
"Hoek... hoek...hoek" Alvaro terduduk lemas di samping buthtub
" Mas... udah mun*ahnya...?ayok aku bantu kamu ke kamar " Aisyah mencoba untuk membantu sang suami keluar dari kamar mandi
Namun karena badan Alvaro yang menjulang tinggi dan Aisyah yang bertubuh kecil dia tak mampu untuk memapahnya sendiri
" Sebentar ya.. mas.. sebentar saja" ucap Aisyah meninggalkan suaminya dari ruang mandi
Aisyah di dekat tangga berteriak memanggil sang papa mertua dan Ayah angkatnya
" Baba, Ayah... baba... Ayah... tolongin Aisyah..!!" teriak Aisyah dari atas lantai dua
Mendengar teriakan Aisyah semua orang yang ada di lantai bawah panik mendengar Aisyah yang seperti sedang panik.
Akhirnya orang-orang yang sedang berkumpul untuk sarapan langsung naik ke lantai dua.
" Aisyah kamu kenapa teriak-teriak?? " tanya Bu Ratna
" Ayah, Baba tolong Aisyah, Dony ,Jerry juga tolong Mas Al ada di kamar mandi.. Aisyah nggak bisa ngangkat Mas Al dia dari tadi munt*h -munt*h sekarang jadj lemas tuh... " Aisyah dan yang lain langsung kekamar mandi dan melihat Alvaro terduduk tak berdaya di samping buthtub
__ADS_1
" Ya Allah... Al... yuk Jer, angkat dia" Dony dan Jerry membantu Alvaro kekamarnya
Pagi hari di mansion keluarga Danendra tak seperti biasanya Alvaro mengalami morning sickness dia mu*tah -mun*h dan Aisyah merasa cemas dengan keadaan suaminya.
" Jangan Khawatir nak.. nanti juga baik-baik aja, ini bunda sudah buatin wedhang jahe biar enakan perutnya. " ucap Bunda Salma menyerahkan gelas ke Aisyah
" Ini Minum dulu ya mas.. trus mas Istirahat aja, biar Dony sama Jerry yang handle semua kerjaan " ucap Aisyah
" Iya.. thank's ya... Don, jangan lupa lo merumah bu Lasmi bawa suaminya ke Rumah Sakit.. kasihan dia " ucap Alvaro mengingatkan Dony
" Iya tenang aja, lo nggak usah mikirin apa-apa.. istirahat.. biar gw handle kerjaan lo sama Jerry" ucap Dony pada sahabatnya..
" Kita cabut dulu yaa.." kata Jerry
" No problem bro..!! " Dony dan Jerry berlalu pergi dari kamar Al dan Aisyah
Dan kini Aisyah juga Alvaro yang masih berada dikamar.
" Mas.. ga usah mikirin apa-apa dulu, istirahat yaa.. trus aku mau nanya soal bu.. bu Lasmi ya, itu siapa? " tanya Aisyah sambil memijit-mijit kepala Alvaro
__ADS_1
" Ohh.. itu yang punya pohon Jamblang,suaminya sudah lama sakit jantung dan harus pasang ring tapi, karena mereka nggak punya bpjs makanya mereka belum sanggup melaksanakan operasi itu, jadi hari ini Dony anter pak Jaya buat cek up dan sekalian nanya kapan baiknya pak Jaya di oparasi " jelas Alvaro
" Owhh.. kasian juga ya mas, emang mereka berdua nggak punya anak? " tanya Aisyah
"Punya satu, tapi.. dia meninggal dan sejak itu pak Jaya sakit dan bu Lasmi buka usaha ketring kecil-kecilan ,hasilnya nggak seberapa karena kan.. cuma sekitar mereka. doang yang tau" ucap Alvaro
" Ya udah.. abis cek Up Kak Dony suruh bawa bu Lasmi sama suaminya mampir kesini, gimana? usul Aisyah
" Iya nanti aku Chatt Dony" jawab Alvaro
" Biar Sya aja yang telepon Kak Dony,kamu istirahat biar cepet enakan " ucap Aisyah dan melangkah keluar kamar setelah melihat suaminya tertidur
Aisyah kelantai bawah melihat para orang tuanya sedang berkumpul di taman belakang mansion
" Lho Sya.. Al giman, kok kamu disini? "tanya sang bunda Dewi
" Lagi tidur bun, mungkin juga dia capek.. dari pagi munt*h munt*h terus, katanya juga pusing kepalanya aku kasih obat biar bisa istirahat " ucap Aisyah
" Hadeuh.. akhirnya Alvaro ngrasain apa yang dikatakan morning sickness.. biar dia rasa, apa yang dirasain istrinya.. kalau orang hamil nggak semudah yang di bayangin" cerocos bunda Salma
__ADS_1
" Kamu tuh aneh, anak klenger gitu.. disyukurin " ucap Baba
Jam makan siang Alvaro sudah baikan dan bergabung dengan keluarganya untuk makan siang dan membuat hati Aisyah sedikit lega melihat suaminya telah baikan.