SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Azahra athalea wirawan


__ADS_3

sepanjang perjalanan menuju kediaman jenab,agam begitu tidak sabaran ingin segera sampai saat istri nya almira mengirim kan sebuah photo dan pesan.


di mana almira berada di tengah tengah di antara sanum dan berliana wirawan.


"mata nya sangat mirif dengan almira dan senyum nya dominan dari berliana, di mana wajah berliana lebih banyak mengambil dari wajahku," batin agam berucap menatap photo yang ada di tangan nya.


"senyum itu hanya di miliki ara kecil yang hampir sama seperti berliana,apa mungkin itu ara kami.,ya allah hamba mu memohon,semoga itu benar benar ara kami," lirih agam berharap


penantian dan pencarian yang begitu sangat panjang selama 19 tahun tidak pernah henti henti nya mencari putri bungsu nya ya itu Azahra


di mana azahra kecil belum begitu fasih menyebutkan nama nya sendiri dengan sebutan Azahra menjadi aya,dengan sebutan itu lah menjadi panggilan ara kecil...


"hamba mu mohon ya allah semoga itu putri bungsu kami yang hilang 19 thun yang lalu,hanya padamu hambamu memohon ya allah" lagi lagi agam berdoa di dalam hati penuh dengan harapan..


"Assalamuallaikum" ucap salam agam saat sampai di kediaman jenab, yang di antar supir agam menuju rumah jenab


di mana Almira dan berliana juga sudah menunggu di dalam rumah jenab,yang jenab ajak ke dalam rumah nya,apa lgi ini mengenai sesuatu hal yang penting akan di sampai kan keluarga agam..


jadi sanum dan jenab mengajak almira dan berliana ke dalam rumah nya supaya lebih enak,apa lgi saat ada pelangan sanum yang akan mampir makan, maka saat di dalam rumah itu lebih leluasa untuk menyampai kan sesuatu,atau sekedar mengobrol.,


"Waallaikumsalam" jawab jenab,sanum almira dan berliana secara bersama


"silah kan masuk tuan agam"jenab mempersilah kan masuk


"teriamakasih makci"senyum agam menyalami jenab begitu pun dengan sanum..


"Ara"lirih agam saat melihat sanum,agam begitu sangat terkejut,jantung nya berdetak kencang,tapi agam harus memastikan nya langsung,apakah benar sanum adalah ara mereka


Almira tersenyum mendengar lirihan agam yang menyebut nama Ara,sama seperti nya tadi langsung menyimpul kan sanum adalah ara mereka, meskipun hanya terucap dalam hati..


"maaf tuan nama saya zahra" senyum sanum ke agam


"silah kan duduk dulu tuan agam" jenab mempersilah kan agam duduk,yang di angguki agam tapi mata nya tidak lepas dari sanum..


mata itu penuh kerinduan,mata agam hampir mengeluarkan cairan bening apa bila agam tidak pintar menahan cairan itu...


"siapa nama aslimu nak" tanya agam langsung ke intinya tatapan nya tidak lepas dari sanum, membuat sanum heran dan binggung


"nama saya,Sanum Azahra tuan,ada apa ya tuan" ucap sanum penasaran,sanum juga menatap jenab yang mengangkat bahu nya tidak tau...


"Azahra,apakah nama sanum azahra di berikan oleh ibu panti asuhanmu nak,saya cuma ingin memastikan sesuatu dulu,benarkah kamu tinggal di panti asuhan"senyum agam menatap sanum


agam sudah tau dari almira bahwa sanum berasal dari panti asuhan di indo,saat almira mengirim photo mereka bertiga,almira juga memberi infomasi bahwa sanum anak panti asuhan seperti yang sanum ceritakan ke almira sebelum nya..


almira dan berliana hanya menyimak membiarkan agam yang menanyai sanum,meskipun almira juga sangat ingin mengatakan sesuatu tapi saat ini masih dia tahan...


"Sanum adalah nama tambahan dari ibu panti asuhan,sedangkan azahra nama yang di berikan oleh orang tua kandung qu tuan,"jeda sanum melihat agam, pancaran mata agam ada sebuah harapan saat mendengar nama Azahra bukan nama pemberian dari ibu panti asuhan..


"maaf tuan agam apa bila saya menyela,ini ada apa kira kira,kenapa tuan menanyakan asal usul dari nak zahra,"ucap jenab makin penasaran..


"benar tuan,saya juga binggung ini sebenar nya ada apa,"timpal sanum


agam menarik nafas nya dalam dalam sebelum menceritakan semua nya ke sanum dan jenab,kenapa agam pempertanyakan asal usul dari sanum...


"jadi begini,19 tahun yang lalu kami kehilangan seorang putri yang bernama Azahra athalea, adik dari berliana,di mana 19 tahun yang lalu kami tinggal di turki sebelum pindah ke malaysia selama 8 tahun ini" jeda adam menatap sanum dan jenab,


jenab dan sanum masih menunggu cerita dari agam,sedangkan almira sudah di peluk berliana, almira masih sangat terpukul atas menghilang nya putri mereka...

__ADS_1


di mana dulu keluarga agam memang tinggal di turki sebelum memulai membuka usaha baru nya di malaysia dan meneruskan usaha keluarga,


selama 8 tahun itu agam pindah ke malaysia di mana agam juga anak tunggal menerus kan usaha keluarga nya di malaysia,sedangkan usaha nya di turki ada asisten kepercayaan agam dan adik dari almira yang mengurus..


sekali sekali agam akan berkunjung ke turki bersama almira dan berliana untuk mengawasi usaha nya di sana dan berkunjung ke rumah orang tua almira...


singkat cerita 19 tahun yang lalu Almira sedang mengantar berliana sekolah TK di mana saat itu usia berliana 5 tahun,sedangkan putri nya yang bernama Azahra berusia memasuki usia hampir 3 tahun...


sedang kan Azahra di asuh oleh salah satu pembantu nya yang berada di rumah,memang almira tidak pernah membawa putri bungsu nya mengantar berliana pergi ke sekolahan...


seperti biasa pengasuh putri bungsu nya akan membawa Azahra berkeliling taman di dekat rumah mereka setelah almira pergi...


di mana agam juga sudah pergi ke kantor,entah bagai mana cerita nya,saat pengasuh dan Azahra berjalan mendekati taman dan duduk sebentar di dekat taman tiba tiba ada mobil datang mendekati mereka berdua...


orang orang di mobil itu keluar di mana jumlah nya 4 orang,3 laki laki berbadan besar dan 1 wanita, dengan secara paksa ketiga laki laki itu merebut Azahra dari gengaman pengasuh nya..


pengasuh memeluk Azahra dengan kencang tidak pelepas kan nya,meskipun penhasuh itu di pukuli,tapi pengasuh itu tetap memelum Azahra dalam pelukanya, dimana azahra juga sudah menangis ketakutan...


naas nya saat pengasuh berteriak minta tolong wanita yang bersama ketiga laki laki itu menembak pundak pengasuh dan membius Azahra dengan cepat,


perlawanan dari pengasuh itu mulai melemah saat memeluk Azahra kecil,sampai azahra berada di gendongan salah satu laki laki dan memasukan azahra ke dalam mobil milik mereka..


orang orang yang akan membantu juga tidak berani mendekat saat salah satu dari mereka menodongkan pistol yang akan membantu azahra dan sang pengasuh..


dengan tangan bergetar masih sedikit sadar pengasuh Azahra langsung menghubungi agam setelah itu sayub sayub pengasuh itu tidak sadarkan diri pingsan.,


agam sudah mengerahkan seluruh anak buah nya dan melapor kan kejadian itu ke kantor polisi,di mana rekaman Cctv juga ada untuk bukti butik nya...


agam tidak bisa menyalah kan pengasuh itu,di mana selama ini aman aman saja tidak ada yang mencurigakan.,apa lagi melihat perlawanan pengasuh dan menghalagi Azahra supaya tidak di bawa orang orang yang tidak dia kenal saat melihat rekaman cctv...


mereka memilih untuk di hukum mati dan tetap bungkap.,agam mengenali wanita yang menculik Azahra, wanita itu mantan kekasih agam dan rekan bisnis dari agam juga..


wanita itu tidak terima melihat agam bahagia, rasa sakit hati nya makin menjadi jadi saat wanita itu tidak berhasil menjerat adam kembali ke dalam dekapan nya...


wanita itu ingin agam kembali lagi bersama nya,padahal agam sudah menolak secara halus,secara kasar juga agam lakukan,agam hanya menganggap diri nya hanya sebatas teman dan rekan bisnis tidak lebih..


hati agam sudah sepenuh nya milik almira buka wanita lain atau mantan nya,padahal wanita itu yang menghianati agam dan menikah lebih dulu dari agam...


tapi pernikahan wanita itu tidak bertahan lama, karna sifat wanita itu terlalu arongan, suka mempermain kan laki laki kaya..


siksaan dan siksaan pun sudah di laku kan dengan semua ancaman dari agam tapi wanita itu tetap dengan pendirian nya tidak mau mengungkap kan di mana putri nya berada


di mana sampai wanita itu meninggal juga karna setiap hari mendapat kan siksaan dari agam dan pengawal nya tetap tidak dia dapat kan keberadaan azahra sampai 19 tahun lama nya...


pencarian juga tidak pernah mereka hentikan sampai saat ini, agam berharap putri nya akan di temukan meskipun penantian itu sangat panjang untuk menemukan putri mereka,


mereka tidak pernah putus asa sama sekali,di mana agam mendapat kan kabar dari istri nya saat diri nya di kantor dan melihat photo dari sanum...


hati agam mengatakan itu ara mereka,itu pasti putri bungsu mereka,batin agam penuh keyakinan,apa lagi saat mendengar sanum berasal dari panti asuhan, di mana sanum juga menceritakan diri nya di tinggal kan oleh orang orang yang tidak dia kenali sama sekali saat di panti.


meskipun sanum tidak mengingat nya sama sekali tapi ibu panti asuhan masih inggat dan menceritakan ke sanum saat usia nya menginjak remaja...


sanum dan jenab mendengar kan dengan diam cerita dari agam,sedikit pun mereka tidak menyangkal atau menyela,tapi yang membuat sanum binggung kenapa agam menanyai diri nya..


"tau dari mana bahwa nama Azahra di berikan oleh orang tua mu nak" ucap agam masih menatap samum


"dari kalung berlian yang aku pakai saat masih kecil tuan, di sana ada ukiran nama Azahra yang tertulis"jawab sanum

__ADS_1


"mommy jakin kamu putri kami nak,kamu ara kami, hik hik" isak almira langsung memeluk sanum


"maaf nyonya,dari mana nyonya bisa menyebut saya putri nyonya,meskipun nama saya sama seperti nama putri nyonya dan wajah saya mirip dengan nona Berliana,apakah nyonya dan tuan yakin saya putri kalian,mungkin ini hanya kebetulan tuan nyonya"


jawab sanum,sanum bukan tidak senang mendengar nya,tapi sanum tidak mau kecewa apa bila diri nya bukan putri dari agam dan almira, sanum harus memastikan dulu


"hati mommy mengatakan kalau kamu putri mommy,hati seorang ibu itu tidak bisa di pungkiri nak,"isak almira masih memeluk sanum


almira sangat yakin bahwa sanum putri nya begitu pun dengan agam


"Zahra,boleh kah kami melihat kalung mu,mommy pasti kenal kalung itu,kalung berlian yang kamu sebut kan tadi" ucap berliana


"iya nak, kami juga pernah memberikan 2 kalung berlian, satu untuk Azahra satu untuk berliana., ukiran nya juga hampir sama,meskipun kalung itu sudah lama tapi berliana menyambung nya masih memakai kalung itu," jelas almira yang di angguki agam


"kalung nya seperti ini" berliana mengeluar kan kalung yang tersimpan di baju nya...


sanum yang melihat nya menitikan air mata,menutup mulut nya mengeleng tidak percaya..


ukiran bentuk nya sama seperti kalung milik nya, meskipun hanya berbeda dari nama tapi ukiran nya hampir sama di mana sekeliling huruf di hiasi manik manik berlian


"Ambil lah kalung itu nak," senyum jenab menghapus air mata sanum,sanum mengangguk berjalan masuk ke kamar


sanum mengambil 1 photo masa kecil nya saat di panti dan baju saat terahir dia pakai saat dia di culik dan kalung berlian...


"ya allah semoga mereka benar benar keluarga qu ya allah,hamba mu mohon ya allah" isak sanum berjalan lagi keluar


agam memeluk almira dan berliana menunggu sanum keluar,hati mereka dak dik duk tidak karuan, mereka berharap tebakan mereka benar dan tidak salah...


sama seperti jenab,jenab juga berharaf yang sama, jenab berharaf sanum menemukan kebahagiaan nya yang sesungguh nya,


apa bila benar agam dan almira benar benar orang tua sanum,maka menyesal lah seumur hidup nya bagas dan rahma sudah membuang berlian yang sesunguh nya...


"ini kalung saat saya pakai di mana penculikan itu terjadi,ini juga baju yang aku pakai,ini photo semasa saya ada di panti asuhan,saat saya di sana sudah 1 bulan" sanum memberikan itu semua ke almira berliana dan agam


"Deddddy" tangis pecah almira melihat itu semua,


tangan nya bergetar...


"iya mom, ini kalung yang deddy pesan kan husus untuk berliana dan Azahra, nak ini deddy nak" agam langsung memeluk sanum,tangis nya langsung pecah,begitu pun almira dan berlian memeluk sanum mereka menagis semua


"benar tebakan mommy, kamu putri kami nak, ini mommy sayang, mommy juga masih menyimpan photo masa kecil kamu dan berliana" tangis almira bergetar


"dek ini kak ana dek, ini kakak kamu sayang" berliana juga ikut terisak.,mereka tidak menyangka akan menemukan putri mereka


padahal selama sebulan lebih ini almira dan keluarga nya sering memesan makanan di kedai Azahra, padahal putri mereka sudah dekat dengan mereka


"di pundak mu ada tanda lahir nak,seperti tato berbentuk bulan sabit,deddy yakin tanda itu pasti kamu miliki.," ucap agam


sedangkan sanum hanya mengangguk,sanum tidak bisa bicara lagi,tangis nya pecah tersedan sedan, begitu bahagia nya,berasa seperti mimpi bahwa pengusaha kaya itu adalah orang tua kandung nya


sama hal nya seperti jenab,dia juga ikut menangis bahagia,


"ya allah terimakasih,engakau telah mempertemukan azahra dengan keluarga kandung nya,terimakasih ya allah, sekarang kamu sudah menemukan ke bahagiaan yang sesunguh nya nak, kepedihan yang kamu derita selama ini sudah terbalas dengan ke bahagian" isak jenab berucap dalam hati melihat ke empat orang di hadapan nya berpelukan penuh haru dan tangis bahagia...


bersambung....


jangan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰☺️

__ADS_1


__ADS_2