
"tiga bulan telah berlalu ke beradaan mas belum di temukan"
"kita semua menantimu mas. dimana mas bagas sekarang"
"lihat ibu sekarang terbaring lemah sakit sakitan semenjak mas tidak ada"
"Airin berharap dimana pun mas berada selalu dalam lindungan Allah yang maha kuasa"
"doa airin selalu menyertai mas bagas.filing airin sangat yakin kalau mas masih hidup batin airin selalu mengatakan mas masih hidup"
"cepat pulang untuk kita semua yang menunggu mas di sini" lirih airin duduk termenung di kamar rahma menggenggam tangan rahma dengan penuh kelembutan,,
rahma manjadi sakit sakitan terbaring lemah semenjak mendapatkan kabar duka akibat kecelakaan yang dialami bagas...
tatapan rahma selalu kosong,hanya diam tidak pernah mengucapkan satu katapun yang keluar dari bibirnya...
hanya ada linangan air mata yang sering mengalir di wajah tirus rahma.kondisi rahma sunguh memperihatinkan..
mandi makan dan yang lain nya kalau bukan serly,bik holis dan airin yang memperhatikan semuanya entah apa jadinya dengan kondisi rahma...
sekalinya rahma bersuara dan bicara akan histeris memanggil nama bagas terus menerus,,,
mereka semua berharap bagas masih hidup meskipun itu sangat kecil kemungkinan...
"kalau memang mas masih hidup maka cepat lah kembali untuk kita mas,"
"tapi kalau memang mas telah pergi untuk selama lama nya maka tunjuk kan lah di mana keberadaan jasad mas berada saat ini supaya kita bisa ikhlas menjalani ini semua"isak pelan airin sangat pilu
"cepat sembuh ya bu,airin akan selalu berada di sisi ibu dan tidak akan meningal kan ibu"
"Airin sayang dengan ibu.kasih sayang airin sama besarnya seperti kasih sayang airin dengan ibu kandung airin sendiri"
"ibu harus sadar jagan seperti ini,di sini juga ada serly putri kandung ibu yang sama sedih nya melihat ibu yang menjadi seperti ini"
"serly juga butuh kasih sayang seorang ibu meskipun serly bukan anak anak lagi"
"tapi tetap saja serly masih membutuhkan itu semua dari ibu,apa lagi sosok serly yang sangat manja lembut sepertinya"
"serly juga butuh tempat curahan hati dan bersandar ke orang tuanya terutama ke ibu di usia serly yang mulai meranjak dewasa bu"
"kita tidak sanggup melihat ibu seperti ini terus menjadi hilang arah,kita juga sama sedih nya bu atas menghilang nya mas bagas"
__ADS_1
"kita terluka dan sedih melihat kondisi ibu"lirih airin terisak
"mbak Airin"panggil serly berlinang air mata melihat tangis airin dari pintu kamar rahma
"terimakasih ya mba yang selalu setia merawat ibu dengan kondisi ibu saat ini"
"entah apa jadinya kalau mbak airin tidak ada di sini dan selalu menemani kita setiap waktu" tangis serly dalam pelukan airin
"ibu rahma juga sama seperti ibu kandung bagi mbak sendiri dek"
"mana mungkin mbak bisa meninggal kan ibu dengan kondisi yang tidak baik seperti ini"jawab airin.kedua nya saling berpelukan menangis pilu melihat kondisi rahma
"di depan ada tamu mbak katanya mau berobat.sedang menunggu mbak di depan" ucap serly ke airin
"ya sudah mbak ke depan dulu ya dek" pamit arin menatap rahma kembali yang masih tertidur efek obat yang airin berikan untuk menenang kan rahma
"iya mbak" senyum lembut serly duduk di pinggir tempat tidur rahma
"ibu cepat sembuh ya.serly rindu ibu memanggil nama serly dengan panggilan cah ayu"
"serly tau hati ibu yang mana yang tidak hancur dan terpuruk menerima musibah yanh menimpa anak kandungnya"
"serly juga sama bu terpukul dan kehilangan tapi serly harus kuat demi ibu"
"apa lagi dengan kondisi mbak arin bu,sekarang tubuh mbak airin sangat kurus sama seperti ibu"
"tapi mbak airin tetap tegar meskipun mbak airin sama terpuruknya"
"kita semua harus kuat demi ibu,kalau kita sama terpuruknya gimana dengan ibu"
"bik holis.keluarga mbak airin dan keluarga mbak sanum sayang dengan kita semua bu,termasuk ke ibu sendiri mereka semua berharap ibu cepat sembuh apa lagi dengan ayah bu"
"ayah juga sangat kuatir dengan kondisi ibu,ibu tau tidak bu kalau ayah sebenar nya telah menyimpan perasaan nya kembali dengan ibu"
"serly bisa melihat kesedihan dari tatapan mata ayah saat melihat kondisi ibu yang sangat terlihat jelas sekali bu,"
"di dalam tatapan mata ayah juga tersimpan rasa cinta seperti dulu lagi untuk ibu"
"serly juga tau kalau ibu sebenarnya menyimpan rasa cinta yang sama kan bu dengan ayah,"
"serly juga bisa melihat tatapan cinta ibu dari jauh untuk ayah saat bertemu dengan ayah kembali waktu itu di kampung beberapa bulan yang lalu"
__ADS_1
"tapi ibu hanya memendam nya sendiri tidak ingin berbagi dengan kita,padahal serly dan mas bagas tau itu saat di ruangan mbak sanum"
"mas bagas pasti sedih melihat kondisi ibu seperti ini bu" lirih serly ikut membaringkan tubuh nya di samping rahma
dengan sayang serly memeluk rahma dari samping dengan linangan air matanya yang tidak ada hentinya terus mengalir...
serly terus mengungkap kan isi hatinya bercerita dengan rahma apa pun itu yang terlintas di fikirannya,meskipu tidak ada respon sedikitpun dari rahma...
akibat kecelakan yang menimpa bagas membuat serly harus meninggalkan kampung halaman nya, apa lagi melihat kondisi rahma tidak baik baik saja...
membuat serly sangat berat meninggal kan rahma di tambah wanto juga meminta serly tetap berada di samping rahma meskipun ada bik holis atau airin...
untuk Airin sendiri wanto meminta arin untuk menempati rumah baru milik bagas.
dengan paksaan wanto dan memohon ijin ke orang tua airin ahir nya airin menerima permintaan dari calon bapak mertua nya itu...
bagi wanto rumah itu telah menjadi milik airin sepenuh nya meskipun bagas tidak ada..
pada awal nya memang rumah itu di bangun untuk bagas dan airin setelah menikah,,
berhubung bagas tidak ada jadi wanto memohon dengan airin menempati rumah itu sekaligus pindah tempat praktek nya tidak di rumah orang tua airin lagi.,,
tempat bekerja airin juga telah lama bagas siap kan terlebih dahulu sebelum membangun rumahnya supaya airin merasa nyaman saat bekerja memeriksa setiap pasien nya...
bagas juga menyediakan kelinik husus penginapan untuk pasien yang habis lahiran....
semua isi alat alat tempat tidur di dalam klinik juga telah lengkap wanto sedia kan untuk airin...
bukan tanpa alasan airin menerima tawaran dari wanto,airin mau menerima tawaran wanto juga karna melihat kondisi rahma yang depresi berat,,,
dengan cara begitu airin bisa dengan mudah merawat rahma tidak harus pulang pergi ke rumah orang tua nya dan ke rumah rahma kembali,,,
tapi tetap saja orang tua airin setiap harinya selalu datang menjenguk rahma atau sekedar mangantarkan makanan,,,
sedangkan wanto dirinya sering bolak balik antara kampung halaman nya dan kampung tempat tinggal rahma...
setiap sabtu minggu wanto pulang melihat kondisi rahma atau menunggu kabar tentang bagas....
Bersambung.....
jangan lupa ya kasih vote hadiah rating 5 like dan komentar nya juga🙏🙏🙏🥰🥰🥰😘😘🌹🌹🌹
__ADS_1