SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
dendam sena


__ADS_3

"kurang ajar lihat saja akan aku habisi kau wanita ular berani menyentuh istriku" murka alex setelah tau siapa dalang penculikan sanum


william memberitahu alex mengenal ke dua wanita yang menculik sanum tidak lain pengawal dari sena..


"aku tidak mau tau kalian harus secepat nya menemukan ke beradaan istri ku kalau kalian masih ingin hidup" alex menatap tajam william


"baik tuan kami akan berusaha dan secepat nya menemukan nona azahra meskipun nyawa kami yang jadi taruhan nya" jawab william dengan tegas tidak takut dengan ancaman alex.


"bagus tunggu apa lagi cepat cari keberadaan istriku" perintah alex ke william dengan dingin nya


william mengangguk undur diri dari ruangan alex dan akan menyusun strategi mencari keberadaan sanum yang belum di ketahui keberadaan nya..


sena menaruh dendam dengan sanum yang berani menampar dan mempermalukan diri nya saat sanum masih hamil kembar beberapa bulan yang lalu di kantor alex..


sena menepati janji nya akan membalas perbuatan dari sanum...


sena terus mengincar sanum dalam diam selalu mengikuti gerak gerik sanum mencari waktu yang tepat untuk menjalan kan aksi nya...


seluruh keluarga adrian begitu pun dengan alex dan sanum tidak menaruh curiga lagi dengan sena melihat sena tidak lagi gencar mengejar alex..


mereka berfikir aman melihat sena tidak ada pergerakan dan menyerah tidak akan berbuat nekat mendekati alex lagi..


alex meredakan emosi nya kembali berjalan keluar dari ruangan kerja nya yang ada di mansion setelah william berpamitan dan mencari titik terang penyekapan sanum berada...


"gimana dengan Quen dan Leon apakah rewel mih" tanya alex masuk ke kamar orang tua nya melihat kembar


"Alhamdulilah nak Quen dan leon tidak rewel, kedua nya anak pintar" jawab mika menitikan air mata menghawatir kan sanum


"gimana apakah sudah ada kabar dari william di mana ara dan siapa dalang penculikan ini"


"belum mih,sena di balik ini semua mih yang menculik ara" lirih alex mengusap kepala kembar yang kembali tertidur dengan nyaman nya


"astagfirullah hal adzim kurang ajar,berani berani nya wanita ular itu menyentuh menantu keluarga darmawan"


"pasti ini semua ada sangkut paut nya dengan marko ,cepat ambil tindakan son tahan seluruh keluarga nya termasuk marko"


"mamih takut mereka akan berbuat nekat dengan ara apa lagi sena,kita tau seperti apa sena" geram mika mengepal kan tangan nya


"pengawal papih telah menahan keluarga nya mih termasuk marko deddy nya sena dan ibu tiri nya juga di markas" jawab alex sama hal nya sangat murka


***********************************************


di sisi lain sena tertawa puas mendengar pengawal nya berhasil menangkap sanum dengan mudah setelah menunggu beberapa bulan lama nya..


"kau harus mati di tangan qu zahra, aku tidak bisa mendapatkan alex kau juga sama harus sepertiku"

__ADS_1


"aku harus membunuhmu dengan cara itu kita sama sama tidak akan bisa mendapatkan alex ha ha ha haa" tawa sena makin kencang menatap sanum masih terkulai belum sadar kan diri yang di ikat .


"cepat siram wanita itu" perintah sena menatap tajam ke rena


"baik nona dengan senang hati" senyum licik rena mengambil air dari pengawal sena


byuuur satu ember di siramkan ke sanum yang tertidur lemas yang di ikat..


sanum terbatuk batuk berlahan lahan membukak matanya mendapat kan siraman air dari rena yang masuk ke telinga hidung dan mulut nya


"duduk" bentak rena dengan kasar menarik sanum duduk yang belum sepenuh nya sadar


plak plak sena menampar sanum berulang ulang dengan kasar penuh dengan amarah menyadar kan sanum sepenuh nya..


"bagun" teriak sena


"sen sena" sanum membelalakan mata nya terkejut ingin melepas kan ikatan tali di tangan nya tapi sulit


"kenapa kau terkejut ,plak plak ha ha aaaa" tawa sena mengelegar kembali menampar sanum dengan sadis dan kencang


membuat sanum merintih kesakitan di tampar dengan kencang tidak berperasaan,darah keluar dari bibir sanum akibat tamparan kencang berulang ulang dari sena


"lepas kan aku iblis, dasar pengecut berani nya main belakang dan menikam" herdik sanum berkata dengan dingin tidak menghiraukan rasa sakit di bibir nya


"kurang ajar j***ng,jagan berharap aku akan melepaskanmu sebelum kau mati bruk" sena menendang dada sanum dengan kencang sandal high heels sena mengenai dada sanum



"ya allah lindungi hamba dari iblis ini ya allah" mohon sanum dalam hati


"Ha a haaaa" tawa sena makin mengelegar melihat sanum kesakitan


"Ambil kan belati itu" teriak sena ke reni


"mohon ampun lah denganku jal**g,aku akan memberi keringanan untukmu kalau kau memohon ampun dariku sebelum aku membunuhmu" senyum picik sena mengarahkan belati nya ke wajah sanum yang telah memerah akibat tamparan dari sena


"kau bukan allah yang patut untuk ku memohon, abang alex pasti akan datang menemukan aku dan menghabisimu,di sini kau yang j****g dan iblis" jawab sanum tersedat sedat tidak gentar dengan sena


"bermimpi lah alex tidak akan menemukanmu,alex akan menemukan mu setelah kau mati di tanganku cuih ha ha aaaa" tawa sena meludahi wajah sanum yang terkulai lemas


"baik lah aku tidak akan mengulur waktu qu lagi untuk membunuhmu sekarang,memohon lah dengan tuhanmu itu sebelum kau mati"


sereeet sereeettt sena mengores belati nya ke wajah sanum dan ke lengan sanum dengan kejam nya tidak mengindah kan teriakan sanum yang kesakitan...


"Abaaaaangggg mommmmyyy sakiiiittt, ya allah tolong hamba hambamu memohon" teriak sanum tersedan sedan darah mulai membasahi seluruh wajah nya

__ADS_1


"ha ha haaaaaaaa " tawa reni dan sena makin kencang mendengar rintihan dari sanum...


"nona nona"teriak sinta berlari menghampiri sena


"ada apa sinta,menganggu kesenangan orang saja" geram sena mengacungkan belati nya ke sinta


"maaf nona,tuan marko dan ibu tiri nona di culik" jawab sinta gugup melihat belati yang begitu mengkilat mengarah ke arah nya


"kurang ajar siapa yang berani menculik deddy qu, ikut dengan qu"


"urusan kita belum selesai " bentak sena murka melemparkan belati ke arah sanum dengan sadis


sanum yang sudah lemah hanya merintih kesakitan tidak menangapi ucapan sena..


Aaawwww teriak sanum kesakitan belati yang di lempar sane mengenai tangan nya..


reni menutup ruangan penyekapan sanum dengan kasar mengunci nya dari luar


"aku harus kuat,Quen dan leon butuh aku,ya allah bantu hamba mu ini ya allah" lirih sanum berusaha bagun menahan nyeri di wajah dada dan tangan nya


sanum melihat belati yang tadi mengenai tangan nya,sanum mengapai belati itu bersusah payah


"aku harus bisa ke luar dari sini,bantu hamba mu ini ya allah hamba mu mohon" isak sanum kembali merintih saat belati itu kembali mengenai telapak tangan nya


"Alhamdulilah aku harus bisa,semangat demi kembar aku bisa" lirih sanum menyemangati diri nya sendiri


darah bercucuran di telapak tangan nya tidak sanum hiraukan terus mencoba membuka tali pengikat di tangan nya...


"alhamdulilah terimakasih ya allah" isak sanum kembali berucap syukur setelah pengikat di tangan nya lepas


sanum berjalan tertatih tatih menuju pintu keluar,sanum mengunci pintu itu dari dalam untuk berjaga jaga takut nya sena tiba tiba masuk


dengan bersusah payah sanum kembali berjalan menuju jendela kaca...


"ya allah sangat tinggi" lirih sanum melihat ke bawah yang di kelilingi hutan


sanum melihat tali yang ada di gudang penyekapan yang cukup panjang ,mengikat nya di jendela


"Bismillahirrahmannirrahiim jagan lemah ada allah bersamaku" lirih sanum penuh semangat mulai turun dengan bantuan tali yang dia ikat kan ke jendela


air mata sanum terus mengalir berderaian menahan sakita akibat besetan di telapak tangan nya,,,


tapi itu semua tidak membuat sanum menyerah demi si kembar,yang ada di fikiran sanum hanya kembar dan kembar....


bersambung....

__ADS_1


jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya🙏🙏🥰😘☺️🌹


__ADS_2