SATU IKATAN

SATU IKATAN
Menjalankan Misi


__ADS_3

Sore ini semua berkumpul di taman belakang mansion Danendra.


" Sayang.. apa kamu punya foto Teungku Izman yang kamu bilang sama dengan Jack? tanya Alvaro tiba - tiba


" Ada.. tapi,maaf soalnya aku punya foto kami berdua sebenarnya bukan berdua cuma ,Fotonya diambil waktu mengandung twins


Aisyah mengeluarkan laptop khusus kesayangannya dan membuka sebuah album dan menampakkan gambar dirinya yang sedang Bersama Teungku Izman.



" Iya.. dia Jack!! " seru Alvaro


" Hahhh.. astaga,pantas saja dia selalu mendesak ku agar aku bersama dengan dia seolah olah ingin menjadi bapak penggati bagi twins, dan untungnya aku masih sangat mencintai kamu sayang... " ucap Aisyah yang membuat Alvaro geram.


" Sialll... jadi apa hubungan dia dengan Ricardo? " Alvaro memikirkan apa motif dari Jack mengusik hidupnya.


" Sebentar aku mau hubungi seseorang "ucap Aisyah mengeluarkan ponselnya.


๐Ÿ“žSofi Calling


" Assalamualaikum Sofi"


" Wa'alaikumsalam ybenar sape ni?


" Awak,apa kabar Sof aku ni Kiran ingat tak?


(apa kabar Sof aku ini Kiran ingat tidak?)


Setelah basa basi Aisyah yang di kenal teman Malaysia nya bernama Kiran,Sofi memberi tahukan jika Teungku Izman sedang ada di Indonesia.. lalu Aisyah meminta nomor ponsel Izman atau Jack .


"Aku sudah punya nomer ponsel Teungku Izman dan kita akan melacak ponsel nya semoga berhasil. " ucap Aisyah


" Mana ponsel kamu.. " ucap Alvaro


Dengan melacak GPS SIM Card milik Jack dan dengan cepat dia menemukan dimana letak keberadaan teungku Izman berada.


" Dapat...!! " ucap Alvaro menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi taman


" Dia ada di hotel di Jakarta, salah satu hotel milik kita " ucap baba Salem.


" Trus kamu akan berbuat apa dengan Jack, apa kamu akan menangkap basah dia atau bahkan menjebaknya?" ucap Aisyah


" Entah,menurut kalian bagaimana? tapi, kita harus bermain cantik sayang.. " ucap Alvaro


" Bagaimana aku yang akan memancing dia? " ucap Aisyah santai

__ADS_1


" No.. sayang, aku nggak mungkin ngasih kamu jadi umpan sayang.. " ucap Alvaro tak terima


" Trus siapa, dia hanya tau aku dan menginginkan aku sebagai alat untuk membalas kamu, aku akan berkerja sama dengan Illy untuk memancingnya " ucap Aisyah


" Tapi,sayang...ka.....


" Tak ada penolakan,aku ingin semua cepat kelar.. " ucap Aisyah dan menyelonong pergi


" Paman, bagaimana ini... Aisyah membuat Al.. tambah stress paman" ucap Alvaro mengacak rambutnya merasa frustasi


" Tenanglah paman akan awasi dari jauh, dan jangan ragukan keyakinan Aisyah.. kita pantau dia dari jauh, kalau ada yang tak beres kita akan selalu siaga untuknya..kirimkan saja pasukan bayangan kamu itu untuk Aisyah. " ucap Hardi sedikit memberi pengertian pada Alvaro.


.


.


" Sya.. kamu hati-hati yaa.. aku khawatir tau nggak Sya.. " ucap Alda yang duduk dekat dengan Aisyah


" Kalian doakan saja, semoga semua lancar... Aideen kamu siap.. jangan sampai gagal " ucap Aisyah pada semuanya terutama Aideen


" Oke mom.. " ucap Aideen santai.


.


.


" Monitor.. Illy posisi target? "


" 45 derajat "


" Ok, siaga.. "


" Siap ,monitor "


Komunikasi lewat aerphone lancar, dan Aideen memonitor sang mommy dari mansion dengan lincahnya meretas system Cctv hotel itu dengan mudah.


Aisyah melangkah dan tepat Jack atau Teungku Izman akan berbalik arah dan merdeka bertabrakan .


" Auchhsss.. " ringis Aisyah yang hampir terjatuh namun dengan sigap Jack menahan tubuh Aisyah


"Kiran.. "


" Teungku Izman "


Ucap mereka bersamaan, apalagi Aisyah yang pura-pura tak sengaja bertabrakan.

__ADS_1



" Kiran, you kat sini? tanya Teungku Izman


" Owhh.. yes, saya ada pertemuan mendadak dengan klien.. Teungku Izman buat ape kat sini?" tanya Aisyah pura-pura tak tahu


" Ya saye ada hal sikit je, awak duduk kat mane?


( Saya ada sedikit urusan, kamu tinggal dimana? " tanya Teungku Izman


" Tak jauh pun, Cik Linda mane Teungku..dia kat sini jugak kan? ( Tidak jauh, Nona Linda mana Teungku, dia disini juga kan? " tanya Aisyah


" Tak lah, awak nih.. saye dengan linda dah putus tunang pun" ( Tidak lah, kamu ini... saya sama Linda sudah pertunangan kita putus) ucap Teungku Izman


" Awak, sorry lah.. saya nggak bisa lama,awak masih lama kan kat sini? " tanya Aisyah memancing


" Emmmm.. kenape nih, buat saspen je..


( Emmm... kenapa nih, buat penasaran aja)


" Kalau lah Teungku sudi, ambik mase buat dinner.. kalau tak bisa pun tak ape lah,maklum lah awak dah jadi orang sukses,tak mahu lah kan dinner dekat umah kecik macam umah saya "


( Kalau Teungku sudi, luangkan waktu buat sinner, kalau tidak bisa juga nggak papalah, maklum kamu kan orang sukses nggak mau kan dinner di rumah kecil macam rumah saya) " Aisyah memasang muka merajuk


" Iyelah.. janganla merajuk, dah.. tak usah lah buat muka monyok macam tu"


( Iyalah... jangan ngambek, dah.. nggak usah dimanyunin tuh muka)


" Oke.. deal, you number phon? " Aisyah meminta Nomer telp Izman


"Dapat kau...!!!batin Aisyah


Setelah bertukar nomer ponsel Mereka berpisah,setelah Teungku Izman tak terlihat lagi Aisyah segera menghubungi Alvaro.


Bersambung


Maaf jika bahasa melayu nya ada yang salah atau campur dengan bahasa Indonesia ...


Dukung cerita Author


Like


Vote


Share

__ADS_1


Terima kasih dukungannya selama ini ๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2