SATU IKATAN

SATU IKATAN
Perkara Jamblang Selesai


__ADS_3

Dengan susah payah Alvaro naik ke atas pohon dan dengan segala upaya Alvaro dengan akal nya dia memanjat pohon tinggi itu. Dony asik mendokumentasikan kelakuan sahabatnya itu sambil menahan tawanya, karena melihat Alvaro tersiksa menahan gigitan semut diatas pohon jamblang.


Alvaro sampai diatas semangat untuk memetiknya dan karena melihat buah kecil serupa seperti Anggur dia sangat penasaran bagaimana rasanya buah yang terlihat segar dan manis itu.


Sesuai arahan bu Lasmi dia mengambil buah yang sudah ungu kehitaman.


" Asemmmm...." Alvaro dengan ekspresi menahan rasa asam sesaat memakan buah tersebut


" Gila ..aneh amat maunya orang hamil.. bini gw ngidam buah beginian.. rasanya asem lagi.. " batin Alvaro


Setelah beberapa saat Alvaro sudah dapat satu katong buah Jamblang dan turun dengan senyum bahagia.


" Akhirnya tuntas sudah berburu buah Jamblang bro.. kita balik nggak usah kekantor.. nggak ada appoitment kan hari ini" ucap Alvaro santai sambil membersihkan tubuhnya dari kotoran pohon buah jamblang


" Bu Lasmi... terima kasih banyak bantuan ibu.., ini ada sedikit rejeki mohon ibu terima " ujar Alvaro memberi tumpukan uan pecahan 100ribuan.


" Nak Al.. jangan begini, ibu cuma membantu sedikit.. kan nak Al ang ambil diatas" ucap Bu Lasmi


" Ini berarti banget buat saya bu, jangan di tolak ya.. bu, nanti istri saya marah kalau ibu nggak nerimanya..dan ini kartu nama saya kalau perlu bantuan saya ibu jangan sungkan hubungin saya,ibu anggap saya saudara ibu atau bahkan ponakan atau anak angkat lah.. " seloroh Alvar pada bu Lasmi


Bu Lasmi yang mendengar penuturan Alvaro terharu dengan ucapan nya.


" Nak terima kasih atas bantuan ini, ibu bisa bawa bapak berobat " ujar bu Lasmi dengan menangis haru


" Memang bapak sakit apa bu..? " tanya Alvaro yang tiba tiba penasaran


" Bapak sakit jantung dan memang harus cek up sebulan dua kali, seharusnya bapak disarankan pemasangan ring namun belum ada biayanya nak" ungkap bu Lasmi sedih


" Anak ibu dimana? " tanya Alvaro

__ADS_1


" Anak ibu setahun yang lalu meninggal karena kecelakaan dan sejak itu bapak terkena serangan jantung hiks hiks.. " ibu Lasmi akhirnya menangis juga karena merasa tak sanggup lagi menahan beban hatinya


" Begini bu, ibu jangan khawatir besok Dony akan kesini dan mengantar bapak untuk Cek Up dan ibu nggak perlu khawatir soal biaya nanti saya yang akan menjadi penjamin buat bapak,jadi ibu jangan sedih biar bapak juga nggak kepikiran.. boleh saya liat keadaan bapak sebentar bu" Alvaro meminta untuk menemui suami bu Lasmi


Di dalam kamar dengan ukuran sedang, seorang pria paru baya terbaring lemah tak berdaya Pak Jaya nama suami bu Lasmi, setelah mengobrol sebentar akhirnya Alvaro dan Dony pamit untuk pulang .


Alvaro dan Dony menuju Mansion Danendra ,jam Tiga sore mereka sampai mansion.


" Assalamualaikum " salam Alavaro dan Dony masuk dalam mansion


" Wa'alaikumsalam" jawaban terdengar dari ruang keluarga


" Lho... Ayah Hardi, bunda Dewi, Baba, bunda, ibu kalian kapan dareng kok nggak ngabarin aku" ucap Alvaro sambil menyalami semua irang tuanya


" Kamu ini,bukannya Aisyah sudah chatt kamu tapi..kamu nggak baca-baca tuh Chatt" ujar


bunda Salma


" Nggak ada alasan lain selain kata sibuk?" ucap Aisyah dengan senyum kecutnya


" Jangan ngambek dulu sayang, aku ada kejutan buat kamu... sebentar Dony.. " Alvaro membujuk sang istri agar tak merajuk lagi dan menyuruh Dony memberikan kresek berisi jamblang


Aisyah menerima kresek pembetian Dony dan langsung membukanya" Jamblang !! " seru Aisyah dengan mata berbinar


" Kamu dapet dari mana? " tanya Aisyah menyelidik


"Aku dapet dari bu Lasmi, kenalan aku di pasr tadi pagi"


"Jap.. jap.. jap.. pasar? tadi pagi? sebenernya kalian dari kantor apa darimana, aku baru sadar ini badan kamu kok merah -merah gini mas, kenapa? " Aisyah panik melihat badan suaminya yang terlihat ada baret-baret dan ruam merah

__ADS_1


" Kalau lo pengen tau Sya.. nih tonton sampe abis perjuangan laki lo" ucap Dony menyerahkan ponselnya


Aisyah melihat sebuah video diamana Alvaro berusaha naik pohon jamblang yang tinggi dengan kelakuan konyol suaminya dan betapa tersiksanya suaminya diatas pohon dengan gigitan semut diatas pohon.


" Owhhhchh... mas kasian banget kamu sampe segitunya" ucap Aisyah memeluk tubuh sang suami.


"Ya udah.. kamu coba buah jamblangnya,kan kamu ingin banget sampe kebawa mimpi lagi" ucap Alvaro


Aisyah menggigit buah jamblang setengah dan berhenti.


" Kenapa? " tanya Alvaro melihat reaksi Aisyah


" Seger banget mas.. makasih.. " Aisyah menaruh kresek keatas meja


" Lho kok berenti? " Alvaro heran dengan tingkah istrinya


" Udaha aku makan mas, dan udah.. kalau mas mau abisin juga nggak papa"ujar Aisyah santai


" Hahhhh... gitu doang, baru dikit loh kamu makannya.. aku sudah susah nyarinya kamu cuma makan sedikit?? Ohhh... God..!! " Alvaro benar-benar frustasi dengan kelakuan orang ngidam yang satu ini


Semua orang yang ada disana menertawakan tingkah Alvaro.


" Al.. tidak semuanya yang ibu hamil inginkan itu dihabiskan semua, bahkan ada yang cuma ingin dilihat, dicium dan disentuh.. jadi bersabarlah... masih ada enam bulan lagi harus siaga dengan keinginan si utun didalam perut istrimu" ucap bunda Salma


" Harus siap Al... " timpal sang baba


" Rasakan apa yang ayah rasakan dulu.. haha" ledek Ayah Hardi.


Setelah drama Jamblang yang melelahkan Alvaro dan keluarga kecilnya dan juga orang tua mereka menikmati malam dengan kehangatan dan bercanta tawa kelurga itu kini selalu terlihat.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2