
" Sayang . ..?!" Alvaro memanggil Aisyah sedikit kikuk
" Kenapa ,enak yaa..di pegang pegang..di ***** ***** keenakan kamu? coba kalo aku nggak dateng mungkin anaconda kamu juga udah keluar iya kan??" Aisyah menatap tajam Al yang salah tingkah dibuatnya.
Sementara Dony dan Alda menahan tawanya melihat Alvaro yang tak berkutik di depan sang istri.
" Nggak gitu sayang ,ga bakal lah anaconda keluar. dari sarang kecuali kamu yang ngeluarin" balas Al dengan sedikit menggoda istrinya
" Kamu mau ngrayu aku ,nggak akan mempan ..cuci tuh anaconda kamu yang kena tangan pelakor laknat itu,selama seminggu anaconda ga bakal pulang kerumah nya puasa deh.." ucap Aisyah
Mendengar penuturan Aisyah ,Al langsung bereaksi.." Sayang,jangan dong tadi kan aku juga nggak respon kok kenapa kamu marah .." elak Alvaro
" Coba kalo aku nggak datang,kalian paling udah gulat disini..,ngaku dehh?" cecar Aisyah
" Sudah sekarang biar Al sama Dony makan sing dulu mubazir kan kalo makanan yang kita bawa nggak dimakan Sya..yuk?!" Alda akhirnya mendinginkan suasana
Mereka akhirnya makan siang bersama walau dalam keadaan peran dingin antara Aisyah dan Alvaro,bagaimana pun marahnya Aisyah dia tetap menyiapkan makan siang untuk suaminya
Alvaro merasa sangat bersalah,seharusnya dia sudah menyelesaikan urusannya dengan Erika sejak lama,benar kata Dony ini jadi bumerang hubungan nya dengan Aisyah.
Setelah menyelesaikan makan siang mereka,akhirnya Aisyah dan Alda pamit pulang
" Aku pulang,tolong nanti jangan sampai telat kak Don..aku nggak mau nunggu lama " ucap Aisyah dan melangkah pergi meninggalkan ruang suaminya tampa mempedulikan raut wajah suaminya yang terlihat bersalah..
.
.
"Sabar bro..cepat selesaikan kerjaan kita,kalau sampai kita telat tau akibatnya,tambah hukuman, mau lo?" Dony memberi peringatan Alvaro
" Kagak lah..tadi dia ngomong puasa seminggu aja gw langsung lemes apalagi di tambah lagi." jawab Alvaro merasa frustasi.
.
.
.
__ADS_1
Setelah meninggalkan AK Group Aisyah mengendarai mobilnya menuju ke suatu tempat ,dan tentunya Alda ikut serta karena dia yang meminta.
Sekitar satu jam mereka sampai di suatu kawasan terpencil pinggiran kota dan salah satu rumah cukup besar dan masuk ke dalam area rumah tersebut.
Alda bertanya tanya tempat apakah ini,banyak orang berpakaian hitam dan dengan postur tubuh yang sixpack .
" Ayo kak...kita sudah di tunggu" ucap Aisyah menyadarkan lamunan Alda dan lekas mengikuti langkah Aisyah.
" Assalamu'alaikum" salam Tazim dari Aisyah saat membuka pintu rumah tersebut
" Wa'alaikumsalam" jawab dua orang pria paruh baya yang sedang menikmati secangkir kopi dan cemilan
" Kalian sudah dateng.." Ucap seorang pria
" Sudah yah, dimana dia?" tanya Aisyah santai
" Di ruang eksekusi" jawab pria satunya
" Kamu jangan kaget Alda dengan Aisyah yang berbeda,dia memang begini karena bentukan om Hardi ayah angkat Aisyah supaya bisa melindungi dirinya dan kedua anaknya dari musuhnya bahkan musuh suaminya " ucap Baba Salem
Yah..dua orang yang ada di dalam rumah tersebut adalah Hardi dan Salem.
" Ikutlah..biar kamu tahu,apa yang akan di perbuat Aisyah" ucap Baba Salem dan Alda menyetujuinya.
Aisyah dan Alda melangkah ke lorong dan masuk ke salah satu ruangan yang di depan di jaga ketat oleh dua orang bertubuh kekar.
" Nona..orang nya di dalam" kata salah satu orang yang berjaga disana
" Joe mana,pastikan dia sudah hubingi dokter Aldi yahh.." ucap Aisyah dan masuk ke ruangan tersebut di susul Alda di belakangnya.
Alda sangat terkejut melihat pemandangan di depannya ,Erika yang duduk di lantai dan dalam keadaan dirantai.
" Sya..itu..
" Erika ,dia terus tak terkendali makanya dengan terpaksa di di rantai." serobot omongan Alda
" Kakak bisa coba bicara dengan Erika,karena aku rasa di harus dapat penanganan yang serius." sambung Aisyah lagi
__ADS_1
Alda melangkah mendekati Erika dan berjongkok di depannya.
" Eri...Er..Erika..." panggil Alda lirih
Dengan perlahan Erika menaikkan pandangannya ke sumber suara
" Eri...ini gw..lo inget gw kan? tanya Alda sendu
" Siapa lo,gw nggak kenal?" jawab Erika seperti orang yang ketakutan
" Masa sahabat lo sendiri nggak kenal sih?" Aisyah tiba tiba membuka mulutnya.
" Gw Alda sahabat lo Er.." ucap Alda dengan senyum getirnya
" Lo...lo Alda si perebut Al dari gw ,dan lo pelakor yang rebut Al dari gw...kalian ngapain disini...pergi,Al hanya milik gw ..!!" teriak Erika mulai memberontak
" Eri..lo salah,gw nggak pernah ngrebut Al dari lo, tapi lo yang lepasin Al gitu aja ..karena perbuatan lo udah di luar batas ...sadar Eri,Al sekarang bukan Al yang dulu...!!" Alda mencoba berkomunikasi dengan Erika
" Hahahaha...lo sok tau Da,lo selalu mencampuri urusan gw sama Al ..lo cemburu,lo marah kan saat Al milih gw jadi pacarnya ,lo yang selalu berusaha dapetin Al tapi, Al lebih milih gw karena apa...karena gw lebih segalanya dari lo!!" Erika meluap unek uneknya selama ini
" Terus kenapa lo tega hancurin keluarga Al padahal katanya lo cinta sama Al?" kini Aisyah menimpali emosi Erika
" Karena papa nggak setuju dengan Al,karena Al seorang anak dari mantan kekasih papa yaitu tante Salma..papa bilang jika aku dapat menemukan rahasia perusahaan om Salem maka aku dan Al akan bisa sama sama" ucap Elisa sedih mengingat Kesalahannya dimasa lalu.
Mendengar penuturan Erika semua yang ada di ruangan itu terkejut, termasuk Dony,Al juga ada baba Salem dan Hardi ang baru masuk ke ruangan itu.
" Apa benar yang kamu katakan tadi?" Al melangkah mendekati Erika dengan tatapan tajamnya
" Al,maaf..papa tidak terima kalau keluarga kalian lebih dari papa, karena papa benci dengan om Salem yang sudah merebut tante Salma dari papa" Erika menitikan air matanya
" Lalu kenapa kamu tidak bilang padaku saat itu,kenapa kamu tega menghancurkan keluargaku!!" bentak Al di depan Erika
" Aku terpaksa Al,karena aku sangat mencintaimu..papa ngancem aku kalau aku akan dijodohkan dengan Bastian tapi, setelah aku dapat semua yang papa minta kamu ninggalin aku,aku si jebak aku hamil terpaksa aku menikah dengan Bastian ,aku pikir Bastian akan baik padaku karena aku mengandung anaknya ,tapi ini tidak dia menyiksaku,aku cuma buat pemuas nafsumya saja..anakku tak bisa bertahan,aku keguguran waktu kandunganku lima bulan aku sakit Al..,aku rapuh,aku sendiri, aku cuma butuh kamu saat itu..tapi,kamu pergi ..kamu menghilang,aku depresi dan mereka mengurungku di tempat gelap dan mereka membuat sakit ditubuhku,aku dikasih obat tiap hari, dan aku bersama orang orang tak waras Al,aku nggak gila seperti mereka katakan ,aku cuma mau kamu!!" Panjang lebar Erika menjelaskan semuanya
Ada rasa iba di hati Aisyah,dan dia melihat sang suami yang terpukul akan kenyataan sebenarnya.
Aisyah melangkah keluar dari ruangan itu dan berjalan ke arah taman ,dia ingin mendinginkan pikirannya dan menimbang semua yang akan dia lakukan.
__ADS_1
Besambung...
Haii... jangan lupa tinggalkan jejak manis kalian yaaa...😍😍