
Assalamuallaikum" ucap salam alex
"Waallaikumsalam tuan," jawab salah satu pembantu di mansion
"di mana Zahra bik"
"non zahra ada di taman belakang tuan bersama mbok ira dan baby sister" jawab nya dengan sopan...
"baik bik terimakasih ya"
"sama sama tuan" alex langsung berjalan ke belakang mansion menemui istri dan kedua anak kembar nya
dari kejauhan alex tersenyum melihat wajah cantik istri nya yang terbalut gamia syar'i
mata alex hanya tertuju ke satu wanita nya ya itu bidadari nya yang sedang bercanda dengan kembar...
"Assallamuallaikum bidadari abang" ucap salam lembut alex
"eh abang sudah pulang,Waallaikumsalam abang" senyum sanum menyalami alex
alex mengecup kening sanum dan ke dua pipi nya terus beralih ke kembar..
"iya sayang abang langsung ke sini tadi bibik memberitahu kalau kalian ada di sini.,"
"hari ini tidak telat minum obat kan,apakah dada nya masih sesak sayang" tanya alex dengan perhatiannya
"Alhamdulilah tidak sesak lagi bang minum obat nya juga tidak telat,ya sudah kita ke dalam ya bang.,abang juga pasti lelah abang udah makan belum"
"Alhamdulilah,semoga cepat sembuh ya bidadari abang, rasa lelah abang akan hilang saat melihat kalian bertiga sayang,abang belum makan" alex memeluk sanum dengan mesra
"Amiiiinnn terimakasih bang,ya sudah abang bersih bersih dulu ya terus kita makan" ajak sanum yang di angguki alex
mbok ira tersenyum melihat alex yang begitu lembut dan romantis,bagi mbok ira itu pemandangan biasa yang sering dia lihat setiap harinya...
tapi tidak dengan erin yang terpesona dengan ketampanan alex terus menatap alex tidak berkedip...
"buset dah ini orang atau dewa yunani ko ganteng nya ke bangetan,gagah lagi dia harus gw dapetin" batin erin berguman penuh semangat
mbok ira menyengol erin menatap nya tajam,yang tidak berkedip dari tadi,erin yang di sengol mbok ira gelagapan salah tingkah memberi cengiran ke mbok ira merasa tidak bersalah nya...
"rin bantu mbok menjaga kembar ya," pinta sanum ke erin
"baik nyonya"
" mari mbok kita masuk,zahra titip kembar ya mbok zahra mau nyiapin keperluan abang"
"siap non,mari cantik gendong mbok ya,rin dorong pelan pelan Stroller aden azlan ya"
"iya mbok" jawab erin sedikit kesal pasal nya sanum malah menitipkan kembar hanya ke mbok ira tapi tidak dengan nya padahal dirinya lah yang di tunjuk sebagai baby siter tapi hanya di minta untuk membantu mbok ira...
"ini orang tidak ada niatan apa mau ngenalin gw ke pangeran ganteng ini"erin menatap sanum dari belakang ikut melangkah di samping mbok ira mendorong Stroller azlan
sedang kan alex sama sekali tidak melirik erin tatapan nya hanya ke dua tujuan,pertama sanum ke dua kembar...
"gimana hari ini sayang kembar tidak rewel kan" tanya alex merangkul sanum menuju kamar mereka
"kembar tidak rewel" jawab sanum
"ada apa sayang kenapa bidadari abang ini sangat muram,apakah abang ada salah"
"kalau iya katakan sayang maaf kan abang ya"ucap lembut alex menangkup wajah muram sanum sedari masih di taman
"abang tidak salah bang,ara tidak apa apa mungkin hanya perasaan abang saja" jawab sanum masih menahan kesal dengan pilihan baby sister dari alex
"benar sayang,tidak bohongkan" tanya alex sekali lagi masih belum puas dengan jawaban sanum
"iya abang,sudah sana mandi terus kita makan" perintah sanum kesal
__ADS_1
"ya sudah kalau ara belum mau berkata jujur tapi abang tidak suka sayang kalau ara hanya menyimpan kekesalan ara hanya sendiri tidak mau berkata jujur dengan abang"
cup alex mengecup kening sanum kangsung masuk ke kamar mandi,sedang kan sanum hanya menghela nafas berat nya merasa bersalah dengan alex...
biasa nya sanum akan cerewet menanyakan alex setiap pulang kerja,gimana kerjaan di kantor atau hanya sekedar bosa basi menanyakan yang lain nya,
sanum juga selalu berkata manja tapi hari ini sanum sedikit berbeda akibat baby sister baru itu...
"Maaf kan ara bang,ara tidak suka dengan erin apalagi saat melihat abang tadi"
"seolah olah erin akan memakan abang hidup hidup.,dari awal juga ara tidak suka kalau menjaga kembar harus memakai baby sister"
"tapi abang tetap memaksa padahal meskipun tidak ada mamih ada mbok ira yang membantu ara bang"
"kalau baby sister nya berpakaian sopan ara tidak masalah ini pakaian nya seperti itu sangat tidak sopan seolah olah abang sengaja memilih nya untuk baby sister kembar"
"padahal abang tau kalau ara paling tidak suka melihat pekerja wanita di mansion ini berpenampilan seksi,meskipun tidak berhijab setidak nya berpenampilan nya sopan"
"mana ara perhatikan juga dari sholat dzuhur sampai ashar dia juga tidak sholat padahal dia muslim,ara tidak suka bang punya pekerja di mansion seperti nya" lirih sanum terus bicara sendiri sambil menyiap kan baju untuk alex
alex terus memperhatikan wajah muram sanum, hati alex di buat tidak tenang dan bertanya tanya
"ada apa denganmu sayang tidak biasa biasa nya drimu seperti ini,aku harus menanyakan ke mbok ira"
alex berucap dalam hati hanya mbok ira tujuan nya yang dapat alex tanyai saat ini.,
mau bertanya ke mika tidak mungkin hari ini mika tidak pulang ke mansion nya sedang mendampingi adrian melakukan perjalanan bisnis
"abang duluan saja ya ke bawah,ara mau mandi dulu" sanum langsung masuk ke kamar mandi tidak menunggu jawab an dari alex lagi
alex menghela nafas berat melangkah turun ke bawah,tujuan nya saat ini adalah menemui mbok ira...
dari lantai bawah erin tersenyum licik menatap alex berjalan akan ke lantai bawah...
"bik erin titip kembar dulu ya erin mau ke kamar mandi sebentar"pinta erin ke salah satu pelayan yang di angguki pelayan itu...
bruk tiba tiba erin menubruk alex dan memeluk alex dengan erat,erin tersenyum puas saat dadanya menempel di tubuh kekar alex..
"heeemmm wangi sekali,rasa nya begitu nyaman gw ingin merasakan secara lebih. dia berada di dalam milikku "batin erin mengilai alex
"apa yang kamu lakukan,siapa kamu"alex mendorong erin dengan kasar membuat erin terduduk di lantai
"maaf tuan saya tidak sengaja,saya tadi buru buru mau menemui nyonya zahra kalau nona aleysia pipis mau mengambil popok" bohong erin
"nama saya erin tuan baby sister kembar dari yayasan yang tuan pinta tadi pagi" erin berucap sedikit mendayu dayu mengigit bi**r bawah nya mengulur kan tangan ke alex
"kenapa harus ke nyonyamu,kan ada mbok ira dan pembantu yang lain"alex berkata dingin tidak suka dengan erin dan menatap nya tajam
Alex berjalan melewati erin tidak menerima uluran tangan erin,erin mengikuti langkah alex yang akan menemui mbok ira
"cari mati kau erin dasar baby sister tidak punya etika sopan santun,aku juga tau pasti dia sengaja nabrak tuan alex"
"cuih dia fikir tuan alex akan tergoda dengan wanita sepertimu dasar wanita murahan,mimpi saja sana.,"
"bukan nya bekerja yang benar ini malah ingin merayu tuan alex yang setia nya tidak ke tulungan dengan nona cantik.,"batin salah satu pembantu mansion melihat kelakuan erin
"ada apa lagi kenapa kau mengikuti qu" bentak alex murka saat merasakan ada yang mengikuti nya dari belakang
"maaf tuan saya mau menemui mbok ira"jawab erin berkata dengan lembut yang membuat alex makin muak seolah olah dengan terang terangan ingin mengoda alex...
alex menatap penampilan erin sangat jijik apa lagi melihat ke dua kancing baju erin terbuka,
padahal mbok ira telah memperingati erin untuk berpakaian sopan dan memerintahkan erin menganti seragam nya...
erin memang menganti baju seragam nya tapi malah lebih parah dari yang tadi membuat mbok ira geram melihat erin...
__ADS_1
"bedebah,angkat kaki dari sini keluar dari mansion saya sekarang juga"bentak alex menunjuk pintu ruang utama
alex sekarang tau apa yang membuat istri nya sampai muram masalah nya ada di baby sister yang baru bekerja beberapa jam di kediaman nya...
"tu tua aann ap ppaaa sala hh sa ya a" erin di buat kelimpungan
"tuan tidak bisa memecat saya begitu saja, saya juga tidak sengaja menabrak tuan" ucap erin sedikit menetral kan rasa gugup nya
alex berteriak dengan kencang memanggil mbok ira penuh amarah dan murka,terutama ke anton asisten sekaligus seketaris nya
yang telah mengirimkan baby sister modelan seperti erin yang telah membuat istri nya muram..
semua pekerja dan pembantu di buat takut dan cemas dengan teriakan alex penuh amarah, selama mereka bekerja tidak pernah melihat alex semurka itu...
apa lagi memanggil mbok ira penuh dengan amarah,biasa alex tidak pernah memanggil mbok ira dengan begitu....
"iya den ada apa" tanya mbok ira berlari menemui alex...
"beres kan pakaian wanita ini dan berikan dia uang untuk angkat kaki dari mansion" tegas alex dengan dingin menunjuk erin
"tuan saya mohon jagan pecat saya,maaf kan saya tuan saya tidak sengaja menabrak tuan saat di lif tadi"
"saya buru buru ingin menemui nyonya tidak tau kalau tuan ada di lif,"mohon erin memeluk kaki alex
"lepaskan tanganmu erin dari kaki den alex" bentak mbok ira menarik erin
"lepas kan saya,saya tidak terima tiba tiba di pecat hanya gara gara saya tidak sengaja menabrak tuan" teriak erin masih memeluk kaki alex
"jelas kan dengan nya mbok apa alasan saya memecat nya,mansion ini tidak menerima wanita murahan sepertinya apa lagi dengan berpenampilan sepertinya" jijik alex
semua mata tertuju dengan kedua kancing baju erin yang terbuka dengan sengaja untuk mengoda alex di tambah rok erin juga tersingkap...
"astagfirullahaladzim" ucap mereka semua menatap jijik ke erin
"katanya tadi ingin ke kamar mandi rin kenapa malah ke lif" tanya salah satu pembantu yang tadi erin minta tolong untuk menjaga kembar
erin di buat mati kutu langsung gelagapan tidak bisa berkata apa apa lagi,niat hati ingin mengoda alex dengan penampilan nya
tapi sayang bukan nya alex tergoda dengan nya tapi malah di pecat secara tidak hormat dan sangat memalukan...
erin fikir alex akan tergoda dengan daun muda sepertinya seperti bos bos kebanyakan yang sangat mudah tergoda dengan rayuan erin dan penampilan nya..
apa lagi melihat penampilan sanum yang menurut erin katro dan kampungan sangat membosankan untuk di lihat....
erin yang begitu percaya diri tidak sabaran langsung melakukan aksi nya yang di luar perkiraan erin...
"Ada apa ini"tanya sanum tiba tiba datang saat mendengar teriakan alex dan menatap tajam erin tidak suka yang memegang kaki alex
"singkir kan tangan kotor mu itu dari kaki saya" bentak alex makin murka yang di bantu mbok ira menarik erin...
"maaf kan abang sayang.abang tidak tau kalau baby sister yang anton hubungi dari yayasan sepertinya"
"abang akan memberi perhitungan untuk yayasan itu terutama dengan anton yang ceroboh" kesal alex merangkul pinggang sanum...
"abang tau kenapa bidadari abang sampai muram seperti tadi,maaf kan abang ya cup cup" alex mengecup kening dan wajah sanum dengan sayang...
"tidak apa bang,alhamdulilah kalau abang sudah paham dan sadar dengan sendirinya" senyum sanum kembali ceria
"mbok urus wanita itu cepat seret dari mansion ini" perintah alex
"baik den"mbok ira manarik erin yang merontak ingin di lepaskan dari cekalan mbok ira
mbok ira meminta pembantu yang lain membereskan baju erin dan pengawal alex juga ikut membantu menyeret erin..
bersambung.....
jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya ya🙏🥰😘☺️🌹
__ADS_1