SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
ketakutan sanum


__ADS_3

"Mamiiiihhh" teriak sanum dari lantai atas berjalan dengan cepat ke bawah saat melihat mika


"sayang pelan pelan" kuatir alex langsung berlari menuju sanum


mika yang melihat alex yang menghawatir kan sanum tersenyum bahagia..


"sayang abang mohon pelan pelan ya jalan nya apa lagi dari atas sayang" mohon alex langsung merangkul pinggang sanum


"maaf kan ara abang,ara terlalu bahagia saat melihat mamih" sesal sanum menundukan kepala nya


"jagan di ulangi lagi ya"


"baik bang,maaf kan ara ya"


"iya sayang abang maaf kan asal jagan di ulangi, cup" alex mengecup pipi sanum rasa nya alex tidak ada bosan nya mengecupi seluruh wajah sanum yang sangat mengemas kan menurut alex


"sayang" mika merentangkan tangan nya memeluk sanum


"apa kabar putri mamih"


"Alhamdulilah kabar ara baik mih,gimana dengan kabar mamih trus papih ada di mana mih" tanya sanum mencari keberadaan adrian


"Alhamdulilah kabar mamih juga baik sayang.papih lagi ada pertemuan dengan rekan bisnis nya nak"


"anak mamih makin hari makin cantik. pantas saja alex makin mencintaimu nak" senyum mika mengelus wajah cantik sanum


"mamih juga sama makin cantik cup" sanum mengecupi wajah mika dengan sayang,sanum masih bergelayut manja dengan mika


"mamih sudah makan belum trus kapan mamih datang nya kenapa tidak membangun kan ara mih"


"dari tadi siang sayang, mamij tidak ingin membangun kan putri cantik mamih ini"


"mamih juga sudah makan nak" senyum mika mengusap kepala sanum dengan sayang


alex tersenyum bahagia melihat kedua wanita yang sangat berharga dalam hidup nya begitu saling menyayangi,alex berjalan menuju ke dua wanita kesayangan nya mengecup wajah mika dan sanum bergantian


"alex menyayangi mamih dan ara.terimakasih sayang telah menjadi bagian dalam hidup abang"


"dan terimakasih mamih untuk semua kasih sayang yang mamih berikan untuk alex dan ara" ucap alex memeluk mika dan sanum


"mamih juga sangat menyayangi kalian berdua nak, semoga pernikahan kalian langeng ya dan semoga sehat selalu cepat mendapat kan momongan"


"Aamiin terimakasih mom" ucap alex dan sanum memeluk mika


"rasanya mamih sudah tidak sabar ingin menimang cucu,semoga kamu cepat hamil ya nak dan memberikan cucu untuk mamih "ucap mika penuh harap


"amin semoga doa mamih di ijabah mih"senyum sanum


"kita berdoa saja ya mih.alex juga sama rasanya ingin cepat menimang buah hati alex" timpal alex sama hal nya seperti mika dengan binaran penuh harap


sedangkan sanum hanya mengucap kan kata amin dan tersenyum dengan terpaksa nya ke alex dan mika..


alex tidak sadar dengan ucapan nya seperti itu telah membuat dada sanum begitu sesak,buliran air mata sanum yang ingin tumpah bersusah payah sanum tahan..


"Ara pamit mau mandi dulu ya mih bang" pamit sanum dengan alex dan mika


"iya nak" jawab mika tersenyum


"ya sudah abang antarkan ya sayang ke atas"


"tidak usah abang,abang temani saja mamih ya ara tidak akan lama mandi nya" tolak sanum ke alex


"ya sudah pelan pelan jalan nya jagan seperti tadi ya sayang cup" alex mengecup kepala sanum

__ADS_1


"iya bang" sanum langsung berjalan ke lantai atas, tanpa sanum sadari air matanya telah mengalir dengan sendiri nya


sanum berbohong ingin mandi tapi sanum ingin menghindar dari alex dan mika di mana sedari tadi rasanya air mata sanum ingin tumpah dan menahan sesak di dada nya


"hik hik hik" isak sanum duduk termenung di balkon kamar alex dan sanum


"aku juga ingin mempunyai anak bang mih tapi apa daya itu bukan kehendak ku" tangis pilu sanum meratapi nasip nya


"Apa mungkin aku mandul,setahun lama nya aku menikah dengan mas bagas sampai mas bagas menghianati aku di karna kan aku tidak bisa memberi nya anak"


"aku takut kecewa seperti dulu di mana aku sering telat datang bulan sampai berbulan bulan"


"saat di cek ke dokter pasti jawab an dokter aku terlalu banyak fikiran dan kelelahan kenapa aku sampai tidak teratur datang bulan"


"saat aku mual mual dan pusing lagi lagi dokter hanya mengatakan aku masuk angin dan kelelahan"


"itu dan itu lagi yang dokter kata kan sampai aku bosan mendengar ucapan itu selama berbulan bulan"


"aku takut kecewa lagi seperti dulu di mana sekarang aku juga mengalami hal yang sama telat datang bulan dan mual"


"aku juga sadar apa penyebab aku sering mual karna aku sering bergadang dengan abang dan membuatku masuk angin"


"aku ingin memeriksakan penyebab aku sering mual tapi aku takut jawaban dokter hanya karna aku masuk angin saja"


"ya allah apa yang harus aku lakukan.abang dan mamih begitu mengharapkan anak dari ku, gimana kalau aku mandul"


"apakah aku bisa menerima kenyataan pahit seperti di masa lampau suamiku selingkuh karna aku tidak bisa memberikan nya keturunan"


"aku tidak akan sanggup untuk hidup lagi apa bila abang benar benar berpaling dariku,mommy apa yang harus aku lakukan mom" tangis sanum tidak bisa di tahan lagi


tubuh sanum bergetar hebat menangis dengan sendirinya,sanum takut alex akan berpaling dari nya seperti apa yang bagas lakukan pada nya dulu


begitu banyak yang sanum takut kan dan yang dia rasakan,sanum takut kecewa kembali untuk ke dua kali nya..


"Sayang, hey ada apa sayang kenapa menangis" ucap kuatir alex langsung memeluk sanum membuat tangis sanum makin pecah


"ya allah sayang ada apa,kenapa sayang ada yang sakit kah cerita dengan abang sayang" ucap lembut alex tidak tega melihat sanum yang bergetar karna menangis


"abang mohon sayang cerita dengan abang kenapa sayang,apakah abang punya salah denganmu sayang,kalau abang punya salah abang mohon maaf kan abang"


"kata kan apa salah abang sayang kenapa ara sampai menangis begini"


alex terus memohon dengan sanum supaya mau berbicara di mana sedari tadi sanum hanya menangis membuat alex tambah kuatir


"Abang tidak salah yang salah ara bang maaf kan ara" isak sanum menundukan kepala nya


"apa salahmu sayang kenapa minta maaf katakan ke abang jagan buat abang kuatir abang mohon"


sanum menatap wajah teduh suaminya membuat ait mata sanum makin mengalir deras dan merasa bersalah karna tidak bisa memberikan alex anak


"seperti nya ara tidak akan bisa memberikan keturunan untuk abang dan cucu untuk mamih papih "lirih sanum dengan pilu


"apa maksudmu sayang kenapa bicara seperti itu. apakah ara tidak senang menikah dengan abang sayang,apa salah abang dengan ara"


"kalau abang punya salah tolong maaf kan abang,abang mohon sayang"


"abang tidak punya salah tapi ara yang salah bang" jawab sanum menatap mata alex


"Ara bukan istri yang terbaik buat abang, ara banyak kekurangan nya bang di mana ara menikah dengan mas bagas selama setahun"


"itu telah membuktikan bahwa ara tidak bisa memberikan keturunan untuk nya sampai di mana mas bagas selingkuh dari ara"


"begitupun saat ini kita telah menikah selama 2 bulan lebih tapi saat ini ara belum bisa memberikan tanda tanda kehamilan untuk abang"

__ADS_1


"apa bila abang ingin menikah lagi ara ikhlas bang. ara tau abang dan mamih sangat mengingin kan ara hamil dan punya anak"


"tapi apa bang ara tidak bisa hamil atau memberikan cucu dan anak untuk abang atau mamih"


"tidak apa apa kalau abang ingin menikah lagi di mana ara juga tidak akan bisa memberikan keturunan untuk abang,ara ikhlas bang"


"tidak apa apa bila abang ingin mencerai kan ara dan abang menikah lagi,ara ridho dan ikhlas bang"


ucap pilu sanum kembali menundukan kepala nya buliran air mata sanum kembali mengalir,alex mengeleng kan kepala nya mendengar ucapan sanum


"Aaarraaa cukup sayang" bentak alex memeluk sanum dengan erat


"abang mohon cukup sayang sampai kapan pun abang tidak akan menikah lagi cukup dirimu seorang lah yang akan menjadi bidadari abang"


"kalau memang ara tidak bisa memberikan abang anak itu tidak masalah yang penting ara tetap di sisi abang menemani abang sampai hari tua nanti"


"abang mencintaimu sayang,abang juga menikahimu bukan karna abang sekedar ingin memiliki anak saja darimu sayang"


"abang mohon cukup sayang jagan bicara seperti itu lagi,abang juga bukan laki laki yang sempurna abang juga banyak kekurangan nya"


"jadi kita saling melengkapi soal anak di luaran sana masih banyak anak yang membutuh kan kasih sayang orang tua nya karna di terlantarkan"


"bahkan mereka tidak pernah sama sekali mendapat kan kasih sayang dari orang tua nya,jadi kita bisa mengambil anak dari panti"


"meskipun itu bukan dari darah daging abang kita akan mengurus nya dengan sepenuh hati seperti anak kandung sendiri"


"jadi jagan berfikir macam macam lagi ya sayang abang mohon" ucap alex panjang lebar memberi pengertian untuk sanum


"tapi gimana dengan mamih bang,mamih sangat ingin memiliki cucu dari ara" lirih sanum menitikan air matanya kembali


mika yang mendengar ucapan alex dan sanum menitikan air mata haru bercampur rasa pilu nya.perihatin dengan sanum


di mana tadi nya mika ingin mengajak sanum berbelanja jalan jalan tapi sanum tidak kunjung turun bersama alex


ahir nya mika naik ke lantai atas ke kamar sanum dan alex di mana kamar itu juga tidak ter tutup..


mika yang penasaran takut menantu kesayangan nya kenapa kenapa jadi masuk ke kamar itu saat mendengar tangis sanum


"mamih tidak keberatan nak,meskipun itu anak kalian nanti nya dari panti bagi mamih tetap itu akan menjadi cucu kandung mamih"


"yang penting bagi mamih kalian tetap bersama dan bersatu menerima kekurangan masing masing itu sudah cukup bagi mamih," ucap lembut mika memeluk sanum dan alex


"mamih abang terimakasih maaf kan ara" tangis sanum kembali pecah di dalam pelukan alex dan mika


"tidak nak ini sudah takdir yang allah berikan,ara tidak salah nak mamih mohon jagan merasa bersalah ya"


"benar kata mamih sayang, abang juga memohon jagan merasa bersalah,yang penting ara tetap berada di sisi abang sampai kita menua nanti"


"dan kita saling percaya satu sama lain ya,abang mencintaimu sayang" ucap lembut alex mengecupi mata sanum yang sembab


alex membopong sanum kembali ketempat tidur nya di mana mika juga pamit keluar tidak jadi mengajak sanum jalan jalan


mika membiarkan alex menenangkan menantu kesayangan nya dulu,alex terus menerus memberi pengertian dengan sanum


supaya sanum tidak takut atau kuatir bahwa alex akan menikah lagi dan mencari wanita lain untuk memberikan nya keturunan


bagi alex sanum tidak bisa memberikan nya keturunan juga itu tidak masalah yang penting sanum selalu berada di sisi alex sampai ajal menjembut nya nanti..


alex akan selalu setia dengan sanum dan akan tetap mencintai menyayangi sanum dengan apa ada nya...


bersambung...


jagan lupa like komen vote rating 5 nya juga ya🙏🥰😘☺️

__ADS_1


__ADS_2