SATU IKATAN

SATU IKATAN
Malam Pertarungan


__ADS_3

Sampai di parkiran apartement mereka turun dari mobil dan melangkah mengikuti Alvaro.


Al menggendong Kiraz yang tertidur dan menggandeng tangan kecil Aideen,sementara Kiran berjalan di samping suaminya.


Sampai di lantai paling atas disana ada satu pintu apartement,dan dengan segera Al membuka nya ,dengan menekan nomer sandi .


Mereka masuk di dalam apartement,Al menaruh Kiraz yang tertidur di ranjang nya,dan dengan cepat Aideen menyusul tidur di ranjang sebelahnya.Memang Al sudah menyiapkan kamar untuk kedua anaknya di apartementnya.


Kiran menyelimuti tubuh kecil Aideen,dan mengganti pakaian mereka dengan baju tidur yang memang sudah di sediakan Alvaro.


Al duduk di balkon apartement nya sambil menghembuskan sebatang rokok di tangan nya.


Kiran menuju dapur dan membuat teh hijau dan juga segelas kopi,setelahnya menuju balkon dimana suaminya berada.


" Mas..." panggil Kiran dengan memeluk suaminya dari belakang.


Dengan cepat Al memutar tubuhnya ke hadapan sang istrinya.


Al,menangkup kedua pipi sang istri dan mencium keningnya dengan mesra,lantas memeluknya erat.


" Haii..kenapa disini,hmmm? istirahat dalam kamar sayang,kamu pasti lelahkan?


Kamu jangan terlalu lelah sekarang,karena aku..memutuskan mulai besok semua akan tahu kalau kamu,adalah nyonya Danedra sayang." ungkap Al pada Kiran


"Tapi...?" sebelum bibir tipis itu protes dengan cepat bibir itu di bungkam oleh Al dengan bibirnya.


Al menc*um bibir tipis itu..menyesapnya sampai bengkak ,li**h mereka saling memilin seperti tak mau ada yang mengalah. Balkon yang tadinya berhawa dingin karena angin malam berubah jadi panas karena kegiatan mereka,dua duanya sudah tak lihat tempat ,tangan Al sudah melalang buana menerobos masuk dalam hutan dan memberikan sensasi hebat ke dalam goa sempit Kiran,sampai cairan n****t Kiran keluar dari sana berkali kali, suara merdu dari bibir keduanya saling bersautan.

__ADS_1


Al mulai men*ium bibir itu lagi,namun sekarang Al membawa tubuh itu melingkar di binggangnya tanpa melepas ci*man mereka,Al membawa Kiran ke sebuah kamar dan dengan cepat keduanya menanggalkan kain yang melekat di tubuh mereka tanpa sisa,..Kiran berubah jadi singa betina yang tak mau kalah untuk memanjakan sang suami mereka saling bergantian memimpin.Suara Sexy mereka saling bersahutan,teriakan Ni*mat terdengar merdu membangkitkan Ga*rah .


Al sangat senang dengan tingkah istri kecilnya yang mulai,menyeimbangkan permainan dengannya. Bagi Al ...kegiatan mereka adalah candu buatnya.


Al menggempur habis tubuh istrinya.Al dengan semangat sedang memompa Jone Anaconda di goa sempit Kiran,sudah beberapa kali Al juga Kiran pelepasan namun,Al belum puas hanya Sebentar ..Pompaan Jone makin lama makin cepat dan racauan dari kedua insan itu saling bersautan .


" Aaaarrrggghhhh...kecebong pun meluncur ke dalam rahim Kiran,tubuh Al ambruk di samping Kiran tanpa melepas Jone yang masih betah ber diam disana, Al menyelimuti tubuh polos mereka akibat kegiatan panas mereka .


Semua sudut kamar Al sudah tak berbentuk,karena Al tak melakukan hanya diatas ranjang dia terlalu mani*k soal kegiatan tersebut ,dan Kiran pun tahu tentang itu karena Saat perama kali melakukan dulu dengan suaminya enam tahun silam pun begitu.


Setelah Jone keluar dengan sendirinya ,Al memeluk erat tubuh polos dibalik selimut tebal itu,mencium seluruh wajah wanita halal nya yang sudah masuk dalam mimpi .


segera Al ke dalam kamar mandi membersihkan diri dan membawa baskom kecil dan handuk kecil membersihkan daerah in**m Kiran.setelah itu dia masuk bergabung dengan tubuh polos Kiran dalam selimut dan kembali memeluknya dan tertidur.


Pagi hari pun tiba Kiran kaget dengan kondisi dirinya,namun cepat dia mengingat pertarungan nya dengan sang suami,Kiran tersenyum karena mengingat kegiatan gila mereka.



"Mass...bangun sudah siang nih,kita harus antar twins sekolah .." Kiran mencoba membangunkan suaminya yang sedang tertidur dengan lelap dengan tubuh polos di balik selimut.


"Emmgghhh.." Lenguhan Al pun terdengar dan Kiran mendengarnya tersenyum


" Sebentar sayang..aku masih ngantuk nih.." racaunya dengan mata yang terpejam


"Ayolah...bangun,mandi trus kita sarapan air mandi sudah aku siapkan, baju biat kekantor jiga sudah aku siapkan mas ..aku lihat twins dulu.." Kiran melangkah menuju kamar kedua anaknya.


" Sayang ...ayo bangun nak,sudah siang nih...kalian harus sekolah..." Kiran menghampiri dua malaikat kecilnya menciumnya bergantian

__ADS_1


" Mommy..." ucap Mereka malas


" Cepat kalian bangun,mandi ...baju sekolah kalian mommy sudah siapin,mommy mau lihat daddy ..sudah bangun atau tidur lagi« ucap Kiran dan keluar kamar twins mendapati suaminya yang sudah duduk di meja makan dengan menikmati kopi nya juga tangan nya juga sibuk memeriksa tab nya


Al yang melihat Kiran menuju kearahnya dan semakin mendekat ,menarik tubuh Kiran sampai jatuh di pangkuan Al .


" Aaaaa" pekik Kiran kaget.


" Mas..kamu apa apaan sih..." Kiran sewot dengan tingkah suaminya


Cup


Al mencium sekilas bibir Kiran yang merah alami.


"Morning kiss sayang..." ucapnya


" Ada ada aja..mesum" umpat Kiran


"Hahahaha...tapi suka kan??" goda Al


" Suka lah..gimana cewe cewe nggak anas dingin deket kamu, bis kamu tuh bikin gemezz..." ledek Kiran dan menggoda suaminya


" Udah mulai pinter godain nih ...??? sindir Al


"Pagi dad..pagi mom" sapa Kedua anak kembar mereka


" Pagiii." jawab pasangan itu.

__ADS_1


Lalu mereka sarapan dengan suasana hangat karena diselingi dengan canda dan tawa..


__ADS_2