
"beruntung kau gas punya bapak sebaik pak wanto padahal kau anak yang sangat durhaka sekali"
"banyak banyak bersyukur punya orang tua seperti pak wanto,yang berhati mulia baik hati dan tidak pendendam meskipun putra nya telah durhaka dengan nya"
tian menyandarkan tubuh nya di kursi kamar bagas dan memperhatikan bagas yang sedang mempersiap kan diri untuk acara lamaran nya dengan Airin...
sedangkan anak istri nya berada di ruang tamu bersama keluarga bagas...
"Alhamdulilah benar katamu tian aku sangat beruntung memiliki ayah sebaiknya,"
"padahal selama ini aku telah durhaka dan tidak perduli sama sekali dengan ayah bahkan ke serly pun begitu"
"sampai saat ini pun rasa bersalah dan sesalku terus mengerogoti batinku tian" jawab bagas penuh dengan penyesalan
"jadikan itu semua menjadi pelajaran gas untuk kehidupanmu selanjut nya,"
"kau juga beruntung gas mendapatkan Airin,menang banyak kau dulu sanum sekarang airin.,"
"meskipun nasip Sanum tidak sebaik nasip Airin. padahal aku belum puas melihat karma yang menimpamu gas"
"padahal kau begitu dalam menyakiti sanum yang tidak ada bandingannya tapi karma yang kau dapatkan hanya seperti itu saja"
"padahal aku berharap kau menjadi gila dulu gas sebelum bahagia pada ahirnya.,"senyum sinis tian masih menatap bagas
"sialan kau tian, memang kau belum puas melihat aku depresi sebelum nya"
" belum lagi penderitaan yang lain nya yang aku dapatkan secara bertubi tubi tak ada henti hentinya"
"dari aku di tipu wanita iblis itu di tambah aku juga harus merasakan hidup susah karna nya juga"
"di tambah untuk melupakan sanum yang begitu sangat sulit,bukan nya kau sendiri yang memintaku untuk sadar jagan nekat"
geram bagas sangat kesal melempar sisir yang sedang dia pakai ke arah tian..
kelepuk sisir itu mendarat sangat mulus di jidat tian...
* sakit bego" kesal tian mengusap jidatnya
"tapi ada baik nya juga kau cepat sadar sih kalau kau masih depresi kasian sanum terus mendapat kan gangguan dari orang setres sepertimu"
"Aku yakin kalau kau tidak di rukiah abah kyai pasti kau masih seteres yang pada ahirnya akan berbuat nekat ke sanum bisa jadi kau akan menculik nya juga"
"untuk sekarang baik baik lah dengan Airin jagan lakukan kesalahan yang lalu terulang kembali"
"apa bila itu sampai terjadi aku orang yang pertama yang akan membunuhmu gas meskipun aku sahabatmu"
"Kau tau kalau aku paling anti dengan yang nama nya melihat laki laki yang suka menyakiti secara fisik maupun batin wanita itu"
"perlakukan lah Airin dengan baik jadikan lah dia ratu dalam rumah tanggamu jagan kau jadikan sebagai babumu" nasehat tian ke bagas...
masih banyak lagi nasehat nasehat yang tian berikan untuk bagas....
"insya'allah aku akan mengingat setiap nasehat nasehat darimu tian,"
"terimakasih banyak selama ini kau selalu setia menemaniku sebagai sahabatmu dan tidak pernah henti henti nya mengingat kan aku ke jalan yang benar"
"padahal aku tau kau sangat anti dengan semua sifat yang aku miliki sebelum nya"
"tapi kau tak pernah lelah sedikitpun mengingat kan aku.tidak pernah sama sekali meninggal kan aku saat aku terpuruk" lirih bagas
"yang penting saat ini kau telah berubah tidak mengulangi kesalahan seperti dulu lagi," jawab tian
kedua nya berjalan keluar kamar bagas setelah bagas selesai menyiap kan dirinya...
di ke diaman Rahma pagi itu sedang di sibukkan untuk acara lamaran bagas menuju ke diaman Airin...
dari pihak pesantren yang turut hadir selain kyai Ahmad dan istri nya ada juga putra pertama kyai Ahmad beserta 4 santri....
__ADS_1
"Alhamdulilah beres semua" senyum rahma
"iya bu alhamdulilah ya" bik holis ikut tersenyum...
"Abah kyai Ahmad juga telah tiba bu sekarang ada di rumah depan di temani pak wanto dan keluarga yang lain nya juga''
"ya sudah bik kita ke depan yuk" ajak Rahma ke bik holis
sesampai nya wanto saat itu memang pada malam harinya bagas beserta ke dua orang tua nya langsung menemui kyai Ahmad...
untuk menyampaikan niat baik keluarga besar Bagas yang akan melamar Airin...
Kyai Ahmad beserta keluarga pihak pesantren yang di minta untuk ikut hadir di acara pertunangan bagas dengan Airin...
lebih tepat nya pihak dari Kyai Ahmad akan ikut mengiringi dari pihak keluarga bagas...
yang nanti nya akan di pimpin langsung oleh putra kyai Ahmad untuk menyampaikan maksud kedatangan mereka ke pihak keluarga sang wanita...
"sepertinya tidak akan cukup apabila hanya dua mobil yang akan membawa seserahan sebanyak ini mas" rahma melihat seserahan yang sebagian telah di susun di dalam mobil...
dari iringan mobil yang membawa seserahan di husus kan wanto memang hanya 2 mobil sebelumnya tapi tetap tidak memadai..
"benar juga dek ya sudah pakai mobil mas saja" jawab wanto ikut menyusun barang seserahan
untung nya wanto membawa tiga mobil langsung dari desa nya saat itu yang dua memang di husus kan untuk membawa seserahan nanti nya...
yang satu lagi husus mobil pribadi milik wanto mengingat begitu banyak seserahan yang akan di bawa..
bahkan dua mobil pun masih tidak memadai jadi sebagian untuk rantangan dan semua makanan di bawa dalam mobil wanto juga...
"sebagian lagi pakai mobil abah saja. mobil abah juga masih kosong" ucap kyai Ahmad
"terimakasih bah maaf jadi merepotkan abah"
"sudah tidak apa apa nak bagas.,itu bingkisan nya sebagian susun kan di mobil abah ya" perintah kyai ahmad ke santri nya
sedangkan untuk angota keluarga memakai mobil milik bagas dan tian...
tian juga ikut hadir di acara pertunangan sahabat nya pagi itu..
"bu bagas qo jadi dekdekan" bisik bagas berkeringat dingin padahal mereka belum berangkat
"bismillah nak amalkan doa doa yang abah kyai berikan tadi malam ya" rahma mengusap pundak bagas menenangkan kegugupan putra nya
"iya bu" jawab bagas membaca setiap doa doa yang di berikan kyai ahmad dalam hati
sebelum berangkat ke kediaman airin mereka semua membaca doa terlebih duhulu yang di pimpin kyai Ahmad langsung..
di ke diaman Airin sama hal nya sedang di sibukan juga mempersiap kan semua jamuan untuk menyambut ke datangan keluarga bagas...
dari ketua Rt/Rw pun ikut turut hadir di kediaman kepala desa mereka begitu pun para tetangga telah berdatangan ikut menyambut dan membantu..
"gimana bu apakah semuanya sudah siap tidak ada yang kurang," tanya Rendi menanyakan semua persiapan ke istri nya ya itu Jamilah istri dari pak kades
"Alhamdulilah semua nya sudah siap pak" jawab Jamilah
"Alhamdulilah gimana dengan Airin sendiri"
"Airin juga sudah siap pak tinggal menunggu kedatangan keluarga nak bagas" senyum Jamilah
"Alhamdulilah semoga acara nya lancar ya bu sampai hari H nya nanti"
"Aaminn ya allah iya pak.semoga semua nya juga cukup ya pak untuk semua makanan nya tapi ibu juga menyiap kan semua lebih insyaallah tidak akan kurang"
"lebih baik semua makanan lebih banyak dari pada kurang bu,"
"meskipun lebih banyak tidak akan mubajir bu.nanti kita bagikan ke tetangga kalau masih banyak makanan nya" jawab Rendi
__ADS_1
"ya sudah bu kita menunggu di depan saja semua nya juga sudah datang" ajak rendi menemuai anggota pegawai dari desa termasuk ketua Rt/Rw
sambil menunggu kedatangan pihak dari keluarga Bagas.Rendi dan istri nya berbincang bincang di depan dengan yang lainnya...
sedangkan Airin masih di kamar yang di temani dokter Zaira yang sengaja Airin undang di acara lamaran nya dengan bagas...
"ya allah pak banyak sekali mobil yang datang bukan nya nak bagas mengirim kan pesan hanya tiga mobil anggota keluarga nya saja yang datang"
"tidak sebanyak ini yang salah satunya mobil nak bagas orang tuanya dan Abah kyai Ahmad pesan nak bagas tadi malam"
"apakah empat mobil lainnya keluarga nak bagas yang baru datang ya pak" bisik Jamilah panik melihat iringan mobil bagas dari ke jauhan berjumlah 7 mobil
Jamilah tidak tau kalau 4 mobil itu di husus kan untuk membawa seserahan sedangkan yang tiga nya baru membawa seluruh anggota keluarga dari pihak bagas dan kyai ahmad beserta tetangga bagas.
"semoga saja cukup bu jangan panik ya" Rendi ikut berbisik ke Jamilah menenangkan istri nya
tidak jauh berbeda dengan Airin sangat terkejut mengintip dari balik jendela kamar nya milihat iringan mobil bagas...
"gimana sih mas bagas katanya yang datang tidak akan ramai tapi yang datang sampai bermobil mobil begitu"
"kalau tau begitukan bisa menyiap kan makanan lebih banyak lagi untuk semua tamu yang datang,"batin Airin langsung ke luar kamar nya menuju dapur melihat semua persiapan untuk di suguh kan
meskipun semua hidangan begitu banyak di siap kan tapi keluarga itu tidak menyangka sama sekali kalau bagas akan membawa iringan mobil lebih dari tiga..
"Alhamdulilah" Airin bernafas lega melihat banyak hidangan yang telah di siap kan
"rin cepat sini" teriak heboh dokter Zaira memanggil Airin
"ada apa ra" panik Airin yang langsung di tarik dokter Zaira kembali masuk ke kamar nya
"masyallah rin lihat itu" tunjuk Dokter Zaira ke luar jendela kamar Airin
kamar Airin memang ada di bagian depan jadi bisa melihat jelas saat iringan tamu yang datang...
meskipun begitu dari luar tidak bisa melihat ke dalam kamar Airin bahwa dokter Zaira dan Airin sedang melihat keluar...
tapi Airin dan doktet Zaira bisa melihat sangat jelas keluar...
"masyaallah banyak sekali.ini kan hanya acara lamaran bukan acara serahan untuk pernikahan" jawab Airin binggung
"Assalamuallaikum" kyai Ahmad mengucap kan salam di ikuti yang lain nya
"Waallaikumsalam" jawab Rendi beserta istri dan tamu lain nya yang ada di ke diaman Rendi
"masyaallah ini semua mau lamaran atau hantaran untuk acara pernikahan" batin Jamilah dan Rendi sangat terkejut begitupun dengan yang lain nya
suami istri itu di buat lemas dan kelimpungan melihat seserahan yang begitu banyak nya yang di bawa kan keluarga bagas untuk Airin...
mereka berdua tidak menyangka mendapat kan kejutan besar yang begitu luar biasa ...
bahkan semua itu tidak tertampung lagi di kediaman rumah Rendi...
seluruh angota pekerja desa yang turut hadir ikut membantu membawa seserahan dari mobil wanto dan yang lain nya...
sapi dan kambing di ikat di pohon depan rumah Rendi...
semua itu di luar dari bayangan keluarga besar Airin dan yang lain nya mereka fikir hanya lamaran biasa biasa saja tidak lebih...
bahkan untuk acara seserahan pun itu terbilang sangat banyak dan berlebihan menurut Keluarga Rendi padahal Keluarga itu..
"masyaallah" lirih Jamilah menitikan air mata haru tidak bisa berkata apa apa lagi yang secara tiba tiba mendapatkan kejut dari pihak calon besan nya...
pihak dari keluarga bagas di sambut dengan ramah dan baik dan di persilahkan untuk masuk sebelum acara di mulai....
Bersambung......
jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏🙏🙏🥰🥰🥰😘😘😘🌹🌹🌹
__ADS_1