti teman sosialita nya malah membuang rahma saat rahma miskin...


sedangkan orang orang yang baru rahma kenal dengan ikhlas mau membantu rahma,seperti ibu lurah,padahal dia orang terpandang


tapi dengan tidak sungkan nya ikut membersih kan celana rahma yang dekil dan kotor...


"ya allah terimakasih banyak ya bu lurah," isak rahma berucap terimakasih merasa tidak enak


"sama sama bu rahma,tidak usah sungakan,kita di sini keluarga semua,mampir dulu bu rahma kita minum teh dulu"tawar bu lurah

__ADS_1


"hari sudah siang bu,terimakasih banyak untuk ke baik kan ibu,insyaallah nanti kami main ke sini, sekali lagi terimakasih banyak ya bu"


"iya sama sama bu rahma,benar ya bu,kami tunggu ke datangan ibu" jawab ramah bu lurah, di mana bu lurah juga memang ramah ke semua warga nya..


lurah yang menjadi panutan bagi semua warga nya yang begitu baik,ramah,tidak sombong,memiliki hati yang tulus murah senyum...


rahma dan bik holis juga berpamitan dengan pak lurah dan bu lurah,buah juga tidak lupa rahma berikan,


bu lurah dan pak lurah juga mengucap kan terimakasih melihat warga baru nya yang begitu baik,aryo juga sempat bercerita ke bu lurah dan pak lurah saat menitip kan belanjaan rahma,bahwa aryo di beri uang 50rb


di mana aryo juga berkata pernah membantu rahma pindahan dari rumah mewah nya rahma dan bagas di beri uang 500rb,


aryo bercerita dengan wajah sumringah tersenyum bahagia,melihat kebaik kan rahma...


bu lurah dan pak lurah juga begitu terkejut mendengar cerita aryo,bahwa rahma mempunyai rumah mewah dan elit sebelum pindah ke kampung mereka...


tapi bu lurah dan pak lurah tidak mau ikut campur jadi hanya cukup tau,tidak mau kepo,yang penting warga nya pada akur semua...


mereka tidak tau saja seperti apa kelakuan bagas dan rahma sebelum mereka berdua jatuh miskin, harus pindah dari rumah elit mereka manjadi susah...


"balanja di sini murah murah ya bik,masa belanja segitu banyak nya habis 1 juta,biasa nya kalau aku belanja suka menghabis kan 3 juta bik, tapi memang sih belanja nya ya begitu tempat nya banyak becekan lumpur"


lirih rahma masih membayangkan nasib nya yang tadi saat belanja


"kalau di sini kebanyakan langsung mengambil dari petani bu,beda kalau di kota para petani menjual nya ke penampungan sayuran,buah buahan, baru nanti pindah ke pedagang,"


"maka nya harga nya mahal mahal,ikan juga sama seperti itu,jadi mereka langsung ke penangkaran ikan beli nya,bukan dari tangan ke tangan lagi" jelas bik holis tersenyum


"pantas saja murah ya bik,memang nya di sini tidak ada supermarket bik"


"ada tapi jauh bu,2 jam lebih dari sini, dari rumah ibu yang lama ke sini saja 2 jam lebih bu,ibu juga kalau mau ke supermarket juga kan jarak nya 30 menit"


"mereka kalau mau ke supermarket ya ke pusat kota tidak jauh dari tempat nak bagas bekerja kisaran dua jam setengah bu"


"dari pada mereka ke kota ngabisin duit mending mereka menfaat kan hasil panen mereka sendiri buat di masak,kalau ke pasar juga paling beli ikan asin,tempe"


"jadi mereka lebih baik menghemat,masih banyak kebutuhan yang lain nya,ibu tau sendiri,ke hidupan di sini kebanyakan petani"


jelas bik holis panjang lebar ke rahma, rahma mengangguk paham...


"selama hidup ku tidak pernah yang nama nya kata bersyukur bik,selalu kurang, di mana dulu saya punya suami yang baik,lemah lembut,mempunyai gaji yang besar"


"tapi aku tidak pernah yang nama nya bersyukur, aku selalu poya poya,menghambur hambur kan uang, pergi jalan jalan, ke salon, shofing shofing tidak pernah memikir kan suami qu yang lelah susah mencari uang"


"di mana aku juga berasal dari keluarga yang cukup kaya,orang tua ku dulu terlalu memanjakan aku bik, karna aku putri tunggal, di mana saat aku menikah dengan ayah bagas kelakuan ku mekin menjadi jadi"


"tapi orang tua ku tidak pernah menegur atas sifat boros,angkuh dan arongan dari qu,karna mereka mencari uang juga hanya untukku, saat bagas usia 2 tahun bapak meninggal di susul mamah di mana usia bagas 5 tahun saat itu"


"ibu mertua dan bapak mertua begitu tidak suka nya dengan sikap qu dulu bik, aku suka melawan, membantah setiap di nasehati mertua ku,"


"aku tidak pernah menerima saat di nasehati, aku selalu benar bagi qu,tidak pernah salah, sampai sampai kedua mertua ku tidak sudi lagi berkunjung ke rumah kami"


"aku akan melawan dan marah saat suami qu menasehati aku,di mana saat bagas memasuki sekolah SMA, serly kelas 5 SD di sana suami ku mencerai kan aku karna tidak kuat dengan sifat ku"


"serly lebih memilih ikut ayah nya dan tinggal bersama eyang dan kakung nya,sedang kan bagas aku tahan tetap tinggal bersama ku,


"ayah bagas mencerai kan aku karna aku terlalu boros,pemarah,arogan dan masih banyak lagi bik"


"sedikit pun aku tidak merasa bersalah,dan tetap tidak sadar meskipun ayah bagas sudah mencerai kan aku pada saat itu"


"tapi aku tetap menuntut biaya untuk sekolah bagas ke mantan suamiku,matan suami qu menyanggupi sampai bagas lulus kuliah"


"rumah mewah hasil kerja keras mantan suami ku juga aku tahan,tapi dia tetap ikhlas dan memberikan untuk bagas,padahal saat itu aku punya rumah bik,peninggalan almarhum orang tua qu"


"sifat qu makin hari makin menjadi jadi,suka pamer, sombong, arongan,sering jalan jalan ke luar negeri dengan teman sosialita qu,"

__ADS_1


"di mana bagas juga tidak pernah masalah sering aku tinggal kan dengan pembantu, aku juga tidak pernah membatasi pergaulan dari bagas"


"pergaulan qu makin luas,kebutuhan sosialita ku juga makin menjadi jadi,di mana rumah peninggalan orang tua ku juga aku jual untuk memenuhi gaya hidup ku saat itu bik"


"aku membeli berlian,mobil yang sekarang aku pakai dan mobil mewah yang di bawa kabur ke dua iblis itu"


"sampai di mana bagas lulus kuliah bekerja di salah satu prusahaan ternama menjabat sebagai manajer, bagas juga menperluas rumah peninggalan ayah nya"


"rumah itu yang memang sudah mewah di buat menjadi rumah elit yang berkelas,bagas juga begitu tunduk dengan ku"


"di mana bagas tidak mau durhaka dengan ibu nya, aku selalu melarang dengan tegas saat bagas akan mengirimi ayah dan adik nya uang"


"memang pada saat itu ayah bagas masih bekerja, jadi aku bilang mending uang nya buat ibu,ayah mu punya uang banyak untuk sekolah serly"


"bahkan aku jarang berkunjung melihat putri bungsu ku di sana bik,entah dia baik baik saja atau tidak nya,aku selalu acuh tak acuh"


"sampai di mana bagas sudah sukses dengan gaji yang besar perbulan nya 19 juta dan bagas memutus kan menikah dengan sanum"


"saat itu aku sangat menentang dengan pilihan bagas yang tidak sederajat dengan kami,bagas terus membujuk ku"


"aku memberi ijin bagas tapi dengan satu syarat pembantu di rumah kami di pecat dan tidak mengada kan pesta cukup ijab kobul,karna aku malu memiliki menantu miskin dari panti"


"di mana bagas masih tunduk dengan ku meskipun bagas sudah menikah,secara pelan pelan bagas mulai berubah ke sanum dengan hasutan ku"


"sanum menjadi pembantu,babu di rumah suami nya sendiri,bahkan menjadi budak bagas saat itu,sampai kami pindah ke kota ini"


rahma menutup mulut nya tidak sanggup lagi menerus kan cerita nya ke bik holis, rahma tidak danggup lagi menceritakan tentang sanum ke bik holis..


meskipun bik holis juga sudah tau tentang sanum yang baik,lemah lembut,ramah...


badan rahma bergetar hebat terisak di pelukan bik holis,di mana saat rahma mulai bercerita bik holis meminta rahma berhenti dulu di pinggir jalan yang akan menuju rumah mereka...


"sekarang aku baru sadar dan menyesal bik setelah aku jatuh miskin,hik hik" tangis pecah rahma


bik holis juga binggung mau berkata apa,bik holis benar benar tidak menyangka dengan kisah masa lalu rahma..


di mana rahma mempunyai suami yang baik sabar,penyayang,begitu pun dengan sanum,


tapi rahma tidak bersyukur dengan itu semua, setelah jatuh miskin dan di buang oleh teman sosialita nya baru rahma sadar..


"mungkin ini karma yang aku terima bik,apakah aku pantas mendapat kan maaf dari ayah bagas,putri ku dan sanum" isak rahma dengan suara parau nya


"mereka orang orang berhati tulus dan mulia bu, seperti yang ibu ceritakan, pasti mereka mau memaaf kan ibu,yang penting ibu sudah sadar dan mau bertobat" senyum bik holis


"tapi entah di mana saat ini sanum bik, aku ingin sanum kembali ke bagas lagi dan menjadi menantu ku,tapi aku tidak tau di mana sanum sekarang" lirih rahma


"aku juga malu bik bertemu matan suami ku dan putri ku"isak nya lagi


"tidak ada anak yang akan melupakan ibu yang sudah mengandung dan melahir kan nya bu, mantannsuami ibu dan putri ibu pasti memahlumi ibu"


"aku akan mencoba datang ke sana bik menemuai putri qu saat bagas libur panjang,aku juga merindukan serly,semoga saja serly mau memaaf kan ibu nya yang bodoh ini"


"kita berdoa saja bu, ya sudah hapus air mata ibu, kita pulang ya, nak bagas pasti menungguk kita saat ini"


"iya bik" rahma menghapus air mata nya,kembali menjalan kan mobil milik nya ke rumah baru mereka..


banyak harapan rahma,ingin meminta maaf ke mantan suami nya,putri nya dan ke sanum..


rahma juga berharap sanum bisa kembali lagi bersatu dengan bagas,di mana bagas juga sangat mencintai sanum


setelah sanum pergi,rahma baru sadar dengan kebaikan dan ketulusan sanum,rahma sangat menyesal...


apa pun yang terjadi,rahma akan bertekat membawa sanum kembali menjadikan menantu nya, rahma juga akan menyayangi sanum seperti anak nya sendiri..


dosa dosa rahma begitu banyak ke sanum,rahma berniat akan mempersatukan bagas dan sanum akan menyayangi sanum sepenuh hati nya

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰😘


__ADS_2