
" Sayang... kamu istirahat yuk,pasti kamu cape kan? dari tadi banyak orang yang datang, aku nggak nyangka anak-anak kita sangat antusias ikut semua rangkaian acara ini"ucap Alavaro merangkul bahu sang istri
Alvaro lantas memeluk tubuh sang istri dan membimbingnya untuk duduk.
" Terima kasih mas..." Aisyah duduk di kursi dengan hati-hati " Aku juga nggak nyangka mereka sangat senang bermain dengan anak-anak panti, tau nggak tadi Abang Aideen bilang ke aku... pengen banget melihat mereka sewaktu di panti.. " ungkap Aisyah mengungkapkan keinginan sang putra.
" Mungkin anak kita ingin tahu ke hudupan di panti, bagi aku itu bagus... jadi mereka lebih menghargai apa yang mereka punya dan mengajarkan pada anak anak untuk saling berbagi " ucap Alvaro ingin mendidik anak anak nya supaya lebih baik dari orang tuanya.
" Iya, benar mas... aku nggak mau anak anak aku jadi orang yang selfish bahkan arrogant " sindir Aisyah
" Iya... cukup suami Aisyah Kirana yang begitu bukan?? "jawab Alvaro dengan melirik sang istri dan tersenyum kecil karena memang apa yang di katakan Aisyah benar.
" Hahahaha... aduh.. duh.. duh.., manisnya suami ku ini, tahu lah memang suami Aisyah Kirana itu memang TERRRRRRRRRR....terbaik, tertampan, terr.. sweet,ter...cinta,terrr...sayang... itu sekarang Alhamdulillah, tapi... kalau dulu.. Arrogant, selfish, bossy ...sungguh terlalu...!! " ledek Aisyah dengan tawa mereka berdua mengenang masa lalu.
" Tapi, ada satu kekhawatiran aku sayang... "ucap Alvaro merasakan sesak didadanya.
" Kenapa? ada yang bikin kamu terganggu? "Aisyah membelai lembut wajah sang suami penuh kasih sayang.
__ADS_1
" Jika aku suatu saat nanti membuat kesalahan, apa masih bisa kamu maafkan? karena aku sadar, aku bukan pria yang sempurna dan baik" ucap Alvaro memandang wajah sendu istrinya.
" Mas, aku percaya sama kamu.. tapi, kita akan memiliki solusi yang tepat untuk semua ini.. "ucap Aisyah membelai tangan kekar suaminya
" Sayang.., kita teruskan nanti kita harus pulang.. karena aku yakin kamu sangat lelah.. kasian si utun.. juga harus istirahat dan nanti kita teruskan diskusi nya oke? " ucap Alvaro ingin membawa pulang sang istri.
Mereka melangkah mendekati keluarga merekab yang masih berkumpul.
" Semuanya kita mau pulang, kasihan sama Aisyah sudah sangat lelah.. dia butuh istirahat.. " ucap Alvaro memberi tahukan kepada keluarga mereka.
" Bener nih, twins.. kalian nggak papa kalau Daddy sama Mommy pergi sebentar? "tanya Alvaro pada kedua anak kembarnya
" No problem Dad.. " jawab mereka kompak
" Oke.. thank's sayang.. sini peluk Daddy sama mommy dulu" Alvero merentangkan tangannya dan siap memeluk kedua anaknya
" Mommy juga dong??!!" ucap Aisyah dengan suara manjanya.
__ADS_1
"Yeeyy... mommy, kenapa jadi manja banget.. sih? "ledek Kiraz pada mommy nya
" Mommy kan pengen sekali kali manja sama kedua anak mommy ini.. " Aisyah memeluk erat dua bocah kembar itu dan menciuminya.
" Mommy sebentar, kita mau ngomong sama adek di perut.. " kata Kiraz membuat semua yang ada disana tersenyum bahagia
" Adek... baik-baik didalam,jangan nakal, trus jagain mommy yaaa.. "ucap Kiraz mengelus elus perut buncit Aisyah dan menciumi perut mommynya
" Adek.. kamu harus jadi anak baik, jangan mau kamu di tindas sama Daddy, trus jagain mommy dari Daddy yang mau nakalin Mommy oke... aban sayang Adek.. muachh" Aideen memang anaknya lebih kalem karena mungkin dia anak laki-laki,tapi kalau urusan sama sang Mommy pasti dia yang akan lebih dulu merespon.
" Mana ada Daddy nyakitin Mommy son, jangan suudzon dong sama daddy, oke... daddy janji akan selalu sayang sama Mommy juga kalian " ucap Alvaro tak terima dengan perkataan anak sulungnya
Mereka berpelukan bersama ,dan yang melihat momment itu memebuat yang tahu kisah mereka meneteskan air mata haru
Bersambung
Sabar yaa... othor nanti malam up nya lagi..
__ADS_1