
"apakah nyonya almira jadi datang ke sini nak"
"seperti nya jadi mak,kita tunggu saja" senyum sanum
"Assalamuallaikum,nak Azahra,makci jenab"
"waallaikumsalam mila" senyum jenab,mila menyalami jenab
"waallaikumsalam makci mila"begitu pun dengan sanum ikut tersenyum menyalami mila
"sendiri mila datang nya tak bersama johan"
"iya makci,abang johan lagi mengantar anak anak sekolah sebentar"jawab mila,jenab mengangguk
"makci mila sudah sarapan belum"
"sudah tadi di rumah nak zahra"
"ya sudah kita langsung ke belakang mengisi lemang nya"ajak jenab,sanum dan mila mengangguk mengikuti jenab dari belakang
Aktifitas pagi yang di awali berdoa dulu sebelum mulai beraktifitas selalu di laku kan jenab dan sanum...
setelah itu baru mereka membuat lemang,sedangkan jenab membuat sambal tempoyak kesukaan para pelangan,yang mengisi lemang di lakukan mila...
sedang kan sanum melakukan aktifitas yang lain seperti menyiap kan bumbu untuk ayam percik, sekali sekali sanum membalas kiriman pesan dari pelangan yang memesan di kedai Azahra..
lemang juga mulai di bakar,aroma dari cirihas lemang mulai tercium sangat wangi di padukan sambal tempoyak dan ayam percik,wangi nya membuat perut keroncongan..
"pakci johan,ini di antar ke alamat yang sudah di tulis ya pakci" sanum menyerah kan 5 bingkisan dari pesanan pelangan nya untuk di antar ke alamat tujuan...
"iya nak zahra, hari ini nyonya almira tidak pesan nak" tanya johan, pasal nya Almira setiap hari nya tidak pernah absen selalu memesan di kedai azahra yang akan johan kirim kan ke alamat kantor milik Agam Wirawan.
"nyonya almira dengan putri nya yang akan langsung ke sini pakci johan"
"oh ya sudah kalau begitu,pakci pergi dulu ya,Assalamuallaikum"
"Waallaikumsalam,hati hati pakci"
"iya nak,terimakasih" senyum johan langsung membawa motor nya yang akan mengantar kan pesanan ke alamat tujuan
"Alhamdulilah ya allah,hambamu ini tidak pernah henti henti nya selalu bersyukur atas semua rizki yang engkau berikan kepada hamba mu ini,"
"aku masih seperti mimpi akan mempunyai kedai,yang alhamdulilah pelangan nya makin hari makin banyak di mana hidup ku dulu begitu sangat menyedih kan setelah menikah"lirih sanum sangat pelan
"siksaan penderitaan dan semua cobaan yang aku lalui dengan sabar dan ikhlas membuat ku sosok yang nekat mengambil keputusan yang entah aku tidak tau akan ke mana tujuan ku waktu itu."
"Allah begitu sangat baik dengan qu,mempertemu kan aku ibu angkat yang begitu tulus mencintai menyayangi qu penuh kasih sayang,dengan sudi beliau mau menampung qu yang tidak dia kenal hanya orang asing,"
__ADS_1
"di mana aku tidak pernah mendapat kan kasih sayang seorang ibu kandung dan orang tua kandung qu, bahkan setelah menikah pun itu tidak ku dapat kan,hanya ibu panti dan seluruh anggota panti yang saat itu aku belum menikah yang begitu tulus menyayangi qu tanpa minta imbalan apapun"
"Aku fikir setelah menikah aku akan menemukan kebahagiaan dari suami dan mertua qu seperti yang qu dapat kan saat di panti," isak sanum berjalan duduk di saung kedai nya
"tapi yang qu dapat kan bukan kasih sayang,cinta,ketulusan,yang aku dapat kan hanya siksaan,cacian,hinaan,bahkan mereka hanya mengngap diriku babu dan pembantu"
"malah lebih mulia pekerjaan pembantu yang akan di gaji setiap bulan nya di beri makan yang cukup,entah lah di sebut babu atau pembantu pun itu tidak pantas untuk qu saat itu"
"tapi lebih tepat nya hanya sebagai budak pemuas suami qu,menjadi budak kekerasan mas bagas.,yang tidak di bayar atau di gajih yang selayak nya seperti pembantu"
"mas bagas selalu menuntut qu untuk tampil cantik, wangi dan bersih tapi dia tidak pernah memberiku uang lebih, tapi malah sebalik nya aku terkadang jarang makan karna ingin mengirit"
"Aku tidak pernah membantah meminta hak nafkah yang lebih yang seharus aku dapat kan,jangan kan aku untuk berhias diri mempercantik diri dan membuat diri qu selalu wangi"
"selama menikah pun mas bagas tidak pernah membelikan aku baju baru satu helai pun, di mana gaji nya sangat besar 19 juta perbulan, sedang kan aku hanya di beri 500 rb perbulan kadang malah kurang"
"500rb untuk makan sebulan akan cukup sampai di mana, tapi tetap aku ikhlas hanya memakan tahu dan tempe setiap hari nya, supaya aku bisa menabung uang dari pemberian dari mas bagas yang tidak seberapa"
"sehari kadang aku cuma makan sekali, hanya makan dengan roti 2rb an dan memakan sisa bekas ibu.,badan qu yang kurus karna tidak makan yang benar,masih untung aku tidak sakit sakitan dan punya penyakit lambung"
"aku berharap mas bagas akan berubah tapi bukan nya berubah,mas bagas malah makin menjadi jadi,menyiksa,memukul qu,menjadi kan aku budak pemuas nya"
"aq masih tetap bertahan dengan semua itu,di mana aq sudah tidak sanggup lagi dengan penghianatan yang di lakukan mas bagas, melakukan hubungan terlarang di hadapan qu sendiri"
"dengan tidak merasa bersalah mas bagas dengan tega melakukan itu di ruang tamu bukan di ruang tertutup atau di kamar,ibu dan teman nya begitu bangga melihat kelakuan iblis mas bagas dengan wanita nya"
"di sana hati qu sangat hancur berkeping keping,rasa cinta qu menjadi rasa kebencian,jijik,murka semua menjadi satu"
"aku ingin meminta penjelasan dari mas bagas,aku tidak terima atas perlakuan nya yang dengan kejam menodai pernikahan kami"
"tapi yang aku dapat kan malah siksaan,hinaan dari mas bagas,dengan kejam nya mas bagas memukul qu seperti binatang,menghina penampilan qu dengan tidak berperasaan sedikit pun,"
"aku lelah,aku tidak sanggup lagi bertahan,di mana mas bagas setelah memukul qu,dia pergi entah kemana sampai larut malam"
"di sana ibu rahma masuk ke kamar kami,lagi lagi ibu menjambak rambut qu dengan tidak berperasaan di saat aku sedang meringkuk menahan sakit akibat siksaan yang aku dapat kan sebelum nya dari mas bagas"
"tidak cukup atas siksaan dari ibu rahma,ibu memaksa qu menanda tangani surat cerai itu,permohonan qu tidak di hirau kan"
"ibu rahma mengancam akan mencelakai ibu panti apa bila aku tidak mau menanda tangani surat cerai itu,ibu rahma tau,kelemahan qu adalah ibu panti asuhan"
"dengan bergetar,air mata mengalir deras ahir nya aku sah bercerai dengan mas bagas,di mana mas bagas juga sudah menanda tangani surat cerai itu"
"lagi lagi hati qu sangat sesak,sakit melihat tanda tangan dari mas bagas yang lebih dulu menanda tangani surat cerai itu,tanpa sepengetahuan dari qu,"
"terus selama ini aq dia anggap apa,apakah aku hanya budak pemuas nafsu nya saja"
"bahkan aku tidak di ijin kan pergi dari rumah itu meskipun aku dan mas bagas sudah bercerai, mereka berdua tetap dengan pendirian nya"
__ADS_1
"dengan keji nya mereka akan tetap menjadi kan aku budak,semalanan aku tidak bisa tertidur,aku sadar saat mas bagas pulang dan tidur di sisi qu padahal kami sudah di nyatan bercerai"
"tapi aku hanya pura pura memejam kan mata qu, aku tidak mau menjadi pendosa di mana kami bukan suami istri lagi,apa lagi melakukan hubungan bukan di dasari dari kata halal,sah sebagai suami istri dalam ikatan pernikahan"
"aku mulai mempunyai rencana untuk kabur saat besok pagi,aku juga tau gerak gerik mas bagas mengambil uang yang dia berikan waktu itu seratus ribu kepada qu yang dia lempar kan di muka qu"
"tapi aku hanya diam,hati nya entah terbuat dari apa,begitu sangat kejam berhati iblis,hanya menyisakan uang 5rb di dalam dompetku"
"aku tau mas bagas sudah gajian,di mana pagi nya aku hanya di berikan uang 10rb,sedangan dengan ibu nya memberikan uang jutaan"
"aku hanya diam melihat nya,tidak berbuat apa apa dan menerima uang 10rb dari mas bagas,aku tidak mau membuat nya curiga bahwa aku akan kabur dari neraka itu, semua persiapan untuk ke kantor juga aku siap kan untuk terahir kali nya"
"Aku bukan wanita yang selalu ikhlas di tindas oleh mas bagas dan ibu nya,aku bukan wanita bodoh seperti mereka fikir kan"
"Aku hanya mencoba bersabar supaya mereka bisa sadar dan memberi mereka kesempatan,tapi kesempatan itu sudah habis di mana kedua nya juga bukan sadar tapi makin menjadi jadi seperti jelmaan iblis,"
"semua tabungan yang aku simpan ahir nya bermenfaat juga,mas bagas dan ibu tidak sadar bahwa aku punya uang untuk kabur"
"mereka berfikir aku cuma mempunyai uang hanya berjumlah 15rb,jadi mereka tenang dan tidak kuatir aku akan kabur dengan uang 15rb yang hanya cukup untuk makan bagi qu"
"rumah ku biar kan berantakan,baju yang ibu lempar kan juga aku biar kan berantakan di lantai,aku harus cepar kabur"
"di mana ahir nya aku di pertemukan dengan emak jenab yang berhati mulia"
"terimakasih ya allah untuk semua yang engkau berikan ke hamba mu ini" isak sanum masih termenung sendiri di saung azahra
sanum termenung sendiri mengingat pahit nya kisah hidup nya saat berumah tangga dengan bagas,sanum menghela nafas berat buru buru menghapus air mata nya...
setidak nya hati sanum saat berada di negeri jiran itu mulai membaik,meskipun luka mendalam yang bagas dan ibu nya toreh kan masih membekas sangat dalam
bahkan luka itu akan sulit untuk di obati atau di hapus kan sampai kapan pun...
sanum berjalan masuk ke dalam rumah jenab akan menyiap kan pesanan pelangan yang lain nya,senyum sanum terus menghiasi wajah cantik nya..
semua baju sanum juga sudah tidak ada yang di pakai satu pun lagi,sanum menganti nya dengan baju yang baru semua
pada dasar nya baju sanum yang lama dan semua nya tidak layak untuk di pakai lagi,waktu nya untuk di ganti dengan yang baru,dengan ke baikan jenab, sanum di ajak berbelanja memperkenal kan tempat temapat yang jenab kunjungi
jenab juga mengajak sanum ke salon untuk mempercantik putri angkat nya, penghasilan sanum juga makin hari makin meningkat, jadi semua itu memakai uang dari hasil jerih payah sanum
penampilan yang modis,anggun,cantik wajah yang bersih selalu terawat saat sanum tinggal di malaysia...
semua itu butuh modal untuk cantik dan mempercantik diri yang seperti bagas ingin kan, bukan wanita berpenampilan lusuh,dekil tidak pernah berhias mempercantik diri ..
entah bagas akan mengenali sanum lagi atau tidak dengan penampilan sanum yang berubah drastis menjadi seperti jelmaan putri kerajaan...
bersambung...
__ADS_1
jangan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰