SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Sholawat untuk Quen


__ADS_3

"oek oek oek"


"ya allah Quen ada apa denganmu nak, badan kamu tidak panas Mimih periksa juga tidak ada sakit yang lain"kuatir dokter hani


"cup cup sayang eyang, ada apa cu tumben tumbenan Quen rewel apa yang di rasa sayang" kuatir jenab melihat Aleysia tidak henti henti nya menagis


1 jam lama nya Aleysia terus menangis membuat seisi mansion cemas,alex menghubungi dokter hani untuk datang memeriksa Aleysia


takut Aleysia sakit atau keseleo tapi badan nya tidak panas,dokter hani berkali kali memeriksa Aleysia tapi tidak dia temukan penyebab bayi kembar itu rewel


oek oek oek.suara tangis aleysia makin kencang,untung nya azlan tidak ikut rewel yang berada di gendongan berliana


"jagan nangis lagi nak,dedek Quen pasti lelah sayang terus menerus nangis,Quen rindu mommy ya"


"Quen jagan nangis lagi ya nak,mommy pasti cepat pulang gendong Quen" lirih alex mengecupi wajah aleysia


perasaan alex begitu kalut tiba tiba aleysia rewel tidak henti henti menangis di tambah sanum juga belum di temukan


"mih gendong leon dulu"berliana menyerahkan azlan ke mika,mika yang terisak bersama almira mengendong azlan kedua ibu itu tidak tega melihat cucunya terus menerus menangis


adrian dan agam juga sama di buat kalut dan sedih melihat cucu nya tidak henti henti menangis..


"sini dengan mimih nak"berliana mengambil aleysia dari alex


"cup sayang jagan nangis mommy pasti pulang, mimih tau Quen rindu mommy kan" isak berliana memeluk aleysia tapi aleysia masih tersedan sedan


berliana membacakan sholawat untuk menenangkan aleysia yang sering sanum bacakan saat hamil kembar...


اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نِالَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ فيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ


(Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaaman. Taaman ‘ala sayyidina Muhammadinilladzi tanhalu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdhoo bihil hawaaiju wa tunaalu bihir roghooibu. Wa husnul khowatiimi wa yustasqol ghomaamu biwajhihil kariimi wa ‘ala aalihi washohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’lu mi laka)


“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Yang dengan sebab Nabi SAW semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih. Dan berkat dirinya yang mulia, hujanpun turun. Dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan embusan napas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau."


tangis Aleysia berlahan lahan mereda mendengar berliana bersholawat...


"ya allah sholawat ini kan yang sering ara bacakan setiap mau tidur mak"lirih alex berkata dengan jenab


"berarti Quen benar benar merindukan ara nak,lihat tangis nya mulai mereda,kita ikuti sholawat yang di bacakan nak ana" ajak jenab ke alex


اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ


"Allahumma shollì sholaatan kaamìlatan Wa sallìm salaaman taaman ‘ala sayyìdìnaa Muhammadìn Alladzì tanhallu bìhìl ‘uqadu, wa tanfarìju bìhìl kurabu. Wa tuqdhaa bìhìl hawaa’ìju Wa tunaalu bìhìr raghaa’ìbu wa husnul khawaatìmì wa yustasqal ghomaamu bì wajhìhìl karììmì, wa ‘alaa aalìhì, wa shahbìhì ‘adada kullì ma’luumìn laka."


اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

__ADS_1


"Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil Fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa, wan nashiril haqqa bil haqqi, wal hadi ila shiratin mustaqim (ada pula yang baca shiratikal mustaqim). Shallallahu ‘alayhi, wa ‘ala alihi, wa ashhabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘adzhim."


Adrian dan agam beserta istrinya mengikuti juga berliana beserta hani juga saat melihat tangis aleysia mereda


"Alhamdulillah ya allah,sedari masih di dalam kandungan mommymu kalian berdua selalu mendengarkan sholawat dari mommy ya nak"


"mimih tau Quen rindu mommy kan kenapa Quen langsung diam saat mendengar sholawat yang sering mommymu bacakan"


"maaf kan mimih nak baru ingat kalau sholawat itu mengantar tidur kalian berdua setiap malam dan selama masih dalam kandungan"


isak berliana mengeratkan pelukan nya ke aleysia supaya nyaman


"maaf kan deddy juga nak,fikiran deddy sedang kalut sampai deddy lupa kalau sholat itu sering di bacakan mommy mu saat kalian sedang tidur dan masih di dalam kandungan"


ucap sedih alex yang sama hal nya merindukan sanum...


"Alhamdulilah ahir nya cucu oma tidur juga" almira dan mika bernafas lega begitupun dengan adrian dan agam


"kalau semudah ini menenangkan Quen sedari tadi Quen pasti sudah tidur" bisik dokter hani menatap wajah cantik Aleysia


"kita tidak ke fikiran sampai ke sana nak sangking panik nya" timpal jenab ikut berbisik


"ngapain ini bagas malam malam nlp" batin alex melihat iphone nya bergetar memang sengaja alex matikan nada nya saat melihat Aleysia rewel tadi...


"siapa son"tanya mika penasaran melihat getaran iphone alex


"untuk apa bajingan itu menghubungimu" kesal agam saat mendengar nama bagas,rasa kesal nya masih tersimpan sampai saat ini dengan kelakuan bagas ke sanum


"angkat saja son kali saja penting" ucap almira melihat iphone alex kembali bergetar yang sengaja alex biar kan di meja


"iya mom" jawab alex kesal melihat bagas terus menghubungi nya,apa lagi saat ini fikiran alex sedang tidak baik


"Assalamuallaikum abang"lirih sanum saat melihat wajah suami nya yang muram belum sadar kalau yang ada di layar iphone nya adalah istri nya


alex yang tadi nya siap siap ingin marah dengan bagas tiba tiba menatap iphone nya terkejut melihat wajah sanum yang terbaring lemah


seluruh keluarga adrian dan agam langsung berdiri menghampiri alex...


"Sayang ya allah abang tidak mimpikan,Alhamdulilah ya allah ada di mana sekarang sayang " isak alex langsung menanyakan keberadaan sanum


"jawab dulu salam ara abang,assalamuallaikum abang" sanum kembali mengucapkan salam untuk ke dua kali nya tersenyum menatap alex


"Astaghfirullah maaf sayang abang lupa,Waallaikumsalam bidadari abang"


"ara di mana sekarang sayang,kenapa bisa ada bagas katakan dengan abang biar abang bisa menjemput ara" panik alex menghawatirkan sanum

__ADS_1


"biar ayah yang bicara dengan suamimu nak" timpal wanto melihat sanum kembali sesak karna menahan tangis nya


"iya ayah,abang ayah akan memberitahu alamat tempat ara sekarang ya" sanum menyerahkan ponsel bagas ke wanto


"Assalamuallaikum tuan alex,maaf nak sanum belum boleh dulu banyak bicara atau gerak apa lagi sampai menangis" ucap wanto memberi pengertian ke alex,memang pada dasar nya kalau sanum sampai menagis atau tersedan sedan akan kembali sesak


"Wa'allaikumsalam yah,jagan panggil alex dengan sebutan tuan panggil nama saja,maaf yah di mana posisi istri alex sekarang" tanya alex langsung ke intinya membuat alex makin cemas dan kuatir


Wanto yang mendengar alex memanggil dirinya ayah tersenyum haru apa lagi mendengar suara alex yang begitu lembut dan sopan


wanto juga menceritakan ke alex gimana sanum bisa sampai di temukan dan bersama dengan nya saat ini..


tidak lupa wanto juga memberikan alamat rumah sakit tempat sanum di rawat...


"Alhamdulilah ya allah,terimakasih ya yah,kami akan berangkat malam ini ke sana"


"titip istri alex ya yah maaf jadi merepotkan" ucap alex saat mendengar penjelasan wanto


seluruh keluarga itu bernafas lega saat mendengar sanum selamat,meskipun mereka semua bernafas lega tapi tetap saja masih kuatir dengan kondisi sanum...


"tidak sama sekali merepot kan nak alex,sanum juga sudah seperti anak kandung bagi saya,ya sudah ayah tunggu ke datangan nya ya"


"jagan kuatir tentang nak sanum,nak sanum aman di sini,ya sudah ya nak Assalamuallaikum" ucap dalam wanto mengahiri panggilan nya bersama alex


"Waallaikumsalam yah" jawab alex kembali meletakan iphone nya


"Alhamdullilah ya allah telah menyelamatkan ara"ucap mereka semua


"kita berangkat sekarang pih deddy" ajak alex ke adam dan adrian


"ana ikut,mommy mamih dan emak di mansion saja jaga kembar ya"ucap berliana yang di angguki ke tiga nya


"han mau ikut tidak bukan nya devan juga tugas di rumah sakit itu sekalian kamu bisa jaga ara saat di perjalanan" tanya alex menatap dokter hani


"ya ikut lah masak tidak ikut aku juga mau tau kondisi ara gimana bahaya tidak saat nanti akan di bawa setidak nya ara juga harus di dampingi dokter"


"aku hubungi devan dulu ya kalau kita akan datang ke sana,kita pakai jet kan" hani bertanya ke alex


"iya han kita pakai jet ke sana nya"jawab alex


"oke aku hubungi devan dulu" hani berjalan sedikit menjauh menghubungi sepupu nya yang kebetulan memang tugas di rumah sakit itu...


entah kebetulan atau apa sanum juga mengenal devan semasa diri nya masih menjadi istri bagas yang dulu sering datang ke rumah wanto bersama bidan desi sahabat dari serly


dunia ini ternyata sempit dimana dokter hani juga sahabat dari alex yang sanum kenal juga sudah sanum anggap seperti kakak nya sendiri....

__ADS_1


bersambung.....


jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya...


__ADS_2