SATU IKATAN

SATU IKATAN
Meminta Hak ku


__ADS_3

Dengan intruksi Tuan Karem Dony ,Silvi juga Thomas memainkan peran nya dengan baik.


Hari ini Dony memberi tahu Aisyah kalau Alvaro akan kembali untuk beberapa hari.


Sementara itu ditempat nan jauh disana Alvaro sedang bersama Anna,Al kembali untuk beberapa hari kedepan,karena di lubuk hatinya Al merindukan sang istri yang jauh dimata.



" Sayang berapa hari kamu disana?" tanya Anna manja. "Jangan lama - lama yah..aku selalu merindukan mu" ucap Anna


" Beberapa hari aku disana,kalau urusan disana sudah selesai nanti aku akan kembali kesini ok?" kata Alvaro dengan senyumnya dan kecupan didaratkan di bibir tipis Anna


Beberapa jam menempuh perjalanan pulang Alvaro sampai di Apartemennya



" Mas kamu sudah pulang?" tanya Aisyah yang melihat suaminya telah pulang


Rasa rindu yang teramat besar pada sang suami membuat dia menyampingkan rasa sakit nya


" Iya..maaf aku tak bisa dihubungi karena di pulau tak ada sinyal" alasan Alvaro


" Mas kamu bohong,kenapa mas?" tanya hati Aisyah karena kebohongan Alvaro


" Kamu istirahat dulu dikamar aku siapkan air hangat untuk kamu mandi" ucap Aisyah..


__ADS_1


" Dia lelah sekali rupanya.."gumam Aisyah


" Mas ,bangun kamu mandi dulu yah..aku sudah siapkan air hangat buat kamu" ujar Aisyah


" Hmmm" jawab singkat Al dan melangkah ke kamar mandi



Sekitar tiga puluh menit Al berendam dan setelah merasa selesai Al melangkah keluar kamar mandi dengan menggunakan handuk di pinggangnya.




Setelah berpakaian Al yang akan melangkah keluar kamar di hentikan oleh Aisyah yang memeluknya dari belakang.


" Mas,aku minta maaf jika aku punya salah selama ini..tiga bulan bersamamu sungguh sulit bagiku menggapaimu yang teramat tinggi,mas apa aku boleh meminta sesuatu darimu?" tanya Aisyah dengan mata yang sudah berkaca kaca


" Apa ?" tanya Alvaro singkat memandang wajah sang istri yang terlihat sendu


" Tolong sentuh aku,mungkin untuk terakhir kalinya ..dan setelah itu,aku tak akan menuntutmu akan satu kewajiban mu itu,aku tak ingin suamiku menanggung dosaku karena aku tak melayanimu hiks hiks" ucap Aisyah yang sudah menangis pilu



Alvaro menjauhkan dirinya dari Aisyah dan termenung memikirkan perkataan sang istri.


Lama menimbang apa yang harus dia lakukan pada sang istri dia melangkah kedalam kamarnya.

__ADS_1



Saat masuk kekamarnya melihat Aisyah yang sedang berusaha mengikat rambutnya,melihat pemandangan di depan matanya dia mulai mendekat ke arah Aisyah dan memeluk erat tubuh istrinya menghirup wangi lembut vanilla semerbak menambah gairah seorang Derren Alvaro Danendra.Dengan cepat dia membalikkan tubuh sang istri



" Jangan diikat rambutnya,aku suka rambut kamu yang panjang ..harum tubuhmu,kamu yakin akan melakukan nya dengan ku walau tanpa cinta,apa kau yakin kepadaku?" tanya Alvaro membelai lembut pipi mulus sang istri



Alvaro melangkah keranjang dimana istrinya berada,dia membuka laci dan mengambil sebuah bungkusan dan membukanya namun dicegah oleh Aisyah.


" Nggak usah pakai yah..aku sudah minum kapsul yang waktu itu kebetulan masih ada jadi aku minum" kata Aisyah memandang tubuh suaminya yang dia rindukan


" Jadi kam sudah merencanakan rupanya meminta hakmu ?" tanya Alvaro pada Aisyah


" Nggak dosa kan meminta sebuah hak yang tentu nya bisa kamu tunaikan?" kata Aisyah dengan santai dan mendekat pada sang suami



" Ingat Sya, kamu yang meminta dan aku tak mau disalahkan takut suatu hari nanti ada benih ku tumbuh di rahim kamu" ucap Alvaro


" Aku sudah pake pengaman mas,nggak akan jadi kok" ujar Aisyah


Ada rasa sedih di hati Alvaro mendengar penuturan Aisyah yang dengan tenang dan yakin bibit unggul Alvaro tak jadi di ladang subur Aisyah


Jadi nggak nih Si Jone anaconda beraksi lagii??"

__ADS_1


next yaa....


__ADS_2