SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Hamidun


__ADS_3

"Mamih ahir nya alex akan menjadi ayah mih.,terimaksih ya allah" tangis alex bersyujud syukur


"terimaksih ya han aku akan menjadi ayah han" teriak alex langsung memeluk dokter hani tanpa sadar


"Anjir jangan peluk peluk gw alex kalo laki gw liat bisa berabe" kesal dokter hani mendorong alex


",he heee maaf han aku terlalu senang" cengir alex masih menitikan air mata nya merasa tidak bersalah


"kira kira berapa usia kandungan zahra nak" tanya mika sama seperti alex masih menitikan air matanya


"kurang lebih 1 bulan tan,nanti biar lebih jelas kita USG dulu setelah zahra sadar"


"apakah tidak ada tanda tanda memperlihat kan zahra seperti sedang hamil lex sebelum nya"


"seperti prubahan yang tidak biasa zahra lakukan tapi ahir ahir ini sering zahra lakukan" dokter hani menatap alex


"selama sebulan ini memang ada perubahan dari zahra han,dari dia sering tidur tanpa mengenal waktu,di tambah sangat manja"


"porsi makan zahra juga tidak biasa biasa nya begitu gembul trus zahra juga sering mual. tapi kata zahra itu hanya masuk angin biasa,,padahal aku sering ingin mengajak nya ke rumah sakit untuk berobat, tapi zahra selalu menolak"ucap alex panjang lebar menjelas kan ke dokter hani


"terus kenapa zahra sampai tertekan seperti itu, tolong jagan buat zahra memikir kan sesuatu yang akan membahayakan anak kalian"


"dampak nya akan bahaya dengan anak kalian nanti lex apa bila sampai zahra memikirkan sesuatu yang tidak baik apa lagi sampai zahra tertekan" dokter hani kembali menjelaskan ke alex


"ahir ahir ini memang zahra sering ngelamun karna dia tidak kunjung hamil han,padahal saat itu zahra sedang hamil tapi kami belum ada yang menyadari kalau zahra sedang hamil.aku juga sering memberi pengertian ke zahra supaya tidak terlalu memikir kan nya"


"di tambah hari ini ****** itu datang dari amerika membuat zahra pingsan" geram alex mengepal kan tangan nya


"maksud kami sena datang ke sini lex" alex mengangguk


"untuk apa lagi ****** itu datang ke indo" geram dokter hani tidak suka dengan sena


"entah lah aku juga muak melihat ular itu tiba tiba datang ke sini entah apa tujuan nya" kesal alex makin murka


alex mika dan dokter hani berjalan beriringan menuju kamar rawat sanum,sepanjang menuju kamar sanum alex menceritakan ke hani


tentang hari ini di mana sena datang dan menghina sanum,hani juga mewanti wanti alex supaya alex waspada


dokter hani sangat mengenal siapa sena di mana dulu rumah tangga dokter hani juga hampir retak gara gara ulah sena..


alex juga tau tentang itu,alex juga ikut membantu dokter hani supaya rumah tangga sahabat nya kembali utuh seperti semula...


"sayang terimakasih untuk anugrah ini yang allah titipkan buah cinta kita di rahimmu sayang"


"abang sangat mencintaimu sayang,kau adalah bidadari yang luar biasa yang allah anugrah untuk abang terimakasih sayang"


"harapan dan doa kita di ijabah allah,jadi sekarang ara jagan sedih lagi ya abang sangat mencintaimu" isak alex mengecupi seluruh wajah sanum yang masih setia dalam pingsan nya

__ADS_1


mika dan dokter hani saling berpelukan ikut terharu dan bahagia atas kehamilan sanum...


"Abang"lirih sanum melihat alex memeluk tubuh nya yang sedang bergetar karna menangis


entah kenapa alex sangat cengeng dan ingin menangis terus menerus saat tau sanum sedang hamil,rasa bahagia alex tidak bisa terbendung lagi membuat alex menjadi cengeng


"sayang terimakasih sayang, minum dulu sayang" alex kembali mengecupi wajah sanum tidak henti henti nya dan tidak ada bosan nya


"Abang kenapa menangis bang" tanya sanum menerima air minum dari alex


"Abang sangat bahagia sayang,rasa nya abang ingin berteriak kencang"


"bahagia kenapa bang,ara juga ingin tau apa yang membuat abang bahagia"


mika dan dokter hani mendekati sanum ikut tersenyum..


"mamih kak hani ada apa dengan abang kenapa abang ingin berteriak"


"selamat ya nak mamih juga sama ingin berteriak kencang karna bahagia nak tapi mamih takut akan mengganggu pasien yang lain saat mamih teriak."senyum mika mengusap kepala sanum


"selamat ya de ahir nya zahra akan menjadi seorang ibu"ucap selamat dokter hani


"maksud nya gimana ini mih,bang kak" binggung sanum menatap ke semua nya


"kamu hamil sayang,ara hamil anak abang dan anak kita di sini ada buah cinta kita sayang"isak alex kembali memeluk sanum dan mengusap perut sanum


"Bidadari abang,kesayangan abang ini semua benar sayang,abang tidak Ngeprank bidadari abang ini" jawab alex meyakin kan sanum


"ya allah abang ara akan menjadi ibu bang,ara tidak mimpi ka bang"


"kalau ara mimpi jagan bangun kan ara bang,,ara tidak mau di bangun kan dari mimpi itu"isak sanum menitikan air mata nya


"bidadari abang tidak mimpi sayang,cup cup" lagi lagi alex mengecupi kedua mata sanum


"Terimakasih ya allah hambamu berterimakasih dan mengucap syukur atas karunia yang telak engkau berikan ke kami" tangis haru sanum membuat tubuh nya bergetar di dalam pelukan alex


"sekarang kita USG dulu ya dek biar tau berapa usia kandunganmu"


",iya kak" jawab sanum masih menitikan air mata bahagia nya


Alex membantu sanum duduk di kursi roda menuju ruangan USG...


dokter hani mengusap kan jelly ke perut sanum dan mengarah kan alat USG ke rahim sanum..


"lihat itu anak kalian berdua,dia masih kecil jadi belum terlihat jenis jenis kelamin nya,tapi debay nya cukup sehat"tunjuk dokter hani ke layar USG


"sayang ini daddy nak semoga sehat selalu ya nak daddy dan mammy menunggu mu sayang" ucap alex ikut mengusap perut sanum

__ADS_1


dokter hani hanya mengelengkan kepala saat alex menganggu aktifitas nya yang memeriksa perut sanum di mana tata letak anak mereka..


"ya allah sehat selalu ya nak" senyum haru sanum melihat bentukan anak nya yang masih kecil belum terlihat


"sehat selalu cucu oma,ini oma sayang" lirih mika ikut terisak


"perkiraan memasuki 5 minggu" senyum hani menatap layar USG


"apakah pernah merasakan mual mual atau gejala lain dek"


"setiap pagi zahra sering mual kak tapi rasa mual itu tidak berlanjut lama," jawab sanum


"kenapa tidak buru buru periksa dek saat mual mual begitu,gimana dengan datang bulan sebelum nya apa kah lancar"


"zahra tidak ingin kecewa kak,zahra fikir hanya masuk angin biasa di mana dulu juga sering terjadi seperti itu"


"kalau datang bulan kadang tidak pernah teratur,tapi selama hampir sebulan lebih ini zahra tidak pernah datang bulan lagi''


"lagi lagi zahra takut akan kecewa saat ingin periksa ke rumah sakit kak"lirih sanum


"sudah tidak apa apa yang penting debay nya sehat, vitamin nya jagan lupa di minum ya dek terus jagan telat minum susu juga"


"kalau ada apa apa langsung hubungi kakak, kalau masalah makan tidak masalah kan atau ada gejala mual saat melihat makanan"


"Alhamdulilah tidak kak zahara tidak merasa mual saat memakan apa pun tapi abang kemarin yang mual pas lagi makan kepiting wajah abang juga sangat pucat" jelas sanum menceritakan ke dokter hani saat alex mual mual dan muntah saat memakan kepiting yang sanum pesan


dokter hani mengangguk paham tersenyum saat tau yang merasakan mabok makanan itu di rasakan alex bukan sanum..


"alhmdulilah itu arti nya mabok nya zahra pindah ke alex,biar kan alex yang merasakan asal jgan denganmu dek"


"Abang juga tidak masalah sayang malah abang senang kalau bisa biar kan abang saja yang merasakan nya jagan denganmu sayang" timpal alex mengusap kepala sanum


"jaga kandunganmu ya dek jagan melakukan aktifitas yang membuatmu kelelahan"


"iya kak terimakasih"


dokter hani memberi nasehat untuk sanum supaya sanum tidak memikir kan hal yang tidak penting apa lagi tentang sena


dokter hani takut sanum akan kembali tertekan,dokter hani juga kembali mewanti wanti alex supaya tidak lengah


bila perlu penjagaan sanum di perketat supaya sena tidak bisa menjangkau sanum atau menemui sanum sedikit pun..


alex juga berterimakasih dengan perhatian dokter hani terhadap sanum begitu pun mika dan sanum mengucap kan terimakasih sebelum berpamitan pulang ke rumah mereka...


bersambung....


jagan lupa like komen vote rating 5 nya juga ya🙏🥰😘☺️🌹

__ADS_1


__ADS_2