
"masyaallah tampan sekali anak ibu" puji rahma melihat bagas keluar dari kamar nya
"ibu bisa saja" senyum bagas
"benar nak,makin hari anak ibu makin tampan dan gagah,sini ibu rapi kan kemeja nya"
"terimakasih bu"
"sama sama nak"
"wah tampan sekali nak bagas,mau pergi sekarang nak bagas" tanya bik holis melihat bagas telah rapi
"nanti bik,bagas mau ngopi dulu" jawab bagas duduk di ruang tamu di mana bik holis sedang mengupas bawang di ruang tamu sambil melihat acara di televisi
"ibu benar tidak mau ikut dengan bagas, kita juga bebas bu mengajak salah satu anggota keluarga ke sana"
"tidak nak,ibu melihat di rumah saja,kali saja nanti ibu melihatmu masuk tv,kan acara nya akan di siarkan langsung dari televisi,"
"ibu ada ada saja,yang di liput juga orang orang penting bu,kalau karyawan seperti bagas ya mana ada,para pengusaha kalangan pembisnis nanti juga yang di liput awak media"
"ya kali saja karyawan tuan adrian juga ikut di sorot, apa lagi kamu manajer pasti nanti ikut masuk tv"
"liat saja nanti bu" bagas mengelengkan kepala nya mendengar perkataan rahma,bagas menyeruput kopi yang telah tersedia di meja ruang tamu...
*
*
*
sedangkan di gedung perhotelan milik adrian para awak media mulai sibuk berdatangan lebih awal dari yang di jadwal kan...
meskipun mika dan adrian di malaysia tapi dengan kilat mika dan adrian memerintahkan orang orang kepercayaan nya menyulap hotel milik mereka di dekorasi dengan semewah mungkin...
uang bisa mempermudah kan segala gala nya, tidak butuh waktu yang lama orang orang kepercayaan adrian dan alex dengan gesit menyulap hotel bos nya menjadi tempat resepsi pernikahan alex dan sanum yang begitu mewah..
undangan pun di sebar dengan cepat,tidak butuh menunggu waktu yang lama,hasil kerja keras dari orang orang kepercayaan adrian dan alex juga tidak di ragukan lagi hasil nya sangat memuas kan,meskipun serba kilat dan dadakan
dari berbagai setasiun televisi pun ikut serta di undang meliputi setiap acara yang akan di adakan, dan akan memperkenal kan sosok putri bungsu dari agam yang belum di ketahuai banyak orang
Proses pemberitaan di TV melibatkan banyak orang, mulai dari produser, wartawan reporter, jurnalis TV, juru kamera ,camera person, editor gambar, dan penyiar berita, pembaca berita , reader, atau penyaji berita,presenter.
di mana seluruh keluarga agam juga setelah dua hari pernikahan alex dan sanum di adakan di malaysia, langsung terbang lagi menuju indo...
jenab juga turut hadir dan dari pihak keluarga panti asuhan tidak ketinggalan ikut serta di acara pesta resepsi pernikahan dari sanum dan alex
siaran demi siaran pun telah di liputi tempat acara resepsi pesta pernikahan pengantin baru itu,meskipun kedua mempelai belum terlihat dari siaran televisi
"masyaallah itu mahar apa mahar,7 miliar belum lagi cincin berlian nya,dekorasi nya juga sangat mewah" bik holis berdecak kagum mendegar mahar yang begitu fantastis
"berlian saja itu di tafsir kan ratusan juta bik, luar biasa mahar nya begitu sangat fantastis, pernikahan yang di luar dari kata kemewahan lagi itu," rahma ikut berdecak kagum
"tidak heran lagi bu,bik kalau orang dari kalangan pembisnis kaya raya, untuk 100 keturunan saja harta nya tidak akan habis habis"timpal bagas
"benar nak,beruntung sekali kamu bisa hadir di acara pesta mewah itu"
"iya bu,kita juga yang ikut hadir cuma orang orang kantor kalau karyawan biasa acara nya akan beda lagi,untung bagas sudah pindah jabatan jadi bagas bisa melihat langsung dan berbaur dengan orang orang hebat" bangga bagas tersenyum
"pasti masuk ke sana tidak sembarangan orang ya nak bagas"
"pasti bik,kita tidak akan bisa masuk kalau tidak membawa surat undangan husus,penjagaan nya juga ketat tidak sembarangan"
"ibu bangga denganmu nak,semoga kamu juga ikut ketularan jadi bos"puji rahma
"Aamiin semoga doa ibu di ijabah,terimakasih bu,bagas tidak akan mengecewakan ibu lagi" jawab bagas penuh keyakinan
__ADS_1
"ya sudah bagas pergi dulu ya bu,bik" pamit bagas
"hati hati nak,semoga kamu juga masuk tv,ibu dan bibik akan melihatmu di rumah melalui televisi"
"doa kan saja bu"lagi lagi bagas hanya mengeleng kan kepala dengan kekonyolan rahma yang ingin melihat bagas ikut di sorot media
"ibu ada ada saja,memang nya aku orang penting yang akan masuk tv,kalau aku juga pengusaha bisa jadi,ini aku hanya karyawan,bisa ikut bergabung dengan para pengusaha hebat saja aku sudah bersyukur"
"mudah mudahan nanti nya aku juga ke ikutan jadi sukses dan menjadi pengusaha juga,setidak nya di sana nanti aku akan berbaur dengan para pengusaha" batin bagas berguman di mana saat ini bagas telah menuju hotel tempat acara di ada kan...
di sepanjang jalan bagas terus tersenyum menghayal yang tidak mungkin akan menjadi kenyataan...
dua jam perjalanan menuju tempat acara,bagas pun tiba di lokasi masih dengan senyum yang mengembang...
dengan percaya diri nya bagas memperlihat kan undangan ke penjaga...
"luar biasa,di mana para tamu juga dari kalangan para pembisnis semua,mana ada pejabat artis artis juga" batin bagas lagi lagi begitu sangat takjub
"bagas,aku kira kamu tidak datang" tian menepuk pundak bagas,tian juga salah satu teman sekantor bagas
"eh tian kapan kamu datang, pasti datang dong,rugi kalau tidak datang, kapan lagi kita bisa berbaur dengan orang orang hebat kalau bukan acara seperti ini" jawab bagas
"sudah satu jam aku di sini,benar juga kata kamu bagas,luar biasa ya tamu tuan adrian dan tuan alex orang orang penting semua yang datang"bagas mengangguk setuju dengan ucapan tian
"penasaran aku sama mempelai wanita nya,kakak nya saja cantik baget pasti adik nya juga cantik sampai sampai tuan alex bisa kepincut,"
"tuan alex juga kan terkenal gay alias homo di kantor,apa lagi kita tidak pernah melihat tuan alex mengandeng wanita mana pun selain berliana putri dari sahabat tuan adrian"
"benar kata kamu tian,aku juga penasaran dengan sosok wanita yang telah menjadi istri tuan alex yang membuat nya kepincut, tuan alex yang galak,suka mengatur semau nya itu" bisik bagas..
kedua nya masih sibuk membisikan alex yang terkenal homo tidak pernah mengandeng wanita mana pun, yang sering jadi bahan gosipan di kantor nya,ternyata bukan hanya ibu ibu saja yang suka ngerumpi
ternyata bagas juga ahli nya rumpi selain bodoh, mudah tertipu dan suka menyakiti hati wanita
di mana detik detik kedua mempelai pun telah tiba turun menuju pelaminan...
di samping alex dan sanum yang mendampingi ada mika almira dan anggota keluarga yang lain nya ikut mengiringi...
"deg,itu kan ibu panti" jantung bagas berdegup melihat ibu panti yang ikut menggiringi kedua mempelai pengantin dari belakang bersama jenab
bagas belum menyadari bahwa pengantin wanita nya adalah sanum,di mana sanum juga tertutup oleh awak media dan alex yang berada di samping nya...
"kenapa ibu panti ada di sini dan mengiringi kedua mempelai,siapa kah ibu panti bagi tuan adrian dan tuan agam" batin bagas berguman masih bertanya tanya
"jangan jagan di sini juga ada sanum," bagas melihat di sekeliling nya berharap ada sanum di antara banyak nya orang orang di sekitaran hotel
rasa penasan bagas begitu tinggi ingin tahu,bagas berjalan mengitari hotel itu,tidak memperduli kan orang orang yang begitu terpesona melihat kedua sepasang pengantin baru...
yang ada di fikiran nya saat ini berharap ada sanum ikut serta dengan ibu panti,
pujian dan pujian terus terdengar dari berbagai para tamu undangan terhadap mempelai wanita yang begitu anggun,cantik seperti bidadari...
tapi lagi lagi bagas tidak peduli,mata bagas menangkap ibu panti asuhan dan jenab berjalan ke lain arah tidak ke pelaminan...
bagas berjalan cepat tidak menghirau kan panggilan dari tian,bagas tidak ingin kehilangan jejak dari ibu panti
"bu,tunggu" panggil bagas,ibu panti tegang saat mendengar ada yang memanggil nya,di mana ibu panti sangat mengenal suara bagas
"bu tunggu,bagas mohon" bagas menghalangi jalan jenab dan ibu panti
"ada apa,kenapa kamu di sini" ucap ibu panti dengan suara dingin nya,
"kenapa ibu begitu tegang saat bagas memanggil ibu,apakah ibu bersama sanum" tebak bagas
"apa maksud mu bagas"lagi lagi ibu panti begitu terkejut dengan pertanyaan bagas...
__ADS_1
"bagas tau,ibu pasti bersama sanum,bagas bisa menangkap gerak gerik ibu yang terkejut saat bagas menanya kan sanum,bagas mohon bu,di mana sanum" mohon bagas
"jangan buat keributan bagas,saya tidak bersama sanum" geram ibu panti tertahan
"siapa laki laki ini bu,kenapa dia menyebut nyebut nama sanum" bisik jenab ke ibu panti
"dia laki laki yang sudah menyakiti Azahra kita mak" jawab ibu panti masih menahan amarah nya
"ikut dengan kami,kalau kamu mau tau di mana sanum" ajak jenab tidak kalah dingin nya, setelah tau siapa bagas,
jenab tidak ingin bagas membuat keributan di acara resepsi pernikahan putri angkat nya,lebih baik jenab mengajak bagas ke taman samping hotel..
"ke mana nyonya,apakah nyonya tidak berbohong dengan qu" tanya bagas ragu ragu
"terserah kamu mau percaya atau tidak,kalau kamu mau melihat sanum ikut dengan kami,kalau kamu tidak mau itu lebih bagus" geram jenab langsung memegang tangan ibu panti mengajak nya ke taman
"baik lah aku ikut," jenab dan ibu panti hanya diam tidak menjawab bagas terus berjalan ke arah taman samping hotel
ibu panti hanya diam tidak bertanya ke jenab,ibu panti percaya dengan jenab,jadi ibu panti akan melihat apa yang akan jenab lakukan...
sampai nya di taman bagas melihat di sekeliling taman tidak menemukan sosok sanum yang sangat bagas harap kan bisa bertemu sanum dan mengajak nya pulang bersama nya...
"di mana sanum,kenapa di sini tidak ada,jangan bilang ibu dan nyonya membohongi qu" geram bagas
"plak,tutup mulut kurang ajar mu itu kalau kamu ingin melihat putriku" marah jenab menampar bagas
bagas begitu terkejut tiba tiba di tampar jenab dengar kencang nya,yang lebih mengejut kan bagas, jenab menyebut putriku
"apa maksud nyonya putriku,apakah sanum putri nyonya" wajah bagas tiba tiba mulai pucat
"kenapa dengan wajah sialanmu,iya sanum putriku, apa kah kau kurang puas menyakiti putriku sehingga begitu memaksa ingin bertemu dengan putriku hah,plak plak" jenab kembali menampar bagas penuh dengan amarah
"maaf kan saya nyonya maaf kan saya,saya mohon pertemukan saya dengan sanum, saya mohon saya tau saya bersalah,saya mohon pertemukan saya dengan sanum,saya ingin meminta maaf dengan sanum,saya mencintai sanum nyonya,saat itu saya hilaf,tolong maaf kan saya,saya benar benar memohon ampun"
bagas langsung bersujud di kaki jenab memohon ampunan dan memohon di pertemukan dengan sanum...
"lari kan tangan kotormu itu,aku bukan allah yang harus kau sembah,memohon ampun la ke pada allah karna dosa dosa mu sudah menumpuk"
jenab memundur kan badan nya menjauh dari bagas yang bersujud dengan nya...
dari dalam hotel beberapa tamu saling berbisik saat sadar melihat bagas yang bersujud ke jenab., meskipun mereka tidak tau siapa bagas,jenab dan ibu panti...
di mana sebenar nya dari luar pun tamu tamu kelihatan dari taman samping hotel, setidak nya di saat jenab membawa bagas,orang orang tidak akan tau percakapan dari ketiga nya meskipun mereka bertiga terlihat dari dalam hotel..
bagas terduduk lemah,rasa sesal nya kembali menyelimuti,jenab mengambil ponsel nya menghubungi berliana
"Assalamuallaikum mak,ada apa,emak ada di mana" berliana langsung menjawab panggilan dari jenab melihat di sekitaran dalam hotel tidak berliana temukan keberadaan jenab...
"Waallaikumsalam nak, nak ke taman samping hotel sekarang ya,penting" ucap jenab ke berliana, bagas mendongak kan kepala nya mendengar jenab menyebut nak
bagas fikir jenab sedang menghubungi sanum, hati bagas menjerit kesenangan, meskipun wajah senang nya tidak bagas perlihat kan...
jenab menatap tajam bagas,membuat bagas kembali menunduk,sedangkan ibu panti sangat muak dan penuh ke benci melihat bagas yang telah berdiri kembali...
"bawa beberapa pengawal bersama mu ya nak,nanti emak jelas kan semua" ucap pelan jenab ke berliana,di mana jenab tidak ingin bagas mendengar nya
"ya allah mak ada apa dengan mak,mak baik baik saja kan,baik lah mak,ana langsung ke sana" jawab berliana dengan suara yang dia pelan kan,berliana saat ini sangat panik,
apa lagi mendengar jenab memerintahkan nya membawa pengawal,sambungan tlpn jenab matikan sepihak...
berliana berjalan menjauh dari keluarga nya, berliana tidak ingin keluarga nya ikut panik seperti berliana..
berliana mendekati salah satu pengawal nya supaya mengikuti berliana dari belakang dan memerintah kan pengawal berliana membawa 3 pengawal lagi..
"tunggu di sini apa bila kau ingin melihat sanum" perintah jenab dengan tegas saat melihat berliana dari ke jauhan...
__ADS_1
bagas hanya mengangguk patuh tidak berani membantah,di mana bagas juga butuh restu dari jenab yang bagas fikir orang tua kandung sanum...
bersambung....