SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
pasar minggu


__ADS_3

minggu pagi telah tiba di mana bik holis sudah berjanji dengan rahma akan menemani ke pasar mingguan yang ada di desa nya...


sedang kan bagas masih tertidur saat bik holis dan rahma akan pergi ke pasar mingguan...


"bik kita jalan atau pakai mobil" tanya rahma ke bik holis..


"kalau bibik biasa jalan bu rahma,tapi kan bu rahma tidak biasa jalan jauh,jarak nya kisaran 30 menit dari sini bu,"jelas bik holis


"wah jauh juga ya bik,belum lagi nanti kita pulang nya akan membawa belanjaan"


"ya bibik sih terserah bu rahma saja,jalan boleh pakai mobil boleh"


"ya sudah kita pakai mobil saja ya bik,aku tidak akan sanggup bik kalau jalan kaki sejauh itu"


"oke siap bu rahma,kita pergi sekarang ya,soal nya jam 12 sudah bubar pasar nya jadi kita belanja nya pagi pagi"


"jam 12,qo cuma sebentar bik pasar nya,kan buka nya seminggu sekali" ucap rahma aneh


"memang dari dulu begitu bu,jadi jm 6 pasar nya sudah ramai,ya sudah kita pergi sekarang bu dari pada ke siangan" ajak bik holis


"ya bik,aku ngeluarin mobil dulu ya,"


"siap bu"senyum bik holis..


bik holis membuka pagar rumah bagas dan rahma, sedangkan rahma mulai mengeluar kan mobil milik nya..


"mbak mau ke pasar" tanya tetangga bik holis yang bernama siti


"iya sit,mumpung masih pagi,kamu mau ke pasar tidak" tanya bik holis


"ke pasar mbak tapi nanti di antar mas bejo jam 7 an soal nya saya belum siap siap"


"oh ya sudah,mbak duluan ya"


"iya mbak" senyum siti


"bik kita pergi sekarang" ucap rahma


"siap bu" bik holis duduk di samping rahma


"mbak kami duluan ya"rahma menyapa tetangga nya


"iya bu,hati hati" senyum siti ke rahma...


bik holis menjadi pemandu jalan menuju pasar di desa sana ,tidak butuh lama mobil mereka sampai di pasar...


"bik mobil nya parkir di mana" binggung rahma


"di depan rumah pak lurah saja di sana bu" tunjuk bik holis


"apakah tidak apa apa bik kita parkir di sana"


"tidak apa apa bu,nanti bibik bilang ke bu lurah"


"oh ya sudah kalau begitu" rahma langsung menuju rumah lurah yang di samping nya pasar mingguan


"assalamuallaikum bu lurah"ucap salam bik holis


"waalaikumsalam mbak holis, mau belanja mbak, bu rahma apa kabar nya" ucap bu lurah dengan ramah nya


"alhamdulilah kabar saya baik bu lurah"jawab rahma tersenyum

__ADS_1


"iya bu lurah kita mau belanja,maaf sebelum nya kami numpang nitip mobil ya bu lurah,soal ne tidak ada tempat parkir mobil di sini" ucap bik holis meminta ijin dengan logat jawa nya


" silah kan,mbak holis"


"terimakasih banyak ya bu lurah,maaf kami jadi menganggu" ucap rahma


"tidak apa apa bu rahma,lagian tempat nya juga luas tidak mengganggu yang lain nya yang akan lewat" senyum bu lurah


"ya sudah kami belanja dulu ya bu lurah" pamit bik holis


"mari bu lurah"


"iya bu rahma,mbak holis" jawab bu lurah


rahma dan bik holis kembali berjalan masuk ke pasar mingguan itu,mata rahma melotot melihat bentukkan pasar di sana


di mana jalan nya becek,karna malam nya habis kena guyur hujan...


"bik ini tidak salah pasar nya" bisik rahma tidak percaya.,bik holis tersenyum melihat wajah terkejut rahma,bik holis juga tau apa yang di fikir kan rahma saat melihat wajah mantan majikan nya itu


"iya bu,memang seperti ini pasar nya, gimana ibu mau ikut masuk apa kembali lagi ke mobil,biar bibik yang belanja" tawar bik holis


rahma jadi binggung antara ikut masuk atau menunggu di mobil,tapi rahma butuh stok sayuran dan lauk pauk yang lain nya,rahma juga sudah terlalu banyak merepot kan bik holis,,


rahma tidak enak hati dengan bik holis selalu merepot kan mantan pembantu nya itu..


di mana tempat nya kotor,bau, jauh dari bayangan rahma yang dia fikir tidak jauh seperti pasar pasar pusat kota atau supermarket...


"aku ikut saja bik" jawab rahma ragu,di mana perut nya juga mulai mual mual akibat bau nya pasar dari tumpukan pasar yang tidak jauh di sana...


"tunggu di sini bentar ya bu,jangan ke mana mana" ucap bik holis langsung pergi ke penjual masker, bik holis tidak tega melihat rahma akan muntah


"pakai ini bu" bik holis menyerah kan masker itu ke rahma..


"mari bu,pelan pelan saja ya"ajak bik holis masih dengan sabar nya


di mana bik holis memang terkenal baik, jadi hampir sebagian orang orang pasar mengenal bik holis,


ada yang menanyakan bik holis dengan siapa, bik holis menjawab saudara nya dari kota yang baru pindah di kampung itu...


mereka semua memahlumi melihat rahma seperti yang terkejut,jijik saat berjalan melewati jalan becekan itu, apa lagi melihat rahma memakai masker.,


biasa orang berasal dari kota yang tidak pernah ke pasar tradisional,biasa nya ke supermarket akan berperilaku seperti itu,batin mereka semua memahlumi., penampilan dari rahma juga keliatan modis...


tidak seperti mereka semua memakai pakaian sederhana,pakai sendal jepit biasa,meskipun rahma memakai sendal berbentuk sendal jepit tapi terlihat mewah dan bagus...


"bik"lirih rahma menitikan air mata nya saat melihat kaki nya begitu kotor kena lumpur pasar dan mengenai kaki nya yang mulai kotor


"nanti kita cuci di depan rumah bu lurah ya bu, di depan rumah bu lurah ada selang air" senyum bik holis sangat iba melihat kondisi rahma,apa lagi sampai menitik kan air mata nya


"ya sudah kita ke tempat ikan ikanan ya bu" ajak bik holis dengan berkata lembut,sedangkan belanjaan nya di tenteng bik holis semua,


bik holis tidak tega melihat rahma,jadi semua belanjaan bik holis yang membawa, bagi bik holis itu biasa bagi nya,tapi tidak dengan rahma


"mbak holis,silah kan mau ikan yang mana" tawar pedagang ikan itu


"ibu mau ikan yang mana pilih bu"ucap bik holis


"ini siapa mbak holis,kita baru melihat" tanya pedagang itu


"ini saudara saya dari kota dek rina"jawab bik holis

__ADS_1


"oh pantasan baru lihat,silah kan di pilih bu,mau ikan yang mana" ucap pedagang itu ke rahma, rahma hanya menganguk masih memakai masker nya...


rahma melihat banyak ikan yang dapat dia pilih,rahma memilih ikan yang masih hidup,rahma tidak memilih ikan yang sudah mati meskipun masih segar segar,hanya saja ikan itu sudah di kasih es..


"saya mau ikan yang itu sekilo,yang itu sekilo ya,pilih kan yang besar besar" ucap rahma menunjuk ikan mas sama mujaer


"mau langsung di bersih kan atau tidak bu" tawar pedagang itu


"tidak usah di bersih kan dek rina,biar mbak saja nanti di rumah yang membersih kan nya" jawab bik holis..


pasal nya kalau langsung di bersih kan akan menunggu lama,bik holis tidak tega melihat rahma menunggu lama


rahma juga membeli ayam hidup 2 ekor,karna rahma kurang yakin melihat ayam potong yang badan nya sudah sedikit pucat tidak segar lagi,


rahma begitu teliti belanja apa yang akan dia beli,dari daging sapi juga rahma memilih daging yang segar,


apa yang rahma sebut kan akan menyetok untuk seminggu benar benar rahma belanja begitu banyak seperti orang yang mau hajatan...


dari tahu,tempe, ikan asin, bumbu racik garam minyak semua lengkap...


"bik apakah tidak ada orang yang bisa kita minta tolong membawa semua ini ke mobil" tanya rahma


"oh ada bu,sebentar ya"jawab bik holis langsung ke pemuda yang dulu membantu rahma dan bagas pindahan,memanggil pemuda itu


"iya mbok holis bu rahma ada apa"


"ini nak aryo,mbok minta tolong bawakan ini ke rumah bu lurah ya,nanti titip kan ke depan rumah bu lurah,bilangin saja punya bu rahma titip gitu" jelas bik holis


"baik mbok" jawab aryo


"ini buat kamu ya,"rahma memberikan uang 50 rbu ke aryo


"ya allah terimakasih banyak ya bu,tapi ini tidak kebanyakan bu" tanya aryo, biasa nya orang orang akan membayar aryo 15 rbu atau 10 rbu menjadi kuli pangul di pasar itu


"sudah ambil saja itu buat kamu"jawab rahma


"sekali lagi terimakasih ya bu rahma,semoga rezeki nya makin berlimpah"


"Amiinn" ucap bik holis dan rahma


aryo langsung memanggul belanjaan rahma dan bik holis dengan senyum bahagia dan merekah nya...


"bik segitu kan kecil,kenapa kata nya ke banyakan ya,apa lagi aryo membawa belanjaan kita banyak, kalau di kota itu minta lebih" tanya rahma


"kalau di sini beda bu,paling besar mereka mengupah kuli panggul begitu 15 rbu, kadang ada yang memberi 5 rbu, padahal yang mereka bawa lebih banyak"


"tapi buat mereka itu semua adalah rezeki yang harus di syukuri berapa pun yang mereka dapat kan,untuk mereka itu sangat berarti buat keluarga di rumah" jelas bik holis


"ya allah,selama ini aku tidak pernah bersyukur,selalu menghambur hambur kan uang tidak jelas,melihat mereka uang segitu sangat berharga,dulu bagi qu uang segitu tidak ada arti nya"


"bahkan dulu dengan royal nya aku meneraktir teman teman qu yang saat ini mereka tidak ingat aku ada di bawah,sekali makan meneraktir mereka aku harus mengeluarkan uang hampir 4 juta, 3 juta"


"dulu aku begitu sombong,tidak pernah melihat orang orang di bawah qu,tidak peduli dengan orang miskin,pengemis, sekarang saat aku jatuh miskin aku baru sadar dengan itu semua"


batin rahma begitu pilu dan menyesal atas perbuatan sombong,arogan nya dulu,yang suka pamer ke mana mana


"kalau orang kaya banyak uang, uang segitu kecil ternyata, pantas saja saat masuk pasar ini seperti beda melihat nya" batin para ibu ibu yang mendengar percakapan rahma dan bik holis


"ya sudah kita pulang sekarang ya bu, tidak ada yang mau di beli lagi kan bu,tarus membersih kan kaki ibu di rumah bu lurah"


"sudah semua bik,mari bik" senyum rahma

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa like komen vote nya juga ya🙏🥰😘


__ADS_2