
pagi ini sanum kembali tenang tidak terpuruk lagi seperti kemarin,senyum ceria sanum juga telah kembali lagi
"Abang hati hati di jalan ya" sanum menyalami tangan alex
"terimakasih sayang abang ke kantor dulu ya Asaallamualaikum sayang" ucap salam alex mengecup kening sanum
"Waalaikumsallam abang" jawab sanum tersenyum
setelah di rasa mobil alex tidak terlihat sanum kembali ke dalam menemui mika yang ada di dapur..
"Mamih mau buat kue apa " tanya sanum ke mika
"mamih akan membuat kue bolu kesukaan alex sayang, ara mau membantu mamih"
"iya mam,"jawab sanum tersenyum senang
"nanti siang kita jalan jalan ya nak kita belanja ke Mall ara mau kan menemani mamih"
"siap mam,ara juga jenuh mam di rumah terus apa lgi saat abang pergi ke kantor seharian ara kan di rumah"
"kalau di malaysia enak ara bisa bantu bantu emak di saung ada kesibukan" lirih sanum merindukan jenab
sedangkan jenab masih menerus kan usaha sanum yang di malaysia dengan bantuan dari berliana dan mila..
"sudah jagan sedih ya nak,mamih akan sering datang berkunjung menemani ara" mika mengusap sayang kepala sanum
"terimakasih mam" senyum sanum memeluk mika
"sama sama nak"
kedua wanita itu kembali bercerita tentang apa pun yang terlintas di benak masing masing sambil membuat bermacam kue dari kue bolu dan kue kering
sedangkan adrian dan alex juga telah pergi ke kantor jadi kesibukan ke dua nya di habis kan membuat kue bersantai dan akan jalan jalan bersama nanti nya..
cuaca sangat terik jadi sanum dan mika memutus kan setelah selesai makan siang mereka akan jalan jalan nya
sanum dan mika masih bersantai di ruang tamu melihat acara di tv sambil menikmati kue buatan sanum dan mika..
ting tong ting tong ting tong suara bel rumah terus berbunyi tidak henti henti nya
"siapa sih yang datang memencet bel terus menerus" kesal mika
"biar ara yang membuka nya mih" sanum berdiri ingin membuka pintu ruang utama tapi mbok ira lebih dulu ke depan
"tanteeee" teriak seorang wanita tidak ada mengucap kan kata salam sedikit pun membuat sanum binggung dengan tamu yang datang di kediaman nya
"tidak tau mengucap kan salam apa ini orang,jagan jagan bukan orang muslim setidak nya ucap kan selamat siang atau apa" batin sanum berguman
"sena tante fikir siapa yang datang" mika langsung berdiri dan tersenyum palsu ke sena
"tante sena kangen dengan tante" sena lanhsung memeluk mika dengan sok akrab nya
"kapan kamu datang,bukan nya sena ada di amerika"tanya mika pura pura binggung
"sena baru datang tante langsung ke sini,sena rindu tante dan alex" jawab sena tersenyum ceria
mika melirik sanum yang hanya diam menatap penampilan sena yang kurang bahan..
"cantik dan modis tapi sayang pakaian nya sunguh sangat memalukan apakah dia tidak punya baju yang pantas untuk di pakai" batin sanum menilai penampilan sena
"sen kenal kan ini Azahra" mika memperkenal kan sanum dengan sena
"hay aku sena pacar alex" bangga sena dengan percaya dirinya membuat mika mencibir kan bibir nya ke sena tidak suka
deg jantung sanum langsung berdetak kencang mendengar kata ucapan pacar alex
"Azahra" jawab pelan sanum menerima jabatan tangan dari sena dengan senyum terpaksa nya
"di mana alex tante,sena merinduka alex" tanya sena ke mika
"alex lagi di kantor" jawab mika sekena nya masih melihat perubahan dari sanum
"apakah pulang nya lama tan,terus ini siapa tante" lagi lagi sena menunjuk sanum
sanum hanya diam ingin medengar apa jawaban dari mertua nya dan memperkenal kan sanum sebagai apa ke sena nanti nya
"ini menantu tante sayang dan istri alex" jawab mika tersenyum
"terimakasih mih telah memperkenalkan aku bahwa aku menantu mamih" lagi lagi sanum berkata dalam hati dengan terharu nya
"istri alex tidak mungkin tan kenapa selera alex menjadi kampungan seperti ini"cemooh sena menatap sanum
sena mengelengkan kepala nya tidak percaya langsung meneguk air minum yang di bawakan mbok ira tanpa permisi
"memang itu kenyataan nya sen bahwa Azahra adalah istri alex"jawab mika meyakin kan sena dimana amarah mika saat ini telah memuncak
"ini tidak bisa di biarkan,alex harus menjadi miliku dan aku harus tinggal di sini" batin sena dengan geram tidak bisa menerima kenyataan
mika juga sebenar nya kurang suka dengan sena apa lagi melihat sena tidak ada kata sopan santun nya dan tidak ada tata kerama
mika hanya menghargai sena sebagai sesama wanita dan almarhum mommy sena teman dari mika
memang pada saat dulu alex dan sena pernah menjalin hubungan kekasih dengan sena saat masih kuliah
tapi alex memutus kan sena karna menurut alex sena bukan wanita baik baik apa lagi saat melihat sena berselingkuh di belakang nya dan suka bergonta ganti pasangan sesuka hati nya
target sena adalah laki laki tajir dari kalangan pengusaha termasuk alex salah satu nya,alex pun sebenar nya sangat menyesal mengenal sena
" apakah ini benar tan,alex tidak salah pilih kan kenapa bisa ya alex suka dangan nya lihat saja penampilan nya, aku yakin alex pasti terpaksa menikahi nya"
__ADS_1
"alex pasti akan jatuh cinta lagi dengan sena tan apa lagi saat melihat penampilan sena yang sekarang pasti alex akan tergoda"
ucap sena menatap sanum dengan percaya diri nya dan bangga dengan penampilan kurang bahan yang di pakai oleh sena
sena merendahkan penampilan sanum yang terbungkus hijab yang menurut nya sangat kampungan...
sanum yang mendengar hinaan dari sena sangat sakit hati ada rasa takut di benak sanum bahwa alex akan berpaling dari nya
apa lagi saat ini sanum belum hamil dan memberikan keturunan untuk alex membuat hati sanum kembali sakit dan sesak di dada nya
sanum melihat mika juga hanya diam santai tidak membela nya ketakutan dan bayangan yang rahma lakukan padanya dulu terus melintas di benak sanum..
kepala sanum mulai terasa pening sanum kembali tertekan dada sanum begitu bergemuruh menahan sakit dan sesak
"aku harus kuat aku tidak boleh lemah atau pingsan di hadapan mereka apa lagi sampai menangis" batin sanum menahan sakit di kepala nya yang berdenyut denyut
"mbok ambilkan koper saya terus bawa ke dalam ya" perintah sena saat melihat mbok ira
mbok ira menatap ke mika dan sanum.sanum hanya diam sedangkan mika mengangguk
"apakah mamih benar benar mengijin kan wanita itu tinggal dengan kami, ya allah mih kenapa mamih tega dengan ku" batin sanum tidak berani bicara langsung dengan mika membuat dada sanum makin sakit menahan sesak di dadanya
"kenapa kamu tidak suka" sena menatap tajam sanum
"tan aku boleh kan tinggal di sini" mohon sena memelas dengan mika
"tanyakan saja dengan alex nanti ya sen, ini bukan rumah tante tapi rumah alex dan sanum" jawab mika masih dengan santai nya melihat kelakuan sena
"baik lah tante aku tidak butuh ijin dari nya pasti alex menyetujui pacar sekaligus calon istri nya tinggal di sini" senyum sena kembali menatap tajam sanum
mika hanya mengangguk meminum teh yang di buat kan mbok ira dan memakan kue yang di buat nya tadi bersama sanum
"maaf kan mamih sayang bukan mamih tidak ingin membelamu nak tapi mamih akan melihat dulu reaksi dari alex"
"mamih sayang dengan ara,tapi mamih ingin melihat alex seberapa besar nya cinta alex denganmu sayang saat nanti melihat wanita masalalu nya"
"apa bila alex mengijin kan wanita ular itu tinggal di sini akan mamih cincang cincang burung nya apa lagi sampai membuatmu menangis"
"mamih juga sebenar nya sangat muak melihat wanita ular ini,jadi mamih mohon sabar sayang sampai alex tiba"
"ara harus kuat sayang jagan sampai menangis,mamih mohon" batin mika merasa bersalah menatap sanum
hati mika sebenar nya sangat sakit mendengar sena menghina menantu kesayangan nya, rasa nya mika ingin menghajar sena habis habisan saat itu juga
apa lagi saat melihat penampilan sena yang begitu mengumbar aurat belahan sena juga terlihat sangat rendah membuat mika ingin muntah
di bandingkan dengan sanum bagaikan langit dan bumi,sanum yang cantik dengan natural tertutup sopan ramah lemah lembut.
"abang cepat pulang sekarang,ada pacar abang mencari abang" sanum mengirim kan pesan ke alex tidak mengucap kan kata salam dulu
hati sanum makin bergemuruh menahan sesak di dada nya,sudah cukup hati sanum di sakiti bagas sekarang alex juga ikut membohongi sanum.
sanum menyandarkan kepala nya di sopa memajamkan matanya menahan rasa sakit di kepala nya makin menjadi jadi...
"kenapa harus seperti ini ya allah apa salah hambamu ini, harus kah kejadian di masa lalu terulang kembali hanya karna aku tidak bisa hamil"
"mamih juga hanya diam membiarkan dia tinggal bersama kami,sanggup kah aku tinggal bersama nya dengan laki laki yang telah aku cintai" lirih sanum begitu pilu menahan buliran air mata nya yang ingin tumpah
"ya allah nak maaf kan mamih sayang, mamih sayang dengan ara" batin mika sangat tersiksa melihat sanum menyadarkan kepala nya menahan buliran air mata
mika tau saat ini sanum sedang menahan tangis nya, mika juga hanya membalas pertanyaan sena sekena nya fikiran mika saat ini sedang kalut
di tambah alex juga begitu lama pulang nya membuat mika makin merasa bersalah dengan sanum..
"alhamdulilah datang juga" mika bernafas lega saat mendengar suara mobil alex
"Assalamuallaiku sayang" ucap salam alex langsung mencari sanum
"Waalaikumsalam" jawab sena dan mika sedangkan sanum hanya menjawab dengan lirih tidak mau melihat alex
"Sayaaaanngg ahir nya kau pulang juga aku merindukan mu lex" teriak sena ingin memeluk alex
lagi lagi sanum hanya diam tidak ingin melihat alex atau sena,sanum takut hati nya akan hancur kembali apa lagi harus melihat alex bermesraan dengan sena nanti nya
"stop sena jagan mendekat" bentak alex menghindar dari jangkauan sena membuat sanum membuka matanya buliran air mata sanum mengalir tapi sanum masih menyandar kan kepala nya hanya diam menunggu alex apa yang akan alex lakukan..
"sayang kenapa denganmu apakah kau tidak merindukan aku, aku jauh jauh datang dari amerika ingin bertemu denganmu sayang" ucap sena dengan menja nya terus dengan gencar ingin memeluk alex
"kita bukan muhrim sena,hargai istriku aku sudah menikah jadi tolong jaga sikapmu" alex berkata dengan dingin langsung berjalan mendekati sanum
"sayang, abang sangat menghawatir kan mu sayang?" alex langsung memeluk sanum dengan erat
"Abang " lirih sanum menitikan air matanya kembali
"iya sayang ini abang,apakah ara tidak apa apa" tanya alex sekali lagi mengecupi wajah sanum dan menghapus air mata sanum
"ara tidak apa apa bang, tapi gimana dengan pacar abang" jawab sanum pelan menahan sesak di dada nya
"siapa pacar abang sayang, pacar abang, kekasih abang, kesayangan abang dan bidadari abang cuma dirimu seorang" alex berkata dengan lembut
sena mengepal kan tangan nya penuh amarah mendengar ucapan alex yang begitu lembut dengan sanum,sedangkan mika tersenyum puas
"Alex ada apa dengan mu kenapa seleramu begitu rendahan,aku jauh jauh datang ke sini untukmu dan aku juga ingin tinggal bersamamu di sini" teriak sena begitu murka
"lihat diriku alex yang jauh berbeda dengan nya, aku lebih cantik dari nya dan seksi yang tidak kampungan sepertinya" sena berjalan angkuh memamerkan belahan nya memdekati alex
"apa hakmu ****** menghina istriku, seleraku memang berbeda bukan jelang sepertimu yang berpenampilan pelacur sepertimu" ucap dingin alex menatap tajam sena
"lihat bidadariku yang begitu anggun cantik apa ada nya dia juga begitu pintar memuaskan diriku setiap malam nya dia juga pandai menjaga tubuh nya tidak memamerkan lekukan tubuh nya ke setiap laki laki"
__ADS_1
"dia akan memperlihat kan kebuasan nya hanya padaku dan dia juga begitu pandai menjaga kehormatan dari keluarga suaminya" sanjung alex masih memeluk sanum dengan sayang
"apa kau bilang kau ingin tinggal di sini,bermimpi lah siapa yang mengijin kan mu tinggal di rumah kami ******,keluar dari rumah qu kau bukan siapa siapa di sini kau hanya benalu yang ingin merusak rumah tangga ku" murka alex mengepal kan tangan nya
"alex aku mencintaimu,tante juga mengijin kan aku tinggal di sini aku juga bisa memuaskan dirimu lex bukan hanya dia, aku mohon kembali lah denganku kembali" sena menatap alex penuh harap
"tante tidak pernah mengijin kan kamu tinggal di rumah alex dan menantu kesayangan tante sen''
"tante hanya menguji seberapa besar cinta alex terhadap istrinya kenapa tante dari tadi hanya diam,"
"jagan kamu fikir tante hanya diam,tante tidak sakit hati melihat kau terus menghina menantu kesayangan tante"
"hati tante sakit,tante marah tapi tante masih menahan amarah tante sampai alex datang"
"tante hanya ingin melihat alex seberapa besar melindungi menantu tante, tadi nya kalau alex sampai memilihmu tante akan berniat memotong burung nya dengan habis tidak tersisa"
"tapi itu tante urungkan saat melihat alex tidak membelamu tante sekarang bernafas lega meskipun rasa nya tante ingin mencakar cakar wajahmu yang telah berani menghina putri kesayangan tante"
"sekarang tunggu apa lagi sudah cukup tante mendengar bualanmu tante juga sangat muak melihatmu,silahkan kamu pergi dari sini sena" tunjuk mika ke arah pintu utama
"tidak tan,sena mencintai alex,sena mohon restui sena dengan alex tan.tante juga teman dari mommy sena" mohon sena ke mika
"kamu hanya anak dari teman tante tapi wanita yang ada di pelukan alex adalah putri tante dan putri dari sahabat sekaligus saudara tante"
"tante juga tau apa tujuan mu sena,jadi jagan kamu berbuat macam macam dengan merusak rumah tangga alex dan menantu kesayangan tante,tante juga tau kamu ingin menguasai harta alex"
"tante masih menghargai almarhum mommymu kenapa tante hanya diam saja,tante juga tau kamu di perintahkan oleh deddymu untuk merusak rumah tangga alex dan menantu tante"
"penjaga seret wanita ular ini keluar" bentak mika dengan dingin nya menatap tajam sena dan pengawal yang ada di kediaman alex
"baik nyonya,ikut kami nona" pengawal alex memaksa sena ikut keluar
"lepas kan tangan kotormu itu,aku akan kembali lagi alex itu janjiku, kamu harus menjadi miliku lihat saja kamu akan berlutut di kakiku" teriak sena sangat kencang merontak ingin lepas dari pengawal alex
"mamih" isak sanum menatap mika
"maaf kan mamih ya nak,hati mamih begitu sakit melihat ara di hina oleh wanita ular itu" ucap mika merasa bersalah memeluk sanum
"terimakasih mih ara fikir mamih akan mengijin kan nya tinggal di sini"
"mana mungkin sayang,mamih hanya menguji alex sampai mana rasa cinta alex untuk putri cantik mamih" jawab lembut mika
"maaf kan abang ya sayang yang telat datang nya,abang mencintaimu sayang jadi jagan berfikir macam macam ya" alex juga memeluk sanum yang di ikuti mika
"terimakasih abang,mamih" lirih sanum kembali menahan rasa sakit di kepalanya akibat terlalu tertekan dengan kedatangan sena yang tiba tiba dan terus menghina sanum tanpa henti..
di tambah mika juga tidak membela nya saat sanum terus menerus dihina,sanum tidak tau kalau mika hanya menguji alex..
sanum ambruk di pelukan alex dan mika yang terkulai lemas tidak sadarkan diri
"ya allah sayang" teriak alex begitu panik saat melihat tubuh sanum yang tiba tiba terkulai di pelukan nya begitupun dengan mika
"nak bangun sayang" panik mika menitikan air matanya
"son cepat kita ke rumah sakit"
"iya mih" alex membopong sanum berlari menuju mobil nya yang di ikuti mika
mika juga memerintah kan supir nya menyetir mobil alex,alex dan mika terus membangun kan sanum yang tidak sadar kan diri
untung nya rumah sakit tidak begitu jauh dari rumah alex..
"cepat bantu istriku han"teriak alex ke salah satu dokter rumah sakit itu
"alex tunggu di sini biarkan kami memeriksa istri mu dengan fokus" perintah dokter hani melarang alex ikut masuk
hani adalah dokter pribadi keluarga adrian sekaligus sahabat dari alex saat kuliah di jerman,mika memang menghubungi dokter hani saat di jalan menuju rumah sakit
"biar kan nak hani memeriksa ara son kita duduk di sini" ajak mika yang di angguki alex dengan pasrah
"semoga ara tidak kenapa kenapa ya mih" lirih alex
"kita berdoa ya son" mika memeluk alex menangkan putra nya
tidak butuh waktu lama dokter hani keluar dari ruangan sanum menemui alex dan mika
"ikut dengan ku lex,tante" senyum ceria dari hani
"gimana dengan istriku han" tanya alex tidak sabaran
"Zahra tidak kenapa kenapa hanya sedikit tertekan untuk kandungan Azahra juga tidak kenapa kenapa" jelas hani
"kandungan gimana maksud mu han" binggung alex saling pandang dengan mika
"iya nak kandungan apa maksud hani" timpal mika sama binggung nya
"jagan bilang tante dan alex tidak tau kalau Azahra lagi hamil apa lagi kandungan azahra terbilang sudah lama buka kandungan seminggu atau dua minggu" dokter hani mengelengkan kepala nya tidak percaya dengan alex begitu pun mika
"ya allah kamu benar han tidak bohong istriku lagi hamil" tanya alex kembali menitikan air matanya
"iya lex nanti kalau azahra sadar kita langsung USG melihat perkembangan debay nya" senyum dokter hani meyakin kan alex
"mamih" isak alex memeluk mika sedangkan mika sedari tadi terisak haru
"selamat son ahir nya putri mamih hamil son sebentar lagi kamu akan menjadi ayah" isak mika
bersambung......
jangan lupa like komen vote rating 5 nya juga ya🙏🥰😘☺️
__ADS_1