
" Anda tentu belum tahu jika di bagian promosi selalu mengajukan nama Nona Anna Maria menjadi Brand Ambassador produk Danendra Corp nona Aisyah?" kata Dony menatap sang nyonya dengan datar
"Saya cuma ingin memberi saran jangan karena sesuatu perusahaan ini tak sehat dalam memilih talent untuk produk yang entah itu cocok nggak dengan karakter sang model" ujar Aisyah
" Aduh Aisyah...nggak tau apa kalo Mr Dony sudah nahan marah dari tadi,tapi heran Mr Dony nggak langsung menegur Aisyah ini malah ndengerin Aisyah protes" batin Silvi heran pada Atasannya itu
"Mr Dony anda bisa survei dulu tentang keadaan pasar saat ini,produck ini adalah produk alami dan aku rasa karakter Anna tidak cocok dengan produck in" ungkap Aisyah lagi.
" Seharusnya anda berbicara lebih dulu pada Mr Derren atau bahkan Mr Karem Danendra dulu tentang ide saya ,bagaimana Mr Dony,?tanya Aisyah
" Tapi..." sebelum meneruskan kata katanya ada seseorang memotong pembicaraan mereka
__ADS_1
"Ada masalah apa Dony?" tanya seseorang masuk keruangan itu
" Selamat siang Tuan .." serempak membungkukan badan mereka
" Tolong kamu bawa karyawan magang itu,Silvi juga ikut ayo Don.." kata Tuan Karem pada Dony
Semua menatap Aisyah dan Silvi memanang Aisyah begitu marah karena takut dia kehilangan pekerjaan karena aksi protes Aisyah.
Mereka sampai diruangan direktur Karem Danendra yang ada satu lantai dengan bagian perencanaan promosi
" Begini tuan ,Aisyah mengajukan kalau model yang akan menjadi BA produk baru kita melalui seleksi dan saya sudah sampaikan kalau model yang biasa kita pakai itu Anna Maria tapi,Aisyah dengan lantangnya mengusulkan untuk audisi model lain yang lebih fresh " jelas Silvi
__ADS_1
" Apa benar Sya? apa yang kurang memuaskan dari seorang Anna Maria di mata kamu,trus apa usul kamu itu bisa di pertanggung jawabkan?" tanya Tuan Karem pada menantu nya itu yang terus menunduk
" Maaf ..mungkin saya salah tuan ,saya belum tahu kemampuan nona Anna Maria namun saya rasa harus ada yang ditambah sedikit dengan image soal BA kita ,nggak mungkin kan perusahaan sebesar Danendra Corp tidak dapat melihat potensi model diluaran sana siapa tahu dia akan jadi the next Anna Maria" ucap Aisyah santai
" Kalau begitu saya setuju dengan usul nona Aisyah dan akan ada model baru dengan itu kita dapat membuat trobosan baru tidak monotone seperti biasanya dan saya rasa Aisyah cocok untuk jadi modelnya " ucap Tuan Karem
" Haaahhhh" semua orang diruangan bengong dibuatnya dengan ucapan Tuan Karem
" Baba..nggak bisa gitu dong,Sya nggak bisa ba ..Sya kan disini jadi karyawan magang bukan magang jadi model.." protes Aisyah tanpa sadar memanggil ayah mertuanya dengan sebutan baba yang hanya di peruntukan seorang anak pada ayahnya atau menantu pada ayah mertuanya.
" Kamu pasti bisa Sya,baba percaya akan kemampuan putri baba sendiri.." ucap Tuan Karem
__ADS_1
" Untuk kamu Silvi ..apa yang kita bicarakan mungkin kamu bingung dengan panggilan Aisyah pada saya,dia adalah putri kecil saya jadi tolong kamu rahasiakan keberadaannya ,kamu juga Dony kamu tahu apa artinya Aisyah bagi keluarga Danendra ,dan jangan sampai Derren tahu keberadaan Aisyah ,dan untuk pengajuan nama model untuk produk baru kita dengan nama " RANA " kamu mengerti Silvi,rahasia identitas Aisyah hanya kalian berdua yang tahu juga Thomas tentunya" ucap Tuan Karem tegas
" Tapi,aku minta kalian perlakukan aku sebagai mana karyawan pada umumnya,juga tolong kasih tahu Thomas jangan sampai kejadian tadi pagi terulang lagi" ucap Aisyah di iyakan oleh dua orang kepercayaan Tuan Karem