
Spoiler:
Mulai Episode #82 panggilan Kiran menjadi Aisyah kembali..Karena nanti akan ada pengakuan Alvaro pada seluruh staff nya kalau Kiran yaitu Aisyah..
πππππππππππππ
Kiraz mengutup pintu kamar dengan kasar,Aisyah sebagai sang ibu sangat terkejut dibuatnya,karena anak perempuan nya baru pertama kali melakukan hal demikian.
"Kirazzz...!!" dengan reflek Aisyah meneriaki sang putri
" Mom..biar Abang yang bujuk adik" Aideen berusaha menenangkan sang mommy.
" Ya sudah abang kekamar dulu ya dad,mom,ounty.." pamit Aideen
" Kenapa Adik jadi begitu mas,dia tidak pernah sekasar itu sama orang.." Aisyah sangat syok dengan kelakuan sang putri
" Nanti kita coba bicara sama adik, mungkin ada ketakutan kalau kita harus terpisah lagi" jawab Al menenangkan sang istri
sementara di dalam kamar Aideen mencoba bicara dengan Kiraz yang kini sedang menagis..
"Adik...kenapa lah adik bicara macam kat mommy..sekarang nih mommy sedih tau,perangai adik kenapa lain macam je??" Aideen mencoba bicara dengan bahasa upin ipin nya.
" Abang ..hiks..hiks..adik tak mau Daddy tinggalkan kita macam dulu lagi..hiks hiks " ucap Kiraz merasa memang dirinya bersalah namun pengalamannya mengajarkan dia lebih menjaga mommy dan Daddy nya supaya tak berpisah lagi.
Drrrttt ..drrtttt ponsel Aisyah bergetar
πAbang Zafran calling
" Bang Zaf...??" gumam Aisyah
__ADS_1
" Assalamu'alaikum abang Zaf.."
" Wa'alaikum salam..ini akak dik, u apakan anak buah (ponakan) akak hehh...sampai menangis sedih tau.."
" Akak...Az telp akak ke? akak ,sorry mungkin Az emosi karena takut dia hilang daddy lagi sekali"
" U baik baik je kan dengan husband u ?
" Kami semua baik kak,taulah ..perangai adik baru sekali macam tu..nanti Sya bujuk Az dan kasih tahu juga lah."
" Ya sudah...lusa ayah dengan bunda balik Jakarta karena tau tadi Kiraz merajuk kat u.."
" Ya Allah ..biar lah kak nanti Sya eksplan kat mereka..sudah dulu kak,ada tamu juga tak enak kan adik tinggal borak "
" Okey lah...Assalamu'alaikum".
" Wa'alaikum salam"
" Siapa sayang?" tanya Al pada Aisyah
" Kak Elisya..ternyata Kiraz telp ke Ayah Hardi kalau dia takut kita pisah lagi ..Mas" ucap Aisyah sendu
"Ini salah ku,harusnya aku nggak kesini..Al" ucap Alda merasa tak enak dengan situasi sekarang yang terjadi
" Nggak ada yang salah, Kiraz cuma takut kehilangan aku lagi Da..,itu pengalaman hidup mereka yang paling berat,terpisah dengan ku selama bertahun tahun. Tapi,takdir mempertemukan kita kembali...semua salah ku,nanti kita bicara sama Kiraz mom.." kata Al dan disetujui Aisyah
" Ya sudah,nggak usah dipikirkan kak..kalau kakak nggak seperti itu,nanti aku kasih kiraz pengertian." ucap Aisyah
" Kalian ngobrol saja,aku siapin makan malam buat kita.." Aisyah menuju dapur.dan mulai masak menu untuk makan malam
__ADS_1
"Sya..apa yang bisa ku bantu" Alda sudah berdiri di belakang Aisyah.
" Owhh..nggak perlu,nanti kakak cape..atau gini aja kakak buat minum aja deh .." usul Aisyah dan Alda pun melakukan apa yang dikatakan Aisyah.
"Sya..apa boleh aku tanya sesuatu tentang Al,bukan maksud aku buat kepo tentang Al setelah dia pindah " Alda mulai membuka obrolan antara mereka
"Kakak mau tanya apa, yang perlu kakak tahu aku kenal sama Al itu begitu singkat,kenal hitungan bulan dan akhirnya kami menikah,kami di jodohkan oleh ayah angakat ku Ayah Hardi karena bunda Salma tidak mau punya menantu selain orang Indonesia,jadi ayah Hardi mengenalkan aku dengan Al dan saat aku bertemu dengan kedua orang tua Al mereka langsung setuju dengan aku sebagai kandidat...maaf kak,aku mau tanya tapi,jangan tersingggung yaa...?" kata Aisyah
" Tanya apa,tanya aja Sya..?" jawab Alda dengan senyum manisnya
" Kak Alda masih mencintai mas Al ? tanya Aisyah to the point
"Aku tahu dari sorot mata kakak,setelah mendengar status mas Al ,wajah kakak terlihat kekecewaan ..Kak,sebelum kita bertemu..aku bertemu dengan Erika ." ucap Aisyah
" Erika..??" tanya Alda dan Alvaro bersamaan
" Sayang dia nggak ngapa ngapain kamu kan?" tanya Al khawatir
" Aku nggak papa,dia cuma minta aku tinggalin kamu, tapi..dengan tegas aku bilang sampai kapanpun aku nggak akan ninggalin kamu lagi" jawab Aisyah memandang kedua orang yang duduk di depannya.
" Erika masih ngejar lo Al,kok bisa..bukannya dia di RS Jiwa ?" tanya Alda kaget
" Dia sudah keluar dari sana,setelah tahu gw balik dia selalu coba deketin gw,tapi gw nggak respon..gw nggak mau kehilangan istri gw lagi Da,cukup enam tahun gw kehilangan mereka,kalo sampe itu terjadi lagi mungkin gw gila Da.." ungkap Alvaro dan menggenggam erat tangan Aisyah.
"Oh iya tadi kamu nanyain apa sama Alda? kayaknya serius banget?" tanya Al lagi
" Nggak papa .." ucap Alda
" Ya Allah betapa Al sangat mencintai Aisyah,dia wanita yang terbaik buat Al..buktinya Al sekarang lebih bersikap hangat..nggak kayak dulu,begitu dingin dan menjaga jarak walaupun kita bersahabat dia bersikap sekedarnya sama aku..,semoga aku bisa hilangkan rasa ini sama Al.." batin Alda yang melihat kemesraan sahabatnya dengan sang istri.
__ADS_1
Bersambung