SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi

SANUM Istri Yang Tak Di Nafkahi
menanti kelahiran


__ADS_3

Alex yang begitu penuh perhatian membimbing sanum menuju ruang tamu,makin hari ke hamilan sanum makin membesar...


untuk berjalan pun sanum kesulitan tapi alex selalu siaga mendampingi sanum,


sedari kehamilan sanum memasuki 8 bulan alex tidak pergi ke kantor lagi sampai di mana saat ini usia kandungan sanum memasuki angka 9 bulan..


semua pekerjaan alex serahkan ke asisten sekaligus seketaris kepercayaan alex ya itu anton..


alex akan bekerja di rumah,anton juga sering ke kediaman alex saat ada berkas yang harus di tanda tangani...


"sini nak dekat mommy" panggil almira melihat alex dan sanum berjalan ke ruang tamu


sanum mengangguk berjalan pelan menuju almira dan mika yang sedang bersantai di ruang tamu..


"abang buat kan susu dulu ya sayang" ucap alex setelah dirasa sanum telah duduk nyaman di antara mika dan almira


"terimakasih abang" senyum manis sanum ke alex yang di angguki alex ikut tersenyum


"apakah masih sering mules nak" amira memijat kaki sanum yang ikut membengkak


"iya mom tapi nanti hilang lagi nanti datang lagi mules nya" jawab sanum menikmati pijatan mommy nya


"semoga sehat selalu ya nak dan buat cucu oma juga,semoga persalinan nanti di berikelancaran" ucap mika yang di Amiin kan almira dan sanum


"kalau di lihat lihat hamilmu beda nak,jangan jagan kamu hamil anak kembar.batin mamih mengatakan bahwa ara hamil anak kembar"


mika terus mengusap perut buncit sanum yang makin membesar...


"Aku juga berfikiran seperti itu mik, hamil nya ara juga seperti sedang mengandung anak kembar" timpal almira menyetujui ucapan mika


"tapi kan pas di USG debay nya cuma satu mom mih, kata kak hani juga seperti itu tidak ada tanda tanda ara hamil anak kembar" jawab sanum ikut mengusap perut nya


"ucapan itu adalah doa sayang,semoga saja filing mommy dan mamih benar" timpal alex membawa segelas susu ibu hamil


"Aamiiinnn semoga saja bang" senyum sanum menerima segelas susu dari alex


"Assalamuallaikum"ucap salam berliana dan calon tunangan nya


"Waallaikumsallam" jawab kompak mereka semua tersenyum melihat kedatangan berliana dan calon tunangan nya


"nak devan juga ikut ternyata" senyum almira dan mika saat devan menyalami kedua nya

__ADS_1


"iya mom mih, devan juga mau melihat ponakan devan saat lahir nanti" jawab arka


"apa kabar bro sehat" alex juga ikut bersalaman dengan devan


"Alhamdulilah sehat lex, gimana apakah sudah ada tanda tanda.seperti nya kembar ya dek" tanya devan memperhatikan ke hamilan sanum


"tuh kan nak devan saja bilang kalau ara hamil kembar" ucap almira yang di angguki mika


"bener dek kembar ini anak mimih.?"berliana mengecupi perut sanum dengan antusias


"Kalau pas di USG kata kak hani debay nya cuma satu kak" jawab sanum ke berliana


"kapan terahir USG dek" devan masih memperhatikan perut sanum yang terus di ciumi berliana


"terahir USG pas 5 bulan bang"


"bisa jadi benar dek kembar, seperti nya saat terahir USG belum terlalu akurat terlihat jelas kembar atau tidak nya" tebak devan asal ,,


tapi filing devan sama dengan almira dan mika kalau sanum hamil anak kembar.,apa lagi devan seorang dokter kandungan juga


"kita tadi nya cuma ingin melihat perkembangan debay nya saja dev sehat atau tidak. alhamdulilah kata hani sehat"


"biar jadi kejutan buat kita, meskipun tadi nya hani bilang mau liat jenis kelamin nya tidak,tapi kami memutus kan biar jadi kejutan gitu"


"yang penting anak mimih dan mammy nya sehat ya nak,di kasih kembar alhamdulilah memang itu yang di mau."


"mimih tidak sambar ingin cepat melihat mu nak, sehat sehat ya nak doa mimih selalu menyertai anak mimih entah itu perawan atau jagoan" berliana berucap dengan lembut masih setia mengusap perut sanum


"Aamiinn ya allah terimakasih mih.dedek juga tidak sabar ingin di gendong mimih" senyum sanum menjawab perkataan berliana


Devan tersenyum melihat kelembutan berliana yang sama persis seperti sanum,rasa nya devan tidak sabar ingin cepat meminang berliana


tapi sayang nya berliana mau nya hari pernikahan nya di langsung kan saat sanum habis lahiran dan anak sanum berusia 3 bulan


berliana ingin hari bahagia nya di hadiri ponakan dan adik nya juga...


"istirahat dulu nak,kalian berdua pasti lelah dari perjalanan jauh menuju indo.?"Mika melihat devan seperti yang lelah kurang istirahat


"Abang saja yang istirahat ya, rasa lelah ana telah tergantikan dengan melihat ara. rasa nya ana ingin selalu memeluk dan merasakan tendangan dari anak mimih ini"berliana tersenyum merasakan pergerakan dari anak sanum yang belum lahir


"benar kata mamih dev,mari aku antar kan ke kamarmu" ajak alex ke devan menuju kamar ruang tamu

__ADS_1


devan berpamitan dengan seluruh anggota keluarga baru nya,devan memang sedikit lelah dimana sehabis dari rumah sakit devan langsung terbang menuju indo dengan berliana


sedangkan yang lain masih melanjutkan mengobrol nya.banyak hal yang di bahas tentang ke hamilan sanum dan juga persiapan pernikahan berliana dan devan


tidak terasa waktu semakin malam setelah seluruh keluarga dari adrian dan agam makan malam dan menunaikan sholat magrib sanum ijin istirahat


panas di pinggang sanum makin terasa tidak enak yang sanum rasakan,. sanum juga makin gelisah berdiri salah tiduran salah duduk pun salah..


" kerasa lagi sayang mules nya kita ke rumah sakit sekarang ya" kuatir alex terus mengusap belakang sanum


"tidak abang lahiran nya juga kan masih seminggu lagi nanti juga hilang sendiri bang biasa nya juga begitu"


"tapi abang kuatir sayang abang tidak tega melihatmu,Operasi Caesar saja ya sayang supaya ara tidak merasakan sakit terus menerus"


"tidak abang,ara ingin lahiran secara normal abang jagan kuatir ya.ara tidak apa apa bang"ucap lembut sanum menenangkan kekuatiran alex


"apa yang harus abang lakukan sayang supaya ara tidak sakit, yang mana yang harus abang urut"


"usap perut ara saja bang" sanum mengambil tangan alex untuk mengusap perut nya


alex mengusap perut sanum dengan lembut dan sayang,alex juga membacakan doa dan sholawat meniupkan ke perut sanum


اَللَّهُمَّ صَوِّرْهُ صُوْرَةً حَسَنَةً جَمِيْلَةًوَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًابِكَ وَبِرَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الدُّنْيَا وَاْلاَخِرَةِ اَللَّهُمَّ اَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَسَلِيْمًا وَاجْعَلْهُ سَعِيْدًا فِي الدُّنْيَاوَاْلآخِرَةِ وَلاَ تَجْعَلْهُ غَيْبًا وَكَذِيْبًا وَخِيَانَةً وَتَقَبَّلْ دُعَائَنَا كَمَا تَقَبَّلْتَ دُعَاءَ نَبِيِّكَ ورَسُوْلِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


“Ya Allah, bentuklah janin itu dengan bentuk yang baik lagi indah, teguhkanlah hatinya dalam beriman kepada-Mu dan rasul-Mu. Ya Allah, keluarkanlah ia di waktu kelahirannya dengan mudah dan selamat serta tidak mengalami kesulitan, dan dengan anak ini jadikanlah aku sebagai orang yang bermanfaat di dunia dan akhirat. Aamiin. Kabulkanlah doa kami seperti Engkau mengabulkan doa Nabi dan rasul-Mu Sayyidina Muhammad SAW.”


yang sanum rasa kan begitu nyaman saat alex membacakan doa di depan perut nya dan mengusap nya dengan pelan..


berlahan lahan sanum memejam kan matanya dengan alex yang masih melanjut kan setiap doa yang dia hapal di perut sanum..


 اَللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدَ الَّذِي اَخْرَجْتَ مِنْ عَالَمِ الظُّلْمِ اِلَى عَالِمَ النُّوْرِ وَاجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفًا اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَاهِدًا وَمُبَارَكاً وَعَالِماً وحَافِظًا لِكَلاَمِكَ الْمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَصَحِّحْ جَسَدَهُ وَاَفْصَحْلِسَانَهُ لِقِرَاءَةِ القُرْآنِ وَالْحَدِيْثِ


“Ya Allah, jagalah anak yang Engkau keluarkan dari alam kegelapan ke alam nyata ini. Jadikanlah ia sebagai anak yang saleh, sehat, sempurna, yang lemah lembut, yang cerdas, yang pandai yang penuh barokah, yang pandai dan menjaga kalimat-Mu dan menjaga kitab-kitab-Mu. Ya Allah, panjangkanlah umurnya, sehatkanlah tubuhnya dan baguskanlah lisannya untuk membaca Al-Qur’an dan hadits


"mimpi indah bidadari cantik abang dan jaga lah mammy mu nak jagan buat mammymu merasa kesakitan ya sayang, Daddy menyayangimu dan juga menyayangi mammymu cup" alex mengecup perut sanum


senyum alex terus terpancar bahagia menatap wajah tenang sanum yang telah tertidur lelap di pelukan nya


meskipun begitu tangan alex masih mengusap perut buncit sanum,berlahan lahan mata alex ikut terpejam menyusul sanum ke alam mimpi nya...


bersambung......

__ADS_1


jagan lupa like komen vote rating 5 dan hadiah nya juga ya🙏☺️😘🥰🌹


__ADS_2