
"ya allah aku harus kuat,tolong hambamu ini ya allah" lirih sanum,penglihatan sanum mulai mengelap tapi sanum memaksakan diri nya tetap sadar..
"aku harus cepat lari dari sini aku harus bisa" isak nya menahan sakit terus bejalan menahan nyeri di sekujur tubuh nya
sanum merobek hijab nya membalut darah yang terus mengalir di langan nya..
"jagan sampai iblis itu menemukan jejakku" batin nya mengelap darah yang ada di wajah nya menahan perih makin menjadi jadi
sanum terus bejalan tertatih tatih menahan sesak di dada nya yang makin sakit akibat tendangan dari sena...
lelah sakit semua sanum rasa kan tapi langkah nya tidak terhenti terus berjalan melewati hutan lebat yang sanum lewati..
sanum tidak tau di mana dirinya sekarang yang paling penting dirinya harus pergi jauh dari rumah tua tempat nya di siksa
"Quen leon mommy rindu denganmu nak,abang jaga kembar untukku kalau memang allah berkehendak aku harus berahir dengan cara begini"
"mommy deddy kakak emak aku sayang dengan kalian, titip kembar untuk ku mamih papih jaga abang dan kembar untukku juga" rintih sanum tidak kuat lagi berjalan
"ya allah lindungilah seluruh keluarga hamba,biar kan aku yang merasakan penderitaan ini tapi jagan dengan keluarga qu" sanum merangkak memegang dadanya yang sesak
penglihatan sanum makin mengelap tidak bisa di tahan lagi,sanum mengapai pohon yang di depan nya berusaha berdiri dan memaksakan terus membukak matanya...
meskipun dalam ke adaan seperti itu tapi sanum tidak henti henti nya menginggat nama allah yang terus sanum lantun kan setiap doa bait perbait di dalam hatinya
La ilaha illallahu wahdahu la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhyii wa yumiitu, biyadihil khoir, wa huwa 'ala kulli syai'in qodir
"Tidak ada Tuhan selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kekuasaan dan milik-Nya lah segala pujian. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Atasnya kebaikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Allaahumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarokta dzal jalaali wal ikroom.
"Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang memberi keselamatan. Dari keselamatan. Maha Suci Allah, Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
Robbi najjinii minal qoumidh dholimiin.
"Ya Allah, selamatkanlah dan lindungilah aku dari orang-orang yang zalim itu."
Allahumma inni a'dzubika minasy syaithoni min hamazihi wa nafkhihi wa naftsihi.
"Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari setan, dari kesombongannya, tiupannya dan hembusannya."
Rabbi a'udzubika min hamazatisy syayathini wa a'udzubika rabbi ay yahdlurun.
"Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung kepada Engkau yang Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku."
Bismillahil ladzi la yadlurru ma'asmihi syai'un fil ardli wa la fis samai wa huwas sami'ul 'alim.
__ADS_1
"Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui."
Allaahumma Innaa Nas Aluka Salaamatan Fid Diin, Wa ‘Aafiyatan Fil Jasad, Wa Ziyadatan Fil ‘Ilmi, Wabaròkatan Dir Rizqi, Wa Taubatan Qòblal Maut, Waròhmatan Indal Maut, Wa Maghfiròtan Ba’dal Maut. Allaahumma Hawwin ‘Alainaa Fii Sakaròòtil Maut, Wan Najaata Minan Naar, Wal ‘Afwa Indal Hisaab.”
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan ketika beragama, kesehatan badan, limpahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datangnya maut, rahmat pada saat datangnya maut, dan ampunan setelah datangnya maut.”
“Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, berikanlah kami keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada hari penghisaban.”
sanum juga membaca Doa keselamatan dunia akhirat lainnya berdasarkan sabda dari Nabi Muhammad SAW:
“Allaahumma Antas Salaam, Wa Minkas Salaam, Tabaaròkta Dzal Jalaali Wal Ikròòm.”
“Ya Allah, Engkaulah Tuhan yang memberi keselamatan. Dari keselamatan. Maha Suci Allah, Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.” (HR Muslim).
"ya allah hamba berserah diri kepadamu,"lirih sanum setelah berhasil berdiri tapi naas nya penglihatan sanum tidak bisa di tahan lagi makin mengelap
bruk sanum jatuh pingsan mengelinding di tepi jurang,sanum tidak sadar bahwa di tempat nya berdiri ada jurang...
sanum tidak merasakan apa apa lagi saat dirinya mengelinding ke dalam jurang dalam ke adaan pingsan...
"kemana wanita itu"teriak sena murka saat mendobrak pintu kamar penyekapan di lihat nya sanum tidak ada lagi...
"cepat temukan keberadaan nya" murka sena mengepal kan tangan nya melihat banyak jejak darah di jendela dan ada tali panjang yang masih mengantung
"aku tidak mau tau kalian harus membawanya ke sini dalam ke adaan mati atau hidup apakah kalian paham" bentak sena menatap tajam ke pengawal nya
william telah menemukan di mana sena menyekap sanum dan telah menghubungi alex..
dengan gerakan cepat alex langsung menuju lokasi tempat penyekapan sanum dengan adrian..
yang di mana lokasinya juga lumayan jauh memakan waktu 5 jam,alex memakai jet pribadi nya untuk mempersingkat waktu...
brak alex menerjang pintu ruang utama rumah tua itu,semua pengawal sena di ringkus dengan mudah karna pengawal adrian dan alex lebih banyak dan unggul..
"di mana iblis itu" geram alex berlari ke lantai atas
duar alex menembak kaki sena saat sena ingin kabur dari alex...
"kemana istriku iblis" bentak alex menarik rambut sena dengan kasar
"aaaawww sakit alex apa maksudmu aku tidak tau" rintih sena menahan nyeri di kepala nya
"cuih kelakuan mu sangat busuk ular,katakan di mana istriku kalau kau masih ingin hidup" bentak alex sekali lagi makin menjadi jadi menarik rambut sena tidak menghiraukan teriakan sena yang ke sakitan
"plak plak di mana menantu ku iblis kalau kau tidak ingin melihat marko mati di depan matamu dengan siksaan dariku cepat katakan" geram adrian menampar sena tanpa ampun
__ADS_1
"Ha ha aaa wanitamu itu sudah mati" teriak sena kesakitan,meskipun sena mengatakan sanum di mana tetap saja alex akan menghabisinya apa lagi melihat kondisi sanum yang telah dia siksa...
sena tau seperti apa kejam nya alex jadi lebih baik mengatakan sanum sudah mati...
"kurang ajar kau iblis,dor dor" alex menembak kedua kaki sena dengan kejam
sena menjerit kesakitan rasa panas bercampur sakit menjadi satu menjalar di sekujur tubuh nya
"di mana istriku katakan iblis" teriak alex murka mendengar sena mengatakan sanum sudah mati membuat mata nya mengelap
"aku tidak bohong lihat saja darah itu,aku sudah menghabisi nya dan membuang nya ke laut di dekat sini ha ha aaa" tawa sena dengan puas melihat wajah pias alex
"aku sudah membunuh nya,kalau aku tidak bisa memilikimu maka dia juga tidak bisa memilikimu alex.hik hik hik" tangis sena menahan sakit sekujur tubuh nya bercampur senang
sama hal nya seperti adrian langsung tertegun mengelengkan kepala tidak percaya dengan ucapan sena
"kau bohong wanita ular,kau sembunyikan di mana menantuku bruk bruk" adrian menendang sena dengan kencang
"aku tidak berbohong om,aku berkata benar uhuk uhuk sekarang aku bahagia telah membunuh nya uhuk uhuk" tawa sena tertahan memuntah kan darah dari mulut nya
sedikitpun sena tidak merasakan menyesal malah sena tertawa puas,sena yakin sanum tidak akan bertahan lama di tengah hutan yang tanpa ada siapa siapa yang akan menolong nya
entah hatinya terbuat dari apa begitu senang nya meskipun telah di hajar alex dan adrian,sedikit pun tidak ada kata memohon dari mulut nya
"Aaaaarrrrraaaaaaaaa dor dor dor" alex berteriak kencang memanggil nama sanum menembak sena membabi buta dengan beringas nya
"mati saja kau iblis,lihat saja orang tuamu akan ku buat sepertimu juga" murka alex menitikan air matanya
"ara pasti masih hidup,tapi di mana iblis ini menyembunyikan ara papih" panik alex
"kita siksa saja pengawal nya dan orang tua nya sampai mengatakan kebenaran di mana ara berada, papih juga yakin ara masih hidup" ucap adrian
"cepat kita cari ke beradaan ara"ajak adrian membiarkan sena yang sudah tewas di tangan alex
adrian memmerintahkan pengawal nya untuk membereskan tubuh sena yang telah kaku...
agam yang mendapatkan kabar dari adrian kembali lagi ke indo bersama almira berliana dan jenab...
sepanjang jalan almira terus menangis begitupun dengan jenab,tidak dengan berliana tangan nya terus mengepal penuh amarah
sisi gelap aura berliana keluar yang menurun dari agam,begitupun dengan agam...
mereka kembali lagi ke indo dengan jet pribadi milik berliana setelah sampai di bandara malaysia untuk mempersingkat waktu dan ingin cepat sampai ke indo kembali....
bersambung.....
__ADS_1
jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya ya🙏🥰😘☺️🌹
"