SATU IKATAN

SATU IKATAN
Bertemu


__ADS_3

Kini Alvaro sedang berada di tempat sebuah hiburan malam tempat paman Hardi yang juga sekaligus tempat itu adalah juga miliknya,dia mempunyai saham di tempat itu 40%


Setelah menyelesaikan pekerjaannya dia bergegas membersihkan diri di ruang istirahat di ruangannya dan segera ke tempat paman Hardi.


"Boss..selamat datang,ada yang bisa dibantu boss?" tanya Alex orang kepercayaan paman Hardi


"Paman ada,?tanya Al pada Alex


"Ohh..boski ada sebentar lagi dia kedepan" ujar Alex


Dan benar saja muncullah paman Hardi di sampingnya seorang gadis yang pernah Al liat fotonya ,namun wanita itu berjalan kearah panggung tempat life music



Senyum manis nya mengembang dibibir tipisnya.


"Al..udah lama?"tanya Paman Hardi mendekati Al dan menuntunnya untuk duduk


"Om.dia..." ucap Al


"Itu Aisyah..dia penyanyi Club ini tapi,dia cuma nyanyi jam 7malam sampai jam 10 lalu dia akan pulang,pagi kuliah,pulang kuliah dia kerja di Caffe tantemu istri paman,hidupnya susah Al apalagi dia baru mendengar kabar kalau ibunya terkena serangan jantung dan harus operasi,dia membutuhkan banyak dana,oprasi dan pasca oprasi pasti banyak kan biayanya" jelas Al


"Ayahnya dia?" tanya Al lirih


"Ayah sudah tiada dan dia kuliah kemari karena beasiswa jalur prestasi" kata Paman Hardi


"Jadi dia yang paman cadangkan buat aku" tanya Al


"Kalian coba saling kenal dan nanti kam bisa bawa ke hadapan bunda kamu" ucap paman Hardi

__ADS_1


Tak lama Aisyah telah turun dari panggung dan melangkah kearah Al dan paman Hardi berada.


"Assalamu'alaikum" salam Aisyah dengan senyum manisnya


"Wa'alaikum salam" jawab Al dan paman


"Duduk.."kata Al dingin


"Te..terima kasih" ucap Aisyah gugup


"Aisyah..kenalkan ini Al yang akan menikah dengan kamu,dia paman sudah anggap seperti anak paman jadi kamu percaya kan sama paman?" kata paman Hardi pada Aisyah


"Sya..ngerti paman,terima kasih" ucap Aisyah tulus


"Baik lah paman tinggal,kamu berbicaralah dengan Al supaya setidaknya kalian saling mengenal" ucap paman Hardi


Setelah berkata dengan Aisyah,Hardi pamit ke Al dan sekarang tinggal Al juga Aisyah


"Iy iya tuan..." Aisyah gugup


"Kamu bisa ikut saya " ucap Al


Al melangkah keluar club dan menuju mobil nya yang terparkir depan Club.


" Masuk.." ucap Al dan Aisyah mengangguk


Aisyah duduk dengan tegang dan perasaan tak menentu.


"Ehhh...tu..tuan mau apa??" tanya Aisyah dengan gugup dan khawatir

__ADS_1


"Menurut kamu,saya mau ngapain? tanya Al balik


Klik..(suara seetbalt terpasang)


"Kamu lupa sabuk pengamannya belum di pasang,emang kamu kira saya mau ngapain kamu..hahh?" kata Al pada Aisyah yang terlihat sedikit pucat dengar perkataan Al


"Nggak..nggak apapa Tuan" ucap Aisyah


"Menarik..gadis ini terlihat polos dan mudah mudahan bunda tidak menolak,karena paman Hardi hanya percaya pada Aisyah dan paman juga terlihat sangat melindungi Aisyah.." kata hati Al berbicara dan Al mencuri curi pandang ke arah Aisyah


Sekitar Lima belas menit mereka sampai disebuah restaurant,mereka turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam duduk di tempat yang memang Al sudah booking.


"Selamat malam Tuan,silahkan menunya " ucap seorang pelayan


"Mau pesan apa ?" tanya Al pada Aisyah yang masih membolak balikkan daftar menu di tangan nya.


"Terserah tuan saja,saya tidak tahu makanan di restaurant mahal seperti ini" kata Aisyah lirih


"Ok........." lalu Al menyebutkan makanan yang dia pesan dan tidak lama mkanan mereka sampai di meja .



"Hahh..tuan,lain kali janga makan di restauran mewah ini apalagi ini adalah "At Mosphere Burj Khalifa,makanan seperti ini tidak kurang dari 5jt rupiah kan sayang uangnya,mendingan kita makan di mall bawah." ucap Aisyah berbisik pada Al


"ternyata kamu cerewet juga yah..hahaha" ucap Al


"Sudah sekarang kamu makan,saya ada sesuatu yang ingin saya sampaikan sama kamu" ucap Al


Akhirnya mereka menyantap makanan pesanan mereka yang dianggap Aisyah makan malam atau ngemil,cuma nyangkut di gigi ...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2