SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Akting Squena dan reny


__ADS_3

lagi lagi bagas meminta ijin pulang saat mendengar tangisan dari ibu nya yang kesakitan,wajah bagas begitu memerah mendengar cerita dari rahma.,tangan nya mengepal sangat kuat begitu geram nya


padahal bagas sudah mendapat kan peringatan dari atasan nya, karna bagas sudah terlalu sering meminta ijin, bukan sekali atau dua kali nya begas ijin dari kantor...


tapi bagas selalu berjanji itu untuk terahir kali nya bagas akan ijin, bagas berlari ke mobil nya ingin buru buru pulang...


"untung kantor dan rumah dekat," batin bagas berguman dalam hati menyetir dengan kecepatan tinggi


reny dan squena tersenyum mendengar suara mobil bagas, begitu pun dengan rahma yang sudah menunggu putra nya...


"Assalamuallaikum ibu,"


"Waallaikumsalam nak,rintih rahma"


"ya allah bu mana yang sakit," bagas begitu kuatir


"tangan ibu nak,lihat ini merah" tunjuk rahma memperlihat kan tangan nya yang memar


"kurang ajar kamu quen,berani berani nya berbuat kasar dengan ibu qu," geram bagas berlari ke kamar lantai atas


"squenaaaaa,quen"teriak bagas kencang,brak bagas mendorong pintu itu dengan kasar.,


reny sudah memulai ancang ancang berdiri saat bagas membuka kamar itu dengan kasar,plak,plak reny menampar bagas dengan kencang


"ternyata ini kelakuan kalian berdua terhadap putri qu saat aku tidak ada,kalian dengan kejam menyiksa quen dengan kejam,kalau aku tidak datang menolong quen entah apa jadi nya cucu dan putri ku,"


teriak reny kencang kembali menampar bagas,bagas yang mendapat tamparan kencang dari reny begitu geram ingin membalas,tapi terhenti tiba tiba saat mendengar suara squena


"mas," isak squena mengangkat kepala nya yang tadi menunduk saat bagas masuk.,darah yang mulai mengering belum squena bersih kan,wajah nya masih memerah akibat tamparan dari reny


"quen,sayang" bagas begitu terkejut melihat kedua pipi squena yang memerah bekas telapak tangan dan bibir yang keluar darah yang sudah mengering


"puas kamu sekarang bagas.,ternyata kalian menikahi putri qu hanya untuk memeras kami,lihat ini lihat,cuma gara gara quen memberikan uang jatah 4 juta perminggu ibu mu tidak terima,menyiksa anak qu,ibu mu minta jatah 6 juta perminggu,kalian memang brengsek," teriak reny berderai air mata melempar kan uang yang ada di kasur ke wajah bagas


bagas tidak bisa berkta apa apa lagi,tubuh nya mematung tegang,sedang kan rahma berlari ke atas dengan susah payah saat mendengar teriakan reny..


pinggang nya masih sakit akibat benturan keras yang di laku kan squena mendorong nya tadi belum lagi menahan tangan nya yang sakit.


"bagas jangan percaya dengan ucapan busuk nya," teriak rahma


"kenapa jeng rahma kalian memperlakukan putri ku seperti sampah,putri ku bukan sanum yang bisa kalian siksa dengan sesuka hati kalian,quen lagi hamil,kenapa jeng rahma begitu tega dengan quen,aku saja seumur hidup nya tidak pernah membentak apa lagi memukul.,kenapa jeng," isak reny berteriak


"tutup mulut busuk mu reny,kalian begitu sangat lincik,"geram rahma

__ADS_1


"diam ibu,apa yang ibu lakukan dengan quen jangan sama kan quen seperti sanum bu,quen lagi hamil," teriak bagas yang melemah


rahma mengeleng kan kepala nya tidak percaya bagas membentak nya,selama ini bagas tidak pernah berteriak kencang dengan diri nya..


"bagas kamu percaya dengan ke dua iblis ini dan mengangap ibu berbohong nak,"


"tapi nyata nya apa bu,bukti nya ini bu,lihat wajah quen bekas tamparan ibu,itu juga uang yang ibu tidak terima karna kurang," ucap bagas menunjuk hamburan uang di kamar nya memeluk squena yang masih menangis bergetas


"ibu tidak memukul nya bagas,tapi dia yang berbuat kasar dengan ibu,lihat tangan ibu," teriak rahma tidak terima menunjuk squena


"aku tidak akan melakukan itu jeng kalau jeng rahma tidak hampir mencelakai anak dan cucuku.,maaf kan mamih bagas,mamih terpaksa berbuat kasar dengan jeng rahma di mana jeng rahma akan mencelakai quen," mohon reny menatap bagas penuh penyesalan


rahma mengelengkan kepala nya ke habisan kata kata,di mana bagas juga tidak percaya dengan diri nya,sudah terhasut oleh reny


hati rahma begitu sangat sakit,menyesal itu sudah pasti,rahma begitu bodoh nya masuk ke perangkap ke dua benalu di hadapan nya


"tuan permisi ini dokter nya sudah datang," ucap pembantu rumah mereka mengantar seorang dokter ke kamar bagas dan squena


"silah kan masuk bu dokter,cepat priksa putri dan cucu ku," ajak reny mengedip kan mata ke dokter bayaran nya yang memang sudah lama reny dan squena siap kan di masa akting mereka untuk memeriksa ke hamilan squena...


"kita priksa dulu ya sayang," ucap lembut bagas membopong squena, sedangkan squena cuma mengangguk masih terisak


rahma yang kesal langsung pergi turun dari lantai bawah menuju kamar nya,hati rahma begitu bergemuruh mengepal kan tangan nya penuh kebencian terhadap squena dan reny.,


"mas takut," lirih squena bergetar ketakutan


"jangan takut sayang,ada mas di sini ya," bagas memeluk tubuh bergetar istri nya


"akting mu sangat bagus nak,"batin reny tersenyum licik


"nona saya priksa dulu ya,"


"iya dok," jawab pelan squena


dokter bayaran itu dengan teliti memeriksa squena, yang tidak hamil...


"gimana dengan kandungan istri saya dok,"


"kandungan istri anda sangat lemah tuan,di mana seharus nya usia kandungan memasuki sebulan sudah terlihat perkembangan nya,apakah nona quen banyak fikiran,kalau iya tolong jangan buat nona quen menjadi steres karna banyak beban fikiran,itu akan mempengaruhi janin nya," jelas dokter wanita itu dengan asal di mana reny sudah mengirim kan pesan kepada nya


"ya allah sayang apa yang kamu fikir kan quen,trus apakah harus di rawat dok di rumah sakit" jawab bagas yang sangat kuatir


"tidak usah tuan,yang penting nona quen jangan terlalu banyak fikiran,ini vitamin tolong di minum ya nona,saya permisi kalau begitu," pamit dokter gandungan itu

__ADS_1


'terimaksih dok,bik antar kan ibu dokter ini ke bawah ya" perintah bagas


"baik tuan,"


dokter itu keluar dari kamar mereka di antar pembantu sampai pintu utama..


"kamu puas bagas setelah melihat putri mamih hampir depresi gara gara ibumu,kalau mamih tidak datang entah apa yang terjadi dengan cucu mamih, mamih jadi tidak tenang meninggal kan quen bersama ibu mu di sini," jeda reny menatap bagas


"mamih akan tinggal di sini mengawasi ibu mu,mamih tidak mau sampai jeng rahma berbuat kasar lagi dengan putri mamih bagas,kamu tidak keberatan kan mamih tinggal di sini menjaga quen."


"tidak mih,bagas tidak keberatan, maaf kan ibu dan bagas mih, bagas tidak menyangka ibu akan berbuat kasar seperti itu sama seperti saat ibu memperlaku kan sanum, bagas fikir ibu akan berubah setelah ibu memilih kan calon istri nya sendiri buat bagas, tapi nyata nya ibu hampir mencelakai anak kami," lirih bagas


"mamih sudah memaaf kan jeng rahma nak, tapi mamih tidak tenang meninggal kan quen tanpa pengawasan mamih,quen bukan sanum yang semau nya ibu mu siksa seperti tadi,lihat wajah cantik putri mamih masih memerah bekas tamparan jeng rahma," isak reny mengusap wajah quen


"quen tidak apa apa mih, tapi quen takut dengan ibu, quen takut ibu akan mencelakai anak quen, tadi saja ibu hampir mendorong quen saat quen memberikan uang hanya 4 juta,ibu malah melempar kan uang itu.,ibu tetap memaksa minta 6 juta perminggu nya, ibu bilang quen kan punya butik dan mamih punya prusahaan uang segitu tidak akan cukup buat ibu, ibu berkata seperti itu, quen kan harus berhemat mih, di mana kita juga akan punya anak,untuk masa depan anak kita nanti" lirih quen terisak


"benar benar keterlaluan ibu,"geram bagas


"sudah mas tidak apa apa,apa uang gaji mas di kasih kan ke ibu semua mas,biar ibu tidak marah lagi dengan quen,nanti sisa nya pakai uang tabungan quen untuk menambahi nya,"


"jangan sayang,nanti ibu akan melunjak.,selama ini mas terlalu menuruti kemauan ibu,gajih mas tetap di kamu jangan di kemana mana kan,anak kita juga butuh biaya buat masa depan nya,biar mas bicara dengan ibu"


"bagas jangan marah marah sama jeng rahma ya, mungkin ada benar nya jeng rahma, di mana jeng rahma juga punya besan banyak duit nya, kalau bukan meminta ke kita ke siapa lagi untuk jeng rahma ke salon,arisan,makan makan bersama teman teman nya berbelanja dan lain nya,jadi jangan marah marah ke ibu mu ya,"


"ya allah mih,mamih begitu baik,tapi ibuku malah mencari kesempatan ingin menguras mamih dan quen,maaf kan ibu ya mih,"


"tidak apa apa nak," senyum palsu reny


"benar kata mamih mas, jangan marah marah ke ibu ya,quen tidak mau ibu makin membenci dan menyiksa quen mas,"


"tidak akan syang,mas begitu beruntung memiliki mertua dan istri yang berhati mulia seperti kalian,mas ke kamar ibu dulu ya sayang,"


"iya mas,quen juga mau tidur,mamih temani quen ya"


"iya sayang,mamih di sini tidak akan kemana mana," senyum reny mengelus kepala putri nya


bagas mengecup kening squena sebelum turun je bawah menuju kamar ibu nya...


reny dan squena tersenyum puas setelah akting kedua nya berhasil,mereka berdua tidak akan rugi membayar dokter gadungan,menyewa mobil dan butik...


di mana semua itu akan mengahabis kan biaya dari 1 mobil mewah milik bagas,sisa nya masih banyak untuk membayar anak buah mereka nanti nya...


bersambung.....

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote nya juga ya🙏🥰


__ADS_2