
"ayah, bagas pulang dulu ya di sini juga tuan alex dan keluarga nya telah tiba,kasian ibu butuh istirahat" pamit bagas ke wanto
saat melihat alex dan keluarga nya telah tiba di rumah sakit tempat sanum di rawat satu jam yang lalu...
sanum belum tau kalau alex dan keluarga nya telah tiba karna dirinya tertidur kembali efek obat yang di suntikan dokter devan ke infusan sanum..
supaya sanum bisa istirahat dengan cukup,jadi mereka memutuskan besok pagi akan membawa sanum pulang...
"iya nak hati hati di jalan,kasian dengan rahma juga kelihatan nya dia juga butuh istirahat"jawab wanto melirik rahma yang terlihat lelah dan mengantuk
"biar serly mas yang menyetir kelihatan nya mas juga lelah begitu,serly tidak mau ibu dengan mas kenapa kenapa"serly langsung berdiri yang di angguki bagas
"tuan saya pamit pulang dulu ya" bagas berpamitan ke alex
"iya bagas terimakasih ya telah menjaga istri saya dan menghubungi saya"
"maaf jadi merepot kan mu" alex berterimakasih ke bagas menerima uluran tangan bagas
"tidak sama sekali merepot kan tuan,sanum juga sudah saya anggap seperti adik kandung saya sendiri sama seperti serly" senyum bagas dengan tulus tidak ada ke bohongan sama sekali dari ucapan nya..
bagas juga berpamitan dengan adrian,agam dan berliana yang di sambut baik oleh adrian tapi tidak dengan berliana atau agam...
agam dan berliana masih menyimpan rasa kesal dan luka yang di toreh kan bagas ke sanum masih membekas,yang susah termaafkan untuk bagas..
ke dua nya hanya mengangguk dengan dingin nya tidak mengatakan apa apa dengan bagas...
wanto melihat agam dan berliana menghela nafas berat tidak enak hati dengan berliana dan agam,diri nya juga merasa bersalah dengan sikap bagas ke sanum di masa lampau....
bagas hanya menundukan kepala nya berjalan keluar dari ruangan sanum dengan hati yang pilu dan sesak melihat berliana dan agam yang sangat dingin dengan nya
tatapan mata berliana dan agam yang penuh kebencian dan luka yang mendalam terhadap bagas...
bagas juga sadar kenapa berliana atau agam seperti itu dengan nya,rasa kesal,amarah ke dua nya masih tersimpan ke bagas
"maaf sebelum nya nak berliana dan tuan agam,saya selaku ayah dari bagas memohon maaf atas sikap bagas ke nak sanum di masa lampau"
"terutama dengan tuan agam selaku orang tua dari nak sanum saya memohon maaf atas nama putra saya"lirih wanto menahan sesak menatap berliana dan agam penuh sesal
"tidak pak wanto jagan meminta maaf seperti itu,di sini yang salah adalah bagas bukan pak wanto saya tau pak wanto orang baik"
"tapi entah kenapa sikap bagas begitu kejam dan kejinya terhadap putriku meskipun kejadian itu telah lama tapi rasa sakit ini masih tersimpan" jawab agam berjalan mendekati wanto
"benar kata deddy yah jagan meminta maaf seperti itu,di sini ayah tidak salah yang salah bagas jadi kenapa ayah harus meminta maaf"
__ADS_1
"Ayah orang baik yang berhati lembut,penyayang, sabar itu yang sering ana dengar dari cerita ara"
"tapi sifat ayah tidak ada sedikit pun yang nurun dari bagas yang sangat di sayangkan dengan kelakuan nya terhadap ara kami" timpal berliana
"semua ini salah saya,andai bagas dulu ikut dengan saya tidak ikut dengan rahma mungkin kelakuan bejat nya tidak akan seperti itu"
"bukan maksud saya memuji bagas atau apa, sebenar nya bagas anak yang baik dan penurut,akibat baktinya dengan rahma lah membuat bagas menyianyia kan nak sanum"
"bagas tifikal anak yang penurut dan sangat berbakti dengan orang tua apa lagi dengan ibu nya,kasih sayang bagas dengan rahma lah yang membuat hati nya tertutup menjadi keras kepala"
"tidak bisa melihat kebaikan dan ketulusan hati nak sanum" jeda wanto menatap keluarga sanum
mereka semua hanya diam menunggu kelanjutan wanto bercerita tentang bagas...
"apa pun itu akan bagas lakukan demi baktinya dengan rahma sehinga diri nya terjerumus ke jalan yang salah,ke jalan yang penuh dengan dosa"
"sifat dengki,kejam,arongan rahma di turun kan ke bagas sehinga membuat bagas ke hilangan nak sanum akibat ke egois dari sikap rahma"
"bagas juga lupa bahwa dirinya terlahir seorang muslim,membuat diri nya jauh dengan sang pencipta"
"meninggal kan sholat 5 waktu nya,tidak takut dosa saat melakukan zina dirinya lupa bahwa ada allah yang bisa melihat kelakuan keji nya"
"semua sifat baik nya hilang menjadi sifat buruk yang di ajarkan rahma terhadap bagas yang melupakan setiap ajaran ajaran baik"
"saya selaku ayah dari bagas bisa melihat rasa sesal di mata bagas tapi dia tidak bisa membantah ibu nya rasa ke cintaan bagas terhadap rahma lebih besar dari apa pun"
"bagas tidak ingin melihat rahma sedih bagas sosok yang sangat berbakti,tapi sayang sifat iblis rahma telah menjerumuskan bagas ke jalan yang salah"
"sehingga bagas selalu di hantui rasa sesal dan bersalah tanpa ada ujung nya ke sanum saat ini,"
"hati bagas sebenar nya sama lembut nya seperti serly penyayang penuh kasih,bahkan saya sendiri selaku ayah nya di jauhi bagas akibat ulah rahma"
"begitu pun dengan serly adik nya sendiri,bagas anak nya sangat mudah terhasut apa lagi dengan rahma selaku ibu nya"
"tapi sekarang saya sangat bersyukur melihat perubahan dari rahma atau bagas yang telah bertobat dan menyesali atas perbuatan mereka berdua"
"saya juga bersyukur ahir nya nak sanum menemukan ke bahagia nya yang sesunguh nya yang selama ini tidak nak sanum dapat kan"
"sekali lagi saya selaku ayah dari bagas memohon maaf di sini bagas sebenar nya tidak bersalah, bagas hanya terhasut kata kata rahma "
"sifat bakti nya terhadap rahma lah yang membuat bagas bodoh seperti itu yang tidak punya perasaan sedikitpun" lirih wanto menitikan air mata nya
menjelas kan ke keluarga sanum yang ada di ruangan itu dan memohon maaf sekali lagi
__ADS_1
berliana dan agam begitu sesak mendengar penjelasan dari wanto begitu pun dengan alex atau adrian
mereka tidak menyangka ternyata sikap bagas menurun dari rahma,kecintaan dan bakti bagas terhadap rahma lah yang menyianyia kan wanita sebaik sanum...
"alex bisa melihat prubahan dari bagas terhadap istri alex tadi, bagas juga tidak begitu mendambakan ara seperti dulu lagi"
"yang begitu gencar ingin mendapat kan ara kembali.,"
"perkataan nya juga sunguh sunguh tidak ada ke bohongan sedikit pun yang menganggap sanum seperti serly, alex berharap semoga bagas benar benar telah berubah dan bertobat"
"memang sangat di sayangkan akibat baktinya terhadap bu rahma membuat sifat nya seperti itu,"
"Alex juga sama seperti bagas sangat mencintai mamih kasih sayang dan bakti alex juga sama seperti bagas"
"tapi bu rahma dan mamih jauh berbeda,kalau mamih membimbing alex ke jalan yang di ridho allah menuntun alex ke jalan yang benar"
"tidak seperti ibu rahma yang menjerumus kan bagas, alex sangat prihatin dengan bagas sebenar nya"
"Amiiinn"ucap mereka meng'Aamiin kan alex yang di angguki adrin,agam dan berliana juga berharap bagas benar benar sudah berubah
"saya juga berharap bagas benar benar berubah dan mendapatkan pendamping yang baik yang bisa membimbing bagas ke jalan yang benar"
"begitu pun dengan bu rahma semoga dia bisa berubah dan bertobat menyesali semua perbuatan nya di masa lampau" timpal agam yang mulai luluh mendengar penjelasan dari wanto
"Amiiinnn semoga saja,itu juga harapan saya untuk bagas dan rahma"senyum wanto penuh harap
mereka kembali berbincang bincang meskipun telah larut malam tapi dari mereka tidak ada satupun yang mengantuk...
wanto adrian dan agam juga berbagi kisah satu sama lain,untung ruangan inap sanum luas jadi tidak mengganggu istirahat sanum...
sedangkan berliana dan dokter hani berada di ruangan dokter devan ke dua wanita itu istirahat di ruangan dokter devan
mereka juga bercerita dengan suara pelan, sedangkan alex telah kembali duduk di sisi istrinya yang masih terlelap..
sesak sakit pilu semua menjadi satu melihat orang yang alex cintai begitu mengenas kan luka dimana mana akibat ulah sena...
rasa nya alex belum puas meskipun telah menghabisi sena saat melihat kondisi sanum...
bersambung......
jangan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏🙏🙏🥰🥰🥰
mohon di maaf apa bila dari penulisan dan kata kata dari cerita ini tidak membuat nyaman para pembaca🙏🙏🙏
__ADS_1