SATU IKATAN

SATU IKATAN
Menjenguk Erika


__ADS_3

Hari ini Alvaro juga Aisyah serta Alda,Dony,dan Jerry janjian ke tempat perawatan Erika.


Tepat pukul dua siang mereka sekarang berada di depan RS Jiwa di salah satu kota di pinggiran kota Jakarta.


" Sorry gw telat..barusan ada hal penting yang harus di urus." ucap Jerry yang baru datang


" It's Ok bro..kalian semua siap? tanya pada smua sahabatnya " Sayang ,kamu siap...tenangnlah ada kita disini,aku pastikan Erika tidak macam- macam lagi ke kamu." Alvaro mencoba menenangkan sang istri.


" Aku siap mas,Bismillah.. semoga mb Erika bisa terima aku ya.." ucap Aisyah mencoba menenangkan dirinya sendiri


Mereka akhirnya masuk dan memang Dony sudah berkoordinasi dengan pihak RS untuk meminta ijin besuk Erika.


Sampai di sebuah taman ,terlihat seorang gadis cantik namun kecantikan nya yang tertutup dengan keadaannya sekarang yang kurang memungkinkan.


" Assalamu'alaikum..Eri.." salam dari Alvaro dan menggandeng mesra Aisyah mendekat pada Erika


" Al...kamu kesini..." dengan cepat Erika memeluk tubuh Alvaro dengan erat " Al aku kangen...kangen banget sama kamu, maafin aku yah..aku nggak punya maksud buat kamu susah cuma..cuma aku...hiks hiks hiks"tangis mengiringi ungkapan hati Erika


" Erii...Er..heiii..Er,dengerin aku..kamu adalah sahabat aku,maaf sudah pergi.waktu itu..aku sudah memaafkan kamu..yang terpenting sekarang kamu harus berdamai dengan keadaan..,kamu mau kan cepet keluar dari sini..aku pengen ajak kamu ke suatu tempat kamu mau??" kata Alvaro memberi sedikit pengertian pada Erika


Dilain sisi Aisyah yanv melihat kelembutan suaminya pada perempuan lagi..dada nya mendadak sesak rasanya dalam hatinya sakit..sakit teramat sangat


Alda menyadari hal itu dan memeluk Aisyah..member kekuatan dan meyakinkan tak akan ada yang berubah dengan cinta Alvaro pada Aisyah.


" Tenang lah,Alvaro bukan tipe yang cepat jatuh cinta...,namun dia pantang mengambil lagi apa yang telah dia buang Sya.." Ucap Alda menenangkan istri sahabatnya yang kini telah dia anggap saudara bagi Alda


" Aku belum pernah melihat Al ,selembut itu sama perempuan lain Kak..itu aja" ujar Aisyah menutupi segala kegundahan hatinya.


.


.


.

__ADS_1


" Er,aku kesini nggak sendiri..kamu lihat ada Dony ,Jerry,Alda juga aku bawa istri ku ...Aisyah.." tutur Alvaro pada Erika


" Haii Eri..seneng ketemu kamu lagi" ucap Dony mendekat ke arah Erika.


" Haii Do..kamu masih mau temenan sama aku Do..padahal kamu tahu, aku sudah jahat sama Al.." ucap Erika menundukkan wajahnya


" Sampai kapan pun kamu sahabat aku,tapi...kalau kamu jadi orang baik kaya dulu" ucap Dony dengan nada bercandanya


" Eri...kamu udah lupa sama aku Er? ucap Jerry yang memasang muka masam nya


" Jerry..kamu kesini.." ucap Erika dengan senyum mengembangnya


" Iya..aku kesini pengen liat kamu,kamu cepet sehat yahh..nanti kita jalan- jalan lagi kayak dulu" ucap Jerry dengan mata yang berkaca kaca


" Iya ..aku mau.." ucap Erika antusias


" Eri....apa kabar ,maaf aku baru kesini lagi..semoga kamu sehat lagi,dan pastinya masih mau kan temenan sama aku" ucap Alda yang sudah tak terbendung lagi air matanya


Karena bagai mana pun Erika adalah sahabatnya satu satunya,yang mau menerima Alda apa adanya dan sampai Erika tahu kalau Alda dulu pernah punya hati dengan Alvaro.


" Kamu harus kuat Er,ada kita disini slalu ada buat kamu berbagi cerita ,tapi tidak berbagi cinta..hehehe" ucap Alda mencoba menghibur sedikit Erika


" Eri...ini aku bawa istriku,kamu inget Aisyah kan..? Alvaro sedikit ragu mencoba mendekat ke arah Erika, dia takut sang istri tak di terima dengan baik oleh Erika


" Sorry..Er,kamu harus mencoba ikhlas ..itu yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin cepat keluar dari sini, Aisyah kesini menawarkan persahabatan padamu...aku mohon Er..terima kenyataan Aisyah sebagai istri ku yang sekarang aku cintai ,kalau tak ada dia ..hidupku akan hancur Er.." ucap Alvaro melintas di benaknya peristiwa di mana Aisyah meninggalkan dia,jika itu terjadi entah apa yang terjadi pada Alvaro


Erika masih berdiam diri memandang Aisyah tajam ,semuanya bersikap siaga takut kalau Erika akan menggila.


" Mba..salam kenal dari ku Aisyah,maaf bukan maksud aku merebut mas Al dari kamu..namun kita juga tak tahu jodoh kita siapa,hanya Tuhan yang tahu kapan kita mati,jodoh kita siapa, sebanyak apa Tuhan kasih kita rejeki..itu Tuha. yang atur kita hanya berikhtiar untuk dapat yan terbaik..aku ada hadiah buat mb Erika ,semoga mb suka dan mau memakainya " ucap Aisyah seraya mendekati Erika yang masih menatapnya walau tatapan itu tak setajam sebelumnya .


" Sya nggak tahu apa yang mba suka,cuma Aisyah ingin mba lebih baik lagi..mba ingin cepat keluarkan dari sini, mba.. apa mba ngga mau kenalan sama buah hati Alvaro..mereka pasti suka punya Aunty lagi.." ucap Aisyah


Erika terlihat mengangguk anggukan kepalanya dan tak terasa mereka sudah meneteskan air mata.

__ADS_1


" Anak Alvaro..Al,apa mereka mau kenal sama aku..yang udah jahat sama mereka ,karena aku kalian berpisah..hiks hiks hiks" ucap Erika dengan air matanya yang sudah membanjiri pipi mulusnya.


" Pasti..pasti,merek pasti suka Er..makanya kamu cepat sehat..kamu orang baik,dan kami rindu dengan Erika yang baik hati" ucap Alvaro dan memeluk Erika dan membelai rambutnya lembut


.


.


.


" Sya..apa bener kamu mau maafin aku,karena kan aku udah jahat sama kamu,aku malu Sya..aku juga nggak bis terima kebaikan hatimu.." ucap Erika tiba tiba dan mandang Aisyah sendu.


"Sya.. yakin mba Eri orang baik,dan akan dapat sesuatu yang terbaik,mba coba pake yang Sya kasih..mencoba itu lebih baik dari pada tidak sama sekali, trus kalau mba masih bingung melakukan sendiri mba bisa berjamaah dengan suster atau dokter disini,biar hati mba lebih tenang dan menerima semua dengan ikhlas" ucap Aisyah dengan senyum manisnya.


" Al ..kamu beruntung ketemu Aisyah,hidup kamu lebih baik dan nggak kaku lagi..hehehe" ucap Erika menggoda Al


" Tentu..makanya cepet sembuh karena ada seseorang yan udah nunggu kamu dan mau memulai semua nya dari awal,lebih baik di cintai dari pada mencintai yang hanya sebelah pihak..ngerti kan maksud aku Er" ucal Al dan diangguki Erika


Dengan kehadiran para sahabatnya Erika mulai mau membuka diri,karena mungkin depresinya berawal dari rasa bersalahnya dan tekanan dari sang papa kala itu.


Hari ini Alvaro bisa bernafas lega karena melihat Erika sudah mulai menerima Aisyah di dekatnya,bahkan Erika sudah mau ikut sholat dengan mukena yang diberikan Aisyah.


Erika berada di tempat itu, direhab dan di berikan perawatan terbaik,dia di golongkan bikan seperti orang gila ,mungkin karena dia terlalu mendapatkan tekanan selama ini dan begitu juga pergaulannya yang selalu di batasi oleh sang Papa menjadikan dia pribadi yang tertutup.


Keegoisan sang papa mengorbankan masa mudanya dan masa depan Erika,namun dengan dukungan sang sahabat Erika berusaha meng ikhlaskan semua yang terjadi. Kala melihat Aisyah di perlakukan istimewa oleh Al di depan matanya memang masih ada rasa tak rela namun dengan ucapan Alda,Jerry juga Dony sedikit demi sedikit dia harus mengikis rasa ingin memilikinya menjadi rasa ingin melindungi dan menjaga hubungan baik.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2