SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Sanum Azahra


__ADS_3

setelah naik ojek menuju jalan raya,sanum naik angkutan umum menuju terminal pusat kota,entah kemana tujuan sanum...


sanum akan memikir kan nya saat sampai di terminal dia akan pergi ke mana nanti nya yang sulit di temukan bagas,sanum kembali turun dari angkutan umum itu...


"aku tidak boleh boros aku harus hemat sampai aku mendapatkan tempat tinggal" batin sanum berucap penuh semangat...


sanum berjalan kembali menuju terminal,dia tetap akan menghemat pengeluaran nya jadi jalan satu satunya sanum berjalan kaki,meskipun di sana banyak ojek...


angkutan umum juga tidak bisa masuk ke daerah terminal itu,karna angkutan yang sanum naikin berbeda jalur jadi terpaksa sanum turun meskipun jarak tempuh tidak begitu jauh tapi lumayan melelah kan menuju terminal akan memakan waktu 30 menit berjalan kaki...


"tas siapa itu" batin sanum dari ke jauhan sanum melihat ada tas kecil yang tergeletak


"di sini juga tidak ada siapa siapa sangat sepi tidak ada orang" sanum melihat di sekeliling nya memang sangat sepi,


"tidak mungkin tas ini di buang kalau bukan terjatuh,kasian pemilik nya pasti saat ini sedang mencari tasnya "


sanum duduk di bawah pohon tidak jauh dari terminal dan melihat isi dalam tas mini yang imut dan cantik itu


"paspor kartu nama dan uang ATM, alamat tempat tinggal malaysia"


"melihat isi tas ini seperti nya punya orang kaya,kosmetik juga ini kosmetik mahal tidak sembarangan orang memilikinya"


entah ke beruntungan atau memang itu sudah jalan nya sanum tersenyum melihat paspor itu..


"maaf kan aku yang lancang memakai paspormu aku terpaksa harus melakukan ini"


"aku akan pergi ke negara itu memakai paspormu sampai di sana aku akan mengembalikan paspormu kembali Berliana"


sanum tersenyum bahagia setelah mendapat kan ide ke mana tujuan nya akan pergi menjauh dari neraka itu...


Berliana usia 23 tahun asal malaysia,sanum akan memakai nama itu menuju malaysia di tambah umur sanum dan pemilik paspor juga tidak jauh berbeda di poto kartu pengenal pun sama sama memakai jilbab,,,.


sanum tidak ingin membuang buang waktunya langsung bergegas dengan cepat ke terminal yang memang telah terlihat...


tujuan sanum saat ini adalah mencari angkutan umum menuju bandara...


"Alhamdulilah ya allah terimakasih,"sanum tersenyum bernafas lega mendapat kan angkutan umum menuju bandara,


sesampainya di bandara sanum dengan gesit membayar tiket dan mengurus semua nya dengan mudah menuju malaysia,,,,


"qo perut aku perih ya,apa mungkin gara gara aku belum sarapan"sanum memegang perutnya yang perih


"semangat sanum kamu pasti bisa sabar cacing cacing kita cari makan ya" oceh sanum berbicara sendiri mencari makanan murah di sekitaran bandara,


dari pagi sanum memang sama sekali belum mengisi perut nya dengan makanan meskipun itu hal biasa sanum rasakan,


"ibu sanum akan pergi jauh ibu baik baik di sini ya,maaf kan sanum tidak memberitahu bu"

__ADS_1


"Sanum akan menghubungi ibu setelah Sanum sampai di malaysia nanti,sanum merindukan ibu,"


"sanum juga tidak memiliki ponsel untuk menghubungi ibu,"lirih sanum memakan roti nya secara berlahan..


tiba tiba sanum mengingat ibu panti asuhan sebenar nya sanum sangat merindukan sosok ibu panti asuhan yang telah mengurus sanum sedari kecil sampai dewasa...


"sesampainya di malaysia sanum akan membeli ponsel untuk menghubungi ibu ya" senyum sanum menguatkan dirinya sendiri


setelah sanum menikah dengan bagas,sanum tidak memiliki ponsel untuk berkomunikasi dengan siapa pun termasuk ibu panti....


yang telah sanum anggap seperti ibu kandung nya sendiri,apa lagi sanum tidak mengenal siapa orang tuanya selama ini.selain keluarga besar pihak panti yang begitu baik mau menampung nya...


jangan kan membelikan sanum ponsel baru,ponsel bekas pun bagas tidak ada niatan membelikan nya di tambah lagi soal uang bagas sangat pelit dan perhitungan ke sanum..


Niatan sanum nantinya akan mencari ponsel bekas yang murah sesampai nya di sana....


untuk nomer ponsel ibu panti sanum juga hapal nomer ponsel ibu panti asuhan jadi sanum tidak akan binggung....


waktu begitu cepat berlalu dimana sanum juga telah di dalam pesawat menuju bandara malaysia,,,


meskipun itu pengalaman pertama bagi sanum tapi sanum tetap semangat yakin dan penuh ke nekatan dengan keputusan nya menjauh dari bagas dan Rahma


"selamat tinggal indonesia selamat tinggal mas bagas dan ibu juga,"lirih sanum menatap ke luar jendela pesawat


sanum sangat yakin baik itu bagas atau rahma tidak akan mudah menemukan sanum di negeri jiran malaysia..


sanum tau tempat itu meskipun itu pengalaman pertama bagi sanum...,


sanum termasuk pengemar kartun upin dan ipin, semasa masih gadis sanum sering membaca Artikel tentang tempat tinggal Upin ipin...


ada impian yang terpendam dalam diri nya di masa dulu bisa berkunjung ke kampung halaman upin.ipin...


"mau ke mana nak siapa nama mu" tanya seorang ibu membuyarkan lamunan sanum tepat duduk di samping sanum


"mau ke johor tante ke daerah segamat nama saya Azahra tante" jawab sanum memperkenal kan nama belakang nya, ya itu sanum azahra


"jangan pangil tante nak pangil emak ya,nama emak jenab emak juga tinggal di sana nak ke sana tempat siapa,"


sanum yang mendengar jenab mengatakan alamat tujuan mereka sama membuat nya begitu bahagia,,,


"terimakasih ya allah,mungkin kah ini hanya kebetulan atau apa aku tidak tau tapi aku sangat bersyukur" batin sanum berguman


entah keberuntungan apa lagi yang sanum dapat kan,sanum juga tidak akan kesulitan menuju alamat yang akan dia tuju sanum akan ikut bersama ke kampung itu dengan jenab nanti nya...


"wah benar kah itu mak tujuan kita sama ya mak sangat kebetulan sekali"


"Zahra tidak ke tempat siapa siapa mak rencana nya Zahra ingin tinggal di sana dan mencari pekerjaan,"senyum sanum

__ADS_1


"gimana dengan keluargamu nak apakah zahra berasal dari indo," tanya jenab melihat wajah sedih yang tersembunyi di balik senyum sanum


"Zahra tidak punya orang tua mak Zahra di besarkan di panti asuhan,"


"Zahra tidak ingin merepot kan ibu panti terus menerus jadi Zahra akan mengadu nasib ke negeri jiran itu,"lirih sanum sangat sendu


"ya allah nak kasian sekali denganmu,untuk mencari tempat tinggal dan pekerjaan di sana tidak mudah nak"


"apa lagi Zahra tidak ada kluarga di sana apakah Zahra mau ikut emak nak,"


" tinggal bersama di rumah emak"tawar jenab ke sanum jenab bisa merasakan bahwa sanum orang baik,


apa lagi mendengar suara lembut nan teduh dari sanum membuat jenab tidak ada sedikit keraguan menawarkan tempat tinggal untuk sanum...


"masyaallah emak sangat baik sekali,tapi zahra takut merepotkan emak nantinya,"


"di tambah emak juga baru mengenal zahra gimana dengan keluarga emak nanti,"


"tidak sama sekali merepot kan nak emak percaya bahwa zahra orang baik,malah emak senang ada yang menemani di sisa hidup mak ini,"jenab menitikan air mata nya


"ya allah mak,kenapa emak menangis,"sanum menghapus jejak air mata jenab..


"emak merindukan kedua putri dan suami emak nak.18 tahun yang lalu ketiga nya mengalami kecelakaan saat ingin berlibur,"


"sedang kan mak saat itu tidak ikut karna ada abang emak yang datang berkunjung dari indo," isak jenab yang sangat merindukan mendiang suami dan kedua putri nya,


sanum ikut meniti kan air mata nya memeluk jenab,sanum bisa merasakan kesedihan jenab


"apa kah zahra mau menemani emak nak tinggal bersama emak di sisa umur emak ini," tawar jenab sekali lagi yang penuh harap ke sanum


"Zahra mau mak tapi benar tidak merepot kan emak kan,"


"tidak sama sekali nak zahra malah emak sangat senang sekali, apakah zahra mau menjadi anak emak," harap jenab


"iya mak.Zahra mau," senyum sanum kembali memeluk jenab


sama halnya sanum juga bisa merasakan bahwa wanita di hadapan nya orang baik...


"apakah aku harus berkata jujur yang sesunguh nya,aku tidak akan mungkin bisa menyembuyikan rahasia ini terus menerus" batin sanum


"aku akan bercerita saat sampai di sana," lagi lagi sanum berguman dalam hati


tidak terasa pesawat mereka telah landas di bandara kuala lumpur malaysia...


jenab memesan taxi menuju rumah milik nya bersama sanum,sanum tidak henti hentinya mengucap syukur ahir nya sanum di pertemukan dengan sosok jenab yang begitu sanhat baik hati mau menampung nya....


bersambung......

__ADS_1


jangan lupa like komen vote rating 5 dan hadiahnya juga ya🙏🥰


__ADS_2