SATU IKATAN

SATU IKATAN
Berhenti Bekerja


__ADS_3

" Haiii ...sayang kamu kenapa ,ada yang sakit nak?" tanya sang Ibu pada Kiran yang menangis memeluk perutnya yang membuncit ..


" Ibuu...Mas Al,aku benci Mas Al bu ,aku belum bisa maafin mas Al ..hiks hiks hiks"ucap Kiran sambil nangis sesegukan di dalam pelukan sang ibu.


" Sayang,itu hak kamu ..ibu cuma berpesan jangan menyimpan dendam,selesaikan dan jalani hidup dengan lebih baik,perbaiki dirimu ..maka kamu akan dapat seorang Alvaro yang lebih baik juga." nasihat sang ibu pada Kiran


" Kiran ,kamu harus istirahat kita pulang duluan aja ..biar mereka yang lain kalo mau masih disini nggak apa ,ayo kita pulang nak.." ajak Bunda Dewi di iyakan Kiran


Akhirnya Ayah Hardi juga bunda dan Ibu Kiran pulang ke rumah.


Setelah melihat Kiran tenang dan tertidur dalam kamar kini Bunda Dewi ,Ayah Hardi,Ibu,Lana ,Elisya,Zafran ada di ruang depan .


" Ayah ,seharusnya ayah nggak usah ngasih pesan suara itu sama Kiran,kan kasihan sama Kiran ..sekarang Al bisa ngomong gitu ntah kalau Kiran balik sama dia ,pasti akan berbuat yang sama pada Kiran ,bunda nggak terima yah..walaupun Kiran bukan darah daging kita bunda nggak terima,walau harus hadapan sama Tuan Salem dan juga Salma,terlalu sakit luka yang di buat Al pada Kiran ..hiks hiks" amuk bunda Dewi tak terima tindakan suaminya.

__ADS_1


" Bukan maksud ayah menyuruh Kiran balik sama Al bun,cuma ayah tau dihati kecil putri kecil kita dia merindukan sosok suaminya apalagi menjelang dia bersalin .." ucap Ayah Hardi.


"Saya di sini tak menyalahkan Tuan Hardi ,dan juga tak membenarkan tindakannya,selama ini kita belum tahu apa yang diinginkan Kiran,dia meninggalkan suaminya begitu saja,dan juga dia tak mau kembali kesana ,nanti setelah dia tenang kita tanya apa maunya " ucap Ibu Kiran


" Benar kata Ibu,Elis juga setuju ..selama ini kita belum berani menanyakan apa mau Kiran ,pernah Elis mau tanya cuma ragu karena dia sedang mengandung takut dia stress saja." ucap Elis menimpali


"Uncle maaf saya teringin cakap masalah Kiran yang lain ,Keadaan Kiran jugak tak sebaik yang dia tunjuk pada kita soal keje dia kat serikat Datuk Arif setelah Izman ambik alih jawatan CEO tu,ternyata selama ni Izman nak kan Kiran dia anggap kiran mengandung karna kena rogol atau sebagainya ,kata sorang kawan Zaf bilang kalau Izman Syak kan Kiran ,sebetulnya Kiran dan ingin resign tapi, dia bakal kena saman kena kompon banyak ,maka dari tu Zaf cerita ini dekat uncle" jelas Zafran menjelaskan jika Kiran ada masalahbdi kerjaan bos nya mau dia jadi istrinya karena anggap kehamilan Kiran karena akibat pemerkosaan atau laki laki tak bertanggung jawab


Hari pun berganti Saat ini sudah masuk weekday saatnya bekerja kembali. begitu juga dengan Kiran dia sudah diminta cuti lahiran namun Kiran bilang ingin cuti saat benar benar ingin melahirkan.



Kiran masuk kantor dengan perut besarnya.Padahal dia sudah harus cuti lahiran namun dia ingin tetap bekerja sampe saatnya dia bersalin.

__ADS_1


Hari ini Kiran begitu sibuk dengan segala pekerjaannya,namun tiba - tiba ada yang mendekat kemeja kerjanya dan menyerahkan papper bag di atas meja Kiran.


" Ayah...!!" pekik Kiran kaget melihat siapa yang ada di depan matanya.


" Sayang ,jangan terlalu keras ..hari ini kamu rampungkan tugas kamu mulai besok kamu tidak akan menginjakkan kaki kamu di sarikat ini" ucap Ayah Hardi dengan menatap tajam semua orang yang ada dalam ruangan


" Baik ayah,hati hati di jalan" ucap Kiran Pada sang ayah


" Nanti ayah jemput pulang kerja" ujar Ayah dan diangguki Kiran


Ada apa dengan ayah Hardi seperti nya dia murka??"


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2