
Setelah kedua kembar itu makan dengan lahap dan selalu di selingi drama dua kembar yang selalu buat heboh,selama duo kembar makan Kiran minta undur diri dan Alvaro juga menyelesaikan pekerjaannya walau pun dengan keributan sikembar tak membuatnya terganggu malah membuat hiburan tersendiri buat Alvaro melihat ocehan mereka dan perdebatan mereka.
Setelah beberapa menit mereka menyelesaikan makan siang dan dengan inisiatif mereka membersihkan sisa makan mereka lalu mereka mengeluarkan buku bacaan juga buku pelajaran yang mereka pelajari di sekolah,seperti orang dewasa mereka seperti diskusi dan saling membantu,tak lama sudah tak terdengar kegaduhan si kembar,dan ternyata mereka tertidur di sofa
" Astaga ,ternyata mereka tidur..pantes sepi,sebenernya kalian siapa ..kenapa kalian memanggil Aisyah mommy,apa kalian anak Aisyah dengan pria lain atau kalian adalah anak kandungku..?? tapi,apa mungkin Aisyah hamil ..dulu dia kan meminum obat KB ,aku harus minta penjelasan Aisyah" gumam Alvaro
" Maaf Mr Derren saya mau bawa si kembar ..buat pulang ,sudah jam empat sore..maaf sekali kalau merepotkan anda dan maaf membuat anda tidak nyaman" ucap Kiran menundukkan wajahnya.
__ADS_1
" Jadi mereka kembar,mereka sedang tidur dikamar ..kamu istirahat aja di dalam sambil nunggu si kembar bangun ,kamu lelah kan? aku juga butuh penjelasan dari kamu,siapa anak itu, apa hubungan kalian sebenarnya?" kata Alvaro menatap tajam Kiran
" Anak kamu,mereka anak kamu dengan pria lain maksudnya?karena setahu aku kamu nggak mungkin hamil,karena kamu selalu konsumsi obat Sya..kalaupun anak itu anak pria lain atau bahkan mereka anak kandingku,aku akan menerima mereka ..karena mereka anak kita " ujar Alvaro
__ADS_1
" Anda lucu sekali tuan,dulu anda mati matian tidak menginginkan anak dari rahim saya.,dan sekarang anda dengan sukarela kononnya mau jadi ayah buat mereka ,anda sadar kalau anda sudah menjilat ludah anda sendiri?" kata Kiran dengan sedikit meninggi
" Sya..sekarang kita bahas masalah kita,selama kamu ninggalin aku hidupku nggak karuan Sya..aku hancur,aku menyesal ,aku bersalah sama kamu, tapi aku mohon beri aku kesempatan sekali lagi buat sembihin luka hati kamu yang aku buat,aku ingin kamu akan selalu di sampingku ..aku ingin menua bersama mu,hanya kamu.." ucap Alvaro serius dengan mata yang sudah menggenang menahan air matanya
"Lalu Anna ? kamu begitu cinta kan sama dia,kamu sanggup ninggalin aku buat dia sebulan tanpa kabar ,apa yang aku rasakan?? aku cemas, aku takut kamu kenapa kenapa namun ,ternyata kamu begitu menikmati waktumu dengannya tanpa berpikir sedikitpun tentangku,saat kamu bilang jangan bermimpi untuk menjadi istrimu sesungguhnya.Kamu menganggap tubuhku sebagai bayaran atas nyawa ibu ku yang kamu selamatkan ,apa kau tahu apa yang aku rasakan...hatiku sakitttt,kecewa,suami yang ku anggap surgaku ,imamku,menempatkan aku istri SAH sebagai jal*ng ,yang setiap kamu butuhkan kamu akan datang ,setelah puas kau tinggalkan begitu saja,apa kamu tahu sakitnya aku kamu sodorkan obat supaya aku tak mengandung benihmu,harga diriku hancur oleh suamiku sendiri..aku bingung harus mengadu kemana ,aku sendiri disana ..aku ingin pulang bahkan aku ingin mati saat itu,tapi nasib baik bunda melihat apa yang aku lakukan dan membawa ke mansion baba ,aku selalu terapi kejiwaan agar aku kuat,sampai saat seseorang memberikan aku kenyataan pahit tentang kamu dan Anna,hari itu aku bertekad untuk meninggal kan kamu,aku pergi dari kamu itu tak mudah ..namun aku bertekad demi anakku aku kuat.,jadi tolong lepas kan aku..ceraikan aku,tolong ceraikan aku Derren Alvaro Danendra!!" Semua keluh kesah Kiran sudah tumpah saat itu juga dan kata kata keramatpun sudah terucap dilidah.
" Aisyah Kirana aku Derren Alvaro Danendra tak akan ceraikan kamu sampai aku mati !!" Teriak Alvaro
__ADS_1
" Jangan pernah ucapkan kata itu Sya,aku salah aku minta ampun Sya..kamu boleh hukim aku Sya terserah ,kamu mua pukul,mau balas aku nggak apa yang jelas sampai kapan pun kamu istriku Aisyah Kirana walau kamu berganti sampai berapa kalipun tetap istriku dan soal anak itu aku menerimanya walaupun mereka bukan darah daging ku,aku tau kamu sangat kecewa ,sakit hati jadi ijin kan aku menyembukan lukamu,aku dengan Anna hanya just busnis..memang aku salah dan mencoba melepaskan Anna namun tidak langsung saat itu ,semua butuh proses dan Anna bukan cuma pemuas ***** dia alat untuk balas dendam seseorang terhadapku ,yang mengharapkan kehancuran hidupku..targetnya itu kamu,istriku ..dan mereka berhasil membuat kamu pergi dariku ,tanpa tahu apa sebenarnya terjadi..maaf saat itu aku tak bisa berbuat apa apa aku bod*h ..!!" ungkap Alvaro