SATU IKATAN

SATU IKATAN
#140


__ADS_3

Setelah puas berburu kuliner malam di Malaysia Aisyah dan Alvaro ke hotel dekat dengan KLCC.


Pemendangan malam kota Kuala Lumpur yang membuat malam hari di Balkon kamar yang di pilih Alvaro terlihat apik dan juga menajubkan


Aisyah berdiri di balkon kamar hotel dan menatap jauh kedepan seperti menerawang jauh entah memikirkan tentang apa.


Tiba tiba dia di kagetkan dengan sentuhan tangan kekar di pundaknya dan memeluk erat tubuhnya dari arah belakang dan tercium aroma maskulin khas harum sang suami, dia tersenyum namun masih menatap jauh kedepan.


" Mas..!! "seru Aisyah saat Alvaro mulai menciumi pucuk kepala istrinya dan menyingkap hijab instan sang istri dan mencium ceruk leher Aisyah


" Kenapa belum masuk kedalam,disini dingin sayang.. apalagi angin malam ini sepertinya kencang dan juga kayak mau hujan" ucao Alvaro mendeskripsikan suasana malam itu


" Aku nggak nyangka, kalau aku akan menginjakkan kaki ku lagi kenegara ini, dulu kehidupan yang aku jalani disini penuh dengan perjuangan "

__ADS_1


" Maafin aku sayang... semua itu kebodohan aku, sehingga kamu dan anak-anak yang jadi korban, melewati kehamilan tanpa aku disisishmu"


" Mas, sudahlah... mas kan bilang Kita kesini buat menghapus kenangan pahitku masa aku hamil dengan menggantinya dengan kenangan manis sama kamu"


" Aku janji sayang... apapun yang kamu mau, saat hamil dulu belum terpenuhi.. aku akan coba penuhi. "ucap Alvaro membalikkan tubuh sang istri menghadapnya.


Alvaro menangkup kedua pipi sang istri dan mendekatkan wajahnya dan mengecup lembut bibir manis itu, menggigit kecil bibir merah menggoda milik istrinya spontan Aisyah membuka akses Alvaro untuk mengekplor bibir manis nan jadi candu Alvaro. Aisyah selalu terbuai dengan permainan sang suami, tak bisa menolak pesona Alvaro bila sudah menyangkut kebutuhan biologis sang suami.


Alvaro merasa tak ada penolakan oleh sang istri merasa senang, sebenarnya dia kasihan pada sang istri tak tega rasanya namun dia hanya manusia biasa, laki-laki normal yang harus butuh untuk kebutuhan batin dan memang juga ada kewajiban untuk itu.


Alvaro mulai dengan sigap mrlucuti semua kain yang menempel pada tubuh istrinya, jangan di tanya dia ahlinya .


Alvaro mulai, memberikan sentuhan sentuhan pada tubuh sang istri,dia tahu bagian mana saja yang sang istri sukai dari setuhannya.

__ADS_1


Dari bibir ke pipi, kening, dagu, turun keleher... berputar menciumi sekitar leher menyesap dengan penuh ga*rah,menggigit kecil leher jenjang milik istrinya dan des*han mulai terdengar keluar dari bibir manis Aisyah membuat Alvaro semakin menggila... mulai menuruni leher pindah ke atas bukit nan men menjulang tinggi dan bertambah menggoda karena wanita hamil dalam kungkungannnya itu semakin hari semakin menggoda buatnya.


Tangan Alvaro sudah menjelajah entah kemana, tangan satu bekerja memerah susu murni bibirnya sudah menyusuri bukit wilayah kesukaan Alvaro sementara tangan satunya mengelus elus perut buncit sang istri lama Alvaro bermain ria di gunung kembar milik sang istri, area yang menambah energinya namun semenjak hamil Alvaro memperlakukan Aisyah sangat lembut. Dia tak tega jika sang istri kesakitan walaupun itu cuma gerakan dari si utun di dalam perut yang terkadang membuat kaget sang mommy.


wajah Alvaro sudah ada di dalam pintu masuk goa kesukaannya mulai membenamkan wajahnya di sana, mulai memberikan sensasi yang membuat Aisyah selalu dibuat melayang tinggi keawan Alvaro sangat pandai membuat sang istri terlihat istimewa tanpa menyakiti sang istri, Jone Anaconda yang setia siap siaga untuk masuk ke dalam sarangnya. Jone dimanjakan dengan sentuhan tangan lentik nan halus milik Aisyah,disayang seperti bayi kesayangan... dimanjakan oleh sentuhan sentuhan dan belaian kasih sayang tangan Aisyah.


Alvaro melihat sang istri yang sudah Mendamba Jone untuk berkunjung masuk ke dalam goa,dengan hati-hati masuk dalam sana dengan posisi yang tak menyakiti Aisyah.


Aisyah mulai menggila dengan permainan sang suami.dan suara indah bagi mereka saling bersahutan merdu mengiringi malam pergulatan panas mereka.


" Aakhhh.."lenguhan mereka berdua saling bersahutan dan sampai akhirnya Alvaro abruk di samping sang istri..


Alvaro segera menutupi tubuh polos Aisyah juga dirinya dengan selimut tebal dan tertidur dengan nyaman.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2