
"terimakasih ya pak" ucap terimakasih sanum ke supir nya saat tiba di gedung perusahaan alex
"Sama sama non,,apakah benar saya tidak perlu menunggu non" tanya sang supir
"tidak usah pak,,nanti saya pulang dengan abang saja" jawab sanum tersenyum langsung keluar dari mobil itu..
sanum berjalan santai memasuki perusahaan alex dengan senyum merekah nya,kehamilan sanum juga telah terlihat yang memasuki angka 5 bulan
semua pegawai alex tersenyum menyapa sanum, sanum menyambut nya tidak kalah ramah..
"bukan kah itu sena.untuk apa dia ke sini" batin sanum heran melihat sena marah marah ke penjaga meja Resepsionis
"ada apa ini jel" tanya sanum ke enjel
" ibu,maaf ibu nona ini memaksa ingin menemui bapak alex" jawab enjel menunduk hormat dengan sanum
"untuk apa kamu menemui suamiku lagi" ucap dingin sanum
"tidak ada urusan denganmu untuk apa aku menemui kekasihku itu hakku" marah sena menatap tajam sanum
"jagan bermimpi terlalu jauh pelakor,apakah kamu tidak punya kaca dan harga diri telah di depak suamiku" geram sanum begitu murka tidak kalah tajam nya menatap sena
semenjak sanum hamil diri nya banyak berubah apa bila ada sesuatu yang tidak sanum suka seperti saat ini melihat sena maka sanum akan marah dan murka dengan sendiri nya
"kau ****** yang telah merebut alex dariku.,akan ku buat kau menyesal ****** seharus nya kau yang mengaca dengan penampilan kampungan mu itu" marah sena menunjuk penampilan sanum
"Plak plak jaga ucapanmu,di sini yang ****** kamu lihat pakaian mu seperti pelacur" murka sanum menampar sena dan meludahi sena dengan sadis
"kurang ajar kau berani menamparku dan meludahiku ******" teriak sena mengusap jijik air ludah sanum ingin membalas sanum
Bruk sanum lebih cepat mendorong sena dengan kencang saat sena ingin menampar sanum. membuat sena membentur meja resepsionis
"penjaga seret sampah ini" teriak sanum kencang dengan penuh amarah
"kamu fikir aku selemah itu jelang meskipun aku lagi hamil,, ingat baik baik aku bukan wanita yang dengan mudah di tindas apa lagi ada yang berani berbuat macam macam merusak rumah tanggaku" bentak sanum menunjuk sena
"lepas kan aku berengsek, akan aku buat kau menyesal tunggu pembalasanku sialan" teriak sena merontak ingin di lepas kan saat diri nya di tarik kasar
"Wah ibu hebat luar biasa, ibu tidak apa apa kan" tanya enjel ke sanum dan memuji sanum
karyawan alex yang melihat keberanian sanum yang sedang hamil memberikan jempol dan memuji sanum yang begitu tangguh tidak gentar
"Aku tidak apa apa jel, apakah bang alex ada di ruangan nya"
"pak alex ada di ruangan nya bu,mari saya antarkan ke atas" tawar enjel
__ADS_1
"terimakasih jel,,tidak usah saya sendiri saja" tolak sanum berjalan ke lantai atas
enjel langsung menghubungi alex bahwa ada sanum di mana alex tidak tau kalau sanum ada di perusahaan membuat alex kalang kabut begitu kuatir takut terjadi sesuatu dengan sanum
meskipun alex sempat tersenyum dengan keberanian sanum tapi tak ayal tetap membuat alex kuatir
alex berjalan cepat ingin menjemput sanum di mana sanum juga sedang menuju ruangan alex
tiba tiba langkah alex terhenti dan bersembunyi di balik pintu menuju salah satu ruangan dan melihat sanum yang bertemu bagas
alex ingin melihat apa yang akan di lakukan bagas dan sanum,,alex tidak curiga dengan sanum,,alex percaya sanum adalah istri yang setia
tapi alex ingin tau apa yang di bicarakan sanum dan bagas masih bersembunyi tidak jauh dari mereka berdua
sanum yang berjalan menuju ruangan alex tiba tiba berhenti saat berpaspasan dengan bagas yang memang kebetulan dari toilet kantor
"sanum" sapa bagas melihat sanum dan melihat penampilan sanum yang sangat cantik terbalut baju syar'i nya tapi kehamilan sanum tidak bisa di tutupi sangat terlihat jelas di mata bagas
membuat batin bagas ingin menangis melihat sanum, rasa nya bagas ingin memeluk sanum yang sangat dia rindukan
"mas bagas,Assalamuallaikum mas" ucap salam sanum tersenyum ke bagas
"waallaikumsalam num,apa kabarmu" jawab bagas dan mengulurkan tangan nya ke sanum menanyakan kabar sanum
"Alhamdulilah kabar ku baik mas" sanum menangkup kan kedua tangan nya ke dada tanda membalas jabatan tangan bagas tidak bersentuhan dan tidak menerima uluran tangan bagas
bagas di buat salah tingkah menarik uluran tangan nya ikut menagkup kan tangan nya juga.
"sanum boleh kah mas bicara dengan mu sebentar ada yang ingin mas bicarakan berdua dengan sanum di taman kantor.?" Ajak bagas penuh harap ke sanum
"maaf mas mau menanyakan apa,seperti nya tidak ada yang harus di bicarakan lagi mas kita juga bukan siapa siapa lagi"
"apa lagi hanya berdua,aku tidak ingin menimbul kan fitnah yang tidak tidak nanti nya apa lagi hanya berdua,"
"aku juga sudah bersuami mas aku harus menjaga perasaan abang alex ayah dari anakku,hukum nya berdosa saat aku berdua dengan laki laki yang bukan muhrimku"
"apa bila ada yang ingin di bicarakan datang lah menemui suamiku bukan bicara hanya berdua tapi ada suamiku mas"
"sekarang saja sebenar nya aku sudah berdosa berbicara dengan orang lain yang bukan muhrimku tanpa ada nya abang alex"
"saya permisi mas,kalau ingin bicara temui bang alex dan minta izin lah dengan nya,suamiku juga harus tau apa yang akan mas sampai kan"
"karna bagi kami tidak ada yang harus di tutupi sedikitpun saat mas bagas ingin mengatakan sesuatu suami ku juga harus tau"
"Assalamuallaikum" pamit sanum langsung pergi meninggal kan bagas yang mematung
__ADS_1
saat sanum berbicara bagas hanya diam tidak bisa menjawab,bagas terbuai dengan kata kata lembut dan kecantikan sanum
"Waalaikumsalam"lirih bagas menekan dadanya yang begitu nyeri di mana sanum begitu setia dan memikir kan perasaan alex
"sayang qo ada di kantor kenapa tidak menghubungi abang sayang kalau mau ke sini" tanya alex pura pura terkejut melihat sanum dan keluar dari balik pintu persembunyian nya
"Asaalamuallaikum abang" sanum berucap dengan lembut menyalami alex
"Waallaikumsalam sayang,maaf kan abang lupa mengucap salam karna terlalu senang melihat bidadari abang"alex mengecupi kedua pipi sanum
"ke dalam yuk sayang,cerita dengan abang kenapa tidak mengabari abang kalau mau ke sini"
"kalau tau bidadari abang mau ke sini abang pasti akan menyambut di depan sayang" ucap lembut alex merangkul pinggang sanum menuju ruangan nya yang terus menerus mengecupi wajah sanum
"ara ingin memberi kejutan untuk abang,Ara merindukan abang jadi ara langsung ke sini"
"abang juga rindu dengan bidadari abang dan anak kita" alex berjongkok menciumi perut sanum yang terbungkus baju gamis nya
alex tersenyum puas mengintip bagas yang masih di belakang sanum dan alex,alex sengaja berjongkok mencium perut sanum ingin melihat bagas masih ada atau tidak...
" sini abang gendong jagan banyak jalan bidadari abang nanti kaki nya pegal pegal,hap" alex membopong sanum menuju ruangan nya
"Abang nanti abang keberatan,,ara kan berat bang" sanum mengalungkan tangan nya di leher alex
"bidadari abang tidak berat sayang cup" alex mengecup bibir sanum membuat sanum merona menyembunyikan wajah nya di dada alex
sedangkan bagas sudah mengepal kan tangan nya menahan cemburu yang begitu membara melihat alex yang begitu romantis terhadap sanum
air mata bagas kembali mengalir saat sanum dan alex telah masuk keruangan alex,
"kenapa dada ini begitu sesak dan sakit melihat sanum begitu manja dengan nya"
"sekarang dirimu bukan sanumku yang dulu, sekarang dirimu menjelma seperti bidadari num" senyum bagas membayangkan wajah sanum
bagas menghapus air matanya menuju ruangan nya kembali..
"perubahanmu begitu derastis,sangat cantik bagai kan bidadari dari kayangan meskipun terbalut hijab tapi pancaran wajah mu begitu bercahaya"
"kau adalah istri yang setia num yang pandai menjaga ke hormatan suamimu dan keluarga suamimu yang tidak ingin bicara dengan laki laki lain tanpa ada nya suamimu"
"beruntung sekali tuan alex memilikimu num berbalik denganku saat ini hanya bisa melihatmu dari ke jauhan dan hanya bisa mengagumimu"
"kamu juga sekarang menganggap ku hanya orang lain tidak lebih seperti dulu saat masih menjadi istriku" lirih bagas menundukan kepala nya di meja kantor nya
sanum dan sanum yang selalu melintas di benak bagas tidak pernah ada henti nya,
__ADS_1
bersambung....
jagan lupa like komen vote rating 5 nya juga ya🙏🥰😘☺️🌹