SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
90


__ADS_3

fikiran bagas saat ini sedang melayang layang entah kemana,,,,


bagas duduk termenung di atas karang pingir pulau dalam lamunannya,,,


entah apa yang di lamun kan bagas sehingga tidak sadar kedatangan max yang berada di sisi bagas ikut duduk,,,,


"tidak baik termenung seperti ini sendirian nak bagas" tegur max menatap hamparan laut lepas tanpa ada ujung nya


"astagfirullah hal adzim ya allah paman,"bagas mengusap dadanya terkejut mendapatkan tepukan dari max


"dari kapan paman ada di sini" binggung bagas melihat max berada di samping nya


"sejak tadi,apa yang sedang kau lamun kan nak bagas sampai tidak sadar paman datang dan menyapa, "


" lamunan sangat berbahaya bagi manusia karena dapat menyebabkan kelemahan, ketidak berdayaan, kemalasan, penyimpangan, penyia-penyiaan waktu, melalaikan perintah Allah SWT, dan hanya melahirkan kepayahan serta kelelahan nak bagas"


"Ketahuilah sebenarnya setan masuk dari dalam hati yang kosong dan melintasi pikiran, kemudian ia menyibukkan pemiliknya dengan hal-hal yang rendah."


"dari pada melamun lebih baik berzikir menghapalkan setiap ayat suci alquran yang banyak menfaat nya untuk kebaikan dan ketenangan hati"nasehat max masih menatap hamparan laut lepas di depan nya


"maaf paman bagas tidak tau kalau paman menyapa bagas,bagas tidak sedang melamun paman" kilah bagas tidak enak hati dengan max


"Pandangan kosong dan konsenstrasi menurun adalah dua tanda yang paling mudah dilihat dari orang yang sedang melamun nak"


"Melamun dapat membawa pikiran melayang bebas dari satu tempat ke tempat yang lain paman tau nak bagas tidak ingin jujur dengan paman"


"ada apa nak. katakan dengan paman jagan sungkan.berbagilah dengan paman jagan di pendam sendiri itu tidak baik"


"anggaplah pamanmu ini orang tuamu sendiri,siapa tau paman bisa membantumu meringan kan bebanmu"


max menepuk pundak bagas untuk meyakin kan bagas supaya tidak ada keraguan dalam dirinya,,.


bagas menghela nafas berat antara ingin bercerita atau tidak dengan max,tapi fikiran nya selalu menganjal dan penuh meluap luap...


"katakan nak bagas jagan ragu,apakah ini ada sangkut pautnya dengan agnes"tebak max


"iya paman" jawab bagas kembali menghela nafas,,,


cobaan yang bagas alami sangat berat baginya yang harus terkurung sangat lama di pulau itu dan mendapatkan gangguan dari agnes tanpa ada henti henti nya,,,


membuat fikiran bagas makin menumpuk sangat berat antara memikirkan nasif keluarganya dan gimana cara keluar dari pulau itu di tambah kelakuan agnes membuat kepalanya ingin pecah.


"bagas tidak kuat tinggal di sini paman,bagas takut hilap dengan agnes lama ke lamaan"


"bagas prustasi dengan agnes,harus memakai cara apa lagi untuk menghentikan kelakuan binal agnes paman"


"dari cara lembut sampai cara kasar telah bagas lakukan semua tapi semua itu makin membuat agnes makin menjadi jadi"


"cukup waktu malam itu paman agnes hampir melakukan zina dengan bagas,bagas takut berdosa paman"


"sudah cukup dosa bagas menumpuk,bagas tidak ingin menambah dosa lagi"


"paman juga tau kalau bagas telah memiliki calon istri yang sangat bagas cintai paman"

__ADS_1


"belum lagi bagas harus memikirkan kondisi ibu saat bagas tidak ada di samping nya"


"apa kabar dengan ibu saat bagas tidak ada.hidup ibu terlalu bergantung dengan bagas"


"hanya bagas tempat ibu bersandar dan bertahan hudup"


"kalau tidak ada bagas dari mana ibu mendapatkan uang untuk bertahan hidup sehari hari"


"meskipun ada bik holis di samping ibu tetap saja bagas mencemaskan kondisi ibu"lirih bagas sangat pilu menitikan air matanya


"sabar nak,pasti ibumu baik baik saja di sana apa lagi di sana ada calon istrimu yang menjaga ibumu di tambah juga ada bibikmu"


"ibumu di sana tidak akan kesulitan berada di sekitaran orang orang baik di sekeliling nya.kamu harus kuat dan sabar ya tetap semangat"


"Aamiinn ya allah semoga saja paman.bagas juga berharap begitu"jawab bagas kembali menundukan kepala menahan sesak di dalam dadanya


"tidak jauh berbeda denganmu nak bagas,paman juga pusing dengan agnes,paman binggung harus memberi nasrhat seperti apa lagi untuk menuntun agnes ke jalan yang benar"


"daren saja sebagai deddy nya di buat prustasi dengan kelakuan agnes.paman hanya bisa mengucapkan sabar untukmu nak"


"doa kan bagas bisa menahan cobaan ini ya paman dan bisa menahan setiap godaan dari agnes"


"pasti nak doa paman akan selalu bersamamu,terus kuatkan imanmu jagan sampai melemah"


"paman akan selalu di dekatmu selama di pulau ini jadi jagan takut lagi agnes akan berbuat nekat seperti beberapa bulan yang lalu"


"paman dan daren akan selalu mengawasi kenekatan agnes yang selalu ingin memangsamu" ucap max meyakin kan bagas


"terimakasih paman,maaf kan bagas yang merepotkan paman max dan paman daren"


"jagan berkata seperti itu nak,sama sekali nak bagas tidak merepotkan"


"kami lah yang seharus nya meminta maaf atas kelakuan binal agnes"


"gara gara agnes lah sampai membuat nak bagas harus tertekan dan membatin,"


"kamu yang sabar ya sampai ada kapal nelayan yang melintasi pulau ini dan meminta bantuan nya ya nak bagas" max menatap kasihan bagas harus menerima cobaan yang menimpanya


"baik paman terimakasih,insyaallah bagas akan selalu sabar,semoga allah selalu melimpahkan kesabaran untuk bagas dan menguatkan iman bagas"


"apa mungkin ada kapal yang melintasi pulau ini paman,selama beberapa bulan di sini bagas tidak melihat ada kapal yang melintas"tanya bagas penasaran


"biasanya ada kapal nelayan yang sering melintasi pulau ini nak,meskipun mereka tidak datang berhenti ke pulau ini"


"mungkin mereka berfikir pulau ini benar benar tidak berpenghuni dan angker sehingga membuat mereka segan untuk sekedar singah"


"pulau ini memang di kenal angker,tapi alhamdulilah selama kita di sini aman aman saja asal kita selalu ingat dengan yang maha kuasa"


"saat nanti kedatangan kapal itu.nak bagas langsung bisa meminta bantuannya"


"ingat pesan paman tolong rahasia kan keberadaan kami di sini ya nak paman mohon"


"kalau memang nak bagas ingin membantu kami untuk ke luar dari pulau ini maka ajak lah orang yang bisa menjaga identitas kami"

__ADS_1


"setelah keluar dari pulau ini kami akan pergi ke luar daerah yang jauh dari ke ramaian"


"di sana ada desa terpencil di balik salah satu bukit tempat tujuan kami nanti,"


" daren memiliki rumah dan perkebunan di sana untuk kami memulai hidup yang baru dan bertahan hidup yang lebih baik lagi nantinya"


"tempat itu tidak banyak orang orang ketahuai bahwa ada sebuah desa tersembunyi"


" untuk menemukan kami di sana sangat mustahil apa lagi akses menuju kesana tidak mudah"


"jadi paman mohon jaga lah rahasia ini,paman percaya dengan mu nak,kalau nak bagas orang baik" jelas max panjang lebar dengan bagas


"paman jagan kuatir ya bagas akan membantu paman keluar dari sini dan merahasia kan identitas paman" jawab bagas meyakin kan max


"terimakasih nak bagas paman percaya denganmu,jagan pernah termenung sendiri lagi itu tidak baik"


"kalau ada masalah yang sangat menganjal ceritalah dengan paman atau daren "


"Percayalah, bahwa setiap jalan kehidupan kita, setiap aktivitas keseharian kita, pasti mempunyai hikmahnya tersendiri."


"Baik itu di saat perasaan kita sedang gembira, sedih, senang, susah, bahagia, galau, semuanya mengandung hikmah tersendiri, bilamana kita mau menyikapinya dengan sesuatu yang positif, dan tentunya tetap berprasangka baik kepada Sang Khalik."


"Jadikanlah dirimu perumpama sebagai lautan yang luas di hadapanmu ini nak bagas,"


" apa pun kejadian itu harus diterima dengan tawakal dan dengan iman yang tebal."


"Semua tantangan yang datang akan beriringan dengan cara penyelesaiannya. Maka berusahalah sekuat tenaga beserta dengan iman yang tebal juga"


"Saat dunia tidak berpihak padamu, yakinkan dirimu sendiri bahwa kau bisa melalui semuanya."


"Di Saat nak bagas memiliki tujuan baik, maka semua halangan dapat dilalui dengan mudah."


"Yakinlah ketika nak bagas memperjuangan cinta nak bagas untuk nak Airin, maka kebahagiaan akan datang menyelimutimu."


"paham kan apa maksud paman jadi jagan di ulangi lagi berbahaya melamun seperti tadi" senyum max menasehati bagas kembali


"bagas paham paman.rasanya bagas tidak ada bosan nya ingin mengucapkan beribu terimakasih untuk paman max atau paman daren"


"jangan pernah bosan mendengar ucapan bagas yang selalu mengucap kan terimakasih beribu ribu kali dengan paman ya", senyum bagas


"sejarah dari mana paman akan bosan mendengarkan kata terimakasih yang banyak makna dan artinya nak bagas"


"ada ada saja mari ikut paman,lebih baik kita melakukan hal yang positif dari pada berada di pinggir pulau ini" ajak max


"siap paman" jawab bagas mengikuti langkah max membawa nya ke sebuah tempat di sekitaran pulau


kedua nya berjalan beriringan masih saling berbagi cerita,sedangkan daren berada di rumah pohon menasehati kalakuan agnes yang membuat nya malu dan geram...


meskipun terkurung di pulau itu cukup lama tidak membuat agnes berubah membuat max dan daren prustasi harus melakukan cara apa lagi....


Bersambung.....


jagan lupa like komen hadiah dan juga vote rating 5 nya ya...

__ADS_1


jejak komentar nya juga jagan lupa ketinggalan kalau kalian semua sedang hadir di cerita aku🙏🙏🙏 🥰🥰🥰😘😘😘🌹🌹🌹


__ADS_2