
Reny melirik putri nya,squena yang paham dengan lirikan itu mengangguk...
"sayang aku ingin mengatakan sesuatu berdua denganmu"bisik squena berkata manja
"ya sudah ikut mas sayang" bagas mengajak squena ke lantai atas..
sekalian melihat lihat pemandangan di atas,di sana juga ada taman mini buatan untuk bersantai santai fikir bagas tersenyum menatap wajah cantik squena...
"Woowww sangat indah sekali dan mewah sebentar lagi rumah mewah ini kan menjadi milik ku," batin squena berucap dengan percaya dirinya
"katakan sayang mau bicara apa," bagas memeluk squena dari belakang mengecupi wajah squena
squena membiar kan bagas melakukan itu semaunya....
bagas juga tidak akan bisa melakukan hal itu lagi setelah apa yang di mau squena tercapai senyum licik squena..
"sebenarnya aku masih ragu menikah dengan mu mas," lirih squena menunduk
"hey ada apa sayang.? kamu harus menikah dengan mas,"
"mas tidak ingin anak mas lahir tanpa ayah apa pun yang kamu mau mas akan turuti tapi kamu harus mau menikah dengan mas sayang," tegas bagas
bagas mengangkat kepala squena yang menunduk supaya menatap bagas,
"aku takut mas akan membuang quen seperti mas membuang mantan istri mas setelah anak kita lahir," lirih squena menitikan air matanya
"ya allah sayang kenapa kamu bisa berfikir jauh begitu,"
"mana mungkin mas akan membuang mu yang telah memberi keturunan untuk mas ini sayang"
"beda lagi dengan wanita itu yang tidak bisa memberi mas anak,"
"apa yang harus mas lakukan sayang supaya kamu yakin dan mau menikah dengan mas.,"mohon bagas berkata dengan lembut
"apakah mas yakin akan menuruti kemauan quen apa pun yang quen mau mas,"tanya squena menatap mata bagas
"kamu jagan ragu sayang mas yakin sayang,"
"katakan mas akan mengabulkan semua permintaan mu apapun itu"
"yang penting kita menikah dan memulai membina rumah tangga yang baru bersama anak anak kita nanti"jawab tegas bagas tanpa ada keraguan dan curiga dengan squena
"Quen mau seluruh harta mas berpindah atas nama Quen mas,"
"Quen tidak mau setelah Quen lahiran mas menjadi berubah fikiran dan akan membuang Quen,"
"setelah seluruh harta mas menjadi atas nama Quen mas dan ibu tidak akan bisa mengusir Quen dan anak kita apa bila mas berubah fikiran dan berpaling dari Quen "
"mas juga tidak akan bisa pergi harus selalu berada di dekat Quen untuk selama nya,apa lagi punya niat ingin selingkuh,"
"Quen tidak ingin bernasif sama seperti sanum,setelah mas mendapat kan yang baru yang lama di buang,"
"begitu pun dengan Quen yang tidak mau melihat mas berpindah hati ke yang lain,mas milik Quen selama lama nya dan hanya akan menjadi ayah dari anak kita nanti tidak ada yang lain titik.,"
__ADS_1
"Quen takut mas akan meninggal kan kami suatu saat nanti jadi dengan cara seperti ini mas tidak akan bisa pergi dari Quen atau anak anak kita suatu saat nanti apakah mas setuju"
mohon squena mrnjelaskan panjang lebar menatap bagas penuh keyakinan,
bagas yang mendengar ucapan calon istri nya tersenyum..
ternyata calon istri nya sangat takut bagas akan berpaling dari squena,bagas tersenyum mengangguk menyetujui syarat syarat dari squena..
bagas juga telah di buta kan cinta sesaat meskipun di hati nya masih tersimpan nama sanum.,
bagas akan mencoba melupakan sanum dan akan memulai hidup yang baru dengan Squena dan anak nya.,
bagas juga berfikir tidak masalah menuruti kemauan squena...
lagian harta nya juga akan menjadi milik anak nya suatu saat nanti,
apa lagi mendengar kata cinta dari calon istri nya yang begitu takut bagas akan meninggal kan diri nya...
sedangkan masalah sanum,bagas dan rahma sudah menjelas kan ke squena dan reny., awal nya squena berpura pura marah dan murka
bagas dan ibu nya terus meyakin kan squena dan reny yang pada ahir nya luluh,padahal itu hanya akal akalan dari reny dan squena...
"secepat nya mas akan mengurus surat rumah,mobil atas nama kamu sayang,supaya kamu percaya,"
"terimaksih sayang, Quen sayang mas bagas," squena memeluk bagas yang di balas pelukan hangat dari bagas
"mas juga sayang dan cinta kamu squena,apakah mas boleh minta sesuatu sayang,"
"apa mas kata kan"senyum manis squena masih bergelayut manja dengan bagas
"pasti mas" bisik manja squena
"apakah tidak apa apa sayang kita melakukan nya saat kamu hamil,"
"tadi Quen sempat menanyakan ke dokter,kata dokter tidak masalah mas dengan jenin nya apa bila melakukan nya tidak kasar anak kita kuat di dalam sini,"
"syukur lah kalau begitu mas sudah tidak tahan sayang" hap bagas langsung membopong squena berjalan ke dalam kamar di ruangan atas itu..
lagi lagi bagas dan squena melakukan hubungan terlarang itu,ke dua nya sedikit pun tidak takut merasa berdosa telah berzinah...
"dasar laki laki bodoh ya tidak apa apalah,orang aku juga tidak hamil bodoh"
"itu juga bukan hasil testpack aku dan hasil usg juga itu di dapat dari anak buah kami bodoh"
"laku kan lah sepuas nya bagas setelah ini kamu tidak akan bisa menyentuh ku," tawa Squena dalam hati senyum puas
squena menyembunyikan wajah tersenyum licik nya di dada bidang bagas....
"kamu laki laki bodoh yang telah masuk ke dalam perangkap kami,"
"kamu fikir aku mau menikah dengan duda seperti mu,bedebah ibu mu juga sangat mata duitan gila harta"
"kalian tidak akan bisa mengendalikan seorang squena atau mamihku,"batin squena lagi lagi berguman dalam hati dengan penuh licik nya...
__ADS_1
permainan kedua nya berlanjut sampai sore hari sedangkan squena telah terkulai lemas dengan permainan bagas tapi tidak dengan bagas..
dalam dirinya tidak merasakan kepuasan sedikitpun saat berhubungan dengan squena..
bayangan sanum terus melintas di fikiran nya, wajah sayu,cantik nan lembut itu terus memenuhi fikiran bagas...
bagas menatap ke squena dimana calon istri baru nya telah tertidur lelap kelelahan...
bagas berjalan menuju balkon kamar itu,entah apa yang dia fikir kan,,,,
hanya sanum dan sanum yang bagas ingat,padahal saat ini bagas sedang bersama squena...
"kenapa aku tidak pernah puas saat bermain dengan squena,"
"rasa nya begitu hambar tidak seperti dengan sanum,"
"saat bersama sanum aku yang selalu di buat lemas dan ingin selalu melakukan nya dengan sanum,tidak pernah ada bosan nya," batin bagas termrnung di balkon itu
"apa mungkin karna sanum saat itu istri telah menjadi istri sah ku,"
"sedangkan squena belum aku halal kan.kalau memang itu benar aku harus secepat nya menghalal kan squena,"lirih bagas berucap sangat pelan
"aku akan melakukan nya malam ini mengurus pemindahan seluruh harta milik ku dengan atas nama kepemilikan menjadi milik squena"
senyum bagas terpancar benar benar tidak sabar ingin melakukan semua nya dengan secepatnya...
bagas tidak memikir kan dampak nya lagi yang akan terjadi nantinya,,
bagas telah dibutakan cinta sesaat dan telah termakan dengan rayuan maut dari squena...
"Aku tidak akan memberitahu ibu dulu tentang pemindahan semua harta menjadi milik squena"
"kalau ibu tau pasti ibu tidak akan setuju" batin nya lagi lagi berkata dengan sendirinya
setelah menikah atau waktu nya sudah tepat baru bagas akan menceritakan ke rahma tentang ke pemilikan rumah dan harta yang lain nya...
untuk seluruh gaji juga squena akan mengambil alih semuanya squena yang akan mengatur,,,,
bagas yang telah di buat bodoh oleh squena tidak merasa keberatan...
di tambah squena juga berkata bahwa memiliki butik ke bagas dan rahma...
jadi bagas tidak akan kuatir kekurangan uang apa bila squena yang mengatur semuanya,,,
atas permintaan bagas dan rahma.squena mulai hari itu juga akan tinggal di ke diaman bagas setelah tau squena hamil anak bagas,
bagas tidak memikir kan tetang pembicaraan orang lain di tambah mereka juga bertetangga masing masing tidak saling usil...
berbeda saat tinggal di sebuah perkampungan bisa jadi akan menjadi bahan gosip'an para ibu ibu,
sedangkan bagas sendiri tinggal di komplek perumahan elit,,,,
semua tetangga bagas pun acuh tak acuh sama seperti bagas hidup masing masing tidak saling usil di tambah keseharian mereka juga sama sama di sibuk dengan aktifitas di luaran...
__ADS_1
bersambung.....
jagan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰