SATU IKATAN

SATU IKATAN
Kebenaran


__ADS_3

" Lalu tentang Jerry?" tanya Al mencoba mengorek keterangan Erika


" Jerry...hahaha,dia itu bodoh Al..aku bilang ke dia aku hamil karena kamu,aku tau dia akan mati matian nyariin kamu buat aku.." Senyum miring di bibir Erika " Jerry itu,terlalu percaya akan kebohongan ku Al..nyatanya dia menemukan kamu,aku sempat kesal dengan Jerry waktu bilang dia ngasih cewe ke kamu buat pemuas nafsumu,tapi dari situ aku tahu.kamu nggak bisa berpaling dari nama ku Erika ...aku selalu memandang kamu dari jauh,walau dengan penampilan ku yang berbeda aku senang liat kamu yang gagah saat kamu jalan ,saat kamu marah dan saat kamu ditinggalkan istri sialanmu itu.." Kata Erika dengan pandangan berbeda saat bicara soal istri


" Kamu tau semuanya?" tanya Alvaro


" Tentu Al aku,adalah orang yang mengambil gambarmu saat bersama Anna dan dengan senang hati sahabat istri sialmu itu menyimpannya dan ternyata tanpa di rencana Istri kamu tahu dan dengan cepat dia bisa meng akses gambar yang benar benar dahsyat saat kamu berlibur di sebuah pulau." senyum mengejek Erika "Aku tau anak buah ku kamu tangkap tapi,sayan semua anak buahku tak ada yang mau buka mulut dan mengambil jalan bunuh diri kan..hahaha...semua mudah karena kebodohan Jerry..." Ucap Erika dengan tawa yang memilukan


" Jadi semua ini ulahmu!!" bentak Alvaro geram


Mendengar bentakan dari Alvaro Erika mendadak ketakutan.


" Al maaf ,maafin aku ..aku mohon lepaskan aku " pinta Erika pada Alvaro yang sudah menahan amarah


" Malam pak.." muncul seorang dokter yaitu doktet Aldi


Dokter Aldi adalah satu dokter kejiwaan atau dia juga spikolog yang akan menangani Erika


" Ada apa ,kamu siapa?" tanya Alvaro bingung dengan kemunculan Aldi dan Joe


"Al biar Aldi memeriksa Erika ,Aldi ini sudah di perintahkan Aisyah untuk menangani Erika" ucap Hardi yang memang masih memantau Erika dengan Salem juga ada disana

__ADS_1


" Aisyah...iya,mana dia om? pergi kemana dia,pasti dia...


" Dia ada di taman belakang ,biasanya kalau dia ingin sendiri tanpa ada yang mengganggu dia ada di sana." Hardu memberi tahukan keberadaan Aisyah


Tanpa berkata apapun Alvaro melangkah keluar mencari keberadaan sang istri, yang pastinya dia merasa bersalah dengan Aisyah.


Al takut jika Aisyah sala paham padanya.


Setelah jalan agak jauh ke belakang rumah itu dia melihat sang istri yang sedang bermain dengan seekor kelinci.



" Jadi pengen jadi kelinci,bisa dipeluk sama kamu" Alvaro menatap Aisyah yang sedang asyik bermain kelinci


" Mas ..cariin kamu dari tadi" Alvaro coba mendekat pada sang istri yang masih membelakangi nya


" Sayangggg...maaf"Alvaro memeluk tubuh sang istri dengan erat


" Buat apa kamu minta maaf?" mencoba menetralkan gejolak dalam jiwanya


" Mas tau kamu pasti merasa kecewa lagi pada suami mu ini,terlihat hebat dimata orang lain ..namun melindungi istripun tak bisa" Ucap Al lirih

__ADS_1


" Maksud kamu apa?" Pancing Aisyah dengan mencoba sesantai mungkin


" Mas, merasa gagal jadi suami musuh di depan mata tapi, sulit mas ketahui.., sampai kamu pergi juga karena masa lalu ku dengan Erika, semua yang terjadi dari awal karena Erika sayang" ucal Alvaro mencium pucuk sang istri


" Mungkin karena dia sangat mencintai kamu maka dengan seluruh obsesinya dia berbuat nekat seperti itu, dia itu sakit mas..kita harus membuat dia sadar ,dia harus sembuh" Aisyah membalikkan tubuhnya menghadap sang suami yang memandang nya dengan tatapan sendu


" Hati kamu terbuat dari apa sayang,kamu nggak dendam sama Erika? Alvaro heran dengan sifat pemaaf sang istri


" Mas, aku mau kamu atau kita merubah pemikiran kita, jangan melulu emosi..aku mendengar cerita soal Erika dari Kak Alda dan dengan bantuan dua Rajaku ( Ayah Hardi dan Baba Salem) aku tau kalau Erika sebenarnya butuh penanganan yang baik ,bukan hanya obat yang dia butuh tapi,dukungan dari para sahabatnya khusus nya kamu" jelas Aisyah


" Aku nggak mau berurusan sama Erika lagi, nanti yang ada kamu marah lagi sama aku" tolak Alvaro


" Siapa yang marah sama kamu,aku nggak pernah marah sama kamu cuma gregetan kenapa kamu lambat banget ambil tindakan " Aisyah sangat gemas dengan sang suami karena kebucinanya melupakan akar masalah mereka.


" Iya ..maaf sayang, kan aku baru rasain kalo Jone nggak pernah puasa lagi kecuali lampu merah ,jadi gitu deh.." kata Alvaro tersenyum genit pada sang istri


" Dasar bucin...!!" Aisyah mencubit kedua pipi sang suami karena gemas dengan tingkah suaminya.


" Sekarang, Erika harus di bawah pengawasan spikiater mas,biar cepet pulih dan kita akan bantu dia supaya hidup normal lagi.." ucap Aisyah


" Selagi ada kamu disampingku ,aku akan bersedia sayang .." ucap Alvaro dan memeluk erat tubuh istrinya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2