SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Agnes


__ADS_3

"nak biarkan bagas makan dengan tenang" tegur Daren ke agnes


"apa sih ded,agnes hanya ingin lebih dekat dengan abang" kesal Agnes


"tapi bukan begitu caranya nak kalian berdua bukan muhrim nya,"


" kasian dengan bagas biarkan dia makan dengan tenang dulu,sedari tadi agnes selalu menganggu bagas"


"sampai bagas tidak fokus dengan makanannya" jawab lembut daren yang merasa kasihan dengan bagas


sedari tadi agnes terus bergelayut manja dengan bagas yang sangat terlihat jelas begitu risih dengan kelakuan agnes...


max yang melihat kelakuan agnes hanya mengelengkan kepalanya,,,


bagi max itu hal biasa apa lagi max sangat mengenal agnes sedari kecil yang terlalu manja dan selalu di turuti kemauan nya...


"maaf nes benar kata paman daren, kita bukan muhrim nya tidak sepantas nya bersentuhan seperti ini tanpa ada ikatan yang sah"


"itu akan menjadi dosa besar nes,"bagas dengan lembut menyingkirkan tangan agnes dari lengan nya,,,


sejujur nya bagas sangat muak melihat kelakuan agnes yang tidak ada malunya sama sekali,,,


"sudah agnes kenyang" rajuk agnes langsung menghentikan makannya berjalan naik ke rumah pohon yang di atas memang di buat husus untuk agnes seorang


"maaf kan sikap agnes ya son"


"tidak apa paman daren,bagas paham jangan merasa tidak enak hati seperti itu" senyum lembut bagas


"ya sudah lanjutkan lagi makannya" ucap daren


"gimana dengan agnes paman,agnes sendiri belum makan dari tadi"


"gara gara bagas malah agnes sendiri yang tidak makan" sesal bagas


"tidak usah memikirkan agnes nak memang seperti itu sifat agnes kalau apa yang dia inginkan tidak terkabulkan"


"biar paman yang membawakan makanan untuknya nanti" timpal max yang di anguki Daren


bagas kembali memakan makanan nya dalam diam begitupun dengan daren dan max...


ketiganya hanya makan menu sederhana ikan bakar yang max dapatkan dari buruannya di balik celah celah bebatuan karang pingir pulau...


di tambah dengan sayuran pakis hutan yang hanya di rebus yang dapat di petik daren juga,,,


tanpa ada nasi atau lauk pauk istimewa yang lain,selama setahun lama nya daren max dan agnes hanya menfaat kan tanaman yang ada di sekitaran pulau itu untuk di makan...


"Alhamdulilah barokah,meskipun menunya sederhana tapi nikmat sekali semua makanan ini serasa istimewah"


"tanpa adanya bumbu tambahan sama sekali.makanan yang sangat sehat"senyum bagas


"Alhamdulilah nak bagas.apa pun yang kita makan kalau kita bersyukur akan terasa enak dan mewah"


"benar kata max son,maka dari itu kita harus banyak banyak bersyukur" timpal Daren


"iya paman alhamdulilah meskipun tinggal di tengah lautan tapi makanan telah tersedia oleh alam"


"dari tumbuh tumbuhan yang bisa di makan meskipun hanya di rebus begitupun dengan ikan ikanan yang hanya di bakar"


"masyaallah Alhamdulilah ya allah untuk semua rizki yang berlimpah ini"


bagas kembali tersenyum menatap daren dan max yang di balas kedua nya juga ikut tersenyum


"sana nak siap siap ambil wudhu dengan daren,paman akan mengantarkan makanan ini ke atas dulu untuk agnes ya"


"lihat matahari sebentar lagi tengelam" titah max ke bagas,,,


"baik paman"jawab bagas


max memang memanggil daren dengan pangilan nama meskipun keduanya adalah atasan dan bawahan...


mengingat max juga sahabat dari daren semasa sekolah jadi daren tidak ingin di panggil dengan sebutan tuan atau pak...


sedangkan max sendiri perjaga tua yang tidak ada ke inginan untuk berumah tangga sama sekali padahal max laki laki yang tampan dan tajir...


entah trauma apa yang max alami sehingga betah dengan melajang....


bagas max dan daren menunaikan sholat magrib bersama dengan husyu setelah melihat matahari benar benar tengelam...


agnes sendiri masih di atas rumah pohon dengan sendirinya tidak ikut bergabung menunaikan sholat...


Daren sebenar nya sangat lelah selalu menasehati agnes yang tak kunjung berubah yang di bantu max juga,,


padahal daren sosok laki laki yang baik ramah lembut dan rajin ibadah,,


bukannya agnes tidak di ajarkan sopan santun oleh daren dan ilmu agama,


akibat pergaulan nya lah yang membuat agnes begitu di tambah agnes juga terlalu sering bertemu mommy nya...


membuat agnes mengikuti jejak buruk dari mommy nya yang tidak baik tukang selingkuh mempermain kan laki laki semaunya dan sering ke Club malam,,,,


"nak malam ini paman dan daren akan mencari ikan lagi,stok ikan kita sudah menipis"

__ADS_1


"kamu di sini saja ya jaga agnes" pinta max


"baik paman" jawab bagas agak ragu harus di tinggal kan berdua dengan agnes...


sebenar nya kalau mau memilih lebih baik bagas ikut dengan max,tapi max pasti melarang nya apa lagi bagas masih dalam pemulihan


biasanya daren tidak ikut akan menjaga bagas,melihat bagas mulai pulih jadi daren akan menemani max


"paman mengapa menangkap ikan harus pada Malam Hari? Padahal cahaya penerangan di malam hari sangat minim tidak pada saat siang hari "


tanya bagas penasaran melihat max selalu berburu ikan atau burung yang berterbagangan di pulau itu selalu pada malam hari bukan siang...


"kita membutuhkan angin darat yang terjadi pada malam hari di mana saat suhu di daratan lebih dingin daripada suhu di lautan."


"Angin darat terjadi saat malam hari. Proses yang terjadi adalah udara panas di atas laut bergerak naik, lalu tempatnya digantikan oleh udara yang lebih dingin dari daratan."


"Hal ini juga mengakibatkan terjadinya gerakan konvektif yang menyebabkan udara dingin dari daratan bergerak menggantikan udara yang naik di lautan."


"Nah, aliran udara yang bergerak dari daratan ke lautan ini yang kemudian dikenal sebagai angin darat."


"Arah angin darat yang menuju ke laut ini yang kemudian banyak dimanfaatkan para nelayan kebanyakan untuk berangkat mencari ikan di laut. Waktu terjadinya angin darat biasanya pada tengah malam dan dini hari."


"Adapun pada siang harinya, angin bertiup dari laut ke darat hal ini disebut dengan angin laut. Berarti, pada siang hari, suhu udara di laut lebih dingin dan suhu udara di darat lebih panas."


"Proses terjadinya angin laut hampir sama dengan proses terjadinya angin darat, yaitu diakibatkan oleh perbedaan suhu pada kedua wilayah."


"Pada siang hari, wilayah daratan mempunyai kemampuan menyerap suhu atau kalor dari matahari lebih cepat. Kondisi sebaliknya terjadi di lautan, proses penyerapan panas atau kalor berlangsung lebih lambat."


"Kondisi ini membuat suhu di daratan lebih cepat panas daripada wilayah lautan. Akibatnya udara di atas daratan akan bergerak naik, kemudian udara dingin dari lautan akan menggantikannya."


"Hal itu juga menyebabkan terjadinya aliran udara dari wilayah lautan ke daratan yang disebut sebagai angin laut."


"Angin laut biasanya terjadi saat pagi hingga menjelang sore hari. Arah angin laut yang bergerak dari lautan ke daratan ini dimanfaatkan oleh nelayan untuk kembali ke daratan setelah bermalam mencari ikan di lautan."


"itulah alasan mengapa kebanyakan nelayan melaut pada malam hari dan pulang pada siang hari."


"ikan ikan juga kebanyakan akan ada di atas pada malam hari dari pada siang hari jadi kita dengan mudah menjaring ikan atau menombak ikan ikan itu"


"meskipun hanya bantuan dari sinar rembulan untuk pencahayaan tapi itu cukup membantu" jelas daren panjang lebar ke bagas


bagas mengangguk paham dengan penjelasan daren begitupun dengan max kenapa sering berburu pada malam hari,,,,


jam 11 malam max dan daren siap berangkat,daren juga telah mengecek agnes di atas rumah pohon telah tertidur lelap...


"paman pergi dulu ya,tidak usah menunggu paman sampai pulang kita juga pulang nya pagi"


"agnes juga sudah tidur.paman titip agnes ya" pamit daren


daren dan max mengangguk berjalan menuju pinggiran pulau menuju tempat mereka biasa menangkap ikan pada malam hari...


di malam yang sunyi nan sepi itu bagas belum memejam kan matanya sepeninggal max dan daren...


bagas masih memandang sinar rembulan di balik gubuk tempatnya berbaring yang di temani suara burung malam dan hembusan angin di tambah deburan ombak...


اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ


Bismillahirrahmanirrahim.


Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut.


 “Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-Mu aku mati.”


قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ


: “Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.”


Artinya: “Aku berlindung kepada Allah Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan perempuan-perempuan tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”


قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ


: “Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.”


Artinya: “Aku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia,”.


ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ


“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim."


Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya,”.


بِاسْمِكَ رَبِّى وَضَعْتُ جَنْبِى


: Bismika rabbi wadha'tu janbii


Artinya: "Dengan nama-Mu Wahai Tuhanku, aku baringkan punggungku,"


 إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ


Artinya: "Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi,"


كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

__ADS_1


Artinya: "Rasulullah SAW apabila hendak beranjak ketempat tidurnya setiap malam, Beliau menyatukan kedua telapak tangannya lalu meniupkan keduanya dan membacakan keduanya surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas. Kemudian beliau mengusap dengan keduanya bagian mana saja semampunya. Beliau memulainya dari atas kepala dan wajahnya serta bagian belakang dari badannya. Beliau melakukan perkara itu tiga kali."


"ya allah aku memohon perlindunganmu dan berserah diri padamu untuk hidup dan matiku"lirih bagas menghapal kan setiap ayat ayat yang dia panjatkan sebelum memejam kan matanya


"terimakasih abah kyai untuk semua ilmu agama yang telah abah ajarkan ke bagas"


"semoga allah membalas semua kebaikan abah kyai selama ini dan di limpahkan semua rahmat kebaikan untuk abah"


"semoga abah kyai Ahmad juga selalu dalam lindungan yang maha kuasa di manapun abah berada dan selalu di limpahkan rizki kesehatan panjang umur"


"bagas rindu dengan nasehat abah, doa kan bagas bah supaya bagas bisa menjalani ini semua" isak bagas dengan lirih


berlahan lahan bagas memejam kan matanya meringkuk di gubuk itu dengan berselimutkan selembar kain yang daren berikan untuknya...


angin laut menusuk sampai ke tulang tapi tidak menganggu tidur bagas dalam damai nya...


"ahir nya abang tidur juga" senyum agnes menatap wajah tampan bagas yang terkena sinar rembulan


"agnes tidak akan bisa menyentuh abang dengan puas kalau abang tidak tidur seperti ini" batin agnes mengusap wajah bagas dengan pelan


jam 1 malam bagas benar benar telah terlelap tidak terusik sama sekali dengan gangguan apapun termasuk ganguan dari agnes,,


pada dasar nya memang bagas sangat sulit untuk di bangun kan kalau telah tertidur ibarat kata bagaikan orang mati tapi bernafas,


meskipun ada keributan sekalipun bagas akan terlelap tidak akan terusik apa lagi dalam ke adaan lelah kurang istirahat dan banyak nya fikiran itu bisa menyebabkan bagas sulit di bangun kan...


tapi waktunya sholat subuh bagas tetap akan terjaga dan selalu ingat dengan kewajiban nya menunaikan ibadahnya,,


cup cup cup,agnes dengan beraninya mengecup dan mel**at bi*ir bagas dengan beraninya secara berlahan lahan


"Abang"lirih agnes melucuti baju atasan nya sendiri dan mengambil tangan bagas untuk menyentuh dua belah buah miliknya


"terus bang sentuh agnes" racau agnes merasakan sensasi sentuhan tangan bagas,,,,,


"keberuntungan agnes malam ini.abang tidak memakai celana hanya dalaman"senyum puas agnes


yang berlahan lahan menyentuh benda panjang nan gagah yang bersembunyi di balik dalaman bagas,,,


"abang harus menjadi milik agnes malam ini,milik abang harus masuk kedalam sangkar agnes"


"persetan dengan tunangan abang atau calon istri abang,"sedikit pun agnes tidak merasa takut akan kedatangan daren atau max,


iblis pengoda dalam diri agnes telah merasuki dirinya ingin memiliki bagas seutuhnya...


"eeeggggghhh"bagas melenguh saat agnes megulum sesuatu yang panjang secara berlahan


agnes tersenyum makin gencar mendengar suara bagas yang belum sadar dari tidurnya...


akibat ulah agnes yang makin gencar dengan aksinya membuat tidur bagas terusik,berlahan lahan membuka matanya


di tambah sensasi di tubuhnya tidak seperti biasa ada sesuatu yang aneh,,,


"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.agnes apa yang kau lakukan" bentak bagas terkejut melihat agnes berada di bawah nya dengan ******* yang berada di benda panjang miliknya


"diam abang"bentak agnes balik dan mencengkram batang itu dengan kencang


"agnes akan memakannya kalau abang tidak mau diam dan memutuskan nya dengan gigitan agnes" ancam agnes


"sakit agnes lepaskan tanganmu itu"rintih bagas kesakitan saat agnes mencengkram nya dengan kencang


"dimana mana yang akan memperkaos itu laki laki bukan wanita,ini malah sebaliknya malah wanita yang memperkaos laki laki"batin bagas masih merintih kesakitan


"abang mohon nes lepas kan ini sangat sakit,apa pun akan abang lakukan tapi lepaskan dulu" mohon bagas


agnes tersenyum mendengar ucapan bahas mulai mengendurkan cekalannya...


bruk,bagas mendorong agnes dengan kasar saat agnes mengendurkan cekalannya,,,


bagas tidak berfikir ulang melakukan aksinya membuat agnes terjungkal...


"dasar wanita iblis, kemana imanmu sebagai seorang muslim nes"


"sunguh sangat menjijikan" bentak bagas berlari meninggalkan agnes yang merintih kesakitan akibat terjungkal,,,


bagas tidak mau mengambil resiko untuk membantu agnes,lebih memilih kabur menjauh dari agnes....


samar samar bagas mendengar rauangan agnes memanggil namanya,,,


tapi bagas tidak menghiraukan agnes sama sekali membiarkan agnes terus mengoceh,,,


"Astaghfirullah.Astaghfirullah.Astaghfirullah" bagas terus mengucapkan istigfar berulang ulang menenangkan degupan jantungnya


"ya allah kenapa agnes sangat nekat sekali,aku tidak menyangka agnes akan berbuat senekat itu"


"sangat menjijikan" batin bagas terduduk lemas menyadarkan pungung nya di bawah pohon pingir pulau


kalau dulu mungkin bagas akan tergoda dengan senang hati melayani wanita secantik agnes tidak akan berfikit dua kali lagi.sebelum dirinya bertobat dan mengenal kyai ahmad menerima setiap bimbingan kyai ahmad,,,,


tapi tidak untuk sekarang.bagas benar benar telah bertobat tidak ingin melakukan dosa lagi yang berahir menyesal berkepanjangan,,,,


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏🙏🙏🥰🥰🥰🥰


__ADS_2