
seminggu telah berlalu sanum berada di negeri jiran itu,sanum dan emak angkat nya juga sudah memulai usaha baru nya...
"Alhamdulilah ya mak,ahir nya kita bisa membuka usaha ini bersama,"
"iya nak,ini juga berkat ke gigihan kamu zahra,emak bangga sama zahra,"
"tetap lah selalu bersyukur atas semua nikmat yang allah berikan ke kita ya,"
"iya mak,zahra tidak akan melupakan itu,"sanum memeluk mak angkat nya dengan sayang
"kata nya mau menghubungi ibu panti nak. emak juga ingin kenal dengan ibu panti kamu sayang," ucap jenab menginggat kan sanum
hari itu juga sanum telah membeli ponsel dari tabungan miliknya,,,
dimana sanum juga telah membuka usaha baru dengan modal dari tabungan yang sanum simpan selama ini...
dengan uang itu sanum bisa memulai usaha baru dan membeli ponsel bekas untuk berkomunikasi...
semua sisa tabungan sanum tingal 10 juta itu pun buat simpanan sanum untuk berjaga jaga takut akan kekurangan modal kembali...
"ah iya mak,zahra lupa,untung emak menginggat kan," senyum sanum
sanum mulai mengetik no ibu panti,yang memang sanum ingat no itu,sanum memakai panggilan video ke ibu panti...
sanum tersenyum melihat wajah yang dia rindukan,ibu panti asuhan,setelah sanum menghubungi no ibu panti asuhan tidak lama di angkat...
"Assalamuallaikum ibu," air mata sanum sudah menetes
"Waalaikumsalam azahra,ya allah nak,kamu di mana nak,ibu merindukan kamu" tangis pecah ibu panti asuhan
"zahra juga rindu ibu,ibu kenapa bu,ibu sakit" cemas sanum melihat ibu panti yang begitu pucat.,
"tidak nak,ibu tidak apa apa,zahra di mana nak,beritahu ibu nak," isak nya
"ibu bohong dek,ibu sakit gara gara bagas dan ibu nya datang ke sini,menanyakan kamu seminggu yang lalu membuat ibu tumbang dan pingsan," jawab tiara,putri dari ibu panti
"tiara," ibu nya melototi tiara
"ibu,ya allah,coba cerita ke zahra kak,bu gimana mereka bisa ke panti," zahra makin kuatir
__ADS_1
mau tidak mau ibu panti asuhan ahir nya cerita di mana seminggu yang lalu bagas dan rahma datang ke panti asuhan menanyakan sanum...
ibu panti yang mendengar sanum kabur begitu terkejut,membuat nya pingsan di hadapan bagas dan rahma.,tiara yang murka menampar bagas sangat kencang..
di mana tiara juga tau seperti apa nasib sanum setelah menikah.,tiara juga sangat menyayangi sanum sama seperti ibu nya...
dengan hati yang murka tiara mengusir bagas dan rahma yang di bantu penjaga panti,dari situ kondisi ibu panti selalu drob memikir kan nasif sanum..
di mana sanum,seperti apa sanum dan ke adaan nya sanum,makin hari kesehatan ibu panti makin menurun terus memikir kan keadaan sanum..
tiara juga mengancam bagas dan rahma apa bila sampai sanum kenapa kenapa,akan melapor kan bagas dan rahma atas penyiksaan terhadap sanum selama ini.,
"ibu maaf kan zahra,ibu sakit gara gara zahra,zahra baik baik saja ibu,ibu cepat sembuh ya"isak sanum yang di peluk jenab
"sekarang zahra di mana nak,beri tahu ibu nak,"lirih ibu panti asuhan yang merindukan anak asuh nya..
"zahra ada di malaysia ibu,kak tiara,ibu kenal kan ini emak angkat zahra ibu," sanum tersenyum menatap jenab...
tiara dan ibu nya begitu terkejut mendengar sanum berada di negeri jiran itu,dari mana sanum mendapat kan uang sampai bisa berada di sana...
jenab memperkenal kan diri ke ibu panti dan tiara,jenab juga meyakin kan supaya mereka tidak kuatir,sanum akan baik baik bersama nya
sanum juga bercerita dari mana dia mendapat kan uang yang sekarang membuka usaha bersama jenab di negeri jiran itu..
sanum juga menceritakan bahwa sanum dan bagas sudah resmi bercerai di mana bagas dan sanum sudah menanda tangani surat cerai itu...
ibu panti juga menitip kan anak asuh nya ke jenab,dengan sangat senang hati jenab akan selalu menjaga anak angkat nya...
hati sanum begitu tenang setelah berbicara dengan tiara dan ibu panti,begitu pun dengan ibu panti dan putri nya bernafas lega setelah mendapat kan kabar di mana sanum berada...
"ternyata mas bagas dan ibu rahma masih mencari zahra mak,untuk apa mereka mencari zahra,apakah belum puas menyakiti zahra"lirih sanum
"biar kan saja nak,jangan di fikir kan mantan suami dan mertua kamu, mereka tidak akan bisa menemukan zahra di sini,emak akan melindungi zahra,zahra jangan takut ya,"
"terimaksih mak," jenab mengangguk masih memeluk putri angkat nya...
jenab tidak menyangka masih ada orang sekejam dan sekeji bagas dan rahma.,
sedangkan di kediaman bagas saat ini squena sudah menjalan kan aksi nya bersama mamih nya ya itu reny, mereka berdua baru datang ke rumah bagas..
__ADS_1
rahma begitu bahagia kedatangan besan dan calon menantu nya dan mempersilah kan kedua nya duduk..
"quena hamil jeng" reny memperlihat kan tes kehamilan dan hasil USG nya ke rahma
entah squena dan reny mendapat kan itu dari mana,di mana hasil USG juga tercantum nama squena..
"ya ampun ini benar jeng,waaahhh aku akan mendapat kan cucu,terimaksih menantu, bagas harus tau ini"ucap rahma tersenyum gembira
rahma langsung menghubungi bagas supaya pulang sekarang,rahma tidak sabar ingin memberitahu bagas,
dengan percaya dan yakin nya rahma bahwa squena benar hamil,squena dan reny tersenyum licik melihat binar kebahagian rahma...
bagas yang mendapat kan kabar dari ibu nya langsung ijin pulang tidak sabar ingin menanyakan langsung,senyum nya terus terpancar...
"tidak sia sia,padahal aku melakukan nya hanya dua kali tapi squena langsung hamil,sedangkan dengan sanum sampai setahun tidak ada tanda tanda nya,aku yakin yang bermasalah adalah sanum yang tidak bisa memberiku keturunan," ucap bagas masih menyetir mobil nya menuju rumah...
"Assalamuallaikum,"
"Waallaikumsalam,"
bagas langsung menemuai squena, dengan tidak sabar"sayang,apakah benar yang ibu katakan kamu hamil,"
squena menganggu tersenyum memperlihat kan tes kehamilan dan hasil USG ke bagas...
"ya allah terimaksih sayang,ahir nya aku akan punya anak dan menjadi seorang ayah," teriak bagas girang memeluk squena
"sudah berapa hari hamil nya sayang,gimana ke adaan anak kita,sehat kan"
"baru 5 hari sayang,anak kita sehat,setelah kita melakukan yang pertama ternyata itu langsung cepat jadi dan kita melakukan hubungan yang ke dua ternyata anak kita sudah hadir di mana aku tidak tau bahwa ada anak kita di rahimku," jelas squena
"tadi quena muntah muntah,mamih pikir dia masuk angin bagas dan tiba tiba pingsan,kan mamih kuatir ya sudah mamih bawa ke rumah sakit dan ternyata quena hamil,pantasan beberapa hari ini quena makan nya yang aneh aneh terus.,di mana quena tidak suka sambal cumi dan udang meminta nya,memaksa mamih memasak cumi dan udang, mana makan nya juga lahap terus nambah"
jelas reny., reny tau dari rahma di mana bagas sangat menyukai sambal cumi dan udang,reny mulai menjalan kan rencana nya...
"bagas itu kan makanan kesukaan mu nak,ternyata cucu ibu ingin memakan makanan kesukaan ayah nya,padahal quena tidak menyukai makanan itu,"
"ya allah sayang pasti kamu kualahan ya ngidam nya,apakah masih mual sayang,kamu mau apa nanti mas carikan,"
"tidak sayang,aku tidak apa apa,"senyum palsu squena
__ADS_1
"kita harus secepat nya menikah sayang,mas tidak sabar melihat anak mas,"
"itu harus bagas,kita akan mengadakan pesta besar besaran saat kalian berdua menikah,setuju kan jeng," reny tersenyum mengangguk....