SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
Istri Sholeha


__ADS_3

"Duduk di sini Sweety" alex mendudukan sanum di tempat duduk kebesaran sang presdir


"Abang kenapa ara duduk di sini ini tempat husus duduk abang,,ara duduk di sana saja" tolak sanum ingin duduk di sopa tamu


"tidak Sweety tetap duduk di sini ya, kau adalah ratu abang dan bidadari abang,,saat ara datang ke kantor ini yang berhak duduk di sini adalah dirimu ya itu ratu di hati abang" jawab alex dengan berkata lembut


alex mengambil tempat duduk biasa duduk di samping sanum menatap wajah ayu sanum..


"masya'allah hati abang begitu sangat mulia,,terimakasih abang untuk segala gala nya abang telah menjadikan ara seorang wanita yang begitu sempurna dan memulia kan ara" isak sanum menitikan air mata haru nya


"yang mulia itu dirimu Sweety hatimu sangat bersih dan sempurna di mata abang,,bidadari sepertimu memang pantas abang mulia kan dan di jadikan ratu untuk abang" alex menghapus air mata sanum dan memeluk nya


"Abang mencintaimu dan menyayangimu sayang, Ara adalah bidadari yang allah kirimkan untuk menutupi kekurangan abang"


"terimakasih telah hadir mendampingi abang.,abang berharap ara tetap menemani abang sampai ajal menjemput abang dan selalu bersama sampai kita tua nanti" ucap alex penuh dengan cinta memandang mata teduh sanum


"Ara juga mencintai abang, terimakasih juga untuk semua nya yang telah abang berikan untuk ara,,ara tidak tau harus berkata apa lagi sangking bahagia nya bang" isak bahagia sanum masih terdengar dalam pelukan alex


"cukup jagan menangis sayang,nanti anak kita akan sedih kalau tau mammy nya menangis karna perbuatan daddy nya"


"abang ingin bertanya lagi kenapa ara tidak menghubungi abang saat ingin ke sini sayang,,abang tidak ingin kalian kenapa kenapa"


"Abang mohon kalau mau ke sini lagi kabari abang ya,,biar abang menjemput kalian dan tidak membuat abang kuatir" ucap alex yang sangat kuatir dengan sanum dan anak nya.alex mengusap sayang perut sanum dan mengecupi nya


"Maaf kan ara bang telah membuat abang kuatir" sesal sanum merasa bersalah


"tidak apa sayang tapi jagan di ulangi lagi ya,, abang takut terjadi sesuatu dengan kalian cuma itu apa lagi saat ini sena dengan semena mena nya masih berkeliaran"


"Abang takut kenekatan nya makin menjadi jadi meskipun abang memerintahkan pengawal abang untuk menjaga kalian dan mengawasi gerak gerik sena"


"Abang tidak akan terima apa bila ****** itu sampai berbuat macam macam dengan kalian.abang juga tidak akan segan segan menghabisi nya."


"Abang saat ini diam bukan apa apa,,abang hanya ingin menepati janji abang untuk mu sayang"


"tapi kalau terjadi sesuatu dengan kalian maaf kan abang,,abang tidak akan bisa menepati janji abang denganmu sayang dan abang akan menghabisi wanita ular itu" geram alex mengepal kan tangan nya


di mana alex sempat ingin menghabisi sena yang telah berani mengusik rumah tangga nya.lagi lagi sanum melarang alex


sanum tidak ingin alex menjadi penjahat.selama itu sena tidak mencelakai sanum dan anak nya bagi sanum itu tidak masalah


yang penting bagi sanum alex tidak tergoda dengan sena dan setia dengan sanum itu sudah cukup.apa lagi menginggat sanum lagi hamil...


sanum tidak ingin alex melakukan kejahatan saat sanum sedang hamil.,mau gimana pun tetap sanum tidak tinggal diam saat sena tetap nekat ingin mendekati alex


sanum juga tidak akan segan segan akan menghajar sena apa bila sena masih gencar mendekati alex dan menghina nya


contoh nya saat sena datang ke perusahaan alex,, sena juga tidak tinggal diam saat sena mengatakan sanum ******...

__ADS_1


"tahan emosi abang,istigfar bang" ucap lembut sanum pengusap pundak alex


alex menatap mata sanum dan mengucap kan kata istigfar berkali kali meredakan emosi nya saat ingat nama sena yang di sebut nya wanita ular...


"Abang,,ara ingin mengatakan sesuatu dengan abang tapi abang jagan marah ya"


"katakan sayang.ara mau bicara apa abang tidak akan marah hap" alex mengangkat sanum dari duduk nya dan memangku sanum


"Abang nanti abang berat dan pegal"


"tidak sayang biar kan abang memangku bidadari abang seperti ini,, katakan ara mau bicara dengan abang.?"


tanya alex memeluk sanum dari belakang dan mengusap perut buncit sanum membuat sanum begitu nyaman menyadar kan kepala nya di dada alex


"tadi ara bertemu dengan mas bagas" ucap sanum ingin berkata jujur dengan alex dan melihat reaksi alex yang hanya mengangguk


alex memerintahkan sanum melanjutkan cerita nya,sanum berkata jujur dengan alex di mana bagas juga ingin menyampaikan sesuatu berdua dengan sanum


tapi sanum menolak apa bila hanya berdua,sanum juga meminta bagas meminta ijin ke alex..


"Abang sudah tau Sweety,,tadi abang ada di sana dan mendengarkan semua nya"


"ara adalah bidadari yang sangat sholeha,,abang bangga memiliki istri yang sangat sholeha sepertimu sweety"


alex makin mengerat kan pelukan nya ke sanum dan mengecupi seluruh wajah sanum dengan gemas


"bearti saat ara datang abang sudah tau dong"


"Abang bangga dengan mu yang tidak gentar menghadapi wanita ular itu membuat abang makin mencintaimu sweety" puji alex ke sanum


tok tok tok tiba tiba suara pintu ruangan alex ada yang mengetuk membuat percakapan sanum dan alex terhenti,


alex memerintah kan anton untuk masuk saat tau siapa yang datang


"ada apa ton" tanya alex langsung menanyakan anton ada perlu apa..alex juga masih memangku sanum


sebenar nya sanum sangat malu dan ingin turun dari pangkuan alex tapi alex mencegah sanum


anton yang melihat keromantisan bos nya ikut bahagia dan takjub dengan kelembutan alex terhadap sanum


"saya cuma menginggat kan tuan bahwa sebentar lagi kita ada pertemuan dengan klien dari jerman di restoran X " jawab anton menunduk hormat


"baik lah kita berangkat sekarang"


"ya sudah ara pulang saja ya bang,abang kan mau ada rapat" sanum berdiri ingin pulang tidak ingin mengganggu rapat suami nya


"siapa yang menyuruh mu pulang Sweety,,ara juga harus ikut dengan abang setelah itu kita jalan jalan dan dinner setelah"

__ADS_1


"tapi bang nanti ara akan mengganggu abang saat bertemu klien,,masak ketemu dengan klien mengajak istri memang nya bang tidak malu"


"Abang akan bangga sayang mana ada abang malu,, mereka harus tau bahwa abang memiliki bidadari yang sholeha sepertimu" alex menoel hidung mancung sanum lagi lagi membuat sanum tersipu malu dengan ke romantisan alex


"mari sayang ikut dengan abang" alex merangkul pinggang sanum di mana anton sang seketaris mengikuti bos nya dari belakang dengan senyum yang berbinar karna tahjub melihat sepasang suami istri di depan nya


restoran X tidak jauh dari prusahaan alex. sedangkan Klien alex telah tiba dan menunggu kedatangan alex dengan seketaris seksi nya


"selamat siang tuan max,,maaf kan saya karna telat dan membuat tuan harus menunggu" ucap alex meminta maaf ke max dan menjabat tangan max


" tidak tuan alex saya juga baru datang" max tersenyum membalas jabatan tangan alex


"silah kan duduk tuan alex dan kenal kan ini lauren seketaris saya" max memperkenal kan lauren ke alex


alex hanya mengangguk melihat lauren sekilas, tatapan lauren tidak pernah lepas dari alex yang terpesona dengan ketampanan alex


sanum hanya diam melihat kelakuan lauren yang ingin mangoda suami nya,,sanum begitu jijik melihat lauren yang dengan sengaja sedikit membungkuk kan tubuh nya di hadapan alex


yang memperlihat kan kedua belahan lauren di depan alex, tapi sanum sedikit bernafas lega melihat alex yang hanya menatap lauren sekilas dengan dingin


"siapa nona cantik ini tuan alex" max melihat sanum yang berdiri di samping alex


"terimakasih tuan,perkenalkan ini bidadari saya tuan lebih tepat nya istri saya" bangga alex memperkenal kan sanum


"Azahra" sanum menangkup kan ke dua tangan nya di dada dengan senyum cirihas nya


"Cantik dan anggun tatapan yang meneduhkan hati siapa pun yang melihat nya,senang bisa mengenalmu nona Azahra beruntung sekali tuan alex memiliki bidadari secantikmu"


max ikut menangkup kan tangan nya mengikuti sanum dan memuji kecantikan sanum


sanum tersenyum mengucapkan terimakasih atas pujian dari max


"Duduk di sini Sweety" alex dengan lembut mendudukan sanum di samping nya


lauren melihat alex yang tidak melihat nya mengepal kan tangan nya dengan sedikit malu dan kesal lauren langsung duduk di meja yang lain tidak jauh dari meja alex


"baru sekarang ada laki laki yang tidak melirikku sama sekali, biasa nya siapa pun laki laki itu tanpa aku goda langsung terpesona dengan kecantikan ku brengsek" geram lauren berapi api


"ternyata selera nya sangat buruk cuih?"lauren lagi lagi berdecih melihat alex yang begitu perhatian dengan sanum...


meskipun alex sedang membahas masalah kerja sama dengan max tapi alex tidak pernah mengabai kan sanum sedikit pun


max di buat tidak fokus gara gara melihat pemandangan di depan matanya yang begitu menyejukkan untuk di pandang


"membuatku sangat iri dan merindukan mu sayang" batin max merindukan istri nya di jerman


sedangkan anton hanya menatap lauren yang marah karna tidak di lirik alex sama sekali,anton mencemooh lauren yang begitu murahan menurut nya

__ADS_1


bersambung....


jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏😘☺️🌹


__ADS_2