SATU IKATAN

SATU IKATAN
Aku menemukanmu


__ADS_3

* Jakarta*


#AK Group#


" Kirannn....!!" seru Nita teman satu divisi dengan Kiran/Aisyah


" Aduhhhh...ada apa sih Nit,heboh amat??" tanya Kiran dengan santai


" Ki..tahu nggak,perusahaan kita ternyata sudah di beli sama billionaire dari timur tengah" kata Nita semangat


" Terus apa hubungannya sama gw ,lo,kita..Nita?" tanya Kiran gemas dengan tingkah temannya.


" Itu berarti pak Burhan yang pelit itu akan lengser dan digantiin sama CEO yang pasti lebih keren tau,menurut info Presdir kita itu cowok ganteng,macho,juga muka bule ..pokoknya bikin klepek klepek tapi,minesnya dia punya sifat dingin dan terkenal arrogant "ungkap Nita


" Arrogant..mampus dong kita Nit kalau presdir baru kita begitu,secara kita kerja keras trus nanti nggak dianggep ..males deh gw..." ucap Kiran


" Sudahlah yang terpenting kita semua kerja sesuai prosedure aja deh" kata Mila juga teman se divisi Kiran


Dua bulan kemudian


Baba Salem dengan tegas memberikan perintah Alvaro untuk mengecek perusahaan barunya di Indonesia,minimal dua minggu di Indonesia.Walau Alvaro sedikit merasa kesal dengan keputusan sang ayah,namun di sana adalah saham milik Aisyah istrinya mau tidak mau dia merasa bertanggung jawab atas apa yang nantinya Aisyah miliki setidaknya sampai Aisyah kembali dan mau bertemu dengan Alvaro. Pukul sebelas malam waktu Dubai mereka berangkat menuju Indonesia




Pesawat pribadi milik keluarga Danendra berhasil mendarat di bandara Halim Perdana Kusuma sekitar pukul enam pagi.




Alvaro keluar dari pesawat,menghirup udara negara saat dia di besarkan,kenangan masa lalu melintas di benaknya ,ada rasa keresahan dalam hatinya mengingat pahit,manis masa lalu nya.

__ADS_1



Alvaro melangkah dan memandang sekitarnya,memantapkan hati melangkah sebagai Derren Alvaro Danendra yang baru seorang Billionaire di gilai wanita dan sangat diidamkan oleh para pengusaha.



*rumah Kiran*


" Aideen,Kiraz kalian cepat sarapannya mommy harus sampai kantor cepat soalnya mommy harus sampai sana sebelum boss baru mommy datang" ucap Kiran pada si kembar


" Kita bawa aja deh mom,kalau mommy buru buru"usul Aideen.


" Oke kalau gitu mommy beresin ini kalian bereskan bekal dan sarapan kalian oke?" kata Kiran


" Okey mom" jawab si kembar


" Mommy ..mommy..nyambut boss baru aja sampe kalang kabut gitu, gimana nyambut suami pulang" celetuk Kiraz


Selama dua puluh menit sampai di depan sekolah si kembar.


" Mom berangkat kalian nggak boleh nakal terus nanti kalian si jemput sama mbak Nani anak bi Sumi,mungkin Mommy akan pulang telat jadi bi Sumi sama mba Nani akan temenin kalian si rumah sampe mommy pulang ya....,nggak papa kan sayang?" kata Kiran dan memberi pengertian


" It's okey mom...slow kita bukan anak kecil lagi" jawab Aideen


" Betul kata abang Aidee kita udah besar jadi nggak perlu risau.." ujar Kiraz dengan gaya tengilnya


" Hadeh..ini anak berdua terlalu dewasa sebelum waktunya hadeuh...😕" gerutu Kiran dan di tertawakan oleh dua bocah kembar itu


" Mommy kenapa nggak berangkat nanti boss mommy keburu dateng" kata Aideen mengingatkan sang mommy


" Ya ampunnn..ok mommy berangkat Assalamu'alaikum" pamit Kiran


" Wa'alaikusalam" jawab keduanya.

__ADS_1


Sesampainya di AK Group memarkir kendaraan nya dan jalan cepat biar nggak telat.



Penampilan Kiran hari ini


" Kiran...wowww,hari ini kamu cantik banget sih..apa karena Presdir yang baru datang kesini kamu berpenampilan best gini?" tanya Mala temannya


" Masa sih,kayaknya aku biasa saja..berarti selama inj aku nggak cantik La..?" tanya Kiran mode merajuk


" Bukan gitu tapi,hari ini aura mu itu terpancar sempurnah bu..." sambung Nita


" Semuanya ke lobby Presdir baru sudah tiba.." Seru Burhan yang sekarang menjabat sebagai direktur pemasaran



Dengan pakaian sederhana terkesan cuek dengan kemeja hitam dan celana bahan hitam Alvaro melangkah di ikuti oleh Dony di belakangnya,Al dan Dony masuk ke Lobby AK Group dengan aura dingin dan arrogant tak memandang sekelilingnya dan hanya dengan tatapan lurus dan tajamnya.


Berdiri mendekat ke podium yang disediakan untuk menyambutnya.


Dibarisan depan paling ujung ..,seseorang menatap pada sosok Alvaro yang melangkah dengan aura dingin itu kaget ,tak percaya,tatapan sendu nya,sedih gembira,penuh kerinduan pada sosok yang tak jauh di dari jangkaunanya


" Al..." gumam Kiran lirih dengan mata yang sudah berkaca kaca


Seperti ada ikatan batin spontan Alvaro menghentikan langkahnya dan mengedarkan pandangannya dan jatuh pada sosok yang berpenampilan berbeda namun saat kedua pasang mata itu bertemu Alvaro sudah mengenali sosok yang selama ini dia cari dan rindukan ,sosok yang selama ini membuat hidupnya dalam penyesalan terdalam,dua pasang mata itu sudah sama-sama berair namun keduanya berusaha menahannya


"Aisyah..." gumam Al lirih menatap sosok Kiran begitu dalam


Pemandangan itu tak luput dari semua orang yang ada di tempat itu.Saat kaki Alvaro ingin melangkah mendekati sosok yang mencuri perhatiannya.


" Mr Al..silahkan, diharapkan sambutannya " tegur Burhan yang membuyarkan suasana haru rindu itu...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2