
Pulang dari perkebunan mereka langsung pulang ke rumah .
" Assalamualaikum " salam dari kedua pria yang masuk ke dalam rumah
" Wa'alaikumsalam " jawaban terdengar dari arah dapur
" Wooowww..semenjak ni,ramailah ni dapur!! " seru Zafran saat mengambil air dingin di kulkas
" Abang sama mas dari mana? tanya Aisyah sambil memberikan air pada sang suami
" Dari perkebunan, ohh... iya Sya persediaan buat bibit pokok belalai gajah dah siap.. " Ucap Zafran dan ekspresi Aisyah melirik sang suami yang anteng duduk di kursi meja makan
" Nggak usah lirik-lirik aku juga kali.. sayang, mas sudah tahu kok.. tapi, yah walaupun taunya dari orang lain" ucap Alvaro santai dan beralih memandang sang istri yang menundukkan kepalanya
" Maaf... " ucap Aisyah memberanikan diri mengangkat wajahnya dan menangkupkan kedua telapak tangannya.
" Sudah lah.. mas bangga sama kamu, wanita tangguh.., cerdas, juga baik,lembut dan juga mandiri.. " ucap Alvaro dan menghampiri Aisyah lalu memeluknya
__ADS_1
" Mas nggak marah? " tanya Aisyah memandang wajah suaminya
" Nggak.. bua yg apa?" jawab Alvaro
" Kali aja mas marah, baru tahu soal ini, dari orang lain pula" masih memandang wajah suaminya
" Sedikittttttt.. kecewa kenapa harus dari bang Zaf, mas bisa tau.. kalaupun tadi mas nggak ikut bang Zaf buat kekebun juga ntah kapan kamu mau cerita " ungkap Alvaro
" Sya sebenarnya mau cerita sama mas, saat kita kesana sama-sama tapi, mas sudah tau... alhamdulillah.. jadi usaha Sya... Insyaallah berkah"
" Aaminn" ucap semuanya
" Ada.. tapi, nanti kita diskusi.. sama Abang Zaf juga sama Akak... sekarang kita makan siang dulu.. " ucap Aisyah mendudukkan dirinya di kursi meja makan.
" Wahhh.. masak besar nih hari..? " ucap Zaf saat melihat hidangan di atas meja
" Ya..gitu lah, harus habiskan!! " perintah Elis membuat kedua orang pria itu saling pandang
__ADS_1
" Ulah Bumil, pengen makan seafood sebanyak ini, biar apa.. coba? ucap Elis menyindir Aisyah yang masih anteng dengan menyiapkan minuman untuk mereka
" Sayang... apa anak kita ingin buat kita mendadak kolesterol kita naek? " ucapan Alvaro sontak membuat semua orang tertawa
" Apaan sih Mas... ini makanan yang aku mau waktu hamil twins.. pengen masak begini terus kita makan sama-sama.. " ungkap Aisyah dengan memanyunkan bibirnya
" Gemesin amat itu bibir.. " goda Alavaro "Sayang jangan ngambek gitu.. kita akan coba abisin nanti kalau memang nggak habis bisa kita bagikan ke tetangga mungkin, jadi jangan ngambek lagi yaa?? " bujuk Alvaro dengan menarik tubih sang istri dalam pelukannya
" Masss...!! nggak malu apa ada kak Elis sama bang Zaf " Aisyah mencoba untuk berontak melepaskan diri dari sang suami
" Sudahlah tu... cepat makan,lepas tu kita gerak tengok kebun kau tau" ucap Elis menghentikan pergerakan Aisyah dan Alvaro yang dari tadi debat terus.
Mendengar ucapan Elis mereka akhirnya dengan cepat menyelesaikan acara makan siang mereka.
Butuh waktu sekitar kurang lebih 5-6 jam dari Kedah menuju daerah Kelantan .
Mereka sampai sana sudah malam sekitar jam 8 malam akhirnya mereka sampau di rumah asal Ayah Hardi disana kebetulan ada saudara dari Ayah Hardi yang menyambut kedatangan mereka.
__ADS_1
Alvaro sangat antusias dengan dedatangannya ke kampung asal Ayah Hardi. Dan memandang sekitar tempat tinggal Ayah Hardi yang masih sangat asri dan juga terlihat rumah-rumah panggung khas orang melayu.
Bersambung