SATU IKATAN

SATU IKATAN
Aisyah yang Baik


__ADS_3

Alvaro melihat Aisyah yang sudah marah hanya bisa terdiam.


Aisyah yang tubuhnya sudah gemetar langsung di raih oleh Al dan benar saja tangis nya langsung pecah dalam pelukan suaminya


" Sudah,jika kamu ingin lepas kan beban kamu menagislah sayang..untuk kedepannya jangan menangis karena merasa sedih ,tapi menangis bahagia sayang..hmmm" bisik Alvaro dengan menciumi pucuk kepala istrinya


" Lif kayak nya kita balik dulu deh, Aisyah perlu tenangin diri dan gw minta tolong lo urus tuh perempuan,nanti lo di bantu sama Dony" ucap Alvaro


" Siap ,sorry Al gara-gara gw bini lo kebawa-bawa, anak-anak sudah pulang kerumah sama bu Ratna juga bu Dian " kata Alif


" Gw juga minta maaf ,Aisyah buat kacau acaranya.."Alvaro membawa Aisyah pulang di ikuti Jerry,Alda juga Erika sementara Dony di berikan tugas untuk mengurus Asma yang sudah pingsan.


.


.


Sampai di depan rumah mertuanya ,Al memapah tubuh Aisyah untuk masuk ke dalam rumah,di depan rumah ibu mertuanya juga bu Dian ,kedua anak nya,ada juga Lana dan Hendra


" Ya Allah Aisyah..biar ibu yang bawa istri kamu kekamar ,kamu bawa temen kalian kedalam trus Lana siapin yang semestinya di bantu Bu Dian yaa..??"ucap bu Ratna


" Biar Al anter Aisyah sampai kamar ,nanti ibu temani yah sama anak - anak.." saran Alvaro dan ibu Ratna mengangguk


Sampai di kamar Aisyah berbaring dan matanya masih menatap kosong,Alvaro melihat istrinya itu merasakan sesak di dadanya,perkataan Asma sedikit mencubit hatinya yang terdalam .

__ADS_1


" Bu ,Al kedepan dulu..Abang sama adik temani mommy yah ,hibur mommy biar bisa senyum lagi.." ucap Al


" Okey Dad" ucap twins


Setelah mendengar jawaban kedua anaknya dia


mencium tiga orang kesayangannya .


" Kamu tenang Al,kamu hadapi dengan kepala dingin yah..ibu nggak mau nama Aisyah semakin jelek dimata warga" nasehat bu Ratna pada menantunya


" Iya bu ,Al tahu apa yang seharusnya Al buat Aisyah bahagia dan keluarga kita jauh dari fitnah " ucap Al lalu beranjak pergi


.


.


.


" Al bagaimana Aisyah?" tanya Tyas khawatir


" Dia cukup syok dengan kejadian ini, entah gw belum pernah lihat Aisyah seperti ini, biasanya dia marah bentak-bentak pun nggak seperti ini ,dia seperti menyesali sesuatu." ungkap Alvaro pada semua sahabatnya


" Aku ngerti apa yang di rasa Aisyah, dia sangat sayang pada Asma dari dulu..rela berkorban untuk Asma,sebenarnya dulu aku nggak setuju saat Aisyah mencoba mendekatkan ku dengan Asma,bukan karena aku menerima perjodohan kami ..karena aku juga ragu sama Asma,dia orang yang penuh obsesi dari dulu,tapi Aisyah selalu mengerti keadaan Asma ,dari kecil Asma tak punya teman ,hanya Aisyah yang mau berteman dengan Asma " ungkap Alif pikirannya menerawang ke masa dulu bersama sahabatnya itu.

__ADS_1


" Jadi,lo sempet di jodohin sama Aisyah?"tanya Jerry


" Iya kami di jodohkan oleh ayah kami, namun kami hanya saling menjaga persahatan kami saya sayang Aisyah seperti saudara saya sama juga dengan Aisyah "ucap Alif


" Trus gimana sama Aisyah dong Al,apa perlu kita bawa langsung ke jakarta ..maksudnya kita langsung pulang disini kurang baik Al" ucap Erika


" Gw punya rencana buat membetulkan semuanya,ada benarnya juga kata Asma mungkit itu yang membuat Aisyah syok " ucap Alvaro


" Sebenarnya gimana Al kita nggak tau " Tyas mulai penasaran dengan kisah sahabatnya


" Gw bakal lamar Aisyah kembali, dan kami bakal buat resepsi pernikahan kita disini ,walaupun terlambat itu lebih baik..awal kita menikah memang alasanya supaya gw menikah dengan orang Indonesia sesuai kemaian bunda dan saat itu kerja bernama paman Hardi sebagai penyanyi club malam yang memang punya Baba,dia kuliah sambil bekerja disana dan tiba-tiba ibunya terkena serangan jantung dan butuh biaya buat operasi dan kita di jodohkan oleh paman Hardi dan kami menyetujuinya untum kepentingan kita masing - masing,gw sama Aisyah merasa pernikahan tetap pernihan jadi kami tetap seperti layaknya suami istri pada umumnya walau belum ada rasa cinta,suatu hari dia pergi karena kesalahan ku dan kami di pertemukan kembali saat anak kami umur 5th.


Begitulah Aisyah,istri yang baik,ibu yang baik, anak yanv baik ,menantu yang baik ,dari waktu dia menerima gw kembali gw bertekad di hati gw untuk membahagiakan dia " jelas Alvarp panjang lebar.


Semua yang mendengar penuturan Alvaro sangat tahu betul Aisyah adalah oranv baik ,orang yang sabar,orang yang selalu mementingkan orang lain .


Bersambung...


Alhamdulillah anak-anak sudah mulai sekolah tatap muka walaupun cuma seminggu sekali dan cuma dua jam.


Dukung cerita ini dengan


Like

__ADS_1


Vote


share


__ADS_2