
"tidak,tidak mungkin" rahma membekap mulut nya mengelengkan kepala,air mata rahma menetes dengan sendiri nya...
bik holis melihat rahma jadi binggung,tiba tiba menggelengkan kepala dan menitikan air mata dengan tiba tiba...
"ada apa bu,ibu kenapa" tanya bik holis langsung menghentikan acara mengiris bawang nya...
kedua nya masih asyik melihat siaran langsung acara di televisi tentang pernikahan alex dan sanum,tiba tiba rahma begitu sangat syok
"sanum bik,sanum"tunjuk rahma ke arah tv
"mana bu,yang mana" jawab bik holis penasaran yang nama nya sanum
"itu bik yang pengantin wanita nya, itu sanum bik" isak rahma saat melihat detik detik sanum turun dari lantai atas bersama alex dan keluarga nya..
"mungkin hanya mirip bu,nama juga bukan sanum Azahra, tapi Azahra Athalea wirawan. mungkin hanya kebetulan wajah nak sanum mirip dengan zahra, lihat wajah berliana dan azahra juga sangat mirip"
"ibu tau tidak kata pepetah mengatakan di dunia ini wajah kita juga pasti ada kembaran nya yang sama mirip nya dengan kita,bisa jadi wajah azahra salah satu nya mirip dengan sanum" jelas bik holis menenang kan rahma....
"semoga saja yang bibik katakan benar bik, tapi aku masih sedikit ragu bik, wajah nya benar benar seperti sanum, senyum nya.tatapan matanya yang lembut juga sangat mirip.,"
"memang sih azahra putri dari keluarga sultan kalau sanum hanya dari panti, kalau azahra body badan nya bagus,bersih dan bersinar"
"kalau sanum badan nya kurus,kecil meskipun tubuh nya tinggi semampai tidak sebening azahra, tapi kenapa wajah nya begitu sangat mirip" ucap rahma masih melihat tv membanding kan antara sanum dan azahra
"minum dulu bu,ya nama nya juga putri dari keluarga sultan bu pasti perawatan nya juga bukan yang murahan.," bik holis memberikan minum ke rahma.
"terimakasih bik," senyum rahma menerima gelas air minum dari bik holis.
bik holis kembali melanjut kan mengiris bawang merah nya yang lumayan banyak untuk di buat bawang goreng nanti nya..
"kenapa hati qu tidak tenang seperti ini, ada apa ya allah.," batin rahma berucap masih memegang gelas nya. sekali sekali rahma meminum nya sedikit demi sedikit...
"semoga tidak terjadi sesuatu, baik itu dengan bagas atau sanum., sedari tadi fikiran qu selalu tertuju dengan sanum kamu di mana nak,semoga kamu baik baik saja ya nak di mana pun kamu berada.," ucap pelan rahma menghela nafas
prak,gelas yang rahma pegang tiba tiba terlepas. lagi lagi rahma mengelengkan kepala nya,melihat ibu panti yang ikut serta mengiringi kedua mempelai yang berada di belakang dengan senyum yang begitu merekah..
"Astagfirulah ibu, ada apa bu, ibu tidak apa apa kan" panik bik holis melihat tubuh rahma yang tegang
__ADS_1
"itu ibu panti aku tidak akan salah kali ini bik, itu benar ibu panti jangan jagan" rahma menatap bik holis dengan tubuh bergetar nya
"jagan jagan apa bu" membuat bik holis makin binggung dengan perubahan dari rahma sedari tadi
"jangan jangan itu benar sanum bik, kalau bukan sanum terus ngapain dari pihak panti ikut hadir di acara itu" panik rahma
"kali saja tuan adrian atau tuan agam masih saudara dari ibu panti atau salah satu dari ke dua pengusaha itu salah satu nya donatur yang menyumbang di panti" lagi lagi bik holis harus menenangkan rahma yang terduduk lemas
"bibik matikan saja tv nya ya bu," bik holis tidak ingin melihat rahma kembali syok
"jangan bik aku masih penasaran bik, kenapa seperti ada yang janggal di acara pesta itu, di mana sebagian tidak asing bagiku bik.,"
"pertama Azahra yang sama mirip nya dengan sanum, terus anggota dari panti" rahma melarang bik holis mematikan tv itu
bik holis dengan sabar membersih kan gelas yang pecah di ruang tamu,kembali mengambil kan air minum buat rahma...
bik holis menghentikan aktifitas mengiris bawang nya,menemani rahma duduk melihat lanjutan acara resepsi pernikahan sanum dan alex..
di mana detik detik pembawa acara memberi sambutan ke semua para tamu undangan dan memberi selamat ke kedua mempelai..
"iya bu" jawab bik holis
"ya allah semoga perasaan aku ini salah, hambamu mohon ya allah.,aku tidak akan sanggup apa bila itu benar banar terjadi" lirih rahma membasuh wajah nya yang kembali menitikan air mata
setelah di rasa cukup rahma kembali ke depan masih penasaran dengan acara di tv
"ya allaaaaahhh nggk mungkiiiiinnnn,benar tebakan ku azahra adalah sanum.," teriak rahma bergetar berpegangan di dinding
kepala rahma mengeleng saat pembawa acara di televisi menyebut Azahra Athalea wirawan putri yang hilang dari keluarga wirawan dan putri asuh dari ibu halimah pemilik panti asuhan Anugrah
di mana rahma kenal nama Halimah dan panti asuhan Anugrah tempat masa kecil sanum tinggal
"bu tenang bu, duduk dulu bu" ajak bik holis ke rahma. air mata rahma mengalir deras membekap mulut nya
"ba ba baaaggaaasssss" teriak rahma kencang melihat bagas kejar kejaran dengan pengawal berliana, di mana bagas meneriaki nama sanum
tidak luput dari sorotan media yang hadir di acara pernikahan sanum dan alex,membuat yang hadir penasaran dengan kericuhan yang di buat bagas..
__ADS_1
bruk tubuh rahma tiba tiba ambruk ke lantai, membuat bik holis panik meneriaki rahma
"bu rahma,buuuuu bangun bu" panik bik holis membangun kan rahma yang tiba tiba pingsan
"ya allah,gimana ini aku juga tidak mungkin mengangkat bu rahma sendiri,mana kuat aku" binggung bik holis
"kalau aku panggil tetangga pasti banyak pertanyaan dari tetangga nanti nya" bik holis masih mencoba membangun kan rahma dengan sabar
binggung harus berbuat apa,ahir nya bik holis mengambil tikar di rumah nya dan menarik tangan rahma ke tikar yang bik holis gelar kan
nafas bik holis ter sendat sendat menarik rahma yang sedikit kesulitan,di rasa rahma telah tiduran di tikat itu, bik holis mengambil bantal untuk rahma
"kasihan sekali dengan nak bagas dan bu rahma pasti ke dua nya sangat syok bahwa sanum yang mereka cari adalah azahra putri dari tuan Agam pengusaha dari kalangan pembisnis kelas atas" guman bik holis berkata lirih
bik holis dari tadi menghubungi bagas tapi tidak di angkat angkat membuat bik holis makin panik, melihat rahma pingsan di tambah bagas juga sulit di hubungi
"semoga nak bagas tidak berbuat macam macam ya allah, entah apa yang terjadi apa bila nak bagas sampai nekat"
"aku juga sama terkejut nya bahwa yang nama nya sanum itu Azahra,memang ke cantikan nya tidak di ragukan lagi,senyum yang lembut dan meneduh kan" bik holis masih menatap tv,tapi tangan nya terus menyium kan minyak angin ke rahma
"semoga bu rahma dan nak bagas bisa menerima kenyataan itu, kedua nya juga terlihat sangat cocok dan serasi. yang satu tampan dan cantik sama sama dari keluarga sultan" senyum bik holis memuji kecantikan sanum dan tampan nya alex
"ibu harus kuat dan sabar menerima ini semua ya, ibu harus ikhlas melepas sanum begitupun dengan nak bagas.,"
"sanum juga telah menerima kebahagian yang sesunguh nya bu, tidak akan mudah mendekati nya lagi apa lagi sanum dan alex bukan keluarga dari kalangan orang biasa" lirih bik holis ikut menitikan air mata nya
bik holis juga ikut merasakan sedih dan prihatin melihat rahma yang begitu sangat syok seperti tidak bisa menerima kenyataan...
bersambung
jangan lupa like kome vote rating 5 nya juga ya sayang🙏🥰😘
mohon dukungan nya juga ikuti novel novel aku yang lain nya...
~Terjerat cinta sang duda presdir( tamat)
~Pak kyai restui fatimah
__ADS_1