
...Mansion...
"jagan kan bermimpi membayangkan saja aku tidak pernah,apa lagi terlintas di benak qu seumur hidup akan mempunyai mansion semewah ini"
"rasa nya aku tidak henti henti nya ingin menangis menerima kenyataan yang sesungguh nya bahwa aku anak dari seorang pengusaha ternama dan adik dari pengusaha juga"
"Alhamdulilah allah mengabulkan setiap doa doa qu,meskipun ke inginan qu sebelum nya hanya ingin di pertemukan dengan keluarga kandungku"
"tidak lebih dari itu tapi allah sangat sayang dengan qu,selain di pertemukan dengan orang orang yang sayang dengan qu aku juga di persatu kan dengan orang yang tulus mau menerima diriku apa ada nya"
"meskipun setatus qu janda tapi abang dengan tulus menerima diri ku dan menjadikan aku ratu dan bidadari untuk nya"
"Alhamdulilah ke bahagiaan qu makin lengkap dengan di hadir kan dua malaikat kecil yang tampan dan cantik"
"Suami yang perhatian penyayang,lembut sholeh seperti abang alex,seorang iman yang pandai membimbingku ke jalan yang benar yang di ridhoi allah"
"mertua yang begitu baik dan penyayang,kasih sayang nya denganku melebihi kasih sayang seorang mertua ke menantu tapi seperti ke anak kandung sendiri"
"terimakasih ya allah atas anugrah yang telah engkau berikan ke hamba mu ini" lirih sanum menitikan air mata nya
sanum berdiri di atas mansion nya dengan sendirian menikmati pemandangan sekitaran mansion...
sanum membiarkan kembar menghabis kan waktu bersama keluarga nya ...
Agam sekeluarga besok akan kembali lagi ke malaysia setelah acara syukuran selesai 2 hari yang lalu bersama jenab juga...
alex melihat sanum berdiri dari kejauhan dengan sendiri nya berjalan pelan mendekati bidadari nya
"kenapa tidak mengajak abang sayang kalau mau ke sini" bisik alex memeluk sanum dari belakang
"Eh abang" kaget sanum tiba tiba alex memeluk nya...
"tadi kan ara bilang dengan abang kalau ara mau ke atas mansion,mana mungkin ara mengajak abang yang sedang berbicara penting dengan anton" jawab sanum membalik kan badan nya menghadap alex
"cup cup" alex mengecup kedua mata sanum berulang ulang masih memeluk nya...
"Quenby, Leon masih dengan papih dan deddy kan bang,apakah ke dua nya rewel"
"Alhamdulilah kembar tidak rewel sayang, kedua nya anak baik meskipun masih balita Quenby, leon tau oma dan opa nya akan pulang besok"
"jadi kembar anteng dengan mamih mommy,papih dan deddy.,biarkan kedua nya menghabis kan waktu bersama opa dan oma nya"
"iya bang" jawab sanum tersenyum manyandarkan kepala nya di dada bidang alex
kembar juga selain minum asi dari sanum, kedua nya juga di bantu susu husus bayi untuk berjaga jaga saat akan pergi...
__ADS_1
sanum juga tidak akan mungkin memberi kan kembar asi nya saat sedang berpergian dan harus membuka baju nya...
untung nya kembar mau meminum susu husus untuk bayi jadi sanum tidak akan kuatir meskipun sekarang diri nya dan leon ada di atas mansion...
orang tua nya akan membuat kan susu botol saat kembar lapar ingin mimik nanti nya...
kedua sepasang suami istri itu menghabis kan waktu bersama di atas mansion dengan keromantisan dari alex yang tidak ingin melepaskan pelukan nya dari sanum...
" rumah kita yang satu nya gimana bang kalau kita di sini,kan sayang tidak ada yang ngisi rumah nya"
"apakah lebih baik kita sewa kan saja bang supaya tidak mubajir hanya kosong saja" usul sanum tiba tiba ingat dengan rumah nya dan alex yang pertama...
"jagan di sewakan sayang,rumah itu banyak kenangan nya saat pertama kali kita menikah kita tinggal di sana"
"pas hamil nya kembar juga ada di rumah itu,abang memutus kan rumah itu tetap akan di rawat dan di jaga karna rumah itu juga banyak kenangan nya bersamamu dan kembar selama belum lahir"
"di sana juga ada pekerja buat bersih bersih rumah kita dan penjaga nya juga,jadi rumah kita tetap akan terawat"
"sewaktu waktu kita rindu rumah itu kita bisa pulang kapan pun ke sana" jelas alex panjang lebar
"oh ya sudah kalau begitu bang,kita ke bawah yuk bang takut nya Quenby dan leon rewel" ajak sanum ke alex
"iya sayang" jawab alex berjalan dengan sanum menuju ruang utama mansion...
sedangkan di kediaman bagas dan rahma ke dua nya juga sudah pulang dari pesantren kyai ahmad...
"rumah impian di bagun dari nol dengan kerja keras selama bertahun tahun dan takdir berkata lain sekarang rumah itu menjadi milik orang lain"
"sekarang malah tinggal di rumah sederhana seperti sekarang" lirih bagas masih menatap rumah lama nya dengan pilu
"meskipun rumah sekarang termasuk bagus di kampung ini tapi kami harus ikhlas menerima ini semua"
"semoga kami bisa menjalani ini semua dan menerima takdir yang allah tetap kan ke setiap hamba hamba nya"
bagas menghela nafas berat nya masih termenung mengigat kejadian di pesantren dengan setiap nasehat nasehat kyai ahmad..
setelah pulang dari pesantren bagas dan rahma rajin menunaikan sholat 5 waktu nya tidak pernah ketinggalan...
bagas juga sedikit demi sedikit tidak memikirkan sanum kembali atas nasehat dari kyai ahmad., bagas juga telah belajar ikhlas menerima semua nya...
"tok tok tok nak ini ibu" rahma mengetuk pintu kamar bagas,
"masuk saja bu" jawab bagas langsung meletakan ponsel nya
__ADS_1
"lagi apa nak,sudah sholat" tanya rahma melihat jm menunjukan pukul 1 siang
"Alhamdulilah sudah ibu" jawab bagas tersenyum
"ibu sangat cantik memakai hijab ini,bagas suka ibu memakai hijab dan tertutup penampilan ibu" puji bagas menatap penampilan baru dari rahma
"terimakasih nak,kalau bukan dukungan dari bik holis dan istri kyai ahmad mungkin ibu masih memakai baju baju terbuka milik ibu yang lama"
"Alhamdulilah ibu juga nyaman dengan pakaian yang tertutup seperti ini" jawab rahma dengan lembut nya tersenyum ke bagas
"Alhamdulilah bu kalau ibu nyaman, kita beruntung memiliki bik holis ya bu"
"bik holis dengan ikhlas mau membimbing kita ke jalan yang benar dan sabar menasehati kita"
"iya nak alhamdulilah ibu juga bersyukur mengenal bik holis yang berhati mulia seperti nya,meskipun kita bukan orang kaya lagi tapi bik holis dengan ikhlas membantu kita"
"tanpa pamrih dan tidak meminta imbalan apa apa, entah terbuat dari apa hati bik holis yang begitu baik dengan kita"
"padahal bik holis hanya mantan pembantu kita tapi bik holis begitu baik menganggap kita lebih dari itu"
"dan mengangap kita seperti ke keluarga kandung nya sendiri"lirih rahma menitikan air mata haru nya dengan ke baikan bik holis dengan diri nya dan bagas...
"ibu jadi lupa kan malah sedih begini, gimana persiapan sudah di siap kan nak untuk di bawa besok" tanya rahma menepuk jidat nya melupakan niat nya ke kamar bagas.
"Alhamdulilah beres bu,besok pagi kita tinggal berangkat" jawab bagas
"ya sudah kalau begitu,ibu ke rumah bik holis dulu ya nak"
",iya bu"
rahma berjalan keluar dari kamar bagas menuju rumah bik holis, bagas dan rahma punya rencana besok akan berkunjung ke rumah ayah dan adik nya bagas....
bersama bik holis juga ikut,banyak yang ingin rahma bicarakan ke mantan suami nya pertama tama rahma ingin memohon ampun dan maaf atas semua dosa dosa yang telah rahma lakukan di masa lampau dengan mantan suami nya...
semasa masih menjadi suami yang begitu durhaka dengan mantan suami nya..
begitu pun dengan bagas juga ingin meminta maaf dengan ayah dan adik nya yang telah lalai menjadi anak dan kakak untuk serly..
bagas juga meminta ijin dari kantor dengan alasan ingin brobata karna bagas lagi sakit untuk pemulihan memang pada dasar nya hati bagas lah yang sakit butuh pengobatan...
pihak kantor juga dengan baik nya memberi ijin untuk bagas selama seminggu atas sepengetahuan alex yang di beritahu anton...
berhubung alex lagi berbahagia dengan kelahiran kembar jadi memberi ijin untuk bagas...
waktu yang di berikan pihak kantor bagas gunakan dengan sebaik mungkin ingin berkunjung melihat adik dan ayah nya
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya ya🙏🥰🥰🥰