
jenab berjalan menemuai berliana, berliana juga di ikuti 4 pengawal dari belakang nya...
"mak ada apa,emak tidak apa apa kan" panik berliana
"emak tidak apa apa nak,mak mau bicara dengan ana,?dengar kan emak ya" senyum jenab memegang tangan berliana,berliana mengangguk
"kamu lihat laki laki di sana dengan ibu Fatimah" tunjuk jenab ke bagas, bagas juga melihat berliana dan jenab yang begitu sangat penasaran
tapi ibu panti tetap menahan bagas dengan tatapan yang tajam dan ucapan yang tegas menahan bagas,apa bila ingin melihat sanum, bagas di perintah kan cukup diam dan menunggu...
lagi lagi bagas hanya mengangguk pasrah,meskipun saat ini bagas sangat penasaran dan tidak sabar ingin bertemu sanum...
"ada apa dengan laki laki itu mak,dia tidak berbuat macam macam kan dengan emak dan ibu Fatimah" berliana menatap tajam bagas
"tidak dia tidak berbuat macam macam,emak mau bertanya kapan penyambutan untuk memperkenal kan ara ke media dan ke semua nya tentang setatus ara putri dari tuan agam"tanya jenab
"sebentar lagi mak, pembawa acara nya juga sudah di atas panggung,ada apa sebenar nya mak"
"emak akan mengatakan sesuatu,tapi ana harus tahan emosi ya sebelum melakukan sesuatu,berjanji dengan emak,"
"iya mak,ana janji,katakan ada apa"
"laki laki itu adalah mantan suami azahra" jeda jenab melihat reaksi berliana
berliana mengepal kan tangan nya penuh amarah, ingin berjalan menemui bagas, jenab langsung menahan berliana...
"ana, tahan emosi tadi ana sudah berjanji dengan emak"
"tapi mak,ana akan menghabisi nya sekarang juga" murka berliana,kilatan mata berliana begitu membara
"sabar nak,dengar kan emak sayang" jenab mengusap wajah berliana dengan sayang,menenangkan berliana
jenab menceritakan apa mau bagas ke berliana, berliana berdecih dengan jijik,mendengar bagas ingin menemui sanum
berliana berjalan dengan jenab menghampiri bagas,sedangkan pengawal berliana tetap di perintah kan berjaga jaga...
plak plak,berliana menampar bagas tanpa ampun dengan penuh amarah,
bagas yang menerima serangan dari berliana sangat murka,ingin membalas berliana tapi jenab langsung maju dengan tatapan yang menusuk dan tajam...
"ternyata laki laki bajingan ini yang telah menyakiti adikku,mati saja kau iblis,bajingan" teriak berliana penuh amarah
"apa maksud anda nona berliana,siapa adik anda,saya tidak kenal dengan adik anda"bentak bagas ikut marah dengan berliana
"dasar iblis,bajingan,kau sebut tidak kenal dengan adikku, kau lihat sebentar lagi,apakah kau benar benar tidak mengenal adik ku"
"siapa adikmu nona,apakah sanum,tidak mungkin adikmu itu sanum, sanum hanya wanita biasa dia bukan kalangan dari orang kaya," jawab bagas tidak percaya masih dengan amarah nya
"cuih,kau bilang adikku hanya wanita biasa, bajingan kau, lihat saja kau akan menyesal seumur hidupmu" bentak berliana
"baik lah kita lihat saja,saya tidak percaya bahwa adikmu itu sanum, aku akan berbuat perhitungan denganmu nanti nona berliana" ucap bagas dengan marah
"plak plak,kurang ajar, kau bilang apa tadi,putriku hanya orang biasa, sunguh sangat bodoh pemikiran dangkal mu itu,jagan berani berani nya kau mengancam berliana" bentak jenab
"diam kau bagas,dengar kan MC akan memperkenal kan orang yang sangat ingin kau lihat dan temui" geram ibu panti menutup mulut bagas saat melihat bagas ingin bicara
"tunggu penyesalan mu bajingan,"berliana menatap tajam bagas dengan dingin
"bu,emak,ana menemani ara dulu disana ya.,di sini ada pengawal perintah kan mereka apa bila iblis ini berbuat macam macam"
"iya nak,sana temui mereka nanti yang lain mencarimu"jawab jenab.ibu panti hanya mengangguk..
bagas mengepal kan tangan nya penuh amarah,melihat berliana berjalan menemui ke empat pengawal,
entah apa yang di bicara kan berliana ke pengawal nya sebelum menemui keluarga nya kembali....
"lihat saja,aku akan berbuat perhitungan denganmu wanita iblis" geram bagas dalam hati
bagas menuggu apa yang akan di sampai kan MC tidak sabar..
kejutan apa yang akan mereka perlihatkan ke bagas, mereka mengatakan ke bagas kejutan itu lah yang akan di sampai kan nanti yang akan bagas ketahui fakta yang sesunguh nya...
penyambutan acara pun telah di mulai pembawa acara..
"Assalamualaikum wr. wb."
"Salam sejahtera bagi kita semua.Selamat datang di resepsi pernikahan pasangan yang berbahagia alex dan Azahra"
"di mana acara akad nikah kedua mempelai telah di laksanakan saat di malaysia 3 hari yang lalu" tepuk tangan mulai terdengar dari semua para undangan yang hadir begitu ramai
"Kepada yang terhormat tuan agam dan nyonya almira, tuan adrian dan nyonya mika selaku orang tua dari kedua mempelai"
"kepada yang terhormat kepada bapak ibu pejabat,dan tuan,nyonya, nona hadirin–hadirat para undangan yang kami cintai."
"Dan yang sangat kami cintai pula kedua mempelai yang kini hatinya sedang berbunga-bunga karena berbahagia, alex dan Azahra"
"Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan atas ke hadirat Allah SWT, karena Allah lah kita masih bisa berjalan untuk datang di acara yang kita tunggu–tunggu ini."
"Semoga akad nikah dan resepsi dari kedua mempelai yang telah diikrarkan mendapatkan berkah dari Allah SWT aamiin aamiin ya rabbal alaamiin."
__ADS_1
"Sehingga keluarga tuan alex dan nona Azahra dapat membina dan menciptakan keluarga yang sakinah, senantiasa selalu bersama di dalam suka dan duka hingga hanya maut yang memisahkan mereka."
"Adapun susunan acara yang akan kita lewati bersama–sama nanti akan kita sebutkan.,tapi sebelum nya kita akan memperkenal kan terlebih dahulu putri dari tuan agam yang kita ketahui siapa sosok tuan agam"
para tamu undangan mulai berbisik bisik penasaran,begitupun dari awak media mereka semua sangat menanti nanti
" selama ini kita tidak mengetahui siapa putri bungsu tuan agam yang sebenar nya,kita hanya tau putri pertama tuan agam ya itu nona berliana yang sering kita lihat"
"kenapa selama ini sosok putri tuan agam di sembunyikan,sunguh tanda tanya ya"
"di balik itu semua ada cerita yang sangat mendalam tersimpan dari keluarga tuan agam dan almira, beberapa tahun yang silam putri bungsu tuan agam telah di culik"
"ya allah kasian sekali tuan agam dan nyonya almira, pantas saja selama ini identitas putri bungsu tuan agam di sembuyikan" ucap para pejabat dan para pengusaha masih penasaran dengan kelanjutan dari MC
" atas penculikan itu mengakibat kan tuan agam harus kehilangan putri tersayang nya begitu pun dengan putri bungsu tuan agam dan almira harus merasakan jauh dari orang orang yang dia sayangi"
"alhamdulilah allah mengabulkan setiap doa doa dari tuan agam nyonya almira dan seluruh keluarga nya,"
" putri bungsu mereka ahir nya mereka temukan kembali dan bisa berkumpul seperti sedia kala" senyum MC begitu pun dengan semua tamu undangan
bagas hanya diam menunggu dia juga samahalnya ikut penasaran,siapa sosok putri agam yang selama ini di sembunyikan identitas nya
"mari kita sambut putri dari tuan agam dan nyonya almira istri dari Alex Ramiro Darmawan, menantu dari keluarga Ramiro Darmawan, ya itu Azahra Athalea wirawan"
"adik kandung dari Nona Berliana wirawan.,yang selama ini nona Azahra Athalea wirawan di asuh ibu Halimah pemilik Panti asuhan Anugrah, Azahra juga putri angkat dari nyonya jenab"
tepuk tangan mulai riuh menyambut sanum yang hanya berdiri melambai kan tangan nya di sana seluruh anggota keluarga nya juga ikut mendampingi sanum dan alex
senyum cantik sanum terpancar sangat jelas menyambut tepuk tangan dari semua nya penuh dengan ke bahagiaan..
ucapan selamat untuk agam terus mengalir dengan senyum kebahagiaan,sedangkan bagas badan nya langsung bergetar lemas saat melihat sanum berdiri melambai kan tangan nya
"masyaallah pemirsa kita lihat wajah nona berliana dan Azahra sangat mirip,wajah kedua nya juga turunan dari tuan Agam wirawan,"
"sebuah anungrah yang luar biasa yang pada ahir nya mereka kembali bisa berkumpul dan berbahagia" ucap salah satu peresenter yang sedari tadi menyiarkan langsung
badan bagas langsung linglung mengelengkan kepala nya,rasa nya bagas tidak percaya menerima kenyataan itu.
bagas melihat sanum yang sekarang sangat cantik, badan nya juga sekarang berisi tidak kurus saat bersama nya dulu..
senyum bahagia sanum terus terpancar,buliran bening di mata bagas mulai menetes melihat senyum cantik dari sanum..
wajah sanum dan berliana juga sama sama sangat cantik dan modis wajah ke dua nya ibarat saudara kembar,tubuh yang sama indah nya apa lagi sanum tubuh nya tidak cungkring dan kurus kering lagi
"gimana apakah sekarang kau masih ingin menganggap sanum hanya wanita biasa, sekarang kau sudah tau kan siapa sosok sanum,putri kandung dari tuan agam dan nyonya almira"
"lihat perubahan dari sanum sekarang,diri nya yang begitu sangat cantik,seperti bidadari,tubuh yang selalu mendapat kan perawatan mahal,tidak seperti dulu saat bersamamu"
"putri kami telah menemukan kebahagian nya yang sesungguh nya, Azahra juga bukan wanita biasa yang kamu sebut kan tadi,tapi Azahra putri kandung dari pengusaha ternama"
"sekarang hidup nya telah berwarna menemukan pendamping yang sholeh,penyayang,sabar,penuh cinta,bonus nya mempunyai suami yang sama kaya nya seperti deddy nya"
"jangan pernah kau perlihat kan lagi dirimu di hadapan azahra,kalian bukan siapa siapa lagi, kau juga telah resmi mencerai kan azahra"
ucap panjang lebar jenab melihat bagas,senyum jenab tidak pernah luntur melihat kebahagian dari sanum...
"tidak,tidak mungkin,sanum milik ku,sanum masih mencintaiku,kami masih saling mencintai,sanum harus kembali denganku" bentak bagas
"plak,bermimpi lah kau iblis,jangan ganggu kebahagian putri kami lagi,apa kau bilang bagas, sanum masih mencintaimu,percaya sekali kamu bagas"
"sanum telah membuang nama mu dan mengubur nya dalam dalam,rasa cinta di hati sanum telah mati tergantikan dengan kebencian, apa kah kau tidak melihat tatapan mata sanum dan alex yang memancarkan penuh rasa sayang dan cinta" geram ibu panti menampar bagas
"aku tidak peduli,sanum harus kembali denganku, aku mencintai sanum begitupun dengan sanum, sanum milikku" marah bagas langsung berlari ke dalam hotel dengan kencang...
kejar kejaran pun terjadi antara bagas dan pengawal berliana, bagas ingin menarik sanum membawa nya kabur dari sisi alex
"Sanuuuuummmm,ini mas sayang,kamu milik mas, bukan milik bajingan itu,kamu harus menjadi milik mas kembali" teriak bagas masih berlari
hari bahagia alex dan sanum menjadi ricuh dengan teriakan bagas yang meneriaki nama sanum, mereka semua yang hadir berdiri melihat kericuhan yang bagas buat
siapa sanum,kenapa dengan laki laki itu,kenapa wajah nya begitu prustasi, penuh amarah dan tekat, itulah pertanyaan dari banyak nya para tamu undangan
"mas bagas" pias sanum bergetar ketakutan memeluk alex dengan erat melihat bagas dari kejauhan memanggil nama nya
"sayang ada apa,ara kenal dengan karyawan abang" binggung alex membalas pelukan sanum
"dia mantan suami ara bang,yang ara ceritakan" jawab sanum masih bergetar takut
"berengsek" marah alex mengepal kan tangan nya ingin menghajar bagas
"biar aku saja lex cukup kamu tenangkan ara" berliana langsung menahan alex, sanum juga masih bergetar ketakutan...
"tunggu apa lagi cepat jangan biar kan bajingan itu sampai di sini" perintah berliana dengan pengawal nya yang ada di dekat pelaminan
"siap bos" jawab tegas mereka langsung berlari cepat menangkap bagas...
adrian di buat binggung bersama istri nya,kenapa dengan bagas,siapa sanum,tak ayal adrian juga mengepal kan tangan nya penuh amarah karna bagas telah membuat kericuhan
begitu pun dengan agam dan almira saling bertatapan menggidikan bahu, mereka berdua tidak tau bahwa bagas adalah bekas menantu mereka...
__ADS_1
entah apa jadi nya apa bila agam tau,mungkin bagas akan mati di hari itu juga...
"lepas kan aku bajingan,sanum tolong mas,mas mencintaimu sanum, mas tau kamu juga mencintai mas,"
"kembali lah dengan mas sanum mas mohon sayang," teriak bagas sangat kencang merontak ingin keluar dari cekalan dari para pengawal
"diam sialan,jangan buat kericuhan ikut denganku" bentak salah satu pengawal menarik paksa bagas keluar dari acara resepsi pernikahan sanum dan alex
"sanuuuuuuummmmmm,mas mencintai sanum,maaf kan masss sanuuummm,kembali lah dengan mas,mas mohon" tangis bagas pecah meneriaki nama sanum
bagas terus merontak ingin lepas tapi tenaga nya tidak sebanding dengan para pengawal,sayup sayup suara bagas masih terdengar dari kejauhan...
tian yang kuatir dengan bagas ikut menyusul bagas keluar gedung perhotelan,di luar aula hotel bagas telah di hajar habis habisan dengan 4 pengawal sekaligus...
"stop tuan,saya mohon,teman saya bisa mati, tolong kasihanilah teman saya" mohon tian ke empat pengawal berliana
"urus teman mu itu,kalau dia membuat keributan lagi akan ku buat dia mati" geram salah satu pengawal dengan bengis nya
"siap tuan,akan saya pasti kan teman saya tidak akan membuat keributan" jawab tian takut melihat wajah ke 4 pengawal yang sangat menyeramkan
" bagas bangun kamu tidak mati kan" cemas tian menepuk wajah bagas dengan kuatir, kondisi bagas juga telah babak belur
"sanum,sanum tian,istriku"isak bagas dengan suara lirih nya yang tidak berdaya lagi
"mana kunci mobilmu,cerita denganku nanti ada apa ini, kenapa kau begitu nekat membuat keributan di acara tuan alex" geram tian memapah bagas masuk ke dalam mobil milik bagas
sedangkan mobil tian dia titip kan ke pihak hotel, besok akan tian ambil kembali..
tian melajukan mobil bagas menuju taman pusat kota yang tidak jauh dari gedung hotel milik adrian.
tian sangat penasaran dan ingin tau apa yang terjadi dengan bagas,yang begitu nekat membuat kericuhan...
sampai di pinggir taman pusat kota tian memberhentikan mobil bagas,sedangkan bagas masih terisak menyebut nyebut nama sanum dengan suara yang sangat pilu...
"cerita dengan ku bagas kali saja aku bisa membantumu" tian kembali membantu bagas duduk di taman yang lumayan sepi hanya ada beberapa sepasang kekasih yang sedang mojok
"sanumku,istriku,dia sudah menikah lagi tian, laki laki berengsek itu telah mengambil sanumku,"isak bagas penuh amarah
"sanum yang mana bagas,bukan nya katamu kamu sudah bercerai dengan sanum dan mempunyai istri baru yang nama nya squena" binggung tian menatap bagas
"ceritakan semua nya dengan qu,aku jadi binggung denganmu,yang benar kau sudah bercerai apa belum dengan yang nama nya sanum itu, kalau kalian telah bercerai ya wajar dia menikah lagi"
"tapi aku mencintai nya tian,aku tidak bisa melupakan nya,dia istri yang terbaik yang pernah aku miliki"
"terus kalau kau masih mencintai nya kenapa kau mencerai kan nya dan menikah dengan wanita lain"
"cerita nya panjang tian,"lirih bagas mulai membayangkan kisah cinta nya dengan sanum dan menceritakan semua nya ke tian...
hanya pada tian lah saat ini yang bisa bagas ajak bercerita mengenang masa lalu nya dengan sanum yang begitu sangat kejam terhadap sanum...
tian yang mendengar cerita bagas ikut emosi rasa nya tian juga ingin menghajar bagas habis habisan dengan sikap bajingan dan kekejaman dari bagas...
"jadi sanum itu Azahra istri dari tuan alex,adik kandung dari nona berliana, sunguh bajingan dan iblis kau bagas" emosi tian
",Aku tidak tau tian kalau sanum itu putri kandung dari tuan agam,aku menyesal tian aku menyesal" isak nya
"yah nasi sudah menjadi bubur bagas,itu juga kesalahanmu sendiri,kalau kau memang mencintai sanum belajar lah ikhlas menerima kenyataan,biar kan sanum bahagia dengan tuan alex"
" selama ini kau juga sedikitpun tidak memberikan kebahagiaan dengan sanum,yang ada kau memberikan luka yang begitu dalam"
"di tambah kau juga telah berbuat fatal berzinah di hadapan nya,tidak ada wanita mana pun akan memaaf kan kesalahan laki laki bajingan sepertimu"
"sanum telah menemukan ke bahagian nya,jadi belajar lah untuk ikhlas kalau kau benar benar mencintai sanum,"
"jagan kau sakiti hati nya kembali dengan kau merusak kebahagiaan nya yang selama ini tidak sanum dapatkan darimu dan ibumu"
tian terus menasehati bagas,supaya tidak berbuat nekat ingin membawa kabur sanum,apa lagi harus berurusan dengan adrian dan agam,
sama saja bagas memberikan nyawa nya dengan cuma cuma kepada mereka semua..
bagas hanya menunduk terisak mendengar nasehat dari tian,ingin menjawab pun di sini yang salah adalah bagas sepenuh nya
"renungkan kata kata qu bagas,ingat ibumu masih membutuh kan mu,jagan kau berbuat nekat, kau tau siapa tuan agam dan adrian jadi jagan nekat"
"belajar lah ikhlas menerima kenyataan yang telah kau perbuat,renungkan baik baik,apakah masih pantas dirimu bersanding kembali dengan wanita sebaik sanum"
"jadi jagan lah kau berbuat ceroboh kalau kau tidak ingin di depak dari kantor atau kau di habisi tuan agam dan adrian terutama tuan alex"
"aku bisa melihat pancaran mata penuh cinta dari tuan alex tadi terhadap sanum, mata itu memancarkan penuh kelembutan dan kasih sayang yang sangat dalam"
" selama ini kita juga kenal tuan alex sangat dingin tapi dengan sanum pancaran mata itu berbeda"
"mari aku anter kau pulang,ingat lah pesan ku tadi,ibu mu bergantung hidup denganmu, ibu mu mesih membutuhkanmu" lagi lagi tian menasehati bagas yang hanya menunduk dan menangis merenunggi nasib nya yang telah hancur lebur..
bersambung.....
jagan lupa like komen vote ratig 5 nya dan follow juga ya 🙏🥰😘
mohon dukungan nya juga ikuti dan baca cerita novel aku yang lain nya🙏🥰😘
__ADS_1
Terjerat cinta sang duda presdir
Pak kyai restui fatimah