SATU IKATAN

SATU IKATAN
Berkenalan dengan Camer


__ADS_3

"Mas.Al ..." panggil seseorang menepuk bahu Alvaro menghentikan langkahnya


"Aisyah kamu disini? tanya Al dan tersenyum manis


"Tadi Sya cari mas Al habis Sya sholat mas Al nggak ada,jadi Sya kebawah .."kata Aisyah


"Ya sudah kita ke meja makan sudah ada bunda dan juga baba ,aku akan kenalkan kamu..mudah mudahan bunda menyetujui rancangan ku menihi mu Sya" ujar Al dan dengan cepat Al meraih tangan Aisyah menggandeng nya untuk menemui sang bunda dan juga baba nya


" Bun,baba...kenalin ini Aisyah wanita yang Al mau kenalkan pada kalian" kata Al


"Assalamu'alaikum ounty,uncle ..saya Aisyah Kirana ,salam kenal" sapa Aisyah ramah pada dua orang paruh baya di hadapannya dan salam takzim pada keduanya


"Wa'alaikumsalam"jawab semuanya



"Masyaallah nak,kamu cantik sekali..ayo duduk" kata Bunda Salma dan menuntun Aisyah duduk dekat kursi nya


"Terima kasih outy..saya cuma gadis biasa,banyak sekali kekurangan saya outy" ujar Aisyah


Bunda Salma tersenyum cerah dan pandangan pertama tentang Aisyah sangatlah istimewa.


"Bun,baba,Aisyah ini temen deket Al dan niat tulus Al akan menikahi Aisyah dalam waktu dekat,dan Aisyah juga berasal dari Indonesia bun,baba..itu kan syarat untuk jadi menantu bunda dan baba" terang Al panjang lebar


"Baba hanya bisa mendoakan kamu supaya dapat yang terbaik,bukan cuma harus orang Indonesia cuma harus punya ahlak baik,jujur,tanggung jawab tentunya harus bisa menjaga kehormatannya,menjaga kehormatan suami,keluarga besar,tangguh tak mudah menyerah,karena untuk jadi menantu seorang Danendra harus punya hati dan pikiran yang ikhlas,harus tahu resiko menjadi menantu kami" jelas Baba Selim

__ADS_1


"Sayang kamu pasti anak baik,tidak mungkin anak nakal bunda itu membawa gadis yang tidak memenuhi kriteria kami" ujar bunda salma menggenggam tangan Aisyah dan mengusap lembut


"Terima kasih Outy sudah baik pada saya" ucap Aisyah dengan muka sendunya


"Jangan sedih ada kami disinj,mulai sekarang panggil kami Bunda dan Baba seperti Al yah.." ucap Bunda Salma,Aisyah mengangguk


Bunda Salma merentang kan tangan nya didepan Aisyah dan dengan cepat Aisyah menghambur dalam pelukan bunda Salma,pelukan hangat yang dirasakan Aisyah sedikit banyak mengurangi rasa kangennya pada sang ibu yang jauh di sebrang lautan


"Sekarang kita makan malam dulu baru nanti kita bahas tentang kalian " usul baba Selim


Saat ini mereka menikmati hidangan makan malam yang menurut lidah mereka berbeda.


"Jona ..na..." panggil Bunda Salma


"Na..kok masakan malam ini beda,apa kalian menyewa koki terbaik?" tanya bunda salma


"Maksud nyonya beda apa ya..soalnya saya juga tidak tahu bumbu apa yang di kasih kemakanan ini, maaf kan saya soalnya saya ambil bumbu tambahan di tempat bumbu khusus punya nyonya ,tapi saya tidak tahu apa yang dimasukkan oleh Nona Aisyah ke makanan" jelas Jona


"Apa masakan malam ini kamu yang masak nak?" tanya baba Selim lembut


"Maaf semuanya ,saya salah..tadi saya ingin bantu koki di dapur setelah melihat menu masakan malam ini itu masakan western jadi saya lihat di kotak bumbu yang suka saya pakai dan sedikit menambahkan rempah dari Indonesia itu aja,maaf jika masakan Sya kurang enak" kata Aisyah penuh penyesalan.


"Kalau kita nggak suka di dalam piring aku masih utuh makanan yang kamu buat,tapi kamu lihat piring kita bertiga malah sudah bersih tanpa sisa" ujar Al mencoba membesarkan hati Aisyah yang merasa bersalah


"Sayang bunda bukan nggak suka tapi,inj sangat lezat ..oh ya,,kamu bisa masak masakan Indonesia kan?" kata Bunda Salma

__ADS_1


"untuk masakan Indonesia insyaallah Sya bisa,bunda mau di masakin apa?" kata Aisyah antusias


"Aduhhh...bun jangan buat perut aku buncit dong,kalau makan nasi terlalu banyak nanti perutku nggak oke lagi ." protes Al pada bunda


Al menolak masakan khas negara bundanya karena jika sudah makan nasi dengan lauk rumahan ala Indonesia ,Al akan kalap maka dari itu dia jarang ke restaurant asia karena membuat selera makan nya meningkat.


"Kan mas tinggal rajin Gym aja kok susah" jawab Aisyah tiba tiba membuat orang diruangan makan mendadak tertawa lepas


Hahahahahhaha......


"Duhhh...matilah kau Aisyah..kenapa aku ceroboh sekali" batin Aisyah meruntuki kebiasaanya yang ceplas ceplos


Bersambung...


Para kesayangan ku pembaca cerita receh ku


pada novel ku kali ini akan ada dialog adegan dewasa jadi ...buat kalian yang di bawah 21+


Kalian ambil positif nya negatif nya jangan yaa..


tulisan ini hanya pandangan dan pemikiran pribadi penulis..


terus dukung tulisan ku kalian bisa like setiap episodenya,vote ,dan tandai novel ini jadi favorite bacaan kamu


terima kasih ...🍒🍒🍒

__ADS_1


__ADS_2